Home Blog Page 2720

Ketum Dharma Pertiwi Letakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Holisitic Integrative di Mabes TNI

(Puspen TNI). Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto meletakan batu pertama pembangunan Day Care dan Pendidikian Anak Usia Dini (PAUD) Holistic Integrative Dharma Bakti berlokasi di Delta 5 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).

 

Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi mengatakan bahwa pembangunan Day Care dan PAUD Holisitic Integrative adalah salah satu wujud kepedulian dan pengabdian Dharma Pertiwi kepada bangsa dalam ikut serta bertanggungjawab untuk menyiapkan anak-anak Indonesia yang akan melanjutkan perjuangan bangsa kedepan.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan anak usia enam tahun dalam perkembangan ilmu agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendikbud nomor 137 tahun 2014 tentang standard pendidikan anak usia dini nasional.

 

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, pendidikan anak usia dini begitu penting, mengingat usia 0-6 tahun adalah usia emas. Untuk itu perlu dukungan lingkungan yang kondusif serta sarana dan prasarana bagi perkembangan potensi yang dimiliki anak. Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi salah satu kebijakan pemerintah Indonesia saat ini dan menjadi bagian dari komitmen dunia untuk mendorong seluruh negara untuk lebih banyak menaruh perhatian kepada pendidikan anak usia dini dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

 

Dharma Pertiwi menyadari semakin tingginya harapan pemerintah dan masyarakat Indonesia tentang pendidikan kepada generasi penerus bangsa agar kompetitif, kreatif, dan inovatif di era milenial saat ini, maka kita semua dituntut ikut berevolusi dan mendorong kesanggupannya untuk melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Diharapkan program seperti ini dapat diteruskan demi membantu suksesnya program pemerintah dalam mewujudkan serta mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045 melalui pendidikan yang berkualitas.

 

Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan secara moril, materil dan ikut serta dalam menyukseskan pembangunan Day Care dan PAUD Holistic Integrative. (Bdr)

 

Berita Foto : Kasum TNI Ikuti Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

sumbawanews.com,- Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto didampingi para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus dan Angkatan melaksanakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020). Pelaksanaan upacara tersebut  mengikuti urutan acara yang dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Bersama Warga Koya, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Ketahanan Pangan

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso bersama  masyarakat menggelar ketahanan pangan dalam menghadapi Pandemi Covid-19, bertempat di Kampung Koya Distrik Abepura Kota Jayapura,

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. saat dikonfirmasi di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (01/10/2020) menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Koya Koso tersebut merupakan upaya dalam membantu pemerintah untuk menghadapi Pandemi berkepanjangan yang hingga kini belum juga berakhir.

 

“Selama Pandemi Covid-19 ini terus menghantui negeri ini, jelas berdampak pada semua bidang. Salah satunya ketersediaan pangan yang menipis, untuk itu Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama masyarakat menggelar ketahanan pangan di Kampung Koya,” jelas Mayor Anggun.

 

Sebelumnya, Pos pimpinan Serka Hendri Niko telah menerima permintaan dari salah satu warga Koya Bapak Zainal (41) yang berkeinginan untuk menghidupkan lagi lahan yang sempat tidur beberapa waktu untuk ditanami sayur bayam hijau dan bayam merah. Berbekal kondisi tanah yang subur serta ilmu pertanian yang mumpuni, lahan yang digarap Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama warga terlihat sehat dan subur.

 

“Kami memilih menanam bayam karena usia panennya sangat singkat, selain itu peminat sayuran tersebut sangat banyak di Jayapura khsusnya wilayah Distrik Abepura,” ujar Zainal.

 

Dengan sedikit sentuhan seni, lahan pertanian sayur bayam pun terlihat indah dibalut perpaduan antara warna hijau dan merah. Karena memiliki warna yang unik, di desain sehingga lahan indah untuk dipandang.

 

Diakhir kegiatan, Bapak Zainal juga menyampaikan bahwa hasil panen sayurannya tersebut sebagian akan diberikan kepada masyarakat sekitar untuk membantu sesama dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini. “Kami akan sisihkan sebagian hasil panen untuk masyarakat, karena pada prinsipnya, manusia itu saling membutuhkan satu sama lain,” ucap Zainal.

Pengecoran Jalan TMMD Kodim 1711 di Kampung Kakuna Sudah Mencapai 25 Persen

(Boven Digoel-Papua. Kamis, 1 Oktober 2020). Pengecoran jalan yang merupakan kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, masih terus dikerjakan.

 

Disamping pembangunan jalan sepanjang 460 meter, Satgas TMMD Kodim 1711 juga membangun 10 unit jamban keluarga yang tersebar di Kampung Kakuna bagi warga yang tidak mampu dan belum memiliki jamban.

 

Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel Lettu Inf H. Simanjuntak di sela-sela kegiatan pengecoran jalan, Rabu (30/9/2020) mengatakan bahwa hasil yang sudah dicapai sampai dengan saat ini tidak semata-mata kerja keras anggota satgas saja.

 

Namun demikian, ini semua hasil kerja sama yang baik antara TNI-Rakyat saat pelaksanaan kegiatan fisik pembangunan jalan sepanjang 460 meter maupun 10 unit jamban.

 

“Anggota Satgas TMMD 109 Kodim 1711 bersama warga saling bergotong royong melakukan pengecoran jalan agar pengerjaannya cepat selesai, dan hari ini sudah mencapai 25 persen,” katanya.

 

Menurut Lettu Inf H. Simanjuntak, saat ini anggota Satgas TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel dibantu warga setempat masih terus mengerjakan proses pengecoran jalan. “Kebersamaan dan kekompakan ini akan selalu kami jaga, guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ungkapnya.

 

Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711 juga mengatakan bahwa ditargetkan pembangunan jalan maupun jamban akan rampung di bulan Oktober ini sebelum pelaksanaan penutupan TMMD Reguler ke-109 Tahun 2020.

 

“Kami (Satgas TMMD) juga berkomitmen bahwa untuk pekerjaan jalan maupun jamban akan dikerjakan dengan baik, sehingga hasilnya akan optimal dan dapat dimanfaatkan langsung oleh warga masyarakat di Kampung Kakuna,” pungkasnya. (Bdr).

Warga Intan Jaya Papua Berkeluh Kesah kepada Pemda, TNI dan Polri Terkait Aksi Penembakan KKSB

 

sumbawanews.com,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Intan Jaya menggelar pertemuan terbuka yang dihadiri oleh Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni , Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Sekda Intan Jaya, Dandim 1705/ PN, Kapolres Intan Jaya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Gereja dan Tokoh Perempuan yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Intan Jaya Papua, Selasa (29/9/2020).

 

Pertemuan yang diprakarsai Bupati Intan Jaya tersebut menjadi wadah dialog terbuka dan menyampaikan keluh kesah warga masyarakat kepada Pemda, TNI dan Polri. Bupati Intan Jaya menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi warga masyarakat Intan Jaya untuk menyampaikan saran dan kritik secara langsung kepada pemerintah daerah. “Bapak dan Ibu silahkan menyampaikan saran, kritik dan masukan kepada Pemda, TNI/Polri serta saudara kita yg berseberangan dan bersenjata dari KKSB.  Niat baik Pemda, TNI dan Polri adalah membangun Intan Jaya menjadi lebih baik,” ucapnya.

 

Bupati Intan Jaya menyampaikan pertemuan ini untuk membahas kepentingan anak bangsa karena Pemda sangat prihatin yang sangat mendalam dengan adanya rentetan konflik bersenjata ditengah pandemi Covid 19 ini.

 

“Pasca aksi penembakan tukang ojek dan penyerangan terhadap pesawat sipil oleh KKSB, timbul dampak ketakutan masyarakat yang sangat luar biasa dan membuat masyarakat tidak berani beraktifitas,” ucapnya.

 

Natalis Tabuni mengaku prihatin terhadap adanya konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya karena konflik ini berdampak pada aktivitas perekonomian. “Karena kejadian pembacokan dan penganiayaan terhadap dua tukang ojek, sehingga ojek dan aktivitas masyarakat di Distrik Titigi, Homeyo, dan Wandai lumpuh. Selain itu lain para guru, dokter, dan kontraktor semua ketakutan, sejak Desember 2019 sampai hari ini,” jelasnya.

 

Natalis kemudian mengajak komponen TNI-Polri, pihak gereja, tokoh-tokoh adat, agama, dan seluruh lapisan masyarakat yang ikut pada rapat itu untuk menyampaikan saran, kritik, dan masukan kepada pemda serta TNI-Polri.

 

Pada kesempatan yang sama  itu Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Intan Jaya yang telah memprakarsai digelarnya forum dialog terbuka antara Pemda, TNI/Polri dan tokoh masyarakat serta tokoh agama di wilayah Kabupaten Intan Jaya, yang dalam beberapa hari terakhir sempat memanas.

 

Danrem menyampaikan keprihatinanya dan duka cita yang mendalam atas korban dari kalangan masyarakat & TNI akibat ulah  KKSB di wilayah Intan Jaya.

 

Danrem berharap agar Bupati Intan Jaya dan masyarakat tegas dalam menyikapi aksi dari KKSB. “Prajurit TNI/Polri siap 24 jam dalam menjaga keamanan untuk mendukung pembangunan Papua khususnya Kabupaten Intan Jaya sesuai dengan Nawacita Presiden RI Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari wilayah terluar dan terpencil,” ujarnya.

 

Lebih lanjut  Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan TNI dan Polri datang untuk memberikan solusi. Juga memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat. “Saya Danrem 173 turut bertanggung jawab atas keamanan di Kabupaten Intan Jaya. Jangan ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Bupati, tokoh agama-adat harus tegas karena kejadian-kejadian yang sudah terjadi memberikan dampak negatif terhadap keamanan maupun perekonomian di Kabupaten Intan Jaya,”  katatanya.

 

Ditambahkan pula bahwa dirinya langsung terjun ke lokasi dan berada di tengah masyarakat untuk secara langsung memimpin investigasi kematian pendeta Yeremias dan berjanji untuk mengungkap kebenaran, termasuk rangkaian kejadian sebelumnya yang mengakibatkan jatuh korban warga masyarakat dan TNI. Dia menambahkan, bahwa Bp Laode, tukang ojek korban penembakan KKSB yang sempat dirawat di RS Timika, akhirnya meninggal dunia.

 

Pada sesi dialog, salah satu Guru Honorer  bernama Demina mengkritik Pemda terkait aksi kekerasan bersenjata dan menginginkan adanya evaluasi terbuka. “Saya meminta agar Pemda segera menyelesaikan konflik bersenjata yang terjadi karena ini telah membuat masyarakat tersiksa dan menderita sehingga tidak dapat beraktifitas dan mencari makan”, katanya. Dia berharap agar yang tidak berkepentingan dan mengganggu keamanan masyarakat Intan Jaya agar segera angkat kaki sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal.

 

Sementara itu, seorang warga lainnya bernama Johanes Sani sebagai perwakilan Kepala Desa di Intan Jaya menjelaskan bahwa sejak gerombolan KKSB masuk ke wilayah Intan Jaya banyak masyarakat merasa tidak aman dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. “Saudara-saudara saya dibunuh oleh KKSB, saat ini anak saya masih kecil dan kalau saya menjadi korban KKSB maka siapa yang akan menjaga keluarga saya. Oleh sebab itu kami minta TNI/Polri dan Pemda untuk menjaga keamanan di wilayah ini karena masyarakat sudah sangat menderita sekali,” pungkasnya.

 

Warga lain umumnya mengeluhkan kondisi keamanan yang makin tidak kondusif dan ketakutan akan pandemi Covid 19, juga menyoroti ketidakhadiran Dinas-Dinas kabupaten Intan Jaya dalam melayani masyarakat. Dan atas keluhan masyarakat ini, Bupati berjanji akan memerintahkan seluruh dinas jajarannya untuk aktif kembali melayani nasyarakat.

 

Ditempat terpisah, Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut agar memberikan kepastian dan rasa aman terhadap masyarakat. “Kehadiran Pemda yang dibantu oleh TNI Polri ini menunjukkan hadirnya peran negara dalam melindungi masyarakat”, ujarnya.***

 

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Berhasil Wujudkan Mimpi Neles Kamar Jadi Prajurit TNI AD

Sumbawanews.com,- Neles Kamar, seorang pemuda dari Kampung Skofro Distrik Arso Timur sukses mewujudkan cita-cita nya menjadi seorang Prajurit TNI AD, sekaligus menjadi orang pertama di kampungnya.

Menjadi seorang Prajurit TNI merupakan cita-cita yang banyak didambakan bagi sebagian pemuda di Indonesia. Bukan karena dilihat dari penampilan semata saja, menjadi seorang Prajurit merupakan kebanggaan tersendiri dalam pengabdian   kepada Nusa dan Bangsa.

Hal tersebut juga dialami oleh salah satu pemuda dari ujung negeri di Perbatasan RI-PNG Kampung Skopro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua. Ialah Neles Kamar, pemuda berusia 19 tahun yang sukses mewujudkan cita-cita nya menjadi seorang Prajurit TNI.

Berasal dari kampung perbatasan dan pedalaman yang jauh dari Jayapura, tak menyurutkan semangat salah satu putra daerah Papua tersebut untuk berjuang mewujudkan cita-cita nya menjadi seorang Prajurit TNI. Semangat belajar dan berlatih pun terus ia gelorakan tanpa mengenal lelah sedikitpun.

Setiap hari, dia mendatangi Pos Pitewi dan Pos Skofro Lama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413/Bremoro Kostrad untuk belajar dan berlatih dalam mempersiapkan dirinya mengikuti seleksi.

“Pak Danpos dan abang-abang membantu saya mempersiapkan diri menjalani tes, mulai dari pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembinaan fisik, mental ideologi, tes psikologi maupun tes akademik,” ungkap Neles dengan nada haru.

Pada tanggal 24 September 2020 perjuangan keras yang ia tekuni selama dua bulan, akhirnya terbayar dengan pengumuman kelulusannya menjadi seorang Bintara PK TNI Angkatan Darat. Di saat itu juga, Danpos Pitewi Kapten Inf Rum Patria segera memberikan informasi kelulusan kepada keluarganya. Isak tangis dan haru pun tak bisa dibendung oleh sanak keluarga di Kampung saat mendengar kelulusan Neles.

Dua hari berselang pasca pengumuman kelulusan anaknya, pada tanggal 26 September 2020 Jacob Kamar selaku Ayah Neles yang juga menjabat sebagai Kepala Suku atau Ondoafi Kampung Skofro berbondong-bondong bersama keluarga besarnya mendatangi Pos Kotis Satgas Yonif MR 413 Kostrad di Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura untuk mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada Satgas Yonif MR 413/Bremoro Kostrad yang telah melatih dan membina putranya sehingga berhasil lulus menjadi seorang Prajurit TNI.

Tangisan penuh haru pun pecah takala sang ayah dan ibu beserta keluarga besarnya dipertemukan dengan anaknya melalui layar video call. Bahkan Jacob sempat tidak bisa berkata sepatah kata pun saat pertama kali melihat putranya yang telah mengenakan seragam loreng TNI dalam video call tersebut. Ia hanya dapat menahan luapan tangis bahagia dan bangga saja diselingi sesekali mengusap air mata yang jatuh.

Tidak hanya ayah dan ibunya saja yang terharu melihat Neles saat ini sudah menjadi bagian dari Angkatan Darat, sanak saudara seperti kakak kandung, paman, bibi serta sepupu Neles pun tak kuasa menahan jatuhnya air mata kebahagiaan.

Di akhir pembicaraannya melalui video call, Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. juga memberikan semangat dan motivasi kepada Neles dalam menjalani pendidikan militer.  “Kamu sekarang sudah menjadi Prajurit TNI, jadi tinggalkan masa-masa indahmu dulu sebagai warga sipil, tetap semangat dalam menjalankan pendidikan dan selalu ingat perjuangan orang tuamu yang selalu tulus berdoa untuk kesuksesanmu,” katanya.

Dansatgas juga berpesan agar Neles berlatih dengan penuh semangat agar kelak bisa menjadi prajurit Kostrad. “Kamu harus berlatih keras agar bisa mengenakan baret seperti ini, saya tunggu kamu di Kesatuan Kostrad, tetap semangat,” tutur orang nomor satu di Satgas dalam mengakhiri percakapannya dengan Neles.

Anggota TNI Kodim 1711 Bantu Mengajar Siswa-Siswi SD di Kampung Kakuna

(Boven Digoel-Papua).  Anggota TNI dari Komando Distrik Militer 1711/Boven Digoel (Kodim 1711/BVD) yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler Ke-109 Tahun 2020, terpanggil untuk membantu meningkatkan ilmu pengetahuan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di wilayah perbatasan.

 

Seperti yang dilakukan oleh Serda Okto Wambon anggota Kodim 1711/BVD, disela-sela kegiatan fisik program TMMD Reguler ke-109, ikut membantu mengajar memberikan ilmu pengetahuan kepada anak siswa-siswi di SD YPPK Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kab. Boven Digoel, Papua, Rabu (30/9/2020).

 

Dengan penuh keceriaan, siswa-siswi SD YPPK menerima materi yang diberikan oleh Serda Okto Wambon mengenai pengenalan makna bendera Merah Putih dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menghafalkan Pancasila.

 

Serda Okto Wambon menyampaikan bahwa bendera Merah Putih adalah Lambang Negara Republik Indonesia. Warna merah putih memiliki filosifi umum yang diartikan, makna warna merah mengandung arti lambang dari keberanian, sedangkan warna putih merupakan tanda kesucian.

 

Serda Okto Wambon juga menghimbau kepada siswa-siswi untuk belajar dengan giat pada saat di sekolah dan berada di rumah masing-masing, guna mewujudkan generasi muda Boven Digoel maju dan berdaya saing.

 

Kepala Sekolah SD YPPK ibu Maria Raweng mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak TNI yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan materi pelajaran kepada siswa-siswinya. “Semoga murid-murid di sekolah kami semakin bersemangat dan termotivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” ucapnya.

 

“Untuk kedepannya kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan guna menunjang pengetahuan dan meningkatkan SDM anak-anak Kampung Kakuna,” pungkasnya. (Bdr)

Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Laksanakan Kerja Bakti Di Gereja

(Merauke).  Untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dan membangun kebersamaan dengan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa melaksanakan kerja bakti pengecatan dinding dan bangku Gereja di Kampung Rawa Biru.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (30/9/2020).

 

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan gotong royong dilaksanakan enam orang personel Satgas Pos Rawa Biru dipimpin Serda Pebrianto Siburian bersama-sama dengan warga jemaat Gereja Santo Yohanes Rasul, Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.  Pengecatan dinding bagian luar dan bagian dalam serta bangku-bangku yang ada di dalam Gereja dilaksanakan dengan bergotong royong.

 

Dansatgas juga menyampaikan bahwa Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW selalu hadir dan bersama-sama dengan warga dalam setiap kegiatan untuk memelihara tali silaturahmi tetap terjalin dengan baik.  “Bekerja tulus dan ikhlas dalam membantu warga perbatasan adalah komitmen seluruh Prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa,” tegasnya.

 

“Dilandasi kesadaran berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, kami yakin pengabdian sekecil apapun tidak akan pernah sia-sia,” sambungnya.

 

“Melaui kegiatan ini kami berpesan, baik kepada anggota Satgas maupun warga, agar jangan pernah lelah melakukan kebaikan, apalagi untuk rumah ibadah. Karena rumah ibadah merupakan tempat orang berkumpul untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Dansatgas.

 

Sementara itu, Thomas Sanggra (52 th) warga jemaat Gereja Santo Yohanes Rasul sekaligus sebagai Kepala Kampung Rawa Biru menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas atas partisipasinya membantu warga dalam kegiatan tersebut.

 

“Kehadiran Satgas dalam membantu pengecatan membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai. Warga pun lebih semangat melaksanakan gotong royong. Doa kami, kiranya Tuhan senantiasa memberkati bapak Satgas dalam pengabdiannya,” ucapnya. (Bdr)

 

Korem 162/WB Dukung Penuh Lomba Kampanye Sehat Untuk Pilkada Damai

Mataram – Inovasi berupa Lomba Kampanye Sehat yang diluncurkan oleh Polda NTB mendapat apresiasi dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Terobosan Kapolda NTB itu dinilai menjadi yang pertama di Indonesia. Lomba Kampanye Sehat ini, memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam penyelenggaraan kampanye oleh Paslon Bupati dan Wakil Bupati maupun Walikota dan Wakil Walikota.

“Polda NTB tidak berhenti untuk terus melakukan inovasi dan Alhamdulillah kampanye sehat ini merupakan satu terobosan yang saya kira yang pertama di Indonesia, dan mudah-mudahan akan mendapat apresiasi juga,” ungkap Gubernur dalam sambutannya saat meresmikan Lomba Kampanye Sehat di Lapangan Tenis Mapolda NTB, Rabu (30/9/2020).

Dalam rangka mewujudkan kampanye sehat, pada kesempatan tersebut, Gubernur berharap kepada jajaran Polda NTB untuk mengusut tuntas akun-akun media sosial yang tidak bertanggung jawab yang kerap kali meresahkan masyarakat. “Karena khawatirnya itu bukan akun dari paslon tertentu, tetapi malah akun dari konsultan sosial media yang dengan akun mesin sosial medianya itu bisa mengaduk emosi masyarakat kita,” ungkapnya.

Dengan adanya kampanye sehat kata Gubernur, tidak hanya menyehatkan fisik saja akan tetapi juga menyehatkan rohani dan spiritual.

“Terimakasih pak Kapolda dan pak Kasrem, aktivis-aktivis yang jadi pimpinan KPUD dan Bawaslu. Mudah-mudahan dengan seringnya kita bersama akan menghadirkan kondusivitas bagi masyarakat NTB,” tutup Gubernur mengakhiri sambutannya.

IMG-20200930-WA0016

Sementara itu, Kasrem 162/WB Kolonel Armed I Made Kariawan yang mewakili Danrem 162/WB, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inovasi kampanye sehat tersebut. “Kami di Korem 162/WB mendukung apa yang sudah diprogramkan, apa yang sudah direncanakan dan yang sudah diinisiasikan oleh Kapolda,” ungkap Kasrem saat memberi sambutan.

Apa yang telah diinisiasi oleh Kapolda NTB ini dinilai sebagai suatu program yang sangat baik, terlebih dalam menghadapi dan mencegah penyebaran Covid-19 pada ajang kampanye nanti. “Mudah-mudahan ini akan menjadi contoh dan tauladan bagi daerah lainnya,” ujarnya

Tidak hanya Gubernur NTB dan Korem 162/WB, Polda juga mendapat apresiasi dari KPU Provinsi NTB dan Bawaslu Provinsi NTB atas terobosannya itu. “Saya dan teman-teman di Bawaslu sebetulnya merasa iri dengan bapak Kapolda, selalu punya cara untuk berinovasi, untuk bagaimana kemudian memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat NTB,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi NTB, M. Khuwailid

Tidak hanya itu, Khuwailid juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Paslon Kepala Daerah di tujuh Kabupaten/Kota di NTB yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 atas komitmen menjalankan kampanye dengan memprioritaskan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolda NTB Irjen Pol. M Iqbal mengemukakan bahwa telah menjadi tugas TNI dan Polri dalam melakukan berbagai upaya yang optimal bersama pemerintah daerah dalam memelihara keamanan dan ketertiban Pilkada serentak.

IMG-20200930-WA0013

Kapolda menerangkan bahwa kampanye sehat merupakan salah satu upaya bersama untuk menekan angka penularan virus Corona di NTB.

“Pilkada saat ini bukan Pilkada biasa, namun ini adalah Pilkada yang istimewa. Oleh karena itu perlu dilakukan juga langkah-langkah yang istimewa juga, pada 13 hari yang lalu di halaman ini juga melakukan deklarasi dan komitmen bersama bahwa siap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Wujudkan Kemanunggalan dengan Rakyat, Kodim Loteng gelar Pembinaan Mitra Karib

Lombok Tengah – Dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan teritorial khususnya temu cepat lapor cepat maka tiap Babinsa wajib untuk membina mitra karib di wilayahnya masing-masing guna mendukung tugas pokok dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat sebagai Mitra Karib, begitu juga aparat kewilayahan setempat secara rutin mendatangi dan berkomunikasi.

Seperti halnya hari ini (Rabu.red) tanggal 30 September 2020, Kodim 1620/Loteng menggelar Kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Teriwulan III TA. 2020 dengan Tema “Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat dan Lapor cepat bagi Apkowil melalui Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial”.

IMG-20200930-WA0020

Kepala Staf Kodim 1620/Loteng Mayor Inf Dian Aksmiyandita mengatakan dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan teritorial khususnya temu cepat lapor cepat maka tiap Babinsa wajib untuk membina mitra karib di wilayahnya masing-masing.

“Ya kegiatan hari ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung Tugas Pokok dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” terang Mayor Infanteri Dian.

Komunikasi sosial menurut Kasdim adalah salah satu cara yang efektif dimana bisa menyampaikan semua permasalahan yang ada di Desa dan masyarakat menyampaikan aspirasi dengan tenang sehingga permasalahan yang ada diwilayah dapat teratasi dengan mudah, lancar dan aman.

“Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya, dan aparat kewilayahan, maka Babinsa secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan Mitra karib,” jelasnya.

IMG-20200930-WA0019

Kasdim juga menegaskan dalam pelaksanaan tugas pembinaan di wilayah masing masing, Babinsa perlu pembinaan terhadap mitra karib sehingga terbentuk keeratan, keakraban, persaudaraan sehingga tercipta hubungan yang harmonis di wilayahnya, dengan harapan setiap ada kejadian yang ada di wilayah seperti saat banjir datang, kebakaran langsung cepat diatasi yaitu lapor cepat.

“Itulah bentuk kerjasama yang sinergi dan solid antara Babinsa dan mitra karib saat pelaksanaan kegiatan sehari-hari dalam rangka tugas rutin untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dari Babinsa tersebut dan akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkini

Polres Sumbawa Bersama Polda NTB Uji Petik Program Desa Bebas Narkoba di Labuan Badas

Sumbawa Besar, sumbawanews.com - Dalam upaya masif memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa, Tim Penilai Desa Bebas Narkoba dari Direktorat Resnarkoba Polda...

Prabowo Dorong Pemberdayaan Atlet Disabilitas dan Akademi Olahraga Nasional

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara, termasuk atlet disabilitas, dalam pertemuan tertutup bersama Menteri Pemuda dan Olahraga...

Israel Serukan Lebanon Dihancurkan Usai Empat Tentara Tewas

Sumbawanews.com,- Tel Aviv — Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengeluarkan pernyataan ekstrem pasca-kematian empat tentara Israel dalam serangan...

Pencuri Emas di Menteng Ditusuk Tujuh Kali

Sumbawanews.com,- Polisi menangkap seorang pria berinisial U alias T terkait kasus perampokan berdarah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dalam insiden yang terjadi pada Selasa,...

Berita Utama