Home Blog Page 2711

Semua Sasaran Fisik TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Diyakini Selesai Sesuai Target

Sumbawa – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 hari ini kembali kejar target pengerjaan di lapangan agar semua sektor sasaran fisik di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa segera selesai tepat pada waktu. Jumat (16/10).

TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa dilaksanakan selama satu bulan mulai dari tanggal 22 September hingga 21 Oktober 2020 mendatang. Sebanyak 150 personel dilibatkan terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, Mahasiswa dan masyarakat yang bekerja secara gotong-royong.

IMG-20201016-WA0072

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa mengatakan, semua pekerjaan di lapangan rata-rata telah mencapai di angka 78 %. Pihaknya memaksimalkan semua pekerjaan agar dapat selesai sebelum kegiatan TMMD ditutup pada 21 Oktober 2020 nanti.

“TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa nanti pada tanggal 21 Oktober 2020 akan selesai dan ditutup, jadi sebelum itu tentu sudah harus selesai. Kami berharap bisa secepatnya menyelesaikan semuanya,” kata Dansatgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han).

Dansatgas menjelaskan, terdapat lima sasaran fisik yang segera diselesaikan tepat waktu yaitu pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter yang menghubungkan desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas Kecamatan Empang, Pembuatan Jembatan yang berlokasi di desa Jotang.

Kemudian pembuatan Musholla Abu Bakar yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu bertempat di dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter berlokasi di desa Jotang yang mengairi sawah seluas 45 hektar dan Rehab rumah RTLH sebanyak 9 unit. Hal tersebut sangat membutuhkan kerja keras dan semangat gotong royong agar selesai tepat waktu.

“Perkembangan di lapangan secara umum telah mencapai hasil 78 %, dengan semangat gotong royong dan kerjasama TNI bersama masyarakat, diharapkan lima sasaran fisik pembagunan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dapat terselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkap Dansatgas.

Jaga Kelestarian Alam TNI Prakarsai Penanaman Mangrove di Pantai Niu Kota Bima

Kota Bima – Dalam rangka peringati HUT TNI ke 75 tahun 2020. Kodim 1608/ Bima memprakarsai penanaman Pohon Mangrove bersama Anggota Polres, Jajaran Pemerintah Daerah Persit Kodim 1608/ Bima, Sat Pol PP Kota Bima, BEM STKIP Bima, KPH Kota dan Kabupaten Bima, Komunitas Jao Bima dan Warga Nii.

Kegiatan yang Dipimpin langsung Dandim 1608/ Bima Diwakili Plh. Kasdim Mayor Inf. Syaharudin yang Didampingi Pasi Terdim Mayor Inf. Nasirudin, Jumat pagi (16/10/2020).

IMG-20201016-WA0064

Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal menyampaikan, bahwa penanaman mangrove ini sangatlah penting dilakukan untuk menahan abrasi yang menyebabkan rusaknya tempat sekitar pinggir pantai bahkan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Dandim menambahkan, penanaman pohon mangrove akan berdampak positif bagi baik bagi alam sekitar termasuk masyarakat yang bermukim di pesisir. Karena manfaat dari hutan mangrove adalah melindungi pantai dari abrasi, juga sebagai tempat kelangsungan hidup serta berlindung bagi organisme laut maupun darat dan dapat berkembang biar serta terjaganya ekosistem alam sekitar.

Dandim menjelaskan, bahwa kegiatan penanaman mangrove pagi ini sebagai wujud kepedulian TNI Kodim 1608/ Bima dalam rangka melindungi dan memelihara Lingkungan Hidup. kegiatan tersebut juga dalam rangka HUT TNI ke 75, bahwa Prajurit TNI selalu ada dan bersama masyarakat, TNI kuat bersama RAKYAT, pungkas Dandim.

Danrem 174 Merauke : Radikalisme Dapat Mengancam Integritas Bangsa

(Merauke). Seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi di era globalisasi saat ini, bahaya radikalisme dapat mengancam integritas bangsa, menimbulkan ketidakstabilan dan merusak kerukunan antar umat beragama serta tatanan kehidupan sosial.

 

Demikian sambutan Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko yang dibacakan oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 174 Letkol Inf Gania Hardi saat membuka Pembekalan Kontra Radikal di Satuan Jajaran Korem 174/ATW, bertempat di Aula L.B. Moerdani Makorem 174 Merauke, Jumat (16/10/2020).

 

Menurut Danrem, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pendekatan multidimensi untuk memecahkan akar masalah dengan melibatkan berbagai elemen, instansi dan tokoh masyarakat.

 

Danrem 174 Brigjen TNI Bangun Nawoko  menegaskan bahwa sebagai prajurit selaku pembina di kewilayahan harus mampu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua komponen masyarakat.

 

“Mampu membendung pengaruh dan tindakan anarkis serta aksi-aksi terorisme dalam upaya kontra radikalisasi, sehingga diharapkan di tubuh TNI khususnya personel TNI AD dan keluarganya tidak terpapar paham radikalisme,” jelasnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, 150 Prajurit jajaran Korem 174 Merauke juga menerima pembekalan tentang kontra radikal dari Ketua Tim Sintel TNI AD Kolonel Arh. R. Edi Setiawan sebagai narasumber, dengan tetap mematuhi protokol covid-19.(Bdr)

Metode Hitung Batu, Cara Efektif Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajarkan Siswa Papua Berhitung

sumbawanews.com,- Berbagai cara dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad dalam upaya membantu pemerintah mencerdaskan tunas bangsa di perbatasan Papua, salah satunya dengan mengajarkan metode berhitung menggunakan batu.

 

Hal tersebut dikemukakan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Jumat (16/10/2020).

 

Mayor Inf Anggun mengatakan bahwa inilah Pos Yetti, salah satu dari tujuh belas Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang memiliki gagasan memberi bantuan tenaga pendidik di SD Mahanaim Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, mengajarkan siswa berhitung dengan metode hitung batu. “Keterbatasan sarana prasarana belajar bukan menjadi penghalang siswa Papua untuk belajar, jika di Kota mereka menggunakan kalkulator untuk berhitung, kami punya batu sebagai alat bantu dalam berhitung juga,” ujarnya.

 

Sementara itu, Lettu Inf Bagus menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Yetti tersebut mendapatkan respon positif baik dari guru maupun siswa SD Mahanaim. “Beberapa guru mengapresiasi cara kami memberikan materi ini, karena hal tersebut dianggap baru di kalangan sekolah mereka. Belum lagi ditambah rasa antusias siswa SD Mahanaim yang sangat berambisi bisa melakukannya. Hal tersebut membuat kami semakin bersemangat dalam memberikan materi ini kepada mereka,” ucapnya.

 

Dalam pelaksanaannya Lettu Bagus menunjuk Pratu Dollar, sebagai perbantuan tenaga pendidik di Sekolah tersebut. Merasa diberikan kepercayaan oleh Komandan Pos, Dollar pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut sebagai sarana mengabdikan dirinya kepada masyarakat dalam wujud menjadi tenaga pendidik.

SALAM akan Bangun Underpass di Mataram

Mataram – Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM), menghadiri diskusi Kebijakan Publik sebagai Narasumber Utama yang diadakan Team Satgas Pengawalan Pemilihan Walikota Mataram Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) kota Mataram di Pantai Batas Senja, Kota Mataram, Jumat, 16 Oktober 2020.

SALAM menghadiri undangan mahasiwa dalam acara diskusi bareng membedah visi-misi SALAM sekaligus menyerap setiap masukan maupun aspirasi mahasiswa terkait masalah-masalah yang ada di Kota Mataram.

Awal diskusi, Hj Selly mengatakan Mataram saat ini masih diselimuti masalah-masalah sosial, sehingga dia bertekad maju untuk membenahi semua masalah tersebut.

“Hari ini Mataram masih diselimuti beberapa masalah kehidupan, seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, karena semakin banyak yang pindah di Mataram. Jumlah kemiskinan 43 ribu lebih. Pengangguran jumlahnya 15.400. Tingkat pendapatan ada gap, 20 persen yang berpenghasilan Rp3 juta ke atas. 40 persen berpenghasilan Rp1 – Rp3 juta,” katanya.

Selly juga mengungkapkan sebanyak 39,45 persen ketersediaan infrastruktur perumahan berstatus kontrak. Padahal luas Mataram hanya 61 km persegi.

“Berdasarkan itu kami mengambil visi peradaban baru Kota Mataram yang berkah, cemerlang, berbasis gotong royong,” ujarnya.

SALAM berjanji akan menuntaskan masalah-masalah di Kota Mataram dengan bergotong royong dan bersinergi dengan sejumlah pihak.

Interaksi berjalan lancar dalam diskusi tersebut. Mahasiswa memberikan banyak masukan sekaligus pertanyaan soal strategi SALAM dalam mewujudkan Mataram yang berkah dan cemerlang.

Jika SALAM menjadi Walikota Mataram juga akan membenahi lokasi Pasar Burung di Cakra untuk dijadikan lokasi UMKM.

Untuk mengatasi banjir dan kemiskinan, SALAM juga memiliki program Mataram tanpa rumah kumuh. Nantinya, Mataram akan bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk merenovasi rumah kumuh warga.

“Program tidak ada rumah kumuh. Caranya sinergitas dengan provinsi dan pusat. Jangan hanya APBD dipakai buat tembolak, palingan itu untuk selfie,” ujarnya.

*Membangun Underpass*

Untuk mengatasi kemacetan di Kota Mataram, SALAM juga berencana akan membangun jalan bawah tanah atau underpass.

Underpass nantinya akan dibangun di daerah-daerah yang menjadi titik macet. Selain itu underpass juga untuk menunjang MotoGP 2021.

“Underpast jalan bawah tanah. Program SALAM. Kami pingin buat juga di Tanah Aji (kawasan dekat Epicentrum Mall),” katanya.

Sementara Calon Wakil Walikota Mataram, TGH Abdul Manan mengatakan 9 langkah SALAM untuk menjadikan Kota Mataram tertuang dalam visi-misi. Mulai dari kesejahteraan masyarakat, kesehatan hingga pendidikan.

“Kita lihat soal pendidikan di Mataram banyak yang hanya tamat SMA. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama sekarang ini,” ungkapnya.

TGH Manan juga menjelaskan soal program Mataram Mengaji. Soal religiusitas tersebut dinilai dapat menjadi penangkal segala bentuk perilaku menyimpang di tengah masyarakat.

Ketua KAMMI Kota Mataram, Arif Rahman, mengatakan tujuan digelar bedah visi tersebut sebagai sebuah ikhtiar mahasiswa yang menjadi Tim Pengawal Pilwalkot.

“Bedah Visi & Misi Calon Walikota & Wakil Walikota Mataram 2020 adalah salah satu langkah taktis/kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pengawal Pilwalkot dalam rangka memberikan ruang kepada kandidat calon untuk memaparkan Visi & Misi di hadapan publik khususnya di kalangan pemuda,” ujarnya.

“Kegiatan ini berisi pemaparan Visi & Misi dengan memberikan pandangan terkait pembangunan Kota Mataram yang lebih baik mengenai ekonomi, pendidikan dan budaya masyarakat Kota Mataram,” jelasnya.

Satgas TMMD Ke-109 Gelar Lomba Mewarnai Gambar Burung Garuda Tingkat SD

(Boven Digoel-Papua). Untuk lebih memperkenalkan lambang negara Indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak sekolah dasar sekaligus menggali kemampuan generasi muda Kampung Kakuna, Satgas TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel menggelar lomba mewarnai gambar Burung Garuda Tingkat Sekolah Dasar (SD).

 

Lomba mewarnai gambar lambang negara Burung Garuda Pancasila diikuti oleh siswa dan siswi SD YPPK Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (15/10/2020).

 

Dalam lomba tersebut, anggota Satgas TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel terdiri dari Sertu Erik Nugraheni selaku Koordinator Lomba dibantu Serda Okto Wambon dan Serda Matius mengatur jalannya perlombaan supaya tertib dan lancar selama kegiatan berlangsung.

 

Salah satu tujuan digelarnya lomba mewarnai ini adalah untuk mengetahui bakat serta potensi anak-anak Kampung Kakuna dalam hal seni.  Yang terpenting dari kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi dapat memahami makna dari lambang negara.

 

Selain itu, dengan diadakannya lomba mewarnai ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak-anak dan disiplin sejak dini serta menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia. (Bdr).

Cegah Konflik Sosial Masyarakat, Korem 174 Merauke Gelar Pembinaan Komunikasi Dengan Komponen Masyarakat

(Merauke).  Guna meningkatkan peran serta seluruh masyarakat dalam mencegah konflik sosial, Korem 174/ATW Merauke menggelar Pembinaan Komunikasi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT), bertempat di Aula L.B. Moerdani Makorem 174 Merauke, Kamis (15/10/2020).

 

Kegiatan yang bertemakan “Peran Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial”, diikuti oleh perwakilan elemen masyarakat jajaran Korem 174/ATW Merauke, dan dihadiri pula oleh Kasiter Korem Letkol Inf Ganiahardi dan Kasipers Korem Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E., M.M.

 

Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ketua Tim Kolonel Arh R. Edi Setiawan mengatakan antara lain bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki keaneka ragaman suku, agama, ras dan budaya. Semua itu merupakan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia dan dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat.

 

Sementara itu, Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa Korem 174 Merauke sebagai Komando Pelaksana Operasi dan Komando Kewilayahan yang terletàk di ujung paling Timur Indonesia berharap agar seluruh peserta memahami makna kegiatan ini.

 

Danrem mengatakan bahwa ada filosofi kehidupan militer yang dapat diterapkan dalam kehidupan apapun yaitu tidak ada tugas-tugas militer yang bisa dikerjakan seorang diri, sehingga perlu menjalin kerja sama, koordinasi dan kesepahaman serta komunikasi, sama halnya tugas untuk menjaga keamanan dan mensejahterakan masyarakat.

 

“Untuk itu, semua insan  yang tinggal di Merauke wajib menjalin kerja sama dengan siapapun guna menjaga kestabilan keamanan di Tanah Papua khususnya di Merauke, sehingga terwujud kesejahteran, Papua damai, maju dalam bingkai NKRI,” pungkasnya.

 

Selama kegiatan berlangsung para peserta yang terdiri dari komponen masyarakat wilayah Korem 174 Merauke sangat antusias mengikuti materi yang dibawakan oleh narasumber yaitu Bapak Thimon Febby, S.H., M.H. (Dosen Musamus Merauke).(Bdr)

Tim Wasev Mabesad Kunjungi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa

Sumbawa – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa mendapat peninjauan dari Tim Pengawas Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-109 TA. 2020 Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA beserta rombongan. Kamis (15/10).

Turut mendampingi Tim Wasev Mabesad antara lain Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han)., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.Ik., Kasdim 1607/Sumbawa, Danramil 1607-02/Empang, Kapolsek Empang, Kadis PRKP, Kadis Pertanian, Kadis Bappeda Kabupaten Sumbawa, Camat Empang, Kades Jotang serta Kades Jotang Beru.

Ketua Tim (Katim) Wasev TMMD, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA saat melaksanakan tatap muka dengan Forkopimcam dan masyarakat menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan TMMD Ke-109 TA. 2020 Kodim 1607/Sumbawa dengan harapan pengerjaan sasaran dapat selesai tepat waktu, selain itu untuk menyerap masukan saran dari berbagai pihak guna peningkatan TMMD kedepannya.

Katim Wasev TMMD juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Melalui Program TMMD, TNI siap membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, guna terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tuturnya.

Rangkaian kunjungan Tim Wasev tersebut diawali dengan paparan Dansatgas TMMD 109. Saat memaparkan progres TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa pada Tim Wasev, Dandim 1607/Sumbawa selaku Dansatgas TMMD 109 menyampaikan pencapaian pengerjaan kegiatan TMMD ke-109 TA.2020 dengan 5 sasaran fisik dan 8 sasaran non fisik mencapai 75 %, dan akan selesai dalam beberapa hari kedepan sesuai dengan waktu yang di tentukan.

Seusai pelaksanaan paparan Dansatgas, Rombongan Tim Wasev melakukan kegiatan Bhakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid -19 di desa Jotang Beru.

Selanjutnya Tim Wasev beserta rombongan meninjau secara langsung ke sektor sasaran fisik antara lain perehapan RTLH, pembangunan Mushola, pembuatan irigasi serta pembuatan jembatan dan jalan usaha tani (JUT).

Selama melakukan peninjauan langsung ke sektor sasaran fisik, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA meminta kepada masyarakat nantinya untuk merawat dan menjaga hasil pelaksanaan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa.

Pangdam IX/Udayana Tutup Dan Apresiasi Latihan Posko I Korem 162/WB “Gelombang Sakti 20”

Mataram – Latihan Posko I Korem 162/WB “Gelombang Sakti 20” yang berlangsung selama tiga hari sejak hari selasa tanggal 13 yang telah dibuka secara resmi oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dan ditutup Kamis 15 Oktober 2020 diawali dengan kegiatan kaji ulang dan evaluasi oleh penyelenggara latihan serta mendengarkan saran masukan dari peserta pelaku di aula Sudirman Makorem 162/WB, Kamis (15/10/20).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, dalam amanat penutupan Latihan Posko I Korem 162/WB yang dibacakan oleh Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes, seperti yang telah disampaikan saat pembukaan bahwa latihan posko I ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem 162/WB dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup keterpaduan, kerjasama, koordinasi saat pengambilan keputusan, taktik dan tehnik olah yudha serta pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan guna membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTB.

“Sesuai tema yang diusung latihan Posko I kali ini “Korem 162/WB Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Dalam rangka membantu penanggulangan terjadinya bencana alam sesuai tipologi wilayah,” ungkap Pangdam.

IMG-20201015-WA0049

Menurut Pangdam, latihan ini sangat tepat jika dihadapkan dengan pengalaman saat terjadi gempa bumi beberapa tahun yang lalu di wilayah NTB, dengan adanya latihan posko I ini masing-masing staf sudah memahami tugas dan tanggungjawabnya, kita tidak berharap adanya bencana namun manakala bencana alam gempa bumi dan tsunami terjadi dapat dengan cepat dalam mengambil upaya tindakan guna meminimalisir timbulnya korban, harap Pangdam.

Dengan demikian latihan ini sebagai bagian mitigasi untuk melatih memelihara kemampuan personil dan menyiapkan satuan jajaran Korem 162/WB untuk membantu Pemda dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan stunami, Pungkas Pangdam.

Latihan yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini, para pelaku telah berlatih dengan penuh kesugguhan dan menunjukkan dedikasi loyalitas yang tinggi sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan tujuan latihan dapat tercapai sesuai yang diharapkan, namun jangan cepat berpuas diri, karena bagaimanapun kadang kenyataan dilapangan selalu dihadapkan dengan dinamika yang tinggi, dengan karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam penangganan setiap permasalahan, jelas Pangdam.

IMG-20201015-WA0048

Oleh sebab itu, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada Komandan Latihan dan Penyelenggara dan seluruh peserta latihan beberapa kekurangan yang terjadi saat latihan hendaknya dijadikan evaluasi dan kajian sehingga kedepan pelaksanaan latihan posko I dapat berjalan lebih baik lagi, serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya latihan ini, tutup Pangdam.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, sebelum acara penutupan menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada penyelenggara latihan baik Kodam IX/Udayana maupun Rindam IX/Udayana yang telah memberikan kepercayaan kepada korem 162/WB dan jajaran untuk melaksanakan latihan posko I ini.

Dan permohonan maaf, kami menyadari masih banyak kekurangan dalam mendukung kegiatan latihan posko I Korem 162/WB, namun kami bertekad secara bersama-sama untuk terus belajar dan berlatih dalam meningkatkan kemampuan dalam mendukung tercapainya setiap tugas yang dihadapi dengan maksimal, papar Danrem.

IMG-20201015-WA0047

Serta apresiasi kepada seluruh Perwira Staf dan anggota yang telah mengikuti latihan, agar apa yang telah diterima dapat menjadi tambahan bekal pengetahuan bermaanfaat serta pedoman manakala dibutuhkan untuk dapat lebih baik lagi, Harap Danrem.

Kegiatan latihan hari ketiga sebelum ditutup melaksanakan TFG (Tactical Floor Game) diikuti oleh seluruh pelaku diantaranya Danrem 162/WB beserta Staf Korem 162/WB dan jajaran juga melibatkan Perwakilan unsur Polri dari Polda NTB, Basarnas, BMKG, BPBD, Dinas Sosial Prov NTB., Club motor terabas NTB, PKPPI, PPM, Wira Bhakti Air shotgun, Club IOf (Offroad NTB), Pemuda Pancasila.

Hadir mengikuti kegiatan kaji ulang, evaluasi dan penutupan latihan posko I Korem 162/WB, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Hendrikus, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Danridam IX/Udayana Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes. Paban II/Puanter Sterad Kolonel Inf Erwansyah, para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Kasrem 162/WB, Asintel Kasdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi Korem 162/WB, Dan Dandeninteldam IX/Udayana, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB.

Pelaku Pembunuhan Babinsa Pekojan Dituntut 10 Tahun Penjara

sumbawanews.com,- Terdakwa pelaku Kasus pembunuhan terhadap Sersan ASP Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB dituntut 10 tahun penjara. Sidang ini dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. didampingi Mayor Chk Koswara, S.H., dan Mayor Chk Samsul Hadi, S.H., bertempat di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, Kamis (15/10/2020).

Pemberitaan sebelumnya bahwa pelaku Letnan RW dalam kasus ini didakwa dengan pasal berlapis yaitu pasal pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain, pengrusakan fasilitas umum dan Undang-Undang Nomor 12 darurat tahun 1951 tentang senjata api.

Tuntutan hukum kepada terdakwa yang dibacakan oleh Kepala Oditur Militer Kolonel Sus Faryatno Situmorang, S.H., M.H., M.Si. didampingi Kapten Chk Masripin, S.H. pada kasus tersebut terdakwa dituntut dengan hukuman 10 tahun penjara dan hukuman tambahan pemberhentian dari dinas TNI AL.

Kepala Oditur Militer memaparkan dari rangkaian fakta-fakta, terdakwa telah memenuhi unsur-unsur pidana dari tiga pasal yang disangkakan sekaligus, yakni pasal pembunuhan, perusakan di tempat umum, dan penyalahgunaan senjata api. Disamping itu, terdakwa juga telah mengakui segala perbuatannya.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya Mayor Laut (KH) Andi Masriadi, S.H. didampingi Letda Mar Dolly Pristiyawan, S.H., M.H., langsung membacakan nota pembelaan dan permohanan keringanan hukuman dengan pertimbangan; terdakwa sangat menyesali perbuatannya, minta diberikan waktu atau kesempatan untuk memperbaiki diri karena masih muda, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya serta memohon agar tetap diberi kesempatan tetap bisa berdinas di TNI AL yang merupakan kebanggaannya. (Ahm)

Berita Terkini

Hasto Pendaki Gunung Kerinci, Megawati Beri Pesan Peluit

Sumbawanews.com,- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendaki puncak Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera, bersama sejumlah kader partai dalam rangka memperingati Bulan Bung...

Truk Terguling di Tol Jagorawi, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Sumbawanews.com,- Sebuah truk boks terguling di ruas Tol Jagorawi, tepatnya di titik perpisahan Cawang, pada Sabtu (20/6/2026) pukul 07.07 WIB. Kecelakaan itu menyebabkan badan...

Lautan Gelap: Kapal Hantu Mengeruk Triliunan di Balik Kegelapan

Sumbawanews.com,- Meski teknologi satelit kini mampu memantau hampir seluruh permukaan Bumi, ribuan kapal di lautan dunia tetap mampu menghilang tanpa jejak—menghindari pengawasan, merajalela di...

Remaja 16 Tahun Tewas Dibacok Usai Tantangan Medsos

Sumbawanews.com,- Seorang remaja berusia 16 tahun tewas tak tertolong usai menjadi korban pembacokan dalam sebuah duel yang diatur lewat media sosial. Kejadian tragis itu...

Berita Utama