BAKAMLA RI TURUT WUJUDKAN SOLIDITAS TNI-POLRI



(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., Kepala Bais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranatakusumah, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Waaslog Panglima TNI Brigjen TNI Kasim Genawi, S.I.P., M.Tr (Han), menerima audiensi Dirut PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pahala N. Mansury beserta jajarannya, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/3/2018).
Dalam pertemuan tersebut, Pahala N. Mansury menyampaikan terima kasih atas terjalinnya kerja sama yang baik antara PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dan TNI selama ini. Dirut PT. Garuda Indonesia Tbk juga menyampaikan kemajuan serta rencana pengembangan kedepan yang akan dilakukan untuk memajukan perusahaan.
Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi kerja sama dan kepercayaan PT. Garuda Indonesia kepada institusi TNI selama ini. Panglima TNI juga mendukung rencana pengembangan yang dilakukan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan kebijakan pemerintah. (Badar/Puspen TNI)
Jakarta, Sumbawanews. com. – Ekonom dan mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli akhirnya menegaskan siap maju sebagai calon presiden (capres) di 2019. Penegasan Rizal Ramli ini disampaikan kepada para wartawan di kediamannya, Senin (5/3/2018).
“Saya siap untuk memimpin Indonesia agar lebih baik, lebih adil dan lebih makmur,” kata Rizal Ramli kepada wartawan.
Walaupun kesiapannya sebagai capres belum pada tahap komunikasi ke partai politik, Rizal lebih banyak memaparkan ide besarnya sebagai capres. Sebagai aktivis pergerakan 70-an, kiprah Rizal Ramli memang telah dikenal sejak 40 tahun lalu di luar sistem pemerintahan.
“Waktu saya mahasiswa kami ditangkap oleh pemerintahan otoriter, di penjara militer enam bulan, di penjara Sukamiskin satu tahun. Karena kami ingin mengubah Indonesia jadi negara yang demokratis,” kata dia.
Ketika Reformasi, Rizal masuk dalam pemerintahan di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menkoekuin) 200-2001. Hingga terakhir sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman era Presiden Joko Widodo pada 2015-2016.
Rizal mengungkapkan selama di dalam sistem pemerintahan di era Gus Dur, ia telah melakukan beberapa terobosan penting baik dalam bidang politik dan ekonomi. Di pemerintahan Gus Dus yang hanya 21 bulan, ia mengklaim berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari tiga persen ke 4,5 persen dalam waktu 21 bulan.
“Kami satu-satunya pemerintahan di era Gus Dus yang berhasil mengurangi hutang adalah pemerintahan Gus Dur minus 4,5 miliar dolar. Kami naikkan ekspor dua kali dalam 21 bulan, kami naikkan gaji PNS dua kali dalam 21 bulan total 125 persen. Kami tekan gini indeks terendah dalam sejarah Indonesia modern hanya 0,31. Kami jaga harga pangan stabil tanpa impor,” papar Rizal dalam keterangan persnya.
Menurutnya itulah contoh ketika ia diberi kepercayaan luar biasa untuk mengubah Indonesian, yang sayangnya hanya 21 bulan. Di pemerintahan Joko Widodo ia menyayangkan kebijakan presiden yang bagus untuk rakyat Indonesia banyak diintervensi oleh kekuatan kekuatan besar dari dalam dan luar negeri.
Akibatnya kebijakan yang menurut dia sejatinya sangat bagus untuk Indonesia justru dibatalkan. “Itulah alasan kenapa Rizal Ramli siap memimpin Indonesia untuk tahun 2019-2024,” ujarnya.(Es)

sumbawanews.com,- Komandan Satgas (Dansatgas) Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. beberapa waktu lalu mengunjungi Kompi B (Bravo) Mournei Team Site, dalam rangka pengecekan tentang kesiapan operasional tugas-tugas pengamanan UN Asset, OP (Observation Post), patroli bersama Milobs dan UN Pol serta pengamanan bandara (Hellypad), bertempat di Elgeneina, Sudan, Afrika.
Kedatangan Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam disambut Komandan Kompi B (Bravo) Kapten Mar Amirudin beserta jajarannya, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan dan peninjauan langsung di lapangan tentang kondisi tempat wilayah kerja operasional Satgas serta pengecekan alat peralatan utama, peralatan pendukung, serta sarana dan prasarana lainnya yang dimiliki Kompi B Mournei TS.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana tentang kesiapan kondisi seluruh material, logistik, personel di daerah penugasan yang baru bagi Satgas ini, selain itu untuk memberikan dukungan moral, semangat dan petunjuk-petunjuk dalam menjalankan tugas-tugas operasional yang akan di emban selama berada di tempat yang baru.
Komandan Satgas menuturkan bahwa kegiatan operasional Kompi B (Bravo) saat ini memiliki 145 personel, terdiri dari 6 perwira, 34 bintara dan 105 tamtama yang akan ditambah lagi 21 personel sehingga berjumlah 166, menunggu pergeseran dari Kompi D Masteri, dimana tugas yang dilaksanakan sama halnya dengan personel di Elgeneina maupun Masteri TS yaitu Patroli, pengawalan dan pengamanan Asset United Nations, sekaligus menggantikan personel TCC (Troops Contributing Country) Negara Ethopia yang bergeser ke Jabbal Mara Task Force.
Lebih lanjut Letkol Inf Syamsul Alam menekankan kembali dalam pengarahannya, kepada para prajurit diharapkan dapat menunjukan kinerja, profesionalisme, bangun kerja sama yang baik dengan prajurit negara lain dan juga warga setempat, tetap semangat pantang menyerah, jaga hubungan yang baik dan jaga kehormatan bangsa dan negara.
“Saya mengingatkan kembali tetap jaga keamanan, keselamatan dan kesehatan selama berada di tempat yang baru ini, karena tidak menutup kemungkinan pasti adanya hambatan, ancaman, gangguan atau faktor cuaca dan karakteristik medan yang belum pernah dirasakan oleh prajurit kita,” katanya.
Hadir pada acara tersebut Kapten Kes dr. Kuswiyono, Kapten Inf Mastam seluruh Perwira serta prajurit Kompi B Mournei TS Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid. (Mad/Puspen TNI)

(Puspen TNI. Senin, 5 Maret 2018). Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/196/III/2018, tanggal 2 Maret 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 16 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 14 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 5 (lima) Pati jajaran TNI Angkatan Udara.
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : 16 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H. dari Irjen TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Mayjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Irjen TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito dari Pangdam XIII/Merdeka menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI, Mayjen TNI Madsuni, S.E. dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Eko Margiyono, M.A. dari Gubernur Akmil menjadi Danjen Kopassus, Brigjen TNI Eka Wiharsa dari Dirdik Kodiklatad menjadi Gubernur Akmil, Kolonel Kav Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Dirdik Kodiklatad, Mayjen TNI Wardiyono, S.I.P., M.B.A., M.M. dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Suhardjanto, S.Sos., M.M. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Koorsahli Panglima TNI, Brigjen TNI Rachmat Pribadi dari Staf Khusus Kasad menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI, Mayjen TNI Jaswandi dari Pangdam Jaya menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Joni Supriyanto dari Waka Bais TNI menjadi Pangdam Jaya, Brigjen TNI Andjar Wiratma dari Waasintel Panglima TNI menjadi Waka Bais TNI, Mayjen TNI Zainal Arifin, S.I.P., dari Kasatwas Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Yulius Selvanus dari Kabinda Kepulauan Riau BIN menjadi Staf Khusus Kasad dan Brigjen TNI Amping Bujusar Tangdilintin dari Kabinda Sulawesi Selatan BIN menjadi Staf Khusus Kasad.
14 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Laksda TNI I.N.G.N. Aryatmaja, S.E. dari Asops Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Aan Kurnia, S.E. dari Pangarmabar menjadi Asops Kasal, Laksma TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dari Pangkolinlamil menjadi Pangarmabar, Laksma TNI R. Achmad Rivai, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pangkolinlamil, Brigjen TNI (Mar) R. Widad., Grad. Dip SS dari Staf Khusus Kasal menjadi Waasintel Panglima TNI, Mayjen TNI (Mar) Gatot Triswanto dari Aspotmar Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. dari Danlantamal V Sby Koarmatim menjadi Aspotmar Kasal, Kolonel Laut (P) Edwin dari Dan Resimen AAL menjadi Danlantamal V Sby Koarmatim, Laksma TNI Ismaya Trisnasetia, S.E. dari Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Ir. Aziz Ikhsan Bachtiar, M.Tr.(Han) dari Kadismatal menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen, Kolonel Laut (P) Kasih Prihantoro, S.E., M.Tr. (Han) dari Dirbin Seskoal menjadi Kadismatal, Laksma TNI Hendrawan Bayu Prewito dari Dir Telematika Deputi V BIN menjadi Sesbadiklat Kemhan, Laksma TNI Eko Purwanto, S.A.P. dari Bandep Lingstranas Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Laksma TNI Nurhidayat, S.H. dari Waasops Panglima TNI menjadi Bandep Lingstranas Setjen Wantannas.
5 (lima) Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Wieko Syofyan dari Staf Khusus Kasau menjadi Wakasau, Marsma TNI Taufik Hidayat, S.E. dari Sesbadiklat Kemhan menjadi Kasatwas Unhan, Marsma TNI M. Khairil Lubis dari Kas Koopsau II menjadi Waasops Panglima TNI, Marsma TNI Julexi Tambayong dari Danlanud Abd menjadi Kas Koopsau II dan Kolonel Pnb Andi Wijaya dari Paban II/Evalbangdik Ditjian Kodiklatau menjadi Danlanud Abd. (Badar/Puspen TNI)

sumbawanews.com,- Ketum Umum (Ketum) Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketua Harian IKKT PWA Ibu Wida Didit Herdiawan, mengikuti prosesi Upacara Karya Pelebon Anak Agung Niang Agung yang merupakan isteri pertama mendiang Raja Ubud Ida Tjokorda Gde Agung Sukawati, bertempat di Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (2/3/2018).
Turut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P. dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.,Tr (Han). (Mad/Puspen TNI)

sumbawanews.com,- Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri Upacara Karya Pelebon Anak Agung Niang Agung yang merupakan isteri pertama mendiang Raja Ubud Ida Tjokorda Gde Agung Sukawati, bertempat di Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (2/3/2018).
Pelebon adalah Upacara Kremasi Akbar bagi Raja dan Bangsawan di Bali. Upacara Karya Pelebon digelar secara kolosal dengan urutan acara yang beragam dan salah satu bagiannya adalah Kremasi atau Ngaben. Turut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P. dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.,Tr (Han). (Mad/Puspen TNI)

sumbawanews.com,- Paban VII/Latma Staf Operasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo didampingi oleh Lieutenant Colonel (P) James Douglas Barros selaku ketua delegasi United State Pacific Command (USPACOM) resmi menutup Initial Planning Conference (IPC) / Konferensi Perencanaan Awal Gema Bhakti 2018 TNI dan USPACOM, di Ballroom Hotel Fairmount Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Paban VII/Latma Staf Operasi TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi IPC Gema Bhakti 2018 telah mencapai keputusan yang telah disepakati bersama mengenai sasaran latihan, skenario latihan dan metode latihan untuk kegiatan kedepan.
Pada kesempatan tersebut Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo juga mengingatkan bahwa tugas yang dimiliki belumlah selesai, karena masih ada yang harus di koordinasikan lebih lanjut oleh semua bagian mengenai beberapa hal yang harus diputuskan sebelum di mulainya konferensi yang akan datang.
Diakhir sambutannya Paban VII/Latma Staf Operasi TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang ditunjukkan sehingga konferensi ini dapat berjalan dengan sukses.
Sementara itu Lieutenant Colonel (P) James Douglas Barros menyampaikan bahwa IPC Gema Bhakti 2018 memberikan pengalaman yang sangat baik untuk para peserta. Skenario yang dikembangkan untuk latihan ini akan menberikan tantangan bagi para peserta dan pemahaman yang lebih luas mengenai tingkat perencanaan strategis dan operasional.
Lieutenant Colonel (P) James Douglas Barros juga mengatakan bahwa tim perencana dalam IPC Gema Bhakti 2018 telah membuat langkah besar selama Konferensi ini yang termuat didalam diskusi dan kerjasama untuk menciptakan Gema Bhakti 2018 yang sempurna pada bulan September. (Mad/Puspen TNI)

sumbawanews.com,- Mengakhiri sesi pelatihan kehumasan pada hari keempat, Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful secara resmi memimpin upacara penutupan pelatihan, di Ruang Rapat Lantai 5, Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jumat (2/3/2018).
Dalam sambutannya, Kolonel Toni mengatakan pelatihan ini masih merupakan pelatihan tingkat dasar, dimana personel belajar semua hal dalam waktu yang singkat. Namun Kolonel Toni juga mengapresiasi keinginan belajar para peserta yang sangat kuat, terlihat dari antusiasme dan banyaknya pertanyaan selama pelatihan berlangsung.
Diakhir sambutannya, Kolonel Toni menyatakan harapannya agar peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama pelatihan. Selain itu harapannya juga agar peserta dapat terus menjalin hubungan baik dengan para instruktur, khususnya untuk memperdalam ilmu yang telah diperoleh.
Tiga hari sebelumnya peserta pelatihan telah mempelajari banyak hal berkaitan dengan ilmu jurnalistik, media, fotografi dan videografi bersama Ketua Komisi Kompetensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Drs. H. Kamsul Hasan, S.H., M.H. yang merupakan instruktur senior dari Pos Kota, Wa Pemred Kompas TV Yogi Arief Nugraha, Kepala Peliputan Kompas TV Alexander Wibisono, Kepala Kameramen Kompas TV Daday Rahmat, dan Kepala Galery Workshop LKBN Antara Mosista Pambudi. Pada hari terakhir para peserta dibekali juga dengan keahlian video editing oleh Editor Senior Kompas TV Anna Ariestania.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan, Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono mengatakan, selama empat hari pelatihan dengan jadwal yang padat pagi hingga sore hari, para peserta memanfaatkan waktu 21 jam pelajaran bersama para ahli dibidangnya untuk menyerap ilmu guna meningkatkan kualitas dan kemampuannya dalam menjalankan tugas kehumasan di Bakamla RI. Dengan berakhirnya pelatihan kehumasan tingkat dasar ini, para personel Humas lebih siap melaksanakan tugas mewujudkan pelayanan kehumasan yang proporsional, professional dan optimal. (Mad/Puspen TNI)

sumbawanews.com,- Para fotografer Humas Bakamla RI mengasah kemampuan melihat gambar dalam sudut pandang art/seni dipandu oleh Kepala Galery Workshop LKBN Antara, Mosista Pambudi, di Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, kemarin.
Mosista hadir sebagai salah satu instruktur dalam kegiatan Pelatihan Kehumasan yang diselenggarakan Bakamla RI bersama Pos Kota, Kompas TV dan Galery Foto Antara.
Salah satu hal penting yang ditekankannya kepada para fotografer yaitu tentang “The Art of Seeing”, bahwa yang penting bukanlah apa yang kita lihat tetapi bagaimana kita melihatnya. Hal ini agar makna atau pesan yang ingin disampaikan melalui gambar atau foto tersebut dapat terbaca dengan benar.
Melalui sesi hari ketiga, Kamis (1/3), personel Humas Bakamla RI memperdalam pengetahuan teknis fotografi, mulai dari pencahayaan, kekontrasan, figure and ground, memperbandingkan objek-objek yang berbeda, serta pemaknaan gambar atau objek yang dihasilkan.
Selain dari Galery Antara, pelatihan hari ketiga juga diisi oleh Daday Rahmat yang merupakan Kepala Kameramen Kompas TV, membagikan ilmunya tentang penggunaan kamera dan teknik pengambilan gambar. Terlihat antusiasme peserta mengerumuni ‘senjata handal’ Daday selama menjalani tugas-tugasnya sebagai kameramen. (Mad/Puspen TNI)