Home Blog Page 2675

Tiba di Lombok, Jenazah Praka Anumerta Dedi Hamdani Disambut Upacara Militer

Lombok Tengah – Praka Anumerta Dedi Hamdani NRP 31100024010995 Anggota Yonif Raider 408/SBH Kodam IV/Dip gugur setelah terjadi kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya Papua pada Jumat 22 Januari 2021.

Hari ini, jenazah almarhum tiba di Bandara Internasional Lombok menggunakan Pesawat Batik Air ID-6658, disambut dengan upacara militer dipimpin Kepala Staf Korem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, di halaman Gudang Teknik Appron Servis Bandara Internasional Lombok, Minggu (24/01/2021) pukul 15.30 Wita.

Upacara penyambutan yang diikuti oleh satu pleton personel Yonif 742/SWY, satu pleton Kodim 1620/Loteng dan satu pleton personel Polres Lombok Tengah tersebut, juga dihadiri Kasipers Kasrem 162/WB, Kapolres Lombok Tengah, Danramil 1620-07/Batukliang dan Pasiter Kodim 1620/Loteng.

Usai upacara penyambutan, atas nama TNI dan keluarga besar Korem 162/WB, Kasrem 162/WB menyampaikan turut menanggung duka yang mendalam atas meninggalnya Praka Dedi Hamdani.

“Praka (Anm) Dedi Hamdani gugur sebagai kusuma bangsa saat melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” ujar Kasrem.

“Semoga amal ibadahnya diterima Tuhan Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta mengikhlaskan kepergiannya,” sambungnya.

Kolonel Made Kariawan menyampaikan, setelah upacara penyambutan ini jenazah almarhum akan dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan dengan upacara pemakaman militer.

“Prosesi pemakaman militer merupakan perwujudan dari penghormatan terakhir dan sudah menjadi tradisi yang dilakukan untuk menghormati arwah para pahlawan maupun anggota TNI yang telah mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Jenazah Praka (Anm) Dedi Hamdani dibawa menuju rumah duka di Dusun Bagek Dewe Desa Pelambik, Praya Barat Daya menggunakan Mobil Ambulance Bank Mandiri Syariah dikawal Mobil Foreder Denpom IX/2 Mataram.

Setelah disholatkan, jenazah kemudian diserahkan oleh pihak keluarga kepada Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, selanjutnya dibawa ke TPU Desa Pelambik untuk dimakamkan dengan upacara militer.

Antisipasi Cuaca Buruk, Babinsa Karang Taliwang Bersama Warga Melakukan Penebangan Pohon

Mataram – Guna mengantisipasi cuaca buruk dan mencegah pohon tumbang, Babinsa Antisipasi Cuaca Buruk, Babinsa Karang Taliwang Koramil 1606-01/Cakranegara Serda Mapiase bersama warga masyarakat melakukan penebangan pohon di RT 01 dan RT 09 lingkungan Kelurahan Karang Taliwang, Kec. Cakranegara Kota Mataram, Senin (25/1).

Menurut Serda Mapiase, Penebangan pohon ini sebenarnya banyak memiliki manfaat positif, selain lingkungan menjadi bersih juga terhindar bahaya pohon tumbang.

“Pemangkasan pohon ini karena dikhawatirkan bisa membahayakan warga sekitar,” Tegasnya.

Babinsa Koramil 1606-01/Cakranegara juga menambahkan, ini sudah menjadi tugas kami selaku Babinsa dan selalu membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat binaannya.

Sementara Danramil 1606-01/Cakranegara Kapten Inf Jamuhur Menegaskan Babinsa merupakan ujung tombak Komando Kewilayahan.

“Kegiatan penebangan pohon oleh Babinsa bersama warga ini guna mempermudah akses jalan di lingkungan Karang Taliwang, Kelurahan Karang Taliwang, Kec. Cakranegara,” Terangnnya.

Lebih lanjut, Danramil 1606-01/Cakranegara terus menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta waspada dalam menghadapi perubahan cuaca saat ini yang disertai angin kencang guna mencegah terjadinya pohon tumbang.

“Selaku Danramil, saya terus mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan tetap waspada,” Tutupnya.

Babinsa Koramil 1606-07/Gunung Sari Aktif Ingatkan Prokes di Pasar

Lombok Barat – Virus Corona saat ini menjadi perhatian Publik dengan semakin bertambahnya jumlah yang terpapar Covid-19 hampir di setiap daerah.

Untuk mencegah terjadinya klaster-klaster baru, Babinsa Koramil 1606-07/Gunung Sari Lombok Barat, Serda Harianto melakukan penegakan disiplin dengan menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan bertempat di Pasar Gunung Sari Desa Gunung Sari Kec. Gunung Sari, Senin (25/1/21).

Babinsa Serda Harianto menjelaskan, bahwa kegiatan Penegakan disiplin protokol kesehatan tersebut, guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 di wilayah binaannya.

Adapun kegiatan yang dilakukan intinya adalah mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan.

“Untuk mencegah penyebaran covid-19 yang melanda saat ini, kami mengajak masyarakat untuk patuh terhadap aturan pemerintah dengan cara 3M, menggunakan masker, menjadi jarak, menjaga pola hidup sehat dengan mencuci tangan,” Tegasnya

Di tempat terpisah, Danramil Gunung Sari Lobar Kapten Inf Indarto Agung Wibowo mengatakan selaku Babinsa (Bintara Pembina Desa) di wilayahnya memang ditugaskan untuk selalu menjadi motor penggerak di setiap kegiatan di wilayah Binaannya.

“Semoga dengan upaya ini, Penyebaran covid-19 dapat meredam terjadi klaster baru khususnya,” Terangnya

Sementara itu Tim Gabungan TNI-Polri, Pol PP serta stake holder terkait terus menyisir pusat keramaian yang ada di sekitar pasar Gunung sari Lombok Barat.

Adapun ikut serta dalam kegiatan diantaranya, TNI-Polri, Pol PP, Dinas Perhubungan, dan satgas Covid-19 Gunung Sari.

NDI dan MCS Pertanyakan Posisi Direktur RSUP NTB yang Lowong

▪️Kasus COVID SEMAKIN TINGGI, Direktur RSUP Harus Segera Di isi

MATARAM – Gerbong mutasi di Pemprov NTB bergulir di awal tahun 2021. Direktur RSUD Provinsi NTB H Lalu Hamzi Fikri dapat promosi menggantikan Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Nurhandini Eka Dewi yang berpindah menjadi Assisten III Pemprov NTB.

Sementara jabatan Direktur RSUD Provinsi NTB yang ditinggalkan Hamzi Fikri, kini lowong.

Direktur Nusa Tenggara Development Institute (NDI) Abdul Majid, S.Hi., mempertanyakan lowongnya jabatan Direktur RS milik Pemprov NTB ini. Ia meminta Gubernur NTB H Zulkieflimansyah untuk segera menentukan pejabat pengganti Hamzi Fikri sebagai Direktur RSUP NTB.

“Harusnya jangan sampai lowong. Gubernur harus segera mengisi jabatan direktur RS daerah ini,” kata Majid, Senin ( 25/1 ) .

Menurutnya, RSUD Provinsi NTB merupakan bagian terpenting bagi NTB dalam memghadapi masalah Covid-19. RS ini juga vital perannya dalam layanan kesehatan masyarakat NTB secara umum.

Ia meminta Gubernur Zul untuk segera bersikap. Gubernur Zul diharap tidak terpengaruh dan khawatir terhadap tekanan politik dan kepentingan tertentu beberapa pihak dalam menentukan pejabat Direktur RSUP NTB.

“Pak Gub harus memperhatikan kepentingan masyarakat umum. Jangan biarkan RS yang sangat vital ini berjalan auto pilot karena tak ada yang memimpin. Apalagi ini pandemi Covid 19,” ujarnya.

NDI menyatakan dukungannya agar Gubernur Zul segera menentukan Direktur RSUP NTB, demi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Mataram Care Society ( MCS ) , Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya juga mendukung agar Gubernur segera menetapkan pejabat Direktur RSUP NTB

“Harus ada segera, karena peran RSUP NTB ini sangat vital di masa pendemi,” ujar Taufik.

Taufik mengatakan, Pemprov NTB bisa melakukan seleksi melalui Pansel untuk menempatkan Direktur RSUP NTB yang baru.

“Ini kan hak Gubernur, pilih saja pejabatnya. Jangan dengar apalagi khawatir dengan tekanan politik dan kepentingan,” ujarnya.

*Jasa dr Mawardi*

Selanjutnya Majid juga mempertanyakan sikap Pemprov NTB terkait kasus hilangnya dr Mawardi, mantan Direktur RSUP NTB, yang hingga kini tanpa kabar.

Menurutnya , bagaimana pun dr Mawardi adalah ASN yang pernah berjasa untuk NTB.

“Kita tidak masuk ke ranah penyelidikan kepolisian untuk kasus dr Mawardi ini. Tetapi yang kita harapkan ada upaya Pemprov menemukan Mawardi, karena beliau pernah berjasa. Jangan terkesan Pemprov lepas tangan,” pungkasnya.

Sinergis Dengan Pemda, Babinsa Enarotali Bantu Penyaluran Bansos Korban Banjir

Sumbawanews.com,- Babinsa Koramil 1703-01/Enarotali Sertu La Yamin membantu penyerahan bantuan sembako kepada keluarga korban banjir di Kantor Desa Kampung Uwibutu, Kelurahan Madi, Kabupaten Paniai, Papua, Senin (25/01/2021).

Bantuan sembako dari Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Paniai akan diberikan langsung kepada para korban yang terkena banjir dan tanah longsor di Kampung Uwibitu sebanyak 255 KK.

Pembagian Bansos ini diberikan di 3 titik, terdiri dari 125 Paket Bansos di Bagi di kantor Desa Uwibitu, 100 Paket Bansos di Terminal Madi dan 30 Paket Bansos di bagi di Asrama polisi Kabupaten Paniai.

Danramil 1703-01/Enarotali Mayor Cba (K) Marina Rumawak menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam hal ini dinas sosial Kab Paniai agar bantuan ini tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang terkena dampak banjir bandang dan tanah longsor.

Lebih lanjut Danramil 1703-01/Enarotali mengapresiasi positif terhadap peran serta Babinsa di wilayah dalam membantu masyarakat di wilayah binaan. “Saya juga menghimbau agar warga selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim atau hujan yang masih berlangsung,” ujarnya.

“Segera laporkan kepada yang berwenang jika terjadi sesuatu yang mengancam keselamatan warga, agar kami bisa koordinasi lebih lanjut kepada yang membidanginya,” ucap Danramil 1703-01/Enarotali. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Setiap Saat Siap Bergerak, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Sumbangkan Darah Untuk Ibu Hamil

sumbawanews.com,- Sejumlah tujuh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad mendonorkan darahnya dalam rangka membantu salah satu warga Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang tengah mengandung usia enam bulan dan mengalami kekurangan darah, bertempat di Bank Darah Rumah Sakit Abepura Kota Jayapura.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (25/01/2021).

 

Mayor Anggung mengatakan bahwa awal mulanya, tadi malam (24/01) sekitar pukul 19.30 WIT terdapat salah satu warga Koya Tengah bernama Gasfar Wanoga (43) yang meminta bantuan donor darah dengan jenis golongan darah AB kepada Pos Bendungan Tami dikarenakan adik perempuannya bernama Desy Anastasia (33) mengalami Anemia atau kekurangan darah dalam kondisi hamil usia enam bulan.

 

“Seketika itu saya perintahkan Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung untuk mendata Personel Satgas yang memiliki golongan darah AB untuk mendonorkan darahnya sesuai dengan permintaan Gasfar,” kata Dansatgas.

 

“Dari hasil pendataan Dokter Satgas, terdapat 7 personel yang memiliki golongan darah langka tersebut yang kemudian dilakukan pengambilan darah di Bank Darah Rumah Sakit Abepura Kota Jayapura. Sesuai Motto Satuan Kostrad, setiap saat siap bergerak (S3B). Itulah yang selalu kami pegang teguh,” tambahnya.

 

Tak mampu berkata banyak, Gasfar hanya terus mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang saat itu datang di Bank Darah Rumah Sakit Abepura, yang mendonorkan darahnya untuk adik tercinta. “Saya tidak bisa berkata-kata, Tuhan memberkati abang semua, Tuhan akan balas semua kebaikan abang semua,” ucap lirih Gasfar.

Peringati Hari Gizi Nasional, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Posyandu di Kampung Yowong

sumbawanews.com,- Dalam memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2021, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto Bersama Puskesmas Arso Barat menggelar kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (25/01/2021).

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Gizi Nasional ini, Satgas bersama Puskesmas Arso Barat berkomitmen untuk berusaha membantu menjaga kualitas gizi khususnya pada anak Bawah Lima Tahun (Balita).

 

“Namun kegiatan Posyandu ini bukan kali pertama kami lakukan, kami rutin menggelar kegiatan ini dengan berbagai Puskesmas yang berada di tempat lain di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom juga. Tujuannya sama, untuk menjamin kualitas gizi anak Papua menjadi lebih baik lagi,” kata Dansatgas.

 

Ditempat terpisah, Serka Agung Prayogo selaku Komandan Pos Skamto menyampaikan bahwa dari hasil pelaksanaan Posyandu yang digelar di Kampung Yowong tersebut tidak ditemukan adanya anak yang memiliki keluhan gangguan gizi buruk. “Alhamdulillah dari sekitar tiga puluh anak-anak yang terperiksa, tidak ada satupun yang memiliki gangguan gizi buruk,” ucapnya.

 

“Diakhir kegiatan kami dan Puskesmas Arso Barat memberikan susu kepada anak-anak agar dapat menambah kesehatan mereka,” tambah Serka Agung.

 

Dengan adanya program kegiatan Posyandu ini, Bapak Anselmus Tapor (52) selaku Kepala Kampung Yowong sangat berharap generasi yang akan datang menjadi jauh lebih sehat dan kuat dari generasinya saat ini. “Semoga generasi mendatang akan jauh lebih sehat dan kuat serta membuat harapan untuk merubah Papua menjadi lebih baik dari hari ini. Karena generasi yang sehat adalah generasi yang hebat,” harapnya.

PETERNAKAN AYAM RAKYAT LUMPUH DIHANTAM IMPOR, DOMINASI PERUSAHAAN BESAR, DAN KELEBIHAN PASOKAN

Oleh : SALAMUDDIN DAENG

_Masih ingat kasus peternak buang ayam hasil peternakan mereka?, membagi secara gratis hasil produksi ayam ke pasar pasar? Ini adalah situasi keputusasaan yang dihadapi oleh peternakan skala kecil akibat kehilangan pasar._

Wabah bukan penyebab pertama atas kelumpuhan usaha peternakan ayam milik masyatakat saat ini. Usaha peternakan rakyat telah sakit sebelum wabah datang dan pada saat wabah sekarang usaha ini benar benar telah lumpuh. Semuanya akibat tidak adanya sama sekali perlindungan pemerintah melalui seluruh regulasi yang dibuat untuk merespon krisis parah yang berlangsung saat ini.

Perlindungan terhadap apa ? Pertama, ayam impor semakin hari semakin menguasai pasar Indonesia yang memicu over supply dalam pasar ayam. Kedua pasar Indonesia makin didominasi oleh perusahaan perusahaan besar yang memiliki rantai supply kuat dari urusan impor, bibit ayam, pakan ayam, hingga rantai pemasaran. Ketiga, sistem keuangan, suku bunga, kredit, yang sangat memberatkan dan tidak ada mekanisme bagi usaha usaha rakyat untuk menegosiasikan, memintanya keringanan atas utang mereka.

Mengapa tidak ada perlindungan ? Mungkin Sinuhun sudah lupa dengan ayam, mungkin karena tidak ada yang mengingatkan beliau tentang ayam, mungkin para pembantu beliau menutup nutupi semua masalah yang berkaitan dengan dengan ayam. Mungkin juga pembantu Sinuhun mengambil keuntungan besar atas masalah yang terjadi pada peternakan ayam rakyat.

Semua hal di atas bukanlah asumsi belaka. Faktanya sekarang ini daging ayam yang disuplai ke masyarakat mengalami over supply, kelebihan pasokan yang mengakibatkan peternakan rakyat kehilangan pangsa pasar. Pada saat wabah corona datang yang diikuti dengan resesi, daya beli yang merosot, praktis pasar berada di dalam genggaman perusahaan perusahaan besar. Namun tidak ada satu regulasi pun yang dibangun pemerintah dalam menjawab krisis dapat menjadi jawaban atas lumpuhnya usaha peternakan rakyat.

Apa buktinya, Perpu Nomor 1 tahun 2020 yang selanjutnya disyahkan menjadi UU Nomor 2 Tahu 2020, sama sekali tidak mengandung muatan penyelamatan usaha usaha rakyat. UU ini hanya bicara penyelamatan perusahaan perusahaan besar, bank bank, BUMN. Meskipun ada kata UMKM didalam
UU tersebut namun semua penyelesaian masalah UMKM hanya dilakukan melalui mekanisme perbankkan. Jangankan mau menyelamatkan peternakan ayam , UU dan seluruh regulasi penanganan wabah covid 19 sama sekali tidak menyebutkan petani, nelayan dan peternak. Usaha usaha yang dikerjakan oleh rakyat sama sekali tidak menjadi prioritas pemerintan dalam penanganan krisis akibat covid 19.

Jadi siapa yang akan menikmati uang negara yang *disalurkan melalui APBN senilai hampir 700 triliun rupiah uang dianggarkan pemerintah untuk menyelamatkan krisis?*. (Surat saya yang saya kirim awal tahun lalu belum dibalas oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani). Mungkin ini maksudnya para pembantu Sinuhun menutup nutupi masalah krisis peternakan ayam rakyat, agar uang negara cukuplah dinikmati oleh segelintir perusahaan besar saja, karena hanya perusahaan besar yang bisa setor kepada birokrasi binaan Sinuhun. Kalau ini terus terjadi maka habislah usaha peternakam ayam rakyat di tahun 2021 ini. Mudah mudahan Ingatan Sinuhun pada ayam pulih kembali.

Bangun Karakter Sejak Dini, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajarkan Siswa Perbatasan Tanam Bunga

sumbawanews.com,- Dalam upaya membangun karakter anak sejak usia dini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yowong mengajarkan Siswa SD Inpres Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom untuk menanam bunga di sekitar pekarangan Sekolah.

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (24/01/2021) menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu (23/01) tersebut rupanya sangat penting dilakukan dalam memberikan pelajaran berharga yang diberikan Pos Skamto Satgas Yonif MR 413 Kostrad kepada para siswa SD Inpres Yowong.

 

“Mengajarkan hal yang positif kepada anak di usia dini merupakan langkah yang tepat untuk diberikan. Salah satunya yang dilakukan oleh Pos Skamto dalam mengajarkan siswa SD Inpres Yowong menanam bunga,” ucapnya.

 

Serka Agung Prayogo selaku Komandan Pos Skamto mengatakan bahwa kegiatan yang mereka tularkan bukan hanya sekedar bagaimana cara menanam bunga saja. “Mungkin yang terlihat hanyalah bagaimana cara siswa SD Inpres Yowong untuk menanam bunga, namun sebenarnya banyak makna lain yang kami sampaikan kepada mereka tentang bagaimana kita memanfaatkan lahan kosong,” katanya.

 

“Kemudian kepedulian untuk membuat halaman sekolah lebih indah karena bagi mereka, sekolah adalah rumah kedua dimana mereka banyak menghabiskan waktu bersama guru dan teman-temannya untuk belajar,” tambah Serka Agung.

 

Pernyataan dari Danpos Skamto ternyata senada dengan Kepala Sekolah SD Inpres Yowong Ibu Marsila, S.Pd. “Banyak pelajaran yang harus siswa dapatkan selain dari kegiatan belajar formal di ruang kelas. Saya sangat setuju dan berterima kasih kepada Satgas yang telah memberikan pelajaran yang begitu berharga kepada siswa-siswi saya,” tutur senang Kepala Sekolah.

Untuk Kesekian Kalinya, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras

(Sanggau-Kalbar). Untuk kesekian kalinya, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merk di jalan tikus perbatasan Indonesia-Malaysia sektor Pos Segumun dan Pos Guna Banir, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

 

Penggagalan penyelundupan Miras di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia terjadi pada Kamis dini hari (21/1/2021) pukul 01.30 WIB, saat personel Pos Segumun melaksanakan patroli wilayah di Dusun Segumun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, bertemu dengan 1 orang warga yang tidak diketahui identitasnya.

 

Ketika didekati, orang tersebut melarikan diri masuk ke wilayah Malaysia, dan meninggalkan bawaannya berupa dua buah karung, yang setelah diperiksa berisi 12 botol Miras merk Vodka, dan 72 botol Miras merk Gin Tanduk.

 

Penggagalan penyelundupan Miras lainnya dilakukan di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia pada Kamis pagi pukul 05.30 WIB di saat personel Pos Guna Banir melaksanakan patroli wilayah di Dusun Guna Banir, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, menemukan dua buah karung mencurigakan di dekat sebuah gubuk. Ketika diperiksa karung tersebut berisi total 60 botol Miras merk Vodka dan Gin Tanduk.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Sanggau, usai menerima laporan dari Danpos Segumun, Letda Inf R A Sagala, dan Danpos Guna Banir, Letda Inf Supi’i, Kamis (21/1/2021).

 

“Kali ini kami (satgas) kembali berhasil menggagalkan penyelundupan total 144 botol Miras masuk ke Indonesia. Seluruh minuman keras tersebut langsung diserahkan kepada pihak Bea Cukai Entikong,” tambahnya.

 

Dansatgas menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran Miras ilegal di wilayah perbatasan RI-Malaysia dengan cara tidak memperjual belikan dan mengkonsumsi Miras, karena hal tersebut dapat menyebabkan dampak yang negatif.

 

“Kita akan terus gencar melaksanakan upaya-upaya untuk mencegah penyelundupan Miras ilegal maupun barang ilegal lainnya dengan melakukan patroli dan pemeriksaan yang lebih intensif di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya kegiatan penyelundupan,” kata Dansatgas.(Bdr)

Berita Terkini

Messi Bangkit dari Gagal Penalti, Argentina Unggul 1-0 atas Austria

Sumbawanews.com,- Texas – Di tengah tekanan yang membelenggu, Lionel Messi membuktikan mengapa ia tetap sang legenda. Setelah gagal mengeksekusi penalti di menit ke-5, kapten...

Remaja Tewas Dikeroyok di Parit Deli Serdang, Diduga Akibat Tawuran Geng

Sumbawanews.com,- Seorang remaja ditemukan tewas dalam keadaan bersimbah darah di dalam parit Jalan Setia, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara....

Jaksa dan KPK Yakin Dedi Congor Terima Suap Rp30 Miliar

Sumbawanews.com,- Jaksa dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakin bahwa Dedi Conggor, mantan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, menerima suap senilai Rp30 miliar terkait...

Keir Starmer Mundur, Tekanan Dalam Partai Meningkat

Sumbawanews.com,- Anggota parlemen dari Partai Konservatif, Richard Balfe, menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah kehabisan dukungan politik, menyebutnya “kehilangan teman” setelah berbulan-bulan menghadapi...

Berita Utama