(Merauke). Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB bersama warga bergotong-royong membantu pembangunan rumah layak huni di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (23/1/2021).
Diungkapkan Dansatgas, sasaran kegiatan gotong-royong kali ini adalah membantu pembangunan rumah layak huni milik bapak Kornelis Baywalter (52 th). “Lima orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Eliezer Theopilus Tarigan bahu-membahu bersama warga membantu pembangunan rumah tersebut,” ujarnya.
Selain menjaga wilayah perbatasan RI-PNG tetap kondusif, Satgas Yonif 125/SMB yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW juga gencar melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan teritorial di berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
“Satgas selalu siap untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat dengan terjun langsung, melalui kegiatan seperti ini juga diharapkan bisa meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan antara Satgas dengan warga perbatasan,” kata Dansatgas.
Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menuturkan bahwa pembangunan rumah layak huni ini merupakan bantuan dari pemerintah untuk warga yang kurang mampu.
“Semoga kehadiran Satgas dalam kerja bakti ini dapat membantu mempercepat pembangunan rumah bapak Kornelis Baywalter, sehingga impiannya bersama keluarga untuk memiliki rumah layak huni segera terkabul,” ungkapnya.
Sementara itu, bapak Kornelis Baywalter mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 125/SMB, khususnya Pos Toray yang turut membantu pembangunan rumah miliknya. “Kami sekeluarga sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dan keikhlasan bapak-bapak Satgas. Semoga kebaikan bapak sekalian mendapatkan imbalan dari Yang Maha Kuasa,” ucapnya. (Bdr)
Sumbawa Barat – Koramil Jajaran Kodim 1628/SB hadir bersama masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial dan Karya bakti ( Penanam pohon, perbaikan jembatan putus), seperti yang dilaksanakan Anggota Koramil 1628- 01/Taliwang Dan Koramil 1628-05/Jereweh, diwilayahnya.
Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP., dalam keterangan tertulisnya di Sumbawa Barat, Sabtu (23/1/2021).
Dijelaskan Dandim, melihat kondisi yang ada di Jalan usaha Tani jalur penghubung antara desa Goa menuju Pantai Sawe Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut lokasi jalan terputus / terkikis sebelumnya terdapat Saluran Air ( Gorong – Gorong ) namun akibat derasnya luapan air pada saat hujan deras sehingga badan jalan terputus dan tidak dapat dilalui menggunakan kendaraan.
Perangkat Desa bersama anggota Koramil 05/Jereweh , Babinkamtibmas serta Masyarakat Goa bahu membahu melaksanakan karya bakti dalam membuat jembatan penghubung dari kayu untuk dapat dilalui kendaraan masyarakat yang melintas, Jelas Dandim
Sementara itu di Koramil 1628-01/Taliwang didua tempat melaksanakan kegiatan bakti sosial menanam pohon di lokasi kelompok darwis gelumpang Farm di Desa murah dan kelompok darwis danau lebo taliwang kabupaten sumbawa barat, Pungkas Dandim.
Lebih lanjut Dandim mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan wujud kepedulian dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dengan terus mengelorakan semangat bergotong-royong dengan memperkuat tali silaturahiim serta koordinasi lintas sektoral antar steakholder terkait di wilayah dengan demikian segala pekerjaan insyaAllah setiap pekerjaan dapat lebih mudah dan cepat, “ ujar Dandim.
“Dalam kondisi seperti sekarang ini, kami mengimbau kepada kita semua, juga seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstim maupun berbagai kemungkinan bencana alam yang terjadi, segera laporkan kepada aparat pemerintah terdekat bila terjadi musibah, termasuk kita manfaatkan musim hujan ini untuk menanam pohon dilahan lahan yang tandus agar dapat tumbuh dengan baik, karena akan banyak manfaat bagi kepentingan masyarakat baik dalam menjaga kelestarian alam, juga dalam mencegah banjir serta tanah longsor “ harapnya.
Dalam setiap kegiatan, Dandim juga mengimbau kepada personelnya maupun masyarakat untuk tetap mempedomani dan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
(Bengkayang-Kalbar). Mantapkan sinergitas bersama Polisi dan Aparat Pemerintah Desa Sentabeng, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas terjun langsung dalam pembagian bantuan sembako bagi warga wilayah perbatasan yang terdampak banjir di Dusun Kinda, Desa Sentabeng, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Jumat (22/1/2021).
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, mengungkapkan bahwa tiga orang personel Satgas dari Pos Sentabeng dipimpin Sertu Zanuar Rusli, ikut membantu pemerintah setempat agar pembagian bantuan sembako di Dusun Kinda dapat berjalan dengan lancar dan aman.
“Inilah wujud kebersamaan Satgas dengan pemerintah setempat agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya.
Menurut Dansatgas, kesempatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan keakraban dan hubungan yang harmonis antara Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan Aparat Pemerintahan dan seluruh warga.
Selanjutnya dikatakan bahwa bantuan sembako dari pemerintah tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir dengan cara mendatangi secara langsung ke rumah-rumah warga. “Semoga dengan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban warga,” tutupnya.
Di tempat terpisah, Bapak Sujiyanto selaku Kepala Desa, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang sudah berkenan hadir ikut membantu proses pembagian bantuan sembako kepada warganya, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
“Kepedulian dan partisipasinya sangat membantu kami. Kiranya ke depannya juga Satgas selalu hadir dan ada untuk kami warga perbatasan,” ucapnya.(Bdr)
Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 2006 melakukan aksi peduli sesama terhadap para korban bencana gempa bumi yang mengguncang Mamuju-Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan, dengan turut serta berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk para korban.
Alumni AAU Angkatan 2006 atau yang dikenal Punggawa Dirgantara Pasha menyalurkan bantuan sebanyak 1,8 ton berupa makanan, minuman, obat-obatan, masker serta kebutuhan lainnya yang dipusatkan di Lanud Iswahyudi Magetan Jawa Timur.
Ketua Angkatan AAU 2006 Mayor Pnb Martono, Sabtu (23/1/2021) menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sebagai prajurit TNI AU terhadap sesama dan merupakan aksi kemanusiaan.
Menurutnya, sebagai tentara yang berasal dari rahim rakyat, AAU Angkatan 2006 memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat khusunya yang menjadi korban gempa Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.
“Ketika musibah gempa bumi menimpa saudara kita, sudah saatnya bagi kami sebagai prajurit TNI bersama komponen bangsa lainnya bersama-sama membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini,” ungkapnya.
Mayor Pnb Martono juga mengatakan bahwa AAU Angkatan 2006 tidak hanya memberikan bantuan logistik kepada korban bencana alam gempa bumi di Sulbar dan banjir di Kalsel, namun ada beberapa personel yang terjun langsung melakukan evakuasi dan membantu korban di lokasi bencana tersebut.
“Salah satu personel yang terjun langsung dalam aksi cepat tanggap bencana tersebut adalah Mayor Pas Irrie selaku Dansatgas Paskhas yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengevakuasi dan melakukan pendistribusian bantuan logistik,” ucapnya.
Disamping melakukan pendistribusian logistik, beberapa Alumni AAU 2006 juga dilibatkan dalam menyiagakan pasukan pengendali pangkalan agar Bandara Tempa Padang Sulawesi Barat dapat beroperasional dengan baik untuk menerima bantuan logistik yang datang. “Selain Mayor Pas Irrie ada juga Mayor Nav Nanang Afandik yang juga turut membantu kelancaran pengiriman bantuan logistik menuju daerah bencana,” kata Ketua Punggawa Dirgantara Pasha.
“Tak banyak yang dapat kami berikan, semoga dapat menjadi bagian berkah dalam membantu meringankan kesulitan yang dialami para korban bencana,” tutupnya (*)
Dalam kunjungan kerja tersebut, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) hasil karya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY di Kampung Tetop, Distrik Inyandit, Kab. Boven Digoel, Papua, Kamis (21/1/2021).
Perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan serta medan yang sulit dan berlumpur tidak mengurangi semangat Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan untuk menuju ke lokasi PLTMH.
Saat rombongan tiba di Pos Tetop Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan disambut gembira dengan tari-tarian adat Suku Mandobo oleh masyarakat Kampung Tetop, sebagai wujud rasa syukur yang selama ini kampungnya gelap gulita di malam hari menjadi terang benderang.
Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian PLTMH hasil karya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY serta tatap muka dengan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Aparat Kampung Tetop.
Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa upaya dan gagasan yang dibuat oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang serta cinta kasih TNI AD kepada masyarakat Kampung Tetop.
“Apa yang sudah dibuat oleh prajurit TNI yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini, yang dapat menerangi perumahan Kampung Tetop sebanyak 52 kepala keluarga, anak-anak sekolah dapat belajar di malam hari, supaya dirawat dan dijaga dengan baik serta tetap patuhi protokol kesehatan covid-19,” ujar Danrem.
Brigjen TNI Bangun Nawoko juga mengatakan, “Saya sebagai Danrem Merauke selalu menekankan kepada prajurit TNI yang bertugas di Tanah Papua khususnya di wilayah Korem 174/ATW, agar prajurit dalam mengemban tugas untuk membangun Papua dengan hati yang tulus serta selalu mencintai masyarakat khususnya orang asli Papua,”.
Turut hadir pada peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro diantaranya Bupati Kabupaten Boven Digoel, Kepala Seksi Logistik Korem 174/ATW Merauke, Dandim 1711/Boven Digoel dan Komandan Yonif Mekanis 516/CY.(Bdr)
Sumbawanews.com, Jakarta-Program vaksinasi Covid 19 di Indonesia telah dimulai sejak tanggal 13 Januari lalu. Orang pertama yang menerima vaksin Sinovac adalah Presiden Jokowi. Vaksin yang sebelumnya sempat menuai kontroversi ini telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Pemerintah menargetkan vaksinasi ini akan menyasar 70% atau 181,5 juta orang, diselesaikan dalam 15 bulan. Pertimbangannya semata-mata agar memunculkan kekebalan kelompok (herd immunity) atas Covid-19. Namun, mengingat hingga saat ini masih belum ditemukan obatnya, maka Covid 19 masih menjadi PR besar bangsa Indonesia.
Hal lain yang juga masih menjadi perhatian adalah nasib anak-anak di tengah pandemi. Sebagaimana diketahui, vaksin Covid 19 hanya bisa diberikan untuk usia 18 – 59 tahun. Sementara untuk usia dibawah 18 tahun, vaksin ini belum diuji coba. Dengan kata lain, anak-anak belum bisa mendapatkan vaksinasi Covid 19. Padahal, anak-anak juga merupakan kelompok usia yang rentan tertular Covid 19.
Aktivis kesehatan anak Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Yuli Supriati mengatakan, kunci untuk membentengi anak-anak dari Covid 19 adalah orang tua. “Peran orang tua sangat penting, apalagi orang tua yang masih harus bekerja diluar, bertemu banyak orang, ini harus waspada, jangan abai dengan protokol sehingga keselamatan keluarga juga terjamin, anak-anak terlindungi,” jelas Yuli.
Selain dengan penerapan protokol kesehatan, Yuli juga mengingatkan orang tua harus tetap memenuhi asupan gizi anak. “Pemenuhan gizi anak harus jadi prioritas keluarga karena ini yang akan meningkatkan imunitas tubuh anak. Khusus untuk bayi dan balita, ini juga penting sekali karena ini adalah masa penentuan masa depan anak. Jangan sampai asupan gizinya kurang, anak jadi kurang gizi dan yang paling bahaya adalah stunting,” imbuh Yuli.
Yuli mengakui, pandemi telah mengakibatkan dampak yang signifikan terhadap ekonomi keluarga. Namun, ia menegaskan bukan berarti alasan tersebut menjadi pembenaran terhadap kekurangan asupan nutrisi untuk anak. “Dari yang sering saya temui saat berhadapan dengan masyarakat yang memiliki balita, kebutuhan untuk balita itu memang salah satu pengeluaran rumah tangga yang besar. Karena itu, di saat situasi seperti ini, tanpa disadari anak-anaklah yang paling terdampak,” jelas Yuli.
Berdasarkan pengamatan Yuli dari kunjungannya di beberapa kawasan padat penduduk di Jakarta seperti Manggarai, Cipinang, Senen hingga Tangerang, susu dan diapers anak adalah kebutuhan anak yang banyak dipangkas keluarga saat pandemi melanda. “Untuk diapers, nggak masalah, masih ada alternatif popok kain yang juga lebih ramah lingkungan. Tapi untuk susu, ini harus hati-hati,” jelas Yuli.
Pegiat kesehatan anak ini menjelaskan, di dalam susu terdapat zat gizi dan mikronutrient yang penting bagi pertumbuhan anak. Namun sayangnya, pengetahuan masyarakat mengenai hal ini masih kurang. “Masyarakat baru sekedar tahu anak perlu minum susu, tapi tidak tahu kenapa anak perlu minum susu,” ujar Yuli.
Kurangnya edukasi inilah yang menimbulkan persoalan baru ditengah masyarakat. “Orang tua kemudian mencari alternatif susu yang murah, yang penting anak tetap minum susu. Maka jadilah anak mengkonsumsi kental manis. Belum lagi di awal-awal bantuan sembako kerap terselip susu jenis kental manis. Ini bukannya membentengi anak, tapi justru memancing masalah baru bagi kesehatan anak,” jelas Yuli.
Lebih lanjut, Yuli menegaskan langkah awal yang harus dilakukan orang tua adalah memastikan anak mendapat ASI minimal selama 6 bulan pertama. “Setelah 6 bulan, anak sudah mengenal MPASI, inikan artinya kebutuhan gizi anak dapat dipenuhi dari bahan pangan kaya protein. Anak dibiasakan mengkonsumsi makanan tinggi kandungan gizi sejak dini, dengan demikian tidak ada ada alasan lagi orang tua memberikan kental manis untuk anak sebagai pengganti susu,” pungkas Yuli.
Sebelumnya, perwakilan UNICEF Debora Comini memprediksi jumlah anak yang mengalami wasting atau kekurangan gizi akut di bawah 5 tahun dapat meningkat secara global sekitar 15 persen karena Covid-19. Ini berarti ada peningkatan risiko wasting. Pada saat yang sama, ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami wasting akan lebih cenderung mengalami stunting. Anak-anak dengan stunting dan wasting akan rentan terhadap gangguan perkembangan jangka panjang.
“Covid-19 memukul keluarga yang paling rentan. Jika kita tidak segera meningkatkan layanan pencegahan dan perawatan untuk anak-anak yang mengalami masalah gizi, kita berisiko melihat peningkatan penyakit dan kematian anak,” kata Debora Comini.
Dalam merespon Covid-19, UNICEF bekerja dengan pemerintah untuk melanjutkan layanan gizi untuk anak-anak dan keluarga yang rentan, termasuk pemantauan pertumbuhan, distribusi gizi mikro, dukungan bagi para ibu untuk pemberian makan bayi dan anak secara memadai, dan penapisan serta perawatan anak balita karena gizi buruk
(Merauke). Dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, termasuk salah satu diantaranya Kabupaten Merauke, Komandan Pusat Polisi Militer TNI-AD (Danpuspomad) Letjen TNI Dodik Wijanarko, S.H.,C.Fr.A beserta rombongan meluangkan waktu mengunjungi Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di Distrik Sota.
Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (22/1/2021).
Dansatgas mengungkapkan, kunjungan pejabat Angkatan Darat dalam hal ini Danpuspomad merupakan suatu kehormatan sekaligus menambah moril anggota Satgas dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG sektor selatan, tepatnya di Kabupaten Merauke. “Kami berterima kasih atas kepedulian dan perhatian pimpinan kepada Satgas Yonif 125/Simbisa,” ucapnya.
Sementara itu, di sela-sela kunjungannya ke Pos Kout pada Jumat (21/1/2021), Letjen TNI Dodik Wijanarko, S.H.,C.Fr.A berpesan agar seluruh prajurit bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) “Tugas operasi bagi Prajurit merupakan suatu kehormatan. Untuk itu, hindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan,” tandasnya.
Dalam kunjungannya ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa, Danpuspomad juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada prajurit.
Kunjungan ini, kata Dansatgas diharapkan dapat memberikan motivasi dan menambah semangat prajurit menjelang akhir penugasannya di wilayah perbatasan. “Seluruh personel Satgas senantiasa berupaya untuk berbuat yang terbaik dalam pengabdiannya di wilayah perbatasan, sehingga kehadirannya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Danrem 174/ATW selaku Dankolakops Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 174 Ny. Renny Bangun Nawoko juga turut hadir mendampingi Danpuspomad dalam kunjungan tersebut. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad mendistribusikan alat kesehatan berupa masker, handsanitizer, vitamin C, Herbavid-19, tanki spray dan tablet disinfektan kepada masyarakat Perbatasan RI-PNG usai menunaikan ibadah shalat Jumat. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (22/01/2021).
Menurut Mayor Anggun, kegiatan yang dilakukan serentak ini diberbagai Masjid sekitar Pos Satgas merupakan bagian dari program Satgas dalam memutus mata rantai Covid-19 yang hingga saat ini masih mewabah di seluruh wilayah belahan dunia. “Walaupun hingga kini belum juga ditemukan obat atau vaksin yang tepat, setidaknya kita tetap berupaya untuk mencegah penyebarannya.” ucapnya.
“Kali ini, ada sekitar sepuluh masjid yang kami distribusikan alat kesehatan tersebut. Untuk pembagian masker kami distribusikan terlebih dahulu sebelum shalat dimulai. Kemudian setelah selesai Shalat kami bagikan handsanitizer, vitamin C, Herbavid-19 kepada masyarakat. Khusus untuk pendistribusian tanki spray dan tablet disinfektan kami berikan kepada pengurus Masjid,” tambah Mayor Anggun.
Sementara itu, Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung menyampaikan, jumlah barang yang didistribusikan melalui jajaran Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad sesuai rencana yang sudah disepakati bersama dengan para Danpos. “Barang-barang yang kami distribusikan meliputi masker sejumlah 1.500 buah, handsanitizer 500 ml sejumlah 1.200 buah, handsanitizer 100 ml sejumlah 2.000 buah, Vitamin C sejumlah 15 kotak, Herbavid-19 sejumlah 50 kotak, tanki spray sejumlah 10 buah dan tablet disinfektan sejumlah 20 buah,” jelasnya.
Pekan sebelumnya, Satgas Yonif MR 413 Kostrad juga membagikan alat kesehatan pencegahan Covid-19 yang dilakukan secara serentak di sekolahan dan Gereja. Dengan demikian Satgas Yonif MR 413 Kostrad berharap kegiatannya dapat membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.
Sumbawanews.com,- Sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dengan Pemuka Agama di Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A.berkunjung ke para Tokoh Agama yang berada di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Kamis (21/01/2021).
Pangdam XVII/Cenderawasih memulai kunjungan pertamanya kepada Pendeta Lipius Biniluk, Ketua FKUB Prov Papua yang berada di Daerah Sentani.
“Kunjungan saya ke kediaman Pendeta ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Papua agar menjadi lebih baik lagi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih yang baru,” ucap Pangdam XVII/Cen.
Ditambahkan Pangdam bahwa Kodam XVII/Cenderawasih akan senantiasa membantu para tokoh Agama untuk melakukan pelayanan terbaik kepada para Jemaatnya.
“Diharapkan dengan terjalinnya komunikasi yang baik, kita dapat selalu menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua dan saling membantu dalam menjaga kondusifitas di tanah Papua dimana kerukunan umat beragama dapat menjadi contoh di daerah lainnya,” kata Mayjen TNI Ignatius kata.
Pdt Lipius Biniluk mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam atas kunjungannya untuk membangun komunikasi dengan para Tokoh Agama. “Semoga dengan adanya niat baik Bapak Pangdam Cenderawasih yang baru untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para Tokoh Agama di Papua ini dapat menciptakan tanah Papua yang kondusif dan kami akan senantiasa membantu Kodam XVII/Cenderawasih dalam mewujudkan Tanah Papua aman dan damai,” jelas Ketua FKUB Prov. Papua
Dalam kunjungan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih juga mengajak para Tokoh Agama untuk mendukung program Vaksinasi Covid-19 di Prov Papua.
Selanjutnya Pangdam XVII/Cenderawasih melaksanakan kunjungan ke Keuskupan Jayapura. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Uskup Keuskupan Jayapura, MGR Leo Laba Ladjar, OFM.
MGR Leo Laba Ladjar, OFM menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan. Lebih lanjut MGR Leo berharap pemerintah daerah dapat bekerjasama dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua.
“Pemerintah daerah harus bahu membahu dengan TNI dan Polri dalam menciptakan kedamaian di Papua. Kemudian di dalam melaksanakan tugasnya Aparat TNI diharapkan mengedepankan pendekatan teritorial dan melaksanakan pendekatan dengan hati kepada masyarakat Papua,” harap MGR Leo.
Mayjen TNI Ignatius Yogo juga mengatakan hal senada bahwa pendekatan teritorial, pendekatan dengan hati dan kesejahteraan diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Papua.
“Bila komunikasi telah terjalin dengan baik, maka semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, pendekatan teritorial, pendekatan dengan hati dan pendekatan kesejahteraan diharapkan dapat memberikan kedamaian di Papua,” pungkas Pangdam.
Setelah selesai melaksanakan kunjungan ke Uskup Keuskupan Jayapura, Pangdam XVII/Cenderawasih melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua MUI Prov Papua KH Saiful Islam Al Fayage.
Ketua MUI mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pangdam XVII Cenderawasih beserta rombongan dalam rangka menjalin komunikasi dengan para tokoh Agama di Papua.
“Terimakasih atas kunjungan Bapak Pangdam kepada para Tokoh Agama untuk membangun silaturahmi dalam mewujudkan Papua yang damai,” ujar KH Saiful Islam Al Fayage.
Selanjutnya, Ketua MUI menambahkan bahwa kerukunan umat beragama di Papua sangat baik dan selanjutnya disampaikan bahwa perlunya peningkatan pembangunan SDM bagi masyarakat Papua.
Menanggapi pernyataan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa saat ini perekrutan prajurit TNI AD di Papua lebih mengutamakan Putra Daerah Papua.
“Saat ini sudah ada kebijakan bahwa perekrutan prajurit TNI AD di Papua memiliki prosentase 80% berasal dari Putra Daerah Papua dan 20% pendatang. Hal ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan SDM Masyarakat Papua,” pungkas Pangdam.
Pada akhir kegiatan, Pangdam XVII/Cenderawasih dan rombongan melaksanakan kunjungan ke Ketua PWNU Prov Papua Dr. H. Toni Wanggai di kantor PWNU Prov Papua.
“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan Bapak Pangdam dan rombongan ke PW NU Prov Papua. Saya dan tokoh-tokoh agama di FKUB Prov Papua akan selalu berkomunikasi dan menjaga kedamaian di Papua. Kerukunan umat beragama yang berada di Papua ini dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya,” pungkas Ketua PW NU
Pada kesempatan yang sama, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan dari Ketua PW NU Prov Papua. “Kunjungan ke beberapa tokoh agama di wilayah Jayapura ini adalah selain untuk memperkenalkan diri saya sebagai Pangdam XVII Cenderawasih yang baru dan juga sebagai sarana silaturahmi dengan para Tokoh Agama dalam membangun Papua yang kondusif, aman dan damai,” tutupnya.
Turut dalam rombongan Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih, Aster Kasdam XVII/Cenderawasih, Asrendam XVII/Cenderawasih, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kabintaldam XVII/Cenderawasih dan Dandim 1701/Jayapura. (Pendam XVII/Cenderawasih).
(Merauke). Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB bersinergi dengan Koramil 1707-17/Elikobel dan Polsek Bupul serta beberapa warga menggelar kerja bakti untuk melakukan perbaikan.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (22/1/2021).
Selanjutnya disampaikan bahwa sepuluh orang personel Satgas dari Pos Kotis dipimpin Dankima Satgas Kapten Inf M. Almuzakkir Walad bergabung dengan personel Polsek Bupul dan Koramil Elikobel serta warga lainnya untuk memperbaiki jalan yang putus di Kilometer 207 Kampung Simpati, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.
“Hal ini dimaksudkan agar warga bisa melintas baik dari Kabupaten Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel maupun arah sebaliknya,” katanya.
Dansatgas mengatakan bahwa sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan, Satgas Yonif 125/SMB dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW senantiasa berupaya memberikan rasa nyaman di wilayah perbatasan RI-PNG Sektor Selatan, khususnya di wilayah Kabupaten Merauke.
“Tentu dalam pelaksanaannya, Satgas tetap bersinergi dengan Koramil, aparat Kepolisian setempat maupun stakeholder terkait lainnya,” ujarnya.
Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, jalan yang putus tersebut merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Kabupaten Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel maupun sebaliknya, sehingga dibutuhkan penanganan yang cepat agar bisa dilalui.
Tak lupa, Dansatgas Yonif 125/SMB juga mengucapkan terima kasih kepada PT Agrinusa Persada Mulia (APM) yang telah berkontribusi membantu perbaikan jalan tersebut dengan mendatangkan alat berat, sehingga pengerjaannya menjadi lebih mudah.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melintasi jalan tersebut agar lebih berhati-hati sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, karena perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara untuk sekedar bisa dilalui,” tutur Dansatgas. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Winger asal Bosnia, Luka Menalo, dipastikan akan segera tiba di Indonesia untuk bergabung dengan Persib Bandung. Konfirmasi resmi datang dari bekas klubnya, FK...
Sumbawanews.com,- Di tengah gemuruh Piala Dunia 2026, nama Lamine Yamal bukan lagi sekadar fenomena muda—ia telah menjadi simbol generasi baru yang berpotensi menggantikan legenda....
Sumbawanews.com,- Timnas Argentina bersiap menghadapi ujian berat melawan Austria dalam laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Selasa dini hari...
Sumbawanews.com,- Jakarta—Alan Greenspan, sosok yang pernah dijuluki “Maestro The Fed” dan menjadi arsitek kebijakan moneter Amerika Serikat selama hampir dua dekade, meninggal dunia pada...