Sumbawanews.com- Bandung.Boris Syaifullah Ketua komite korea Kamar dagang Indonesia (kadin) Bandung, mewakili pemerintah kota Bandung akan mengelar pertemuan dengan wakil pemerintah Seoul Korea kamis besok (15/2).
Boris Syaifullah putra kelahiran Sumbawa ini menjelaskan, pertemuan tersebut dalam rangka mengevaluasi Mou yang sebelumnya sudah di lakukan antara pemerintah kota Bandung dengan pemerintah Korea khususnya dengan kota Suwon dan Seoul Utara.
Pertemuan tersebut dalam upaya mempercepat kinerja K4B kota Bandung jelas Boris sang Elang muda Sumbawa yang kini sukses sebagai pengusaha muda di kota Bandung sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO PT. Borsya Cipta Communica.
Ditambahkannya, kerjasama dengan pemerintah Seoul Korea ini diharapkan memberikan dampak dalam perkembangan kota Bandung dalam berbagai sektor. (aa)
(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Rabu, 14 Februari 2018). Kehadiran Pasukan Indonesia yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni pada misi PBB di Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Republik Afrika Tengah sangatlah banyak membantu, terutama dalam hal konstruksi jalan, jembatan dan sarana lain yang pada akhirnya akan menambah serta meningkatkan mobilitas pasukan di lapangan.
Hal tersebut dikatakan Deputy Force Commander Minusca Major General Sidiki D. Traore saat menerima courtesy call Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman, S.H, M.H, M.M. didampingi Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki serta Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. beberapa waktu lalu, disela-sela mengunjungi Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca misi perdamaian PBB di Indo Eng Coy Garuda Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah.
Deputy Force Commander (DFC) Minusca Major General Sidiki D. Traore mengucapkan terima kasih atas kunjungan Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Sudirman beserta rombongan ke Republik Afrika Tengah. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan pujian kepada Pasukan Garuda atas kinerja dan kontribusi serta kerja sama dalam melaksanakan misi perdamaian PBB di Central African Republic (CAR).
Menurut DFC Minusca Major General Sidiki D. Traore, hasil pekerjaan yang telah dilakukan oleh Pasukan Garuda tidak saja dirasakan oleh Minusca, namun juga dirasakan dan berdampak positif terhadap perkembangan pembangunan negara Afrika Tengah yang saat ini sedang dalam masa pemulihan keamanan. “Saya tidak meragukan lagi prestasi Pasukan Indonesia atas dedikasinya sebagai peacekeepers misi PBB Minusca di Republic Central Africa,” katanya.
“Saya juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada personel Satgas Kontingen Garuda, karena dengan penuh dedikasi tinggi mampu menjawab segala tantangan tugas yang diberikan,” pungkas Major General Sidiki D. Traore. (Badar/Puspen TNI)
Sumbawanews.com – Mataram.- Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan istri, Hj. Erica Zainul Majdi menggelar silaturrahim sekaligus menyambut Pangdam IX Udayana yang baru, Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S. IP dan istri, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa, (13/2). Benny Susianto merupakan Pangdam IX/Udayana yang baru dilantik tanggal 4 Januari 2018, menggantikan Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak. Silaturrahim tersebut juga digelar bersama Porkompinda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda Provinsi NTB.
Dalam sambutannya Gubernur NTB mengajak Pangdam IX/Udayana dan Kapolda untuk menikmati keindahan alam di NTB, salah satunya mendaki Gunung Rinjani yang saat ini menjadi Geopark Dunia. “Apa apa yang belum tertunaikan waktu Bapak Pangdam 1 bulan dulu NTB, kapan-kapan kita tunaikan, termasuk mendaki gunung Rinjani, kita ajak juga Pak Kapolda untuk menikmati keindahan alam gunung Rinjani”, ujar Gubernur.
Gubernur TGB (Tuan Guru Bajang) dihadapan Pangdam dan Tokoh- tokoh yang merepresentasikan masyarakat NTB, mengungkapkan bahwa masyarakat NTB sangat berbahagia dengan simpul- simpul keberagaman yang ada di NTB saat ini. “NTB itu kompak, TNI, Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan semua elemen yang ada kompak semua, itulah salah satu Kebahagian paling nyata untuk bisa kompak dalam keberagaman di Indonesia ini”, ungkapnya.
Untuk itu, semangat Bhineka Tunggal Ika sebagai sebuah simbol keberagaman di Indonesia adalah modal sosial membangun dan memperkokoh NKRI. Ia berharap dengan silaturrahim akan menjadi simbol dari komitment bersama membangun NTB yang menjadi bagian dari wilayah tanggung jawab Pangdam IX/Udayana, disamping Bali dan NTT yang merupakan bagian dari NKRI yang kita cintai bersama.
Oleh karena itu, Gubernur menyatakan kesiapan masyarakat NTB untuk selalu bekerjasama dan saling melengkapi, karena kewenangan yang ada tidak mungkin akan efektif di lapangan kecuali ada interfensi dan suport dari elemen-elemen lain yang ada. “Jadi semua kita, kepolisian daerah, TNI dan semua otoritas kultural di NTB yang kuat seperti Toga, Toma, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda yang kesemuanya bersinergi, alhamdulillah wajah NTB mudah mudahan terus-menerus membaik, semakin molek, semakin indah untuk didatangi untuk sama sama kita bangun dalam mencapai suatu kemajuan”, ujarnya
sebelumnya Pangdam IX/Udayana yang didampingi Istri, dalam sambutannya mengaku, bahwa kehadirannya di NTB sangat berkesan, karena disambut Gubernur NTB, Forkompinda dan Tokoh tokoh yang mewakili masyarakat di NTB.
Pangdam yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 ini mengaku, bahwa dirinya datang ke NTB untuk yang kedua kalinya, untuk itu ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah sangat banyak tahu tentang NTB, khususnya Lombok. “Saya ke NTB untuk kedua kalinya, waktu masih kolonel saat membawa rombongan taruna untuk melakukan latsitarda, jadi saya cukup banyak tahu tentang NTB khususnya tentang keindahan alam Lombok ini”, ungkapnya.
Untuk itu, ia meminta do’a restu kepada Gubernur dan masyarakat NTB, semoga dirinya dapat mengemban amanah menjadi Pangdam IX/Udayana dengan baik dan penuh tanggungjawab.
Olek karena itu, Pangdam berharap silaturrahminya di NTB Kali ini akan menjadi awal dalam membangun sinergi yang baik untuk membangun Negara, Nusa dan Bangsa yang kita cintai bersama ini. (aa)
sumbawanews.com – Mataram. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH M. Zainul Majdi menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB, di ruang kerjanya Rabu, (14/2/2018). Kesepakatan ini terkait kerja sama pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkup Pemerintah Provinsi NTB.
Sesuai dengan ketegasan dan komitmen kuat memerangi narkoba yang berulangkali dinyatakannya pada berbagai kesempatan, saat itu Gubernur NTB Tuan Guru Bajang kembali menekankan pentingnya keseriusan dan dukungan semua pihak dalam memerangi serta memberantas narkoba. Terlebih bagi para ASN yang merupakan pelayan masyarakat, yang seharusnya menjadi panutan, tentu harus bersih dari narkoba.
Untuk itu, Gubernur menyampaikan dukungannya, agar kerjasama ini dapat segera dilaksanakan. Secara khusus, Gubernur menugaskan sekretaris daerah selaku pembina kepegawaian tertinggi di Lingkup Pemerintah Provinsi NTB, untuk melanjutkan kerjasama ini secara lebih detail dan aktif berkoordinasi dengan BNN terkait teknis di lapangan.
Kepala BNN NTB, Imam Margono di hadapan Gubernur menyampaikan, penandatanganan Mou ini merupakan implementasi dari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkotika di kalangan ASN. Tiga point penting yang tercantum dalam Mou ini yakni menyangkut sosialisasi dan diseminasi informasi, pelaksanaan tes urin dan pembentukan Satgas maupun penggiat P4GN, yang semuanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemprov. NTB. “Teknisnya nanti akan dibicarakan lebih lanjut. Akan ada relawan penggiat pada masing masing OPD yang akan membantu BNN mensosialisasikan dan menyebarkan informasi secara luas terkait narkoba,” jelasnya. (aa)
Sumbawanews.com – Mataram. Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi melantik Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Saswadi, MM sebagai penjabat Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Halik, S.Sos sebagai Penjabat Bupati Lombok Timur di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Rabu (14/2/18). Pelantikan dua orang penjabat bupati/walikota dilaksanakan atas dasar surat keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.52-287 tentang pengangkatan penjabat Bupati Lombok Barat dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.52-253 tentang pengangkatan penjabat Bupati Lombok Timur.
Usai melantik, Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) meminta kedua penjabat Bupati tersebut untuk melaksanakan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya. “Saya minta kepada kedua penjabat yang baru saja dilantik untuk memedomani kewenangan atau tugas sebagai penjabat bupati yang diemban saat ini,” tegas TGB
TGB mengingatkan lima butir kewenangan/tugas sebagai penjabat bupati/walikota. Yaitu pertama, penjagat bupati/walikota melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, kedua menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, ketiga memfasilitasi penyelenggaraan pemilukada dan menjaga netralitas ASN, keempat membahas rancangan Peraturan daerah dengan DPRD atas persetujuan Menteri Dalam Negeri dan yang terakhir adalah terkait mutasi. Namun, mutasi dapat dilaksanakan atau diproses apabila ada kebijakan mutasi yang berkepentingan dengan organisasi, tentunya dengan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.
TGB juga tidak lupa menghimbau agar Aparatur Sipil Negara selalu dapat menjaga netralitas selama proses Pemilukada berlangsung. “Pilkada selalu menjadi perhatian khusus masyarakat, terutama tentang ketidaknetralan atau dengan kata lain keberpihakan dari perangkat pemerintah daerah terhadap salah satu pasangan calon”, ujar TGB.
Mengakhiri sambutannya, TGB menitipkan harapan semoga penjabat sementara Lombok Barat dan Lombok Timur dapat sering turun ke masyarakat, menjalin silaturrahmi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, simpul-simpul stakeholder Lombok Barat dan Lombok Timur.
Hal ini menurut TGB perlu dilakukan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan dapat menjadi peneduh, pengayom dan pemimpin masyarakat selama menjabat sebagai bupati sementara. Sehingga di akhir masa jabatan tersebut dapat meninggalkan kesan dan kenangan yang baik dari masyarakat.
Pengangkatan Penjabat tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati di daerah tersebut, sebagaimana di ketahui Ali BD yang sebelumnya adalah Bupati Lotim maju menjadi peserta Pilgub NTB 2018-2023. Berdasarkan aturan, Bupati yang mengikuti pilkada diharuskan cuti selama masa kanpanye. (aa )
Sumbawanews.com-Sumbawa Besar. Pelangan PDAM Kota Sumbawa, mengeluhkan pasokan air bersih PDAM Batulanteh, pasalnya distribusi air PDAM keruh dan yang lebih parah lagi banyak pelangan yang terpaksa membeli air karena pasokan air PDAM tidak mengalir ke rumah tangga.
Menurut surat PDAM tertanggal 09 Februari 2018, Saat ini ketyrsediaan air baku sangat minim,karenanya pendistribusian air ke pelangan di lakukan bergiliran dengan pembagian zona. Surat tersebut menimbulkan tanda tanya besar sebab, saat ini sedang musim penghuja yang artinya debit air tentunya melimpah.
Surat tersebut tdk sesuai dgn kenyataan lapangan, buktinya dari td malam sampe sy berangkat kerja air pdam tidak ada stetes pun di btn baiti jannati… klw emang jadwal sperti itu, kpn mulai dan sampe kapan berlakux… mohon info yg akurat agar kami siap siaga, tulis Lilis Rukmana diakun medsos facebook.
Pelayanan tidak maksimal yang di terima pelangan berbanding terbalik dengan pendapatan yang di peroleh Direktur Utama PDAM Batu Lanteh. Menurut Sumber Sumbawanews di PDAM yang tidak mau namanya di publikasi menyebutkan angka yang cukup fantastik.
Dirut PDAM, bergaji sekitar 25 juta perbulan di tambah refsentatif sebesar 10 juta-an, untuk BBM 2,5 juta dan pulsa tidak kurang 1 juta perbulannya. Jika di total pendapatan Dirut PDAM Batulanteh Sumbawa 38,5 juta rupiah perbulannya belum lagi tunjangan perumahan untuk tiap tahunnya berkisar 25 – 30 juta.
fantastiknya pendapatan yang di terima Dirut PDAM yang merupakan perusahaan daerah ini berbanding terbalik dengan pelayanan yang di terima pelangan.
Berdasarkan Perda No 7 tahun 2013 tentang PDAM Batulanteh, sebagai perusahaan daerah PDAM batulanteh Sumbawa dalam hal penyediaan air,diamanatkan untuk menyediakan air bersih berkualitas dengan standar kesehatan. Artinya, PDAM di amanatkan mensuplay air bersih yang layak untuk di minum langsung dari kran.
Namun,harapan dan amanat perda tersebut tidak terpenuhi. Air yang sampai ke rumah tangga pelangan kadang keruh dan tidak layak minum, untuk mandipun tidak layak digunakan langsung. (aa)
(Pen Satgaskes TNI). Tim Gabungan Satgaskes II TNI telah selesai melaksanakan tugas penanggulangan KLB Asmat, Papua. Tim ini berhasil melaksanakan tugas dengan baik dan mencapai target yang diharapkan.
Hal tersebut dikatakan Danrem 174/ATW selaku Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dalam rangka pelepasan kembali Tim Satgaskes II TNI, di Aula Yonif 754/ENK, Timika Papua, Rabu (14/2/2018).
Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan menyampaikan bahwa KLB Campak dan gizi buruk Asmat dapat ditanggulangi dengan baik. Tepat tanggal 5 Februari 2018 yang lalu, Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos. telah mencabut status KLB Asmat. “Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak, termasuk para prajurit sekalian,” ucapnya.
“Saya sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Satgaskes II TNI. Semoga menjadi amal ibadah disisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Brigjen TNI Asep Setia Gunawan.
Lebih lanjut Dansatgaskes TNI mengatakan bahwa KLB Asmat telah dicabut dan dilanjutkan dengan tahap pendampingan dan pemantauan. Satgaskes II TNI telah dapat melaksanakan tugas dengan optimal. “Kedepan Satgaskes TNI menjadi bagian dari Satgas Terpadu Asmat,” jelasnya.
Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan berpesan kepada tim dokter dan paramedis dibawah pimpinan Dantimkes TNI Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT agar hal-hal yang didapat selama pelaksanaan tugas dapat dijadikan pelajaran berharga guna mendukung tugas ke depan. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Industri pertahanan dalam negeri harus terus meningkatkan teknologi modern yang berkualitas guna mendukung Alutsista TNI. Teknologi militer yang dibutuhkan harus sesuai konsep operasi militer modern yang mengintegrasikan seluruh komponen militer ke dalam suatu teknologi Network Centric Warfare (NCW) yang menguntungkan dalam operasi tempur.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Asrenum Panglima TNI, Askomlek Panglima TNI dan Kapuspen TNI pada saat menerima audiensi Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Ir. Zakky Gamal Yasin, M.M., yang didampingi Direktur Operasi II Ir. Adi Sufiadi Yusuf A., M.Eng di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari PT. Len terhadap TNI dan menyampaikan harapan agar industri pertahanan dalam negeri yang dikembangkan PT. Len dapat mendukung kebutuhan Alutsista TNI. “Saya harap kreatif anak bangsa semakin mandiri dan selalu mempunyai inovasi untuk menghadapi teknologi dan informasi yang semakin berkembang sehingga dapat menguasai teknologi militer modern yang dapat diandalkan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PT Len Ir. Zakky Gamal Yasin, M.M. mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang berkenan menerima audensi dan silaturahmi sekaligus menyampaikan hal-hal penting terkait potensi PT. Len Industri (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) dalam mendukung tugas pokok TNI baik TNI AD, AL dan AU.
“Banyak progres yang telah dilakukan dalam kerja sama antara TNI dan PT. Len Industri (Persero), kami akan terus mempersiapkan diri untuk mengembangkan teknologi militer modern agar dapat mendukung tugas-tugas TNI ke depan,” ujar Dirut PT. Len Industri. (Mad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Pelaksanaan Musyawarah Pusat harus mencerminkan aspirasi seluruh lapisan anggota PIA Ardhya Garini yang membawa misi untuk berperan serta secara berkesinambungan dalam peningkatan peranan wanita Indonesia melalui pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan harus mandiri dalam segala bidang.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyarawah Pusat PIA Ardhya Garini ke-18 tahun 2018, di Gedung PIA Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2018).
Lebih lanjut Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa Musyawarah Pusat harus menggelorakan perubahan-perubahan yang mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang akan muncul dalam lima tahun mendatang, serta keputusan-keputusannya harus berdasarkan kepada musyawarah dan mufakat. “Keputusan yang dihasilkan dalam kegiatan ini harus mendorong pertumbuhan ekonomi anggota dan ekonomi kerakyatan sektor informal, sehingga berkontribusi dalam menyokong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Dihadapan 269 peserta Musyawarah Pusat Pia Ardhya Garini ke-18, Ketum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa organisasi Pia Ardhya Garini merupakan tempat belajar, memupuk kreatifitas, saling mengisi serta meningkatkan peran istri dalam mendukung tugas suami sebagai anggota TNI AU. “PIA Ardhya Garini harus mendengarkan masukan dan keinginan dari sumber yang heterogen baik dari tingkat Daerah, Cabang maupun tingkat Ranting yang paling depan,” tuturnya.
Disisi lain sambutannya, Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada anggota PIA Ardhya Garini dalam menghadapi tahun politik tahun 2018 dan 2019 yang penuh dengan dinamika, serta akan berpengaruh dalam kehidupan anggota PIA Ardhya Garini dan keluarganya, karena istri Prajurit TNI dan keluarganya memiliki hak pilih dalam Pilkada, Pemilu dan Pilpres. “Anggota PIA Ardhya Garini harus menghindari kegaduhan dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto memberikan beberapa penekanan, diantaranya: Pertama, tumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan dan berkontribusi aktif dalam kegiatan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan serta pertumbuhan anak-anak yang selaras dalam mendukung tugas suami dan sejalan dengan program pemerintah. Kedua, gunakan media sosial dengan bijak untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan kemajuan organisasi serta mendukung program pemerintah. Ketiga, manfaatkan organisasi PIA Ardhya Garini untuk menjalin hubungan silaturahmi sesama anggota dan sebagai wadah untuk berkontribusi kepada negara dan bangsa yang kita cintai bersama.
Musyarawah Pusat PIA Ardhya Garini ke-18 tahun 2018 yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, dibuka secara resmi oleh Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M., dihadiri antara lain oleh para Asisten Kasau, Ketum PIA Ardhya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna dan seluruh anggota PIA Ardhya Garini dari seluruh Indonesia. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI menggelar Bakti Sosial Imunisasi di Ruang Rapat Gedung Bakamla RI, Jl. Pemuda Kav. 52, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, (14/02/2018).
Bakti sosial imunisasi difteri digelar sebagai salah satu bentuk kepedulian DWP Bakamla RI terhadap kesehatan serta pencegahan terhadap penyakit difteri, yang pada tiga bulan terakhir kasusnya telah banyak terjadi di beberapa provinsi di Indonesia, bahkan dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme positif dari pegawai dan diikuti oleh puluhan orang yang terdiri dari pengurus dan anggota DWP Bakamla RI serta pegawai Bakamla RI, khususnya yang berdinas di Jakarta.
Dalam sambutanya, Ketua DWP Bakamla RI Ny. Tati Ari Soedewo menyampaikan bahwa kegiatan ini pada hakekatnya adalah program pemerintah yang termasuk dalam kategori penyakit yang dapat ditanggulangi dengan imunisasi (PD3I). “Program vaksinasi yang dilaksanakan kali ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementrian Kesehatan dengan Dharma Wanita Persatuan Bakamla RI”, ujar Ny. Tati Ari Soedewo.
Diharapkan Dharma Wanita dapat menjadi salah satu ujung tombak dalam mengimplementasikan program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan keluarga. Dengan semangat tersebut, DWP Bakamla RI berupaya ikut berperan aktif dalam pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat yang menjadi program unggulan dalam program kerja DWP. (Mad/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Jakarta – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kolaborasi strategis untuk menjamin perlindungan menyeluruh terhadap...
Sumbawanews.com,- Meski aksi unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di sekitar Halte Tosari 2, Jalan Sudirman, arus lalu lintas di kolong Simpang Susun Semanggi tetap...
Sumbawanews.com,- Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta memadati Jalan MH Thamrin pada Jumat, 12 Juni 2026, dalam aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut reformasi...
Sumbawanews.com,- Jika Anda membayar langganan Netflix tier tertinggi untuk menikmati kualitas 4K, bukan berarti Anda selalu mendapatkannya — bahkan saat koneksi internet stabil dan...
Sumbawanews.com,- Meski langit telah gelap dan lampu-lampu jalan menyala, ratusan mahasiswa dan warga tetap berdiri di depan Gedung Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, menyanyikan...