Home Blog Page 2600

KEBANGKRUTAN PLN AKIBAT DITAWAN MAFIA BATUBARA

Oleh: Salamuddin Daeng

Jakarta – Dirut PLN menyadari benar apa masalah yang terjadi di PLN sejak dia menjabat sebagai Dirut. Masalah PLN datang dari kebijakan pemerintah berkaitan dengan harga bahan bakar dan harga listrik swasta yang wajib dibeli PLN. Satu lagi masalah datang dari sektor keuangan akibat utang PLN yang sangat besar dalam mengejar ambisi mega proyek 35 ribu megawatt. Masalah itulah yang mengakibatkan PLN rugi besar.

Meski harga batubara dan harga minyak telah turun hingga level terendah dalam sejarah, tapi PLN tetap rugi. Tahun 2020 PLN diprediksi menderita kerugian Rp. 44,3 triliun. Kerugian yang terus meningkat dari tahun sebelumnya. Lebih gawat lagi tahun 2021 kerugian PLN akan mencapai Rp. 83,7 triliun. Sudah tak ada untung lagi dalam kamus PLN dimasa kini dan mendatang. Kerugiannya akan terus membengkak dari tahun ke tahun.

Dari mana sumber kerugian PLN ? Ada tiga hal ; pertama, dari pembelian bahan bakar jumlahya 34,6% dari total biaya, pembelian listrik swasta 41,2% dari total biaya, biaya depresiasi dan keuangan sebesar 15,8% . Ketiga komponen biaya tersebut 91,6% dari total biaya yang dikeluarkan PLN.

Ini adalah bisnis BUMN paling konyol, dimana sebagian besar pengeluaran atau biaya PLN ditentukan oleh kebijakan pemerintah. Pembelian bahan bakar harganya dipatok dalam formulasi yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Pembelian listrik swasta juga ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Kedua biaya ini mencakup 75,8 % biaya yang harus ditanggung PLN.

Siapa yang untung dengan kebijakan harga bahan bakar dan harga listrik swasta? Tidak lain adalah oligarki pebisnis bahan bakar terutama pebisnis batu bara. Siapa lagi yang untung paling besar ? Yakni pebisnis pembangkit batubara, mereka punya tambang batubara dan sekaligus mereka punya pembangkit.

PLN tidak akan pernah untung, sebaliknya pebisnis pembangkit tak akan pernah rugi, demikian juga pemasok batubara ke PLN juga tidak akan pernah rugi. Akan untung sepanjang jalan PLN melakukan bisnis listrik.

Siapa yang dirugikan? Tidak lain adalah masyarakat Indonesia. Harga listrik Indonesia adalah salah satu yang paling mahal. Harga listrik Indonesia lebih mahal dari harga listrik India, China yang merupakan pesaing utama dalam perdagangan global. Jika dibandingkan dengan pendapatan perkapita rakyat Indonesia, harga listrik Indonesia adalah salah satu yang paling menghisap di dunia.

Satu kata kunci bagi PLN untuk selamat dan keluar dari jebakan kerugian . Kata kunci adalah renegosiasi. Apa yang harus di renegosiasi yakni pertama, harga bahan bakar terutama batubara. Kedua, harga listrik yang wajib dibeli dengan skema _take or pay_ milik swasta, dan ketiga adalah utang utang PLN warisan masa lalu. Renegosiasi ini telah menjadi komitmen Dirut PLN dalam membenahi struktur keuangan PLN dan menyelamatkan PLN dari kebangkrutan..apa kabar renegosiasi ini ya? Semoga telah berjalan sebagaimana yang dijanjikan kepada publik.

KAMI SERUKAN KEPADA KPK DAN PENEGAK HUKUM SEGERA USUT KEJAHATAN MAFIA BATUBARA DI PLN YANG MERUGIKAN HAJAT HIDUP ORANG BANYAK.

1 Desember 2020

Tim Ster TNI Tinjau Giat Binter Satgas Yonif 642/Kapuas

(Sanggau-Kalbar). Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Mabes TNI di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (30/11/2020).

 

Selain melaksanakan Wasev, tim dari Staf Teritorial (Ster) Mabes TNI tersebut sekaligus meninjau pelaksanaan kegiatan teritorial Satgas yang sedang berlangsung.

 

Dansatgas mengatakan bahwa kunjungan kerja Tim Wasev Ster Mabes TNI tersebut dipimpin oleh Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno, S.E. selaku  Paban VI/Taswilnas Ster TNI beserta Letkol Inf Tarmuji, S.Ag., Pabandya-2/Binpottaswilnas Paban VI/Taswilnas Ster TNI dan Serka Budi Santoso sebagai operator.

 

Kunjungan kerja tim tersebut untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas RI-Malaysia Sektor Kalimantan Barat, termasuk didalamnya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas.

 

“Evaluasi, arahan dan bimbingan Tim Wasev Ster Mabes TNI di jajaran Satgas Yonif 642/Kapuas akan dijadikan sebagai acuan, motivasi dan pedoman dalam melaksanakan fungsi Binter kedepan,” kata Dansatgas.

 

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Ster TNI Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno, S.E. setelah menerima paparan Dansatgas menuturkan, kehadirannya di jajaran Satgas Yonif 642/Kapuas bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan teritorial yang telah dilaksanakan sesuai dengan program kerja yang ditentukan oleh Komando Atas. “Pelaksanaan kegiatan berbasis anggaran harus tertib administrasi, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

 

“Pedomani protokol kesehatan dalam setiap kegiatan teritorial bersama masyarakat, tetap semangat dan terus berkarya serta berinovasi untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat khususnya daerah perbatasan RI-Malaysia Sektor Barat,” lanjut Ketua Tim Wasev Ster TNI kepada Dansatgas.

 

Ketua Tim juga mengatakan, Ster TNI ingin mengetahui upaya-upaya Satgas Pamtas untuk dapat mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga tercipta kemanunggalan TNI dan Rakyat, melalui kegiatan Komsos, Karya Bhakti, dan lain sebagainya. Karena kehadiran Satgas Pamtas menjadi tolak ukur kinerja TNI di wilayah perbatasan.

 

Selanjutnya Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno, S.E. menambahkan dalam mencapai suatu prestasi Satgas, maka jangan berbuat pelanggaran selama bertugas, tingkatkan kreativitas dan ide yang diperlukan serta harus mampu berinovasi dalam melaksanakan tugas.

 

“Perjalanan tugas masih panjang, pelihara motivasi diri sendiri dan anggota, tetap semangat, dan jangan berbuat pelanggaran. Setiap kendala yang ada sampaikan kepada komando atas untuk segera ditindaklanjuti demi kelancaran dalam mendukung pelaksanaan tugas,” tutup Ketua Tim Wasev Ster Mabes TNI.

 

Selanjutnya Tim Wasev Ster Mabes TNI  berangkat menuju Pos Satgas Yonif 407/PK untuk melanjutkan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi Giat Binter Satgas Pamtas RI-Malaysia Sektor Kalimantan Barat.(Bdr)

Pangkogabwilhan I Kunjungi KPPN Tanjung Pinang

Sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M.melaksanakan kunjungan dan bersilaturahmi ke kantor KPPN Tanjung Pinang di Dompak, Selasa (1/12/2020).

Dalam kunjungannya ke kantor KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) yang terletak di Jalan Sultan Muhammad Syah, Kelurahan Dompak, Kec. Bukit Bestari Tanjung Pinang. Pangkogabwilhan I didampingi Asren Kas Kogabwilhan I Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dan Aslog Kas Kogabwilhan I Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos.M.M., C.Fr.A.

Kunjungan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M. dalam rangka bersilaturahmi dan sekaligus memberikan bantuan 2.200 masker. Hal ini sebagai wujud kepedulian Pangkogabwilhan I terhadap Covid-19 di Tanjung Pinang.

Selain itu Kogabwilhan I sebagai institusi yang baru di Tanjung Pinang diharapkan dapat saling berkoordinasi khususnya bidang perencanaan dan anggaran, sehingga akan terus dapat membina hubungan yang baik.

Kedatangan Pangkogabwilhan I di kantor KPPN disambut oleh Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Propinsi Kepri Teguh Dwi Nugroho, Kepala KPPN Tanjung Pinang Aprijon dan kepala KPPN Batam Bayu Prabowo. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama.

Tim Wasev Sopsad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa

(Merauke). Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW kembali menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi Staf Operasi Angkatan Darat (Wasev Sopsad) untuk memastikan tugas berjalan secara optimal.

 

Pada saat mengunjungi Pos Kout dan Pos Samleber Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Selasa (1/12/2020), Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo beserta rombongan didampingi langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

 

Dansatgas mengatakan bahwa kunjungan Tim Wasev Sopsad merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi dan semangat baru bagi kami (Satgas). “Dalam kunjungannya ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa, Tim Wasev Sopsad juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada prajurit,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo dalam arahannya menyampaikan kepada personel Satgas supaya lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di waktu menjelang berakhirnya masa penugasan. “Selalu waspada, laksanakan tugas dengan tulus dan bertanggungjawab, karena tugas operasi adalah suatu kebanggaan dan kehormatan,” katanya.

 

“Pelihara moril dan semangat Prajurit, pergunakan waktu yang ada dengan mengisi kegiatan yang positif dan bermanfaat,” tambahnya.

 

Mengakhiri pengarahannya, Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dapat berjalan dengan baik, serta memberikan motivasi kepada seluruh Prajurit agar tetap berbuat yang terbaik dan selalu menjaga citra TNI AD.

 

“Saya bangga sama kalian, tetap semangat dan jangan lupa berdoa agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya. (Bdr)

 

Konsep Pembangunan Berjamaah Ziadi-Aswatara Makin Dipuji di Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH – Pasangan Calon Bupati dan Calon Bupati Lombok Tengah nomor urut 2, Ahmad Ziadi – Lalu Aswatara (Wayent Wah) tampil meyakinkan di Debat Publik II Pilkada Lombok Tengah, Senin malam (30/11) di Hotel D’Max Lombok Tengah.

Gagasan dan konsep pembangunan kolaboratif dan partisipatif yang dikemas dalam pembangunan berjamaah yang disampaikan pasangan Wayent Wah dinilai beberapa pihak menjadi solusi tepat bagi Lombok Tengah ke depan.

“Setelah 10 tahun berjalan dan kami analisa. Maka tidak ada jalan lain, pembangunan berjamaah harus dilakukan di Lombok Tengah,” ujar Ziadi, dalam debat publik putaran II tersebut.

Menurut Ziadi, Lombok Tengah bukan saja dikaruniai sumber daya alam (SDA) yang sangat kaya dan potensial, tetapi juga keragaman kultur, budaya, dan aspek sosial kemasyarakatan lainnya.

Pembangunan Lombok Tengah tidak bisa dilakukan tanpa peran serta semua pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat.

Hal ini juga disampaikan saat menjawab pertanyaan tentang strategi pembangunan prioritas di saat APBD Lombok Tengah lebih besar untuk belanja pegawai ketimbang belanja publik.

Ziadi menekankan disinilah pentingnya konsep berjamaah.

“Misalnya, untuk membutuhkan Kota Praya saja dibutuhkan Rp10 Miliar. Tapi dengan berjamaah bisa cukup Rp1 Miliar kita sediakan alat dan ASN kita kerahkan. Ini juga akan membangun budaya bersih dan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Hanya dengan Rp1 Miliar. Ini contoh saja,” urai Ziadi

Selain itu, untuk efisiensi dan efektivitas anggaran, Ziadi menegaskan, perlu ada upaya peningkatan PAD dan sekaligus mencegah kebocoran-kebocoran. Misalnya, standarisasi harga NJOP, PBB dan lain sebagainya harus dilakukan dengan transparan.

“TKD aktif juga harus dilakukan tidak berdasarkan honorarium. Anggaran APBD Lombok Tengah juga perlu audit investigasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya,” tandasnya.

Terkait prioritas pembangunan, Ziadi menegaskan, harus dimulai dari desa. Peningkatan infrastruktur desa dan peningkatan kapasitas kepemudaan di desa akan menjadi prioritas Wayent Wah ke depan.

Semangat pembangunan berjamaah Ziadi-Aswatara mendapat apresiasi sejumlah pihak.

Pengamat politik Universitas 45 Mataram, Dwi Hidayat Junaidi mengatakan, konsep kolaboratif sangat tepat dilakukan di Lombok Tengah. Apalagi Loteng saat ini menjadi fokus perhatian dan pengembangan ekonomi berbasis pariwisata di tingkat nasional.

“Konsep berjamaah ini paling masuk akal dan memang harus mulai dilakukan di Lombok Tengah,” ujar dia , Selasa sore ( 1/12 ) .

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Lombok Tengah akan berjalan masif termasuk investasi swasta. Hal ini harus bisa diimbangi oleh Pemda Loteng dengan menyiapkan SDM setempat.

Peluang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, menurut dia, hanya bisa terwujud jika pemimpin daerah punya good will untuk ekonomi kerakyatan.

“Pembangunan kolaboratif atau yang disebut berjamaah oleh Ziadi Aswatara, bisa menjawab tantangan Lombok Tengah ke depan,” paparnya.

Ia juga menilai pasangan Wayent Wah mampu meraih poin lebih dalam debat publik putaran II di Lombok Tengah tersebut.

Penampilan cawabup, Lalu Aswatara, yang berlatar belakang birokrat pada debat kedua itu dinilai menambah keyakinan publik akan penguasaan dan kemampuan pasangan no urut 2 itu membawa lombok tengah lebih baik.

Dibanding 4 paslon lainnya, Wayent Wah nampak menguasai pannggung dan mampu menjabarkan gagasan mereka dengan sangat jelas dan menarik perhatian publik.

Ini Respon Tokoh Masyarakat Papua Terhadap Tanggal 1 Desember

sumbawanews.com,- Setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari Proklamasi West Papua. Padahal dalam Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 2 Agustus 1969, rakyat memutuskan secara aklamasi bergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Menangapi hal ini, Ketua Bamus Papua dan Papua Barat Willem Frans Ansanay menegaskan bahwa Pepera 2 Agustus 1969 itu sudah jelas wilayah negara Indonesja dari Sabang sampai Merauke. Bahkan secara pengakuan internasional masuk NKRI yang Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

 

“Saya garis bawahi sudah clear (Papua masuk NKRI). Fakta sudah membuktikan Internasional sudah clear Papua masuk NKRI,” kata Willem Frans Ansanay dalam diskusi secara virual bertema Ilusi 1 Desember, Senin (30/11/2020).

 

Kondisi sekarang kata dia, Pemerintah Pusat telah memberikan langkah tepat untuk mengubah Papua lebih baik melalui Dana Otonomi Khusus. “Pemerintah telah memberikan langkah sangat tepat bagi Papua dan telah menyetujui dana Otonomi Khusus bagi Papua,” katanya.

 

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ali Kabiay menambahkan soal 1 Desember yang merupakan Hari Kemerdekaan suatu mimpi belaka saja. Sebab, Papua sudah jelas masuk dipangkuan NKRI dan merdeka pada 17 Agustus 1945.

 

“Tanggal 1 Desember itu suatu mimpi belaka saja karena kita sudah merdeka 17 Agustus. PBB sudah menyatakan Papua bagian dari Indonesia yang sah. Dalam membentuk negara bukan hal mudah dan tidak mudah membalikan telapak tangan,” ujar dia. (*)

 

Danrem Merauke Ajak Masyarakat Papua Sambut Bulan Penuh Kasih Melalui Lomba Paduan Suara

(Merauke). Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengatakan bahwa dalam rangka menyambut Hari Raya Natal tahun 2020, akan dilaksanakan sebuah event yang positif, dengan melibatkan seluruh kalangan masyarakat luas, khususnya masyarakat Papua.

 

Untuk itu, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengajak masyarakat Papua untuk menyambut  bulan penuh damai dan kasih pada bulan Desember tahun 2020 ini melalui lomba Paduan Suara, Selasa (01/12/2020).

 

Lomba Paduan Suara tersebut bertemakan “Lagu Mars Babinsa”. Pendaftaran gratis dan bagi para pemenang akan mendapatkan sejumlah hadiah berupa uang dan trophy. Juara I akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), Juara II sebesar  Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah), dan Juara III sebesar  Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah).

 

Persyaratan peserta lomba Paduan Suara bisa diikuti oleh kalangan masyarakat umum. Variasi dan  kreasi lagu Mars Babinsa  tersebut bebas, namun tidak menyinggung atau bernuansa SARA, politik dan pornografi. Para peserta tetap mematuhi protokol Covid-19 dan menjaga jarak saat bernyanyi.

 

Lagu dalam bentuk video klip durasi 2-4 menit bisa menggunakan HP (Full HD), untuk kostum yang digunakan peserta  bebas, bisa menggunakan kostum khusus, seragam atau pakaian adat.

 

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 hingga tanggal 14 Desember 2020. Pengiriman klip video melalui WA hingga tanggal 18 Desember 2020. Untuk contoh lagu dapat dilihat pada : https//youtube/3bwqo6weNM.

 

Untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui HP, sehingga para peserta  tidak perlu mendatangi Kodim, namun melalui nomor HP para Pasiter Kodim sesuai wilayah alamat peserta.

 

Untuk wilayah Kodim 1707 Merauke, wilayah Kab. Asmat dan wilayah Kab. Mappi melalui Pasiter Kodim Merauke Kapten Inf Herman Purba, nomor HP (081394037396). Wilayah Kodim 1710 Mimika  melalui Pasiter  Kapten Inf Ahmad Zaini,  nomor HP (081240547733) dan Wilayah Kodim 1711 Boven Digoel melalu Pasiter Kapten Inf Warsito, nomor HP (081247719001). Para pemenang lomba Paduan Suara akan diumumkan pada tanggal 23 Desember 2020. (Bdr)

TNI Berangkatkan Pasukan Khusus ke Poso

sumbawanews.com,- TNI berangkatkan pasukan khusus untuk memburu kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menggunakan Pesawat TNI AU dari Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/12/2020).

 

Seperti yang dijelaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat Konferensi Pers bersama Menkopolhukkam kemarin (30/11/2020) bahwa pengiriman pasukan ini dalam rangka membantu Polri untuk memperkuat pasukan yang sudah ada sebelumnya di Poso. Dukungan-dukungan untuk operasi sudah dikirim secara bertahap.

 

TNI akan menindak tegas atas pelaku pembunuhan warga sipil di Desa Lemban Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi pada Jumat 27 November 2020 yang lalu oleh MIT. Sehingga apa yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia bahwa kelompok MIT harus ditumpas. “TNI akan menindak tegas atas pelaku pembunuhan yang dilakukan oleh MIT,” tegas Panglima TNI.

 

Panglima TNI mengharapkan doa seluruh bangsa Indonesia agar operasi ini bisa berjalan dengan lancar. “Dengan dukungan operasi tersebut saya yakin kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk yang tidak berdosa segera tertangkap,” harapnya. (Ahm)

Danjen Akademi TNI Buka Pendidikan Dasar Integratif Tahap-II Prajurit Taruna Tingkat-1 Tahun Pendidikan 2020/2021

sumbawanews.com,- Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Madya TNI Tamsil Malik, S.E., membuka pendidikan dasar Integratif tahap II Prajurit Taruna Tingkat I Akademi TNI Tahun pendidikan 2020/2021, di lapangan Taruna Bhakti, Resimen candradimuka Akademi TNI, Magelang, Senin (30/11/2020).

 

Dalam amanatnya Danjen Akademi TNI menyampaikan, Akademi TNI adalah Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabes TNI yang berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI, dengan tugas pokok menyelenggarakan pendidikan pertama perwira TNI yang bersumber dari Taruna Akademi TNI dari matra darat, laut dan udara, yang bersifat integratif dalam rangka menyiapkan kader Pimpinan TNI.

 

Adapun tugas yang dilaksanakan adalah menyelenggarakan pendidikan integratif Taruna Tingkat-1 Akademi TNI. Pendidikan Integratif Taruna Tingkat-1 Akademi TNI merupakan pendidikan dasar tahap awal dari bagian pendidikan Pertama Perwira TNI, dengan tujuan untuk membentuk, menanamkan dan menumbuh-kembangkan sikap, semangat dan jiwa keparjuritan bagi calon Prajurit Taruna (Capratar) Akademi TNI.

 

“Mengingat mereka sebelumnya adalah masyarakat sipil. Pendidikan Dasar integratif dilaksanakan selama 6 bulan yang dibagi dalam 2 tahap di Menchandra Akademi TNI, Magelang,” ujarnya.

 

Pendidikan integratif tahap-1 Taruna Akademi TNI diikuti oleh 672 Calon Prajurit Taruna atau Capratar (Taruna Darat 425 orang, Taruna Laut 230 orang dan Taruna Udara 117) dan dilaksanakan bersama dengan Calon Bhayangkara Taruna Akpol sebanyak 251 orang, sehingga pendidikan tersebut dinamakan Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tp. 2020/2021.

 

Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akpol Tahun 2020 ini  adalah pelaksanaan pendidikan yang keenam dalam satu wadah lembaga pendidikan yang sama, yaitu di Menchandra Akademi TNI yang dibuka pada tanggal  1 September 2020. Adapun maksud dan tujuan dari pendidikan dasar kemitraan ini adalah untuk membangun dan mewujudkan sinergitas dan soliditas bagi calon-calon generasi pemimpin TNI-Polri di masa datang.

 

Pendidikan dasar Integrasi Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akpol pada tanggal 27 November 2020 yang lalu telah selesai dan ditutup melalui upacara Wisuda Prajurit dan Bhayangkara Taruna Akademi TNI dan Akpol (Wisuda Prabhatar) dengan Inspektur Upacara Panglima TNI secara virtual melalui vicon di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta.

 

Setelah pendidikan dasar integrasi kemitraan selesai, selanjutnya sebanyak 251 Taruna Akpol akan diserahkan kepada Gubernur Akpol guna mengikuti pendidikan lanjutan di Akpol Semarang. Sedangkan Prajurit Taruna Akademi TNI akan mengikuti pendidikan lanjutan tahap ke-2 selama 3 bulan kedepan di Menchandra Akademi TNI.

 

Pendidikan integratif tahap-2 ini diikuti oleh 672 Taruna Tingkat-1 Akademi TNI dan akan berlangsung selama 3 bulan kedepan. Setelah pendidikan integratif tahap-2 selesai dan para Taruna dinyatakan lulus serta dilantik menjadi Kopral Taruna, selanjutnya para Taruna Akademi TNI akan diserahkan ke Akademi Angkatan masing-masing guna melanjutkan pendidikan kematraan di  Akmil, AAL dan AAU  selama 3.5 tahun hingga Taruna dilantik menjadi seorang Perwira TNI dengan pangkat Letnan Dua. (Ahm)

Jumlah ODHA di Papua Makin Tinggi, Pemerintah Diminta Untuk Bergerak

sumbawanews.com,- Yayasan AIDS Indonesia mengungkapkan angka terbaru di tiga besar Provinsi yang memiliki Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tertinggi.

 

Menurut data organisasi nirlaba ini, Papua memiliki 23.639 ODHA, disusul Jawa Timur 21.128 lalu Jawa Tengah dengan 12.988 orang. Data terakhir kasus AIDS dalam laporan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes per 12 Agustus 2020 mencatat lima Provinsi dengan kasus AIDS terbanyak.

 

Di antaranya, Papua 23.629, Jawa Timur 21.016, Jawa Tengah 12.565, DKI Jakarta 10.672 dan Bali 8.548. Sedangkan untuk lima Provinsi dengan kasus HIV terbanyak ditempati DKI Jakarta 68.119, Jawa Timur 60.417, Jawa Barat 43.174, Papua 37.662, dan Jawa Tengah 36.262.   Menilik hal ini, sudah seharusnya upaya pencegahan penularan HIV/AIDS tetap terus dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Lantaran pandemi tak memperkecil jumlah penderita.

 

Penyebaran HIV/AIDS akan terus terjadi sebagai ‘bom waktu’ jika tidak dilakukan langkah kongkret pencegahannya. Dari data Kemenkes tersebut, Provinsi Papua masih menjadi provinsi yang memiliki angka penderita AIDS tertinggi. Hal ini tentu saja membutuhkan effort khusus, apalagi dengan karakteristik wilayah dan masyarakat Papua.

 

Apalagi bagian tengah Provinsi Papua merupakan daerah dataran tinggi dengan kelompok penduduk yang secara etnis dan sosioekonomi berbeda dari penduduk di wilayah pesisir. Adapun wilayah pesisir bagian Selatan terdiri dari kota-kota kecil yang sulit dicapai melalui jalan darat. “Memang perlu skil khusus dalam kampanye pencegahan dan penyuluhan tentang HIV/AIDS ini. Upaya ini juga harus dilakukan dengan semua stakehodler terkait. Tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” ujar Wakil Ketua Umum Yayasan AIDS Indonesia Shinta W Kamdani di Jakarta, Senin (30/11/2020).

 

Dari kacamata Yayasan AIDS Indonesia, penyebab angka ODHA Papua masih tinggi lantaran masih minimnya pengetahuan masyarakat akan HIV/AIDS. “Edukasi dan akses terhadap pengobatan yang masih kurang. Ini pekerjaan rumah yang harus diselesaikan semua stakeholder di Papua,” ujar Shinta.

 

Ia tak menampik jika peran perilaku juga memengaruhi penyebaran HIV/AIDS. “Edukasi harus jalan terus, jangan menunggu sampai sakit,” ucap Shinta.

 

Menurut Shinta, upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sedikit terkendala di masa pandemi Covid-19. “Kami hanya bisa melakukan kampanye melalui temu online karena tidak bisa bertatap muka langsung. Lalu di pendistribusian ARV juga, karena semua terpusat pada penanggulangan wabah Covid-19,” paparnya.

 

Pemerintah sendiri di masa pandemi Covid-19 telah mengeluarkan protokol pelaksanaan layanan HIV/AIDS. Selain itu, dilakukan juga penilaian layanan melalui survei cepat untuk mendapatkan gambaran layanan HIV/AIDS sekaligus informasi ODHA yang terinfeksi Covid-19. (*)

 

Berita Terkini

Indonesia Sambut Positif Kesepakatan Damai AS-Iran

Sumbawanews.com,- Indonesia menyambut hangat tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang dianggap sebagai lompatan strategis menuju stabilitas di kawasan Timur Tengah. Dalam...

Honor Magic V6 Ungguli Baterai, Tapi Masih Terjebak OS

Sumbawanews.com,- Honor Magic V6 hadir sebagai ponsel lipat paling tipis di dunia, dengan baterai terbesar dan ketahanan air tertinggi yang pernah ada—tapi hanya satu...

Pengungsi Lebanon Kembali ke Rumah Usai Damai AS-Iran

Sumbawanews.com,- Ribuan pengungsi Lebanon kembali ke desa-desa dan kota-kota asal mereka, terutama di wilayah selatan, menyusul pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan...

Kratom dan 7-OH: Perang Dalam Kalangan Pecandu Alami

Sumbawanews.com,- Di tengah gelombang krisis opioid, kratom—tanaman Asia Tenggara yang dulu dipuja sebagai solusi alami—kini terpecah oleh konflik internal yang memicu perang regulasi. Pada...

Armayadi Resmi Dilantik, Nahkodai Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Barat

Sumbawa Barat sumbawanews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi memiliki Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) definitif. Ir. Armayadi, ST., M.M.Inov...

Berita Utama