Mataram-sumbawanews.com – Jumlah pasien positif Corona di NTB bertambah, dari yang semula dua orang kini bertambah dua menjadi empat orang. Demikian realese yang di keluarkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah hari ini selasa 31 Maret 2020.
(Merauke). Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan dan kebersihan kampung, personel TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad dan warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Papua, menggelar kegiatan karya bhakti, Selasa (31/3/2020) pagi.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua.
“Karya bhakti pembersihan jalan utama di Kampung Kondo dilaksanakan oleh tujuh personel Pos Kondo yang dipimpin Danpos Kondo Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi dan warga Kampung Kondo. Kegiatan tersebut merupakan salah satu Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas,” tambahnya.
Dansatgas menjelaskan bahwa karya bhakti bersama-sama dengan warga Kampung Kondo merupakan wujud implementasi kebersaman dalam menjaga keindahan kampung, khususnya untuk membersihkan jalan yang telah di tumbuhi rumput-rumput liar, yang mana merupakan akses utama digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
“Melalui kegiatan karya bhakti juga untuk membangun semangat gotong-royong yang merupakan budaya bangsa Indonesia sejak dulu, selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi guna terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat,” tutupnya.
Sementara itu, Bapak Elissa Banggu (48 th) Kepala Kampung Kondo yang turut hadir dalam karya bhakti menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad khususnya Pos Kondo, yang telah bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan pembersihan jalan.
“Kami semua sangat senang atas kehadiran Bapak-bapak TNI yang telah membantu pembersihan jalan menjaga keindahan Kampung Kondo, semoga melalui kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ucapnya. (Bdr)
Mataram- Sumbawanews.com,– Muhamad Taufik Budiman (MTB) menggandeng Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 untuk menyalurkan bantuan paket Sembako ke warga masyarakat kurang mampu di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 31 Maret 2020.
Pembagian sembako dipusatkan di Kantor Mi6, Taman Indah, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.
Puluhan dengan jarak dua meter mengantre pembagian sembako tersebut. Rata-rata sembako dibagikan pada masyarakat menengah ke bawah.
MTB mengatakan, pembagian sembako tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di tengah mewabahnya pandemi COVID-19.
“Kita juga ikut bergotong-royong membantu masyarakat di tengah wabah ini. Meskipun ini aksi kecil, tapi semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat kita,” katanya.
Ia mengatakan pembagian sembako diharapkan membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat kebijakan diam di rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19.
“Bagi kelompok ini tentu menjadi simalakama. Keluar cari uang tidak bisa, sementara kebutuhan rumah tangga harus dipenuhi. Ini yang ingin coba kami bantu dengan kegiatan seperti ini,” kata Taufik Budiman didampingi Ketua Pemuda NW NTB , Zainul Pahmi .
Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto, mengatakan paket sembako yang terkumpul sebanyak 1.500 paket. Hari ini difokuskan untuk warga Mataram.
Kemudian pada Jumat besok akan dibagikan di masyarakat Lombok Tengah sebanyak 250 paket.
“Jumat nanti kita bagi 250 paket di Lombok Tengah, bekerjasama dengan Kelompok Peternak Bebek Desa Pengadang yang dikoordinir oleh Ahmad SH,” ujarnya.
Kemudian pada Senin nanti akan berkolaborasi dengan Pemuda Nahdatul Wathan (NW) NTB mendistribusikan paket ke masyarakat hingga paket tersebut habis terbagi.
Paket sembako tersebut berisi beras 2,5 kilo, susu, kecap, minyak goreng, telur, sabun dan mie telur.
Didu sapaan akrabnya, menambahkan jika hasil evaluasi MTB dan M16 Peduli nanti positif, kemungkinan besar akan ditambah lagi agar cakupan wilayah dan penerima donasi ini bertambah banyak.
“Kami berharap kegiatan kecil yang kami lakukan ini bisa membantu saudara kita yang memang membutuhkan,” katanya.
(Merauke). Personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia membagikan baju layak pakai kepada warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Selasa (31/3/2020).
Kegiatan pembagian baju layak pakai kepada orang dewasa dan anak-anak ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam hal ini Kodim 1707/Merauke kepada warga masyarakat Kampung Epem.
Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke melalui Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa kegiatan fisik Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke di Kampung Epem selain membangun 20 unit rumah masyarakat juga melakukan berbagai kegiatan non fisik dan kegiatan sosial, seperti yang dilakukan saat ini membagikan baju layak pakai kepada warga Epem.
“Pemberian baju layak pakai ini diberikan disela-sela kegiatan personel Satgas TMMD Ke-107 melaksanakan istirahat siang, dan selain pakaian kita juga bagikan sepatu olah raga kepada pemuda Kampung Epem secara gratis,” ucap Lettu Inf Antonius.
Pembagian baju layak pakai secara gratis ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat Kampung Epem dalam memenuhi kebutuhan papan. Dengan harapan baju yang masih layak pakai dapat digunakan sehari-hari.
Sementara itu, Ibu Bona (35 th) salah satu warga Kampung Epem yang mendapatkan bantuan baju layak pakai merasa sangat senang. “Saya senang sekali dengan hadirnya Satgas TMMD Ke-107 di Kampung Epem ini, karena selain membangunkan rumah, mereka juga melakukan kegiatan-kegiatan yang baik seperti yang dilakukan saat ini membagikan baju layak pakai kepada orang-orang di kampung secara gratis,” tuturnya. (Bdr)
(Merauke). Personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia membagikan baju layak pakai kepada warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Selasa (31/3/2020).
Kegiatan pembagian baju layak pakai kepada orang dewasa dan anak-anak ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam hal ini Kodim 1707/Merauke kepada warga masyarakat Kampung Epem.
Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke melalui Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa kegiatan fisik Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke di Kampung Epem selain membangun 20 unit rumah masyarakat juga melakukan berbagai kegiatan non fisik dan kegiatan sosial, seperti yang dilakukan saat ini membagikan baju layak pakai kepada warga Epem.
“Pemberian baju layak pakai ini diberikan disela-sela kegiatan personel Satgas TMMD Ke-107 melaksanakan istirahat siang, dan selain pakaian kita juga bagikan sepatu olah raga kepada pemuda Kampung Epem secara gratis,” ucap Lettu Inf Antonius.
Pembagian baju layak pakai secara gratis ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat Kampung Epem dalam memenuhi kebutuhan papan. Dengan harapan baju yang masih layak pakai dapat digunakan sehari-hari.
Sementara itu, Ibu Bona (35 th) salah satu warga Kampung Epem yang mendapatkan bantuan baju layak pakai merasa sangat senang. “Saya senang sekali dengan hadirnya Satgas TMMD Ke-107 di Kampung Epem ini, karena selain membangunkan rumah, mereka juga melakukan kegiatan-kegiatan yang baik seperti yang dilakukan saat ini membagikan baju layak pakai kepada orang-orang di kampung secara gratis,” tuturnya. (Bdr)
Sumbawa – sumbawanews.com,– Markas Polisi Resot Sumbawa bekerjasama dengan Balai Pemeliharaan Jalan pulau Sumbawa lakukan penyemprotan disinfektan disepanjang jalan dalam kota Sumbawa dan beberapa kantor di kota Sumbawa.
Kepala Balai Jalan Pulau Sumbawa Muhammad Taufik Hidayat,ST,MT mengatakan kegiatan penyemprotan Disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.
” Ini terjalin berkat kerjasama kami antara balai jalan dan Polres Sumbawa,”ungkapnya (31/3/2020).
Menurut Taufik sapaan akrabnya bahwa cairan disinfektan ini disemprotkan keseluruh kantor dan jalan di kota Sumbawa. “Jumlahnya ada sekitar 20 ton cairan disinfektan yang kita semprotkan hari ini. Dengan tujuannya sebagai bentuk antisipasi kami terhadap penyebaran wabah virus corona,”singkatnya.
Sementara itu Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK menegaskan bahwa bahwa penyemprotan ini melibatkan dua unit mobil AWC, satu milik polres dan satu milik Satuan Brimob Polda NTB.
“Kami membagi dua Tim melakukan penyemprotan disinfektan pada ruas jalan yang berbeda. setiap kendaraan AWC yang melakukan penyemprotan dengan kapasitas 3000 – 4000 liter, dikawal dengan kendaraan patroli agar arus lalu lintas tidak terganggu”, ujar Kapolres.
ditegaskannya, penyemprotan yang dilaksanakan secara masif seluruh Indonesia ini, selain penyemprotan disinfektan menggunakan dua unit kendaraan AWC juga ada beberapa tim penyemprotan manual yang tetap jalan setiap hari pada sejumlah fasilitas publik.
“kami mengutamakan fasilitas–fasiltas umum seperti masjid, gereja, pasar, terminal serta tempat yang biasa ramai. kami juga berharap agar masyarakat dapat melakukan penyemprotan secara mandiri di pemukiman tempat tinggalnya”, ungkap Widy Saputra.
kedepan kata Kapolres, pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan ini pada ruas jalan lainnya, serta pasilitas umum lainnya.dirinya berharap, agar masyarakat kabupaten Sumbawa tetap mengikuti anjuran atau himbauan pemerintah seperti keluar rumah menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun,prilaku hidup bersih dan sehat, hindari kerumunan atau keramaian, jarak jarak interaksi, diam di rumah untuk meretas wabah COVID-19, tidak perlu panik, serta tidak menyebarkan berita hoax, imbaunya.
Seperti diketahui Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan telegram yang isinya mewajibkan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh daerah. Hal ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19).
Kegiatan ini dipimpin Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK, turut dihadiri pihak Pemda kabupaten Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Kajari Sumbawa, Satuan Brimob Polda NTB, Satpol PP Sumbawa, Dikes, BPBD, Damkar, serta unsur Forkominda lainnya.
sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) terapkan Social Distancing dan Physical Distancing untuk mencegah terjadinya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) kepada seluruh personel Satgas di daerah misi, Republik Demokratik Kongo, Senin (30/3/2020).
Dengan berperan aktif sebagai Komandan Satgas TNI RDB XXXIX-B Monusco Kolonel Inf Daniel Lumbanraja memerintahkan kepada anggotanya untuk membentuk Satgas khusus penanggulangan bahaya Covid-19 Indo RDB yang dipimpin Letkol Chk Andri Wijaya beserta para dokter dan bagian terkait Satgas TNI RDB guna melaksanakan pencegahan penyebaran virus corona yang saat ini terjadi.
Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menambahkan bahwa kegiatan yang sudah diaplikasikan saat ini adalah dengan melaksanakan sosialisasi oleh para dokter dan tim kesehatan kepada seluruh personel Satgas tentang pengenalan apa itu virus corona, bahaya dan cara penularannya serta pencegahannya, baik yang berada di homebase maupun di COB dan SCD luar Kalemie.
Selain itu, Satgas juga mengurangi mobilitas personel dari satu tempat ke tempat yang lain dan menganjurkan hidup sehat dengan berolahraga yang cukup, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, konsumsi minuman dan makanan yang sehat segar bergizi, memasak makanan dengan matang dan menghindari hewan yang berpotensi dapat menularkan virus corona.
Lebih lanjut dikatakan Dansatgas bahwa social distancing sangat penting dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit di daerah misi khususnya wilayah yang sehari-hari dilaksanakan kontak dengan masyarakat umum. Sedangkan physical distancing dengan menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. “Menerapkan social distancing dan physical distancing berarti kita sudah memutus dan mencegah penyebaran covid-19,” imbuh Kolonel Daniel.
Kesadaran setiap personel Satgas menjaga jarak dengan melakukan aktivitas di Camp masing-masing dan mengurangi interaksi dengan lingkungan luar merupakan tindakan bijak untuk saat ini hingga pandemi corona virus dinyatakan selesai. (Pen Satgas Konga XXXIX-B Monusco)
sumbawanews.com,- Maraknya pandemic COVID-19 tidak menyurutkan semangat kerja keluarga besar Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG). Hal ini terbukti dengan tetap berjalannya rapat koordinasi internal antara Kepala Bakamla RI Lakdsya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. dengan jajarannya, di Mabes Bakamla RI/IDNCG, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020).
Rapat koordinasi virtual dengan menggunakan aplikasi video conference ini berlangsung di ruang kerja pejabat atau rumah masing-masing pejabat yang bergiliran masuk dan yang melaksanakan Work From Home (WFH) . Tidak hanya yang sedang berdinas di Mabes Bakamla RI dan Kantor Bakamla RI di Rawamangun, namun rapat virtual juga dihadiri oleh beberapa pejabat yang berdinas di luar kota, seperti Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Eko Murwanto S.Sos., Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M., dan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S. Sos., M. Si (Han).
Rapat koordinasi kali ini membahas tentang Program Kegiatan Pendidikan Dasar Kejuruan ASN Bakamla RI/IDNCG pada penerimaan ASN Tahun 2019/2020. Selain itu, Program Latihan On The Job Training bagi personel Bakamla RI/IDNCG, juga dibahas. Kedua materi tersebut dipaparkan oleh Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M.
Secara terperinci disampaikan program-program yang telah disusun dalam rangka peningkatan kapasitas personel Bakamla RI/IDCNG, terutama untuk rekruitment personel yang baru dan personel yang sedang berdinas di kapal patroli dan stasiun pemantau Bakamla saat ini. Kegiatan diskusi dan pertukaran pendapat berjalan dengan lancar dan efektif. Tak jarang Laksdya TNI Aan Kurnia menyampaikan arahannya di sela-sela kegiatan rapat.
Kegiatan rapat virtual ini juga diikuti oleh Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S. Irawan, M.M., Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla TSNB Hutabarat, M.M.S., dan Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla RI Laksda Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H., beserta jajarannya.
Mataram – sumbawanews.com, – Muhamad Taufik Budiman (MTB) menggandeng Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 untuk menyalurkan bantuan paket Sembako ke warga masyarakat kurang mampu di Mataram.
Kegiatan akan dilakukan mulai Selasa sore (31/3) di sejumlah lokasi di Kota Mataram.
MT. Budiman mengatakan, bakti sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian pihaknya bersama M16 untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu di Mataram, khususnya di masa-masa siaga darurat Covid-19 di wilayah NTB, khususnya di Mataram.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi dan membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kota Mataram,” kata MT Budiman, Senin Malam ( 30/3 ).
Menurutnya, dalam situasi saat ini kebijakan social distancing memang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Anjuran agar masyarakat diam di rumah dan mengurangi berada di luar dan berkerumun, juga harus ditaati semua lapisan warga.
Namun, di sisi lain kebijakan ini tentu akan sangat terasa berdampak terutama bagi masyarakat kurang mampu yang sehari-hari menggantungkan hidup dari kerja serabutan atau upah harian.
“Bagi kelompok ini tentu menjadi simalakama. Keluar cari uang tidak bisa, sementara kebutuhan rumah tangga harus dipenuhi. Ini yang ingin coba kami bantu dengan kegiatan seperti ini,” kata Taufik Budiman.
Sekretaris M16, Lalu Athari mengatakan, MTB dan M16 akan membagikan sekitar 1.500 paket Sembako, namun dilakukan secara bertahap setiap pekan 250 paket Sembako.
Paket Sembako antara lain berisi Beras, Telur, Minyak Goreng, Kecap, dan Sabun Cair.
“Kami akan salurkan tiap pekan 250 paket, karena keterbatasan tenaga, dan untuk menjaga kerumunan orang karena kita harus patuh untuk social distancing juga,” kata Athari.
Sementara itu, Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto menjelaskan, pilihan bantuan dalam bentuk Sembako dilakukan karena hal ini paling mendasar dibutuhkan masyarakat kurang mampu, dalam menghadapi masa siaga darurat Covid-19, dimana aktivitas harian memang harus dibatasi.
“Ya kalau PNS dan pekerja swasta kan masih aman karena ada gaji bulanan. Nah untuk masyarakat kurang mampu yang bekerja serabutan dan upahnya harian, tentu ini menjadi masa-masa yang berat,” katanya.
Didu mengatakan, MTB dan M16 tidak menyalurkan bantuan masker dan APD karena hal itu sudah banyak dilakukan oleh pihak peduli lainnya.
Terakhir, Didu menambahkan, jika hasil evaluasi MTB dan M16 Peduli nanti positif, kemungkinan besar akan ditambah lagi agar cakupan wilayah dan penerima donasi ini bertambah banyak.
“Kami berharap kegiatan kecil yang kami lakukan ini bisa membantu saudara kita yang memang membutuhkan,” tukasnya
(Merauke. Senin, 30 Maret 2020). Bupati Merauke, Frederikus Gebze menyatakan bahwa Merauke dalam keadaan status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Virus Corona atau Covid-19. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Merauke didampingi unsur Muspida, Minggu malam (22/3/2020), menyusul adanya dua pasien yang selama ini menjalani perawatan di RSUD Merauke, hasil spesimennya dinyatakan positif Covid-19.
Berkaitan dengan penyebaran Covid-19 semakin meluas di beberapa negara termasuk di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Merauke, berbagai upaya pencegahan dilakukan sesuai arahan pemerintah, salah satunya dengan penyemprotan cairan desinfektan dan menyediakan tempat sanitasi di perkantoran.
Seperti yang dilakukan Korem 174/ATW dengan melakukan penyemprotan cairan pembasmi kuman (desinfektan) di area perkantoran, perumahan dan jalan masuk kesatrian hingga ke perumahan serta tempat ibadah.
Menurut Kapenrem 174/ATW Mayor Inf Suko Raharjo, Senin (30/3/2020), kegiatan pencegahan ini dilakukan dengan dua tahap. Pertama, penyemprotan yang telah dilaksanakan pada Kamis 26 Maret 2020 dan yang kedua dengan menyediakan tempat sanitasi dan bilik sterilisasi yang ditempatkan di pintu gerbang masuk kesatrian. “Jadi setiap tamu maupun anggota yang akan masuk wajib mengikuti prosedur tersebut,” ucapnya.
Mayor Inf Suko Raharjo mengatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya Korem 174/ATW untuk melindungi prajurit beserta keluarganya dari penyebaran Covid-19 sedini mungkin, karena virus ini sudah masuk di wilayah Merauke.
“Penyemprotan desinfektan tersebut difokuskan di area perumahan, perkantoran, aula, lapangan apel serta tempat ibadah. Itu sebagai langkah awal untuk melindungi prajurit dan keluarganya,” tambahnya.
Dengan adanya bilik sterilasasi dan penyemprotan desinfektan, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang bersih, sehingga prajurit Korem 174/ATW dan keluarganya dapat beraktifitas dengan tenang. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Stadion Gelora Daha Jayati di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ditargetkan selesai pada 2027 sebagai kandang baru Persik Kediri, menyusul penggunaan jangka panjang Stadion...
Sumbawanews.com,- Seorang wanita asal Portugal berusia 47 tahun diamankan petugas keamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, setelah kedapatan membawa 50 butir amunisi kaliber...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) memadati Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, dalam ajang...
Sumbawanews.com,- Ribuan mahasiswa Universitas Bina Nusantara Kampus (UBK) berunjuk rasa di depan kantor rektorat, menuntut pengunduran diri Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) setelah diduga menerima...