Home Blog Page 2898

Kasdim 1707/Merauke Tinjau Pembangunan TMMD Ke-107 di Kampung Epem

(Merauke. Kamis, 26 Maret 2020). Kepala Staf Kodim 1707/Merauke Mayor Inf Abdul Hadi S.Sos melaksanakan peninjauan pembangunan rumah masyarakat di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, yang sedang dikerjakan oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke.

 

Peninjauan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan pembangunan 20 unit rumah masyarakat di Kampung Epem melalui program TMMD ke-107 yang sedang dikerjakan oleh personel Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-107.

 

“Peninjaun yang saya lakukan tersebut merupakan perintah langsung dari Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-107 untuk mengetahui secara langsung sejauh mana perkembangan pembangunan rumah masyarakat di Kampung Epem,” kata Mayor Inf Abdul Hadi.

 

Menurut Kasdim 1707/Merauke, dari hasil peninjauan dilapangan, proses pembangunan di Kampung Epem sampai dengan saat ini terus berjalan dengan baik dan lancar. “Hal itu semua dapat terwujud karena kekompakan dan semangat bekerja serta terjalinnya hubungan baik antara sesama anggota dan masyarakat setempat,” ujarnya.

 

“Untuk pembangunan 20 unit pondasi rumah sudah selesai dikerjakan dan hingga saat ini lebih dari 10 kerangka rumah yang terbuat dari kayu sudah berdiri di beberapa titik di Kampung Epem,” katanya. (Bdr)

 

Personel TNI Ajari Mandi Bersih Anak-Anak Pedalaman Papua

(Merauke. Rabu, 25 Maret 2020).  Personel TNI dari Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 mengajari anak-anak pedalaman mandi bersih, tepatnya di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua.

 

Kegiatan mengajari anak-anak mandi bersih sejak dini merupakan salah satu program dari kegiatan non fisik TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke, yang sedang melaksanakan pembangunan di Kampung Epem.

 

Personel TNI Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Serda M. Imron dan Serda Sunarto mengajari anak-anak Kampung Epem menjaga kebersihan diri dengan mandi bersih. “Kegiatan mengajari mandi bersih tersebut bertujuan agar mereka (anak-anak) selalu terbiasa hidup sehat yang diawali dengan mandi bersih sehingga dirinya tetap sehat dan terbebas dari penyakit khususnya penyakit kulit,” kata Serda M. Imron.

 

Mandi bersih yang diajarkan tersebut diantaranya saat mandi harus menggunakan sabun serta menggosok badan, menggosok gigi dan mencuci rambut paling tidak dua kali dalam seminggu.

 

Daniel salah satu anak Kampung Epem yang ikut kegiatan mandi bersih merasa sangat senang dan gembira saat diajari mandi bersih oleh Personel TNI Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke. “Saya dan teman-teman sangat senang diajari mandi bersih oleh Bapak-bapak Tentara,” ucapnya. (Bdr)

NTB Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 31 Agustus.

Mataram – sumbawanews.com, – Status siaga darurat bencana non alam corona virus disease (Covid-19) di NTB diperpanjang selama 169 hari. Terhitung dari 16 Maret sampai 31 Agustus.

“Status keadaan siaga darurat dapat diperpanjang sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurar bencana dilapangan,” kata Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah dalam Surat Edaran 360-299 tentang status Siaga darurat bencana non alam Covid-19.

Hal itu sesuai keputusan Pemerintah Indonesia yang menetapkan bahwa Covid-19 sebagai bencana nasional. Juga kaitan dengan virus ini dapat menimbulkan korban jiwa serta kerugian materil dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk antisipadi dampaknya, pelru di lakukan siaga darurat upaya yang bersifat cepat, tepat, terpadu serta komprehensif dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan instansi lainya di NTB,” terangnya.

Sebagai informasi, satu orang warga NTB dinyatakan positif terjangkit covid19 atau virus corona. ’’Pada hari ini telah terkonfirmasi positif corona perempuan 50 tahun. Yang bersangkutan kemungkinan tertular di luar NTB karena memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit dalam periode 14 hari terakhir,’’ kata Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah.

Gubernur berharap masyarakat NTB tetap tenang. Hindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat. ’’Serta mengurangi aktivitas di luar rumah,’’ imbaunya

M16 : PDIP Perlu Jajaki Parpol Alternatif di Pilkada Kota Mataram

Mataram – sumbawanews.com,-  Koalisi PDIP dan PKS di Pilkada Kota Mataram yang konon mengusung paket Selly Andayani – TGH Abdul Manan dinilai baru sebatas tebar pesona. Belum riil dan pasti.

Mi6 memprediksi Kemungkinan langkah dua Partai ini berubah mendekati masa pendaftaran calon kelak masih terbuka. Untuk itu tak ada salahnya PDIP jajaki parpol alternatif untuk memperkuat karakter politik Selly Andayani.

Lembaga Kajian Sosial Politik M16 menilai koalisi PDIP-PKS di Pilkada Kota Mataram akan menjadi warna baru peta politik. Dimana dua Parpol besar dengan “mahzab” berbeda bisa bersatu mendukung pasangan yang sama.

“Kalau ini terjadi sangat bagus. Tapi masalahnya sampai sekarang kan belum jelas. PDIP sudah oke , tapi PKS kan belum ada rekomendasi. Pertanyaan kemudian Siapa yang diuntungkan dengan situasi ketidak-jelasan ini? ,” kata Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, Rabu (25/3) di Mataram.

Pria yang akrab disapa Didu ini memaparkan, koalisi PDIP-PKS di sejumlah Pilkada di NTB sudah sempat mencuat dan hangat di media massa. Sejumlah pertemuan silaturahmi Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat dan Gubernur NTB yang juga petinggi PKS, juga semakin memperkuat hal itu.

Hanya saja, hingga saat ini keseriusan yang mengikat nampaknya hanya dilakukan PDIP yang sudah menerbitkan surat rekomendasi. Sementara PKS, belum jelas.

“Dalam posisi saat ini PKS harus gentle. Terbitkan juga rekomendasi, jangan abu-abu dan membuat ambigu,” katanya.

Didu mengatakan, PDIP juga sudah saatnya melakukan pendekatan dan membuka ruang politik untuk partai lain di Pilkada Kota Mataram. Hal ini untuk menjaga kemungkinan bila akhirnya nanti koalisi PDIP dan PKS tak terealisasi.

*Parpol Kawan Sekutu*

” PDIP perlu menggalang dukungan Politik menambah parpol kawan sekutu sebagai upaya memperkuat citra sekaligus melebarkan basis konstituen untuk antisipasi dini ” tambah didu .

Selanjutnya didu menambahkan seandainya koalisi PDIP dan PKS fix dan Firm sebagai Paslon , maka keberadaan parpol lain tetap penting dan strategis menjadi _*perekat*_ sekaligus menambah dukungan agar makin aware dimata publik.

Direktur Mi6 mengulas sepintas koalisi PKS dan PDIP dari sisi _*show of politik*_ sebagai pilihan taktik yg cerdik dari sisi hubungan simbiosis mutualisme. Meskipun demikian apakah persekutuan politik ini kemudian dipahami tujuan strategisnya oleh pemilih dan loyalis votternya di kota mataram?. Mengingat kedua partai ini memiliki basis pemilih yang berbeda karakter secara politik.

“Jika tidak dimanage dan dimaintance dengan baik, tidak tertutup akan menjadi blunder bahkan mudah di *_insureksi*_ kepentingan politik lain,” papar didu .

Terakhir didu mengatakan letak urgensinya koalisi PDIP dan PKS perlu menambah parpol sekutu politik selain untuk menutup celah kepentingan politik lain memainkan sentimen atasnama perbedaan mashab. Keberadaan parpol lain ini tentu akan menjadi Buffer atau _*peredam*_ sekaligus vote getter mendulang suara pemilih lainnya.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Sosialisasikan Pencegahan VirusCorona

(Merauke).  Beragam cara dilakukan untuk mengedukasi masyarakat terkait bahaya Virus Corona atau Covid-19, salah satunya yang dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad bersama lintas sektoral di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua.

 

Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Virus Corona dilakukan oleh Lintas Sektoral di perbatasan RI-PNG, dengan terjun langsung bersama-sama berkeliling kampung menggunakan sepeda motor dan mobil dilengkapi dengan pengeras suara.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Pos Kotis, Koramil Eligobel, Polsek Bupul, Puskesmas Bupul dan Pemerintah Kampung di wilayah Distrik Eligobel, Selasa (24/3/2020) pagi. Bersinergi untuk mensosialisasikan pencegahan penyebaran Virus Corona kepada masyarakat perbatasan RI-PNG tepatnya warga Kampung Sipias, Bupul 1, Distrik Eligobel,” terangnya.

 

Dansatgas menyampaikan bahwa sosialisasi cara pencegahan Virus Corona ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bupul Iptu Prih Sutejo, dengan memberikan arahan, membagikan dan menghimbau warga untuk menjaga pola hidup bersih, rajin cuci tangan, jaga jarak dan lebih baik di rumah.

 

Harapannya, dengan sosialisasi yang dilakukan, warga menyadari bahayanya virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

 

“Kami akan terus bersama-sama dengan aparat terkait di wilayah binaan Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad melakukan sosialisasi, sampai warga benar-benar memahami bahaya Virus Corona,” kata Dansatgas.

 

Pihaknya memberikan pemahaman cara mengantisipasi dan pencegahannya. Diharapkan, warga bisa menyadari dan mendukung pemerintah, TNI dan Polri. (Bdr)

 

Tangkal Penyebaran Covid-19, Jarot-Mokhlis Tunda Kegiatan Tatap Muka.

Sumbawa – sumbawanews.com,– Penyebaran covid-19 atau virus corona yang begitu cepat dan mematikan perlu perhatian bersama menanggkal penyebarannya.

Sebagai upaya bersama sepasang ” Rajawali ” kandidat calon Bupati dan wakil Bupati Sumbawa 2021-2026 Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Ir. H. Mokhlis, M.Si untuk sementara waktu menunda kegiatan silaturrahmi dan tatap muka.

Hal ini di lakukan sebagai bentuk dan upaya bersama memerangi penyebaran virus corona yang kini menjadi pandemi global. ” kami bersama pak Mokhlis (Jarot-Mokhlis) bersepakat untuk sementara ini menunda kegiatan tatap muka langsung dengan masyarakat “. Tegas Jarot sapaan millenial Ir. H. Syarafuddin Jarot. MP kepada sumbawanews.com.

Di jelaskannya, keputusan ini di lakukan sebagai bentuk upaya bersama pemerintah memerangi penyebaran virus corona. ” sesuai surat edaran dari pemerintah, kami membatasi dan menunda kegiatan tatap muka sampai dengan batas waktu yang belum di tentukan”, papar Jarot.

Ketika di tanyakan strategi apa yang bakal di lakukan yang oleh warga di sebut pasangan sepasang ” rajawali ” ini, Jarot punya kiat dan strategi khusus. ” kami sudah menyiapkan langkah taktis dan strategi khusus dalam menghadapi kondisi sekarang ” ungkap Jarot tanpa mau menjelaskan secara rinci strategi pemenangan Jarot Mokhlis pada pemilukada serentak 2020 ini.

Diharapkannya, langkah-langkah pencegahan penyebaran covid-19, warga untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah. Selain itu, Jarot menghimbau warga untuk tidak menyebarkan informasi Hoaxs terkait virus corona.

Selanjutnya Jarot berharap semua pihak untuk menjaga kesehatan pribadi dan keluarga, tidak keluar rumah jika tidak penting dan mengikuti arahan pemerintah. “Kami sudah menyampaikan permakluman  kepada semua relawan pemenangan Jarot Mokhlis untuk mengikuti prosedur dan arahan dari pemerintah”.

Dansatgas TMMD Ke-107 Merauke : Rangka Bangunan Rumah di Kampung Epem Mulai Berdiri

(Merauke. Selasa, 24 Maret 2020). Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 1707/Merauke di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, hingga saat ini terus berjalan, baik kegiatan fisik maupun non fisik.

 

Pembangunan 20 unit rumah semi permanen di Kampung Epem melalui program TMMD ke-107 dikerjakan oleh personel Kodim 1707/Merauke yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-107.  Di beberapa titik di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, sudah mulai nampak berdiri rangka bangunan rumah yang terbuat dari kayu, Senin (23/3/2020).

 

Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-107 melalui Danki Satgas TMMD ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa pembangunan 20 unit rumah masyarakat di Kampung Epem sampai saat ini terus berjalan dengan lancar dan beberapa rangka bangunan rumah yang terbuat dari kayu sudah mulai berdiri di beberapa titik.

 

Menurutnya, hal tersebut berkat kekompakan, kerja sama dan semangat kerja yang tinggi sehingga pembangunan rumah masyarakat melalui program TMMD ke-107 ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. ungkap Lettu Inf Antonius.

 

Selain itu, kecepatan dalam membangun tersebut juga tidak lepas dari antusias, dukungan dan keikutsertaan masyarakat Kampung Epem dalam turut membantu jalannya proses pembangunan. (Bdr)

Anggota TMMD Kodim 1707/Merauke Anjangsana Ke Rumah Warga Epem

(Merauke. Selasa, 24 Maret 2020).  Untuk menjalin keakraban serta terpeliharanya hubungan baik dengan warga, anggota satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 Kodim 1707/Merauke secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan anjangsana dan berkomunikasi sosial dengan warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi, Papua.

 

Kehadiran anggota TMMD di Kampung Epem selain untuk membangun 20 unit rumah masyarakat juga melakukan pembinaan teritorial terhadap masyarakat setempat.  Seperti yang dilakukan oleh dua personel anggota satgas TMMD Ke-107 yaitu Serda M. Imron dan Serda Juwari.

 

Kedua anggota tersebut, melaksanakan anjangsana dan berkomunikasi sosial dengan keluarga Bapak Boas Wairu yang merupakan Ketua LMA Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Senin (23/3/2020).

 

“Hal ini sesuai dengan arahan langsung dari Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-107 bahwa keberadaan Satgas TMMD di Kampung Epem selain membangun juga harus membina hubungan baik dengan seluruh lapisan masyarakat setempat,” kata Serda Imron.

 

Menurutnya, kegiatan anjangsana dan komuikasi sosial merupakan salah satu cara yang paling mudah dan efektif untuk dilakukan guna menjaga serta memelihara hubungan baik dengan seluruh lapisan masyarakat.

 

Bapak Boas Wairu mewakili keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada anggota Satgas TMMD Ke107 yang telah menyempatkan diri berkunjung kerumahnya. “Kami merasa sangat senang dan bangga dengan hadirnya Bapak-bapak TNI dari Kodim 1707/Merauke ini, karena kehadirannya disini selain membangun mereka juga menunjukkan sikap yang ramah ke seluruh lapisan masyarakat dan pada kesempatan kali ini mereka berkunjung ke rumah saya,” ucapnya. (Bdr)

Lingkungan Ponpes Juga Disemprot Disinfektan

Jember, Sumbawanews.com

—- Upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menyemprotkan disinfektan juga menyasar ke pondok pesantren.

Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, menjelaskan, pembersihan virus dilakukan serentak di lebih 600 pesantren yang ada di Kabupaten Jember.

“Ini merupakan awal dari penanggulangan Covid-19 yang secara khusus menyasar ke pondok pesantren,” kata wabup, Sabtu, 21 Maret 2020. Komunitas santri yang ada di pesantren, kata wabup, harus mendapatkan perhatian khusus. Sebab, para santri hidup berkelompok dalam jumlah besar.

“Santrinya harus diberi wawasan tentang bagaimana menyikapi Covid-19,” terang wabup di Pondok Pesantren Al Falah di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo.

Pembersihan virus di area pesantren dilakukan di musholla, ruang santri, ruang kelas, dan sekitarnya. Termasuk kediaman para pengasuh.

Lebih jauh wabup mengungkapkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember memberikan arahan agar pihak pondok melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

Kemandirian itu diperlukan karena tenaga di Dinkes terbatas. Sedangkan jumlah pesantren mencapai ratusan.

Pola hidup sehat dan menjaga kebersihan, masih terang wabup, menjadi kunci utama untuk mengantisipasi penyebaran virus dan jatuhnya korban.

“Alhamdulillah, Jember masih nol,” terang wabup, yang juga pengasuh Ponpes Al Falah ini.

Kepada pimpinan ponpes di Jember, wabup berharap untuk memahami betapa situasi dan kondisi sekarang dalam keadaan gawat darurat.

Sampai saat ini, orang yang terpapar Covid-18 di seluruh Indonesia sudah sekitar 360 dan meninggal dunia 27 orang. Persentasenya menjadi negara dengan tingkat kematian tertinggi di seluruh dunia.

“Para pemimpin pesantren diharapkan dapat menjadi corong untuk menjadi penyambung lidah, bagaimana para santri dan masyatakat bisa memahami kondisi ini dan bisa melakukan langkah untuk mengantisipasi ini,” harapnya.

Penyemprotan di Pondok Al Falah dilakukan bersama Dandim 0824, Letkol Inf. La Ode M. Nurdin. (lilik/tok/hms)

Pangkogabwilhan I : TNI Bentuk Empat Kogasgabpad Di Empat Wilayah Kerja Kogabwilhan-1

(Pen Kogabwilhan-1). Dalam rangka gunkuat membantu percepatan penanganan Covid-19,  Tentara Nasional Indonesia (TNI) bentuk empat Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di empat wilayah yang melibatkan gabungan TNI-Polri, Kementerian/Lembaga dan Relawan  yang dipimpin oleh para Pangkotama Ops TNI dibawah kendali Pangkogabwilhan I.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M, saat menggelar jumpa pers dengan awak media di Graha BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020).

 

“Empat Kogasgabpad tersebut adalah untuk Wisma Atlet Jakarta dipimpin Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, Kogasgabpad Natuna dipimpin Pangkoopsau I Marsda TNI M. Khairul Lubis, Kogasgabpad Pulau Sebaru dipimpin Pangkoarmada I Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., dan Kogasgabpad Pulau Galang dipimpin Pangdam 1/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,” terangnya.

 

Pangkogabwilhan I menuturkan bahwa saat ini sedang dikonsentrasikan kesiapan Wisma Atlet sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19, dengan melengkapi sarana prasarana medis, ruang observasi dan tenaga medis gabungan. Dimana kesiapan operasionalnya tadi telah ditinjau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

 

Kogasgabpad Wisma Atlet didukung personel berjumlah 566 orang dan dibagi menjadi tiga Satgas.  Pertama, Satgas Pendamping 225 orang beranggotakan tenaga medis dari Kemenkes, Puskes TNI, Puskesad, Yonkes Kostrad, Yonkes Marinir, Yonkes AU, Dokkes Polri dan dari Sukarelawan, yang nantinya akan bertugas menangani pasien Covid-19 secara langsung di ring-1.

 

Kedua, Satgas Pendukung 161 orang dari Kogabwilhan-1, Kodam Jaya, Satkomlek TNI,  Yon Bekang, Kemen PUPR, Ahli Gizi dan  Chief yang menangani dukungan Kodal, kemarkasan,  administrasi logistik serta peralatan.  Ketiga, Satgas Pengamanan 180 orang dari Kopassus, Marinir dan Paskhas akan ditempatkan di ring-1, 2 dan 3.

 

Pangkogabwilhan I juga mengatakan bahwa untuk Tower 7 Wisma Atlet akan digunakan sebagai ruang isolasi dan observasi, itu sudah tersedia kamar dan tempat tidur kurang lebih untuk 1600 orang. “Setiap lantai ada 32 kamar untuk pasien, dua kamar untuk tim perawat dengan masing-masing kamar ada tiga tempat tidur,” demikian dikatakan. (Bdr)

Berita Terkini

Buronan Kasus Batubara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

Sumbawanews.com,- Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Tangerang dan Banjarmasin berhasil menangkap Richard Arief Muljadi, buronan kasus penipuan...

Portugal Teguh Hadapi Kritik, Dalot: Kami Siap Sejak Awal

Sumbawanews.com,- Timnas Portugal tak tergoyahkan meski mendapat tekanan keras pasca hasil imbang 1-1 melawan Kongo dalam laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di...

Ojol Diklaim Diminta Tebusan Rp250 Ribu, Dishub DKI Bantah

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta membantah tudingan bahwa petugas menarik biaya Rp250 ribu dari pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis Agung setelah mengangkut motornya...

KF-21 Boramae Resmi Lulus Sertifikasi, Siap Masuk Layanan TNI AU

Sumbawanews.com,- Sebuah tonggak sejarah pertahanan nasional Korea Selatan tercapai setelah jet tempur KF-21 Boramae resmi mendapat sertifikasi tipe awal dari Administrasi Program Akuisisi Pertahanan...

Berita Utama