Home Blog Page 2549

Hadapi Situasi Perang, Satgasrat Brigif R-9 Libatkan Masyarakat Latihan Pengungsian

(Pen Ancab 2020). Detasemen Teritorial Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad melaksanakan latihan pengendalian penduduk dan pengungsian dengan melibatkan sekitar 200 orang warga di sekitar wilayah Kec. Martapura, Ogan Komering Ulu Timur, Sumsel, Senin (23/11/2020), sebagai salah satu upaya melatih kewaspadaan masyarakat saat dihadapkan pada situasi peperangan.

 

Diskenariokan telah terjadi dua ledakan oleh musuh di pemukiman penduduk, dimana salah satunya menggunakan zat kimia berbahaya. Satgasrat Brigif R-9 kemudian mengerahkan Tim Penjinak Bahan Peledak  (Jihandak) dari Kompi Zeni Tempur (Zipur) untuk mengatasi ledakan.

 

Secara bersamaan, Satgas Teritorial melakukan pengendalian situasi dengan mengumpulkan dan mengevakuasi penduduk dengan kendaraan dari lokasi ledakan menuju titik pemisahan.

 

Setelah sampai di titik pemisahan, Satgas Teritorial melakukan pendataan untuk memisahkan penduduk yang mau diungsikan secara sukarela (pro) dan penduduk yang tidak mau diungsikan (kontra). Selanjutnya, penduduk yang pro akan dibawa ke tempat pengungsian khusus untuk mendapatkan pelayanan, baik makanan maupun kesehatan.

 

Selain itu, di tempat pengungsian tersebut, Satgas Teritorial menggelar penyuluhan-penyuluhan, antara lain penyuluhan tentang kesehatan dari pihak Dinas Kesehatan setempat dan penyuluhan  hukum serta wawasan kebangsaan atau bela negara oleh Tim Hukum Satgasrat Brigif R-9 Kostrad.

 

“Latihan ini merupakan sarana untuk menguji kesiapan aparat teritorial untuk bertindak bilamana wilayahnya terkena dampak akibat perang sekaligus memberikan pengetahuan kepada masyarakat apabila terjadi peperangan,” pungkas Mayor Inf Supriyanto, Danden Teritorial Kodim Satgastrat Brigif R-9/DY Kostrad. (Bdr)

Darah Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Rela Diberikan Kepada Masyarakat Papua, Ini Alasannya

 

sumbawanews.com,- Tiga Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso mendonorkan darahnya untuk membantu salah satu warga Masyarakat Kampung Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (24/11/2020).

 

“Ketiga Prajurit Pos Koya Koso yang bergolongan darah B tersebut dengan cepat menuju Bank Darah di Rumah Sakit Abepura setelah mendapatkan informasi bahwa salah seorang warga Kampung Skouw atas nama Ibu Helena Dimara (49) membutuhkan darah akibat penyakit Kanker Payudara yang ia idap,” kata Mayor Anggun.

 

Sebelumnya, Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung mendapatkan informasi dari salah seorang petugas medis di RS Abepura bahwa pihak Rumah Sakit saat itu membutuhkan darah dengan segera. “Ini kali ketiga kami dihubungi oke pihak RS Abepura untuk dimintai donor darah bagi warga yang membutuhkannya segera, karena respon yang kita berikan sangat cepat,” ujarnya.

 

“Tanpa ragu mereka menghubungi kami untuk meminta sekitar tiga kantung darah bergolongan B. Untungnya dapat kami respon cepat, dengan mendatangkan prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Koya Koso yang memiliki golongan darah B yakni Praka Fauzi, Praka Irwansyah dan Pratu Doni,” jelas Lettu Ckm Andrew Agung selaku Dokter Satgas.

 

Dengan ketulusan hati dan niat mulia, ketiga prajurit tersebut menuju Bank Darah Rumah Sakit Abepura untuk mendonorkan darahnya kepada Ibu Helena Dimara. “Dari ketiga raut wajah prajurit, saya tidak menemukan adanya mimik keterpaksaan apalagi mengeluh. Justru mereka bersedia dan bersemangat mendonorkan darahnya untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucap Lettu Andrew Agung.

 

Bapak John (55) selaku suami dari Helena Dimara mengaku senang dan tidak kuasa menahan derainya air mata yang jatuh ke pipinya. “Saya tidak tahu harus berkata apalagi selain mengucap terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan. Mungkin para Prajurit Satgas ini jawaban atas doa yang kami panjatkan selama ini untuk kesembuhan istri saya. Semoga Satgas Yonif MR 413 Kostrad diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.

Tertimpa Buah Sawit, Bapak Johari Diobati Personel Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas

(Sanggau-Kalbar.). Personel Kesehatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, memberikan pertolongan kepada Bapak Johari (50 th) yang mengalami luka robek di bagian kepala akibat tertimpa buah sawit, Senin (23/11/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa Bapak Johari meminta bantuan personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas untuk mendapatkan pertolongan pertama pengobatan terhadap lukanya.

 

“Pertolongan pertama tersebut kemudian diberikan oleh Bintara Kesehatan (Bakes) Sertu Fardika salah satu personel dari Tim Kesehatan Pos Balaikarangan kepada Bapak Johari di Pos Balai Karangan, Kec. Beduai, Kab. Sanggau, Kalbar,” ungkapnya.

 

Dansatgas menjelaskan bahwa penyebab luka robek di kepala yang dialami Bapak Johari dikarenakan beliau tertimpa buah sawit saat sedang melaksanakan panen sawit di kebunnya di Dusun Pamodis, Kab. Sanggau.

 

“Bapak Johari diantar oleh rekannya mendatangi Pos kemudian meminta bantuan kepada Tim Kesehatan Satgas Pos Balai Karangan untuk mengobati lukanya,” katanya.

 

Dansatgas menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan anggotanya merupakan bagian dari tugas Satgas Yonif 642/Kapuas disamping tugas pokoknya dalam menjaga perbatasan, juga memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat setempat.

 

Sementara itu, Bapak Johari mengucapkan terimakasih kepada personel satgas karena selalu siap menolong warga yang membutuhkan bantuan. “Dengan adanya Pos Satgas disini, saya tidak khawatir jika terjadi permasalahan kesehatan, karena anggota Pos selalu siap mengobati masyarakat kapanpun kita membutuhkan pengobatan,” tuturnya. Johari kepada Bakes Pos Balai Karangan setelah selesai mendapatkan pengobatan. (Bdr)

Aspers Panglima TNI : Korpri TNI Berkomitmen Tegak Lurus Terhadap Kepentingan Bangsa dan Negara

Dalam kapasitasnya sebagai Aparatur Pemerintah, Abdi Negara, Abdi Masyarakat, serta selaku pelaksana kebijakan publik, setiap insan Pegawai Negeri Sipil khususnya anggota Korpri TNI hendaknya terus berupaya meningkatkan kadar profesionalisme serta tetap berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan Bangsa dan Negara.

 

Hal tesebut ditegaskan Aspers Panglima TNI Marsekal Muda TNI Diyah Yudanardi dalam sambutannya saat membuka Seminar Webinar Tentang Kepegawaian dan Pandemi Covid-19 dalam rangka HUT ke-49 Korpri Tahun 2020, Selasa (24/11/2020) di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.

 

Selaku Pembina Harian Korpri di lingkungan Instansi TNI, Aspers panglima TNI berharap Korpri TNI dapat terus meneguhkan fungsinya, meningkatkan semangat, peran, serta kontribusi mengingat pada era normal baru (new normal), setiap aparatur instansi pemerintah dituntut harus tetap produktif, kreatif dan inovatif sehingga tidak mengurangi hasil kerja.

 

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI Dr. drg. Widya Leksmanawati, Sp. Ort. M.M. dalam laporannya menjelaskan, Kegiatan Webinar Kepegawaian ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-49 Korpri tahun 2020 di lingkungan TNI yang sebelumnya telah dilaksanakan donor darah, bakti sosial, dialog siaran RRI bekerjasama dengan Puspen TNI dan akan diakhiri dengan syukuran pada tanggal 29 November 2020.

 

Kegiatan Seminar Webinar Tentang Kepegawaian dan Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua hari (24-25 November 2020) ini diisi dengan ceramah kesehatan Covid-19 oleh PLT. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr. H. Muhamad Hidayat, serta pembekalan dan tanya jawab dari narasumber yaitu:

 

– Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, S.H., M.H., dengan topik “Peran Korpri dalam Berkontribusi, Melayani dan Mempersatukan Bangsa”.

 

– Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB dengan topik “Kebijakan pola Pengembangan Kompetensi PNS menghadapi Reposisi Jabatan Struktural Eselon III dan IV Ke Dalam Jabatan Fungsional”.

 

– Karopeg Setjen Kemhan dengan topik “Kebijakan Pola Pembinaan Manajemen Kepegawaian PNS Kemhan yang Ditugaskan li Lingkungan Organisasi TNI”.

 

– Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) –  Prof Dr. Agus Pramusinto, M.D.A. dengan topik “Implementasi Tugas Fungsi dan Pengorganisasian Komisi Aparatur Sipil Negara di Setiap Instansi Pemerintah” serta pembicara lainnya.

 

Pada bagian lain, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan seminar webinar kepegawain yang juga merupakan Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit TNI Angkatan Laut, Pembina Tk I IV/b Drs. Safwanuddin, M.M. mengungkapkan, kegiatan seminar online ini diikuti tidak kurang dari 500 orang dari seluruh pengurus Korpri dari tingkat Unit Korpri Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU dan unit Korpri TNI Provinsi. (Bdr)

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto Pimpin Sertijab Ketua IKKT Cabang BS II Paspampers

sumbawanews.com,- Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (Ketum IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS II Paspampers dari Ny. Uli Simanjuntak kepada Ny. Evi Agus Subiyanto, bertempat di Aula IKKT, Tjut Nyak Dien, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/11/2020).

 

Dalam sambutannya, Ketum IKKT PWA menyatakan bahwa serah terima jabatan atau pergantian merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan dalam suatu organisasi. Dengan adanya pergantian jabatan ini, diharapkan dapat memberikan warna untuk mengembangkan kreativitas dan kemajuan organisasi IKKT PWA. “Saya ingin mengingatkan kembali tujuan dari organisasi kita sebagai istri prajurit TNI adalah untuk membantu TNI dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya,” tegasnya.

 

Atas nama Ketua Umum IKKT PWA maupun secara pribadi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ny. Uli Simanjuntak yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS II Paspampers sekaligus Pimpinan Redaksi Majalah Anggini IKKT Pragati Wira Anggini yang sudah banyak membantu dan membina Ibu-Ibu anggota IKKT PWA Cabang BS II Paspampres.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada Ibu Evi Agus Subiyanto yang telah menerima tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Paspampers. Semoga Ibu bisa melanjutkan program kerja organisasi dan menambah warna serta ide-ide kreatifitas anggota IKKT PWA Cabang BS II Paspampres.

 

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto juga mengatakan, semua menyadari bahwa dalam memajukan dan meningkatkan organisasi tentunya tidak selamanya dapat berjalan dengan mulus sesuai yang diharapkan, ada saja kendala dan hambatan yang dihadapi bersama. “Namun kesemuanya itu dapat kita selesaikan dengan bekerjasama yang baik, tanggung jawab dan kerja sama yang ibu-ibu berikan selama ini, membuat saya benar-benar merasa terbantu dalam menjalankan tugas organisasi,” ujarnya.

 

“Sebagai istri setia pendamping suami dan mengikuti alih tugas suami, sehingga membuat kita harus berpisah. Meskipun di antara ibu-ibu sekalian tidak lagi berada di lingkungan Pengurus Pusat IKKT PWA, saya berharap hubungan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik di antara kita senantiasa dijaga dan dipelihara dengan baik,” harap Ketua Umum IKKT PWA.

 

Pada kesempatan ini pula, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengingatkan kembali bahwa saat ini negara Indonesia tercinta dilanda ujian yang sangat berat yakni mewabahnya Virus Corona Covid-19. “Kita bantu program pemerintah dengan mematuhi serta menjadi pelopor dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan yaitu Pemakaian Masker, Menjaga Jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun air yang mengalir,” tandasnya. (Ahm)

Pemerintah Buka Seleksi 1 juta Guru Honor P3K Pada Tahun 2021

MATARAM–Kabar gembira bagi para guru honorer yang selama ini mengabdikan diri di sekolah negeri maupun swasta.

Pasalnya pemerintah akan memberikan kesempatan para guru honorer ini mengikuti seleksi penerimaan 1 juta guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Seleksi akan dilakukan tahun 2021 mendatang di seluruh Indonesia secara bertahap. Pengumuman seleksi penerimaan P3K ini disampaikan langsung Wakil Presiden RI Prof Dr KH Makruf Amin melalui konferensi yang digelar secara virtual dari Istana Wakil Presiden Senin (23/11). Bersama Wapres turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang diikuti pemerintah daerah.

Makruf Amin memahami bahwa tugas dan peran guru sangat strategis dalam membangun kualitas sumberdaya manusia Indonesia dengan pekerjaan dan tanggungjawab yang demikian besar, namun tidak sebanding dengan penghargaan atau gaji yang diterima oleh tenaga pendidik ini setiap bulannya. “Namun pengabdian seorang guru di tengah medan dan situasi yang sulit seperti saat ini tidak pernah menurun demi mendarmabaktikan dirinya bagi keberlangsungan generasi Indonesia emas yang akan melanjutkan perjuangan bangsa dan negara ini,”katanya.

Karena itu Wapres mengingatkan bagi guru-guru honorer untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi seleksi guru P3K pada 2021 mendatang. Setiap calon guru P3K memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk bisa mendaftar dan mengikuti ujian sleksi ini dengan baik. “Hanya guru yang memilikki kualitas dan kemampuan secara akademik dalam tahapan mengikuti seleksi nanti yang bisa ditetapkan sebagai guru P3K oleh pemerintah,” jelasnya.

Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan, pengalamannya selama turun ke daerah-daerah pelosok sekalipun. Semangat guru dalam proses belajar-mengajar di tengah keterbatasan penghargaan berupa upah atau gaji yang minim, namun motivasi pengabdiannya cukup tinggi. Baginya, banyak guru yang ditemuinya memiliki kapasitas dan kemampuan mengajar yang tidak diragukan lagi, namun belum mendapatkan hak-hak yang layak dari sisi pendapatan dibandingkan dengan guru-guru yang sudah berstatus PNS. “Karena itu kesempatan baik saat ini hendaknya diambil oleh para guru honorer untuk mengikuti tahapan seleksi untuk bisa menjadi guru dengan status P3K dan akan memperoleh pendapatan yang lebih layak untuk merubah nasib guru ke depan yang lebih baik,”ujarnya.

Ditambahkan, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani memastikan pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran bagi tenaga guru yang lulus melalui rekruitmen guru P3K tahun 2021. Karena bagaimanapun juga dalam situasi apapun termasuk dalam kondisi Covid-19 saat ini, proses belajar-mengajar bagi anak didik harus terus dilakukan dan tidak boleh terhenti. Untuk itu pemerintah menganggarkan melalui APBN 2021 dengan nilai belanja yang cukup signifikan bagi lancarnya proses belajar-mengajar di seluruh institusi pendidikan.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB M Nasir, SH mewakil Sekretaris Daerah NTB menambahkan, peluang tenaga guru honorer di NTB untuk mengikuti seleksi ini sangat besar untuk bisa lulus sebagai tenaga guru P3K. Karenanya para guru hendaknya mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa berkompetensi dengan nilai yang baik agar bisa masuk sebagai tenaga guru P3K.

Lewat kesempatan itu, Nasir, juga mengingatkan kepada para guru honorer yang akan mengikuti seleksi hendaknya percaya diri dengan kemampuan masing-masing dan berusaha menghindari calo atau janji-janji untuk bisa lulus dari oknum-oknum yang kurang
bertanggungjawab. “Proses seleksi yang dilakukan nanti dilakukan secara transparan dan jauh dari prakrek-praktek yang merugikan peserta,”tegasnya

TGH Abdul Manan Menyapa Relawan Penyandang Disabilitas dan Millennial di Upnormal

MATARAM-Anak-anak Muda Milenial Mataram yang sedang menikmati sore di Warunk Upnormal, mendapat kejutan menyenangkan kemarin (23/11). Calon Wakil Wali Kota Mataram TGH Abdul Manan mendadak hadir di tengah mereka.

TGH Abdul Manan datang bersama istri. Di tempat nongkrong favorit generasi milenial Mataram tersebut, pasangan calon Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani ini hendak berjumpa dengan para relawan pasangan SALAM yang merupakan para penyandang disabilitas dari ibu kota provinsi.

Di sela-sela perjumpaan tersebut, TGH Abdul Manan yang datang mengenakan setelan santai berupa kaos tanpa kerah berbalut jaket dan dipadu celana jeans, menyapa juga para pengunjung Upnormal. Beberapa di antara mereka pun meminta waktu foto bersama. Suka cita terpancar jelas dari wajah para pengunjung. Tim SALAM juga membagi-bagikan masker pada mereka.

Kata TGH Abdul Manan, pasangan SALAM memang hadir untuk menjadi pemimpin bagi semua. Tak kecuali mereka yang berkebutuhan khusus. Sudah menjadi rahasia umum kalau selama ini, warga Kota Mataram yang berkebutuhan khusus minim perhatian dari pemerintah. Regulasi memang sudah memadai. Namun kedodoran dalam implementasi.

“SALAM hadir untuk melayani semua warga. SALAM tak ingin lagi anak-anak kita yang berkebutuhan khusus menjadi warga kelas dua,” kata ulama kharismatik ini.

Dia menegaskan, warga Kota Mataram yang berkebutuhan khusus bukanlah generasi yang minta dikasihani. Sebab, mereka juga punya potensi yang besar. Seperti para penyandang disabilitas yang berjumpa dan bercengkrama dengan dirinya kemarin. Kata TGH Manan, mereka adalah anak-anak muda penyandang disabilitas yang memiliki keahlian di bidang desain dan juga IT. Di antara mereka juga kini sedang magang di perusahaan-perusahaan yang bonafid.

Karena itu, SALAM kata Ketua MUI Mataram ini tak ingin potensi besar yang ada pada para penyandang disabilitas Kota Mataram menjadi potensi yang disia-siakan. Visi Mataram Berkah dan Cemerlang yang diusung pasangan SALAM akan menghadirkan Kota Mataram yang ramah bagi para penyandang disabilitas.

“Wujud nyatanya adalah menghadirkan pembangunan yang inklusif. Pembangunan yang menghadirkan pemerataan layanan dan akses pembangunan bagi semua warga,” katanya.

Pembangunan yang iknlusif akan menjadikan hasil pembangunan tidak hanya dinikmati sekelompok orang. Bukan hanya menguntungkan sebagian kalangan. Melainkan dinikmati oleh semua orang. Seluruh warga Kota Mataram tanpa kecuali.

*Dipandang Sebelah Mata*

Sementara itu, para penyandang disabilitas yang hadir mengaku kalau keberadaan mereka masih acap dipandang sebelah mata. Itu sebabnya, mereka berharap ke depan, sosok yang terpilih memimpin Mataram bisa lebih memerhatikan para penyandang disabilitas.

“Kami harap kami lebih diperhatikan dan diberdayakan. Terus terang kami hanya ingin mandiri. Tidak dikasihani,” ujar Putu Suara Putra salah seorang penyandang disabilitas Tunarungu.

Selama ini kata dia, potensi penyandang disabilitas memang kurang dimaksimalkan. Kalau pun diperhatikan, hanya sebatas seremonial. Padahal, ia mengaku potensi penyandang disabilitas tidak kalah dengan warga normal lainnya.

Putu misalnya. Semenjak kuliah ia sudah berhasil meraih sederet prestasi di bidang desain grafis. “Saat kuliah di Bandung, saya pernah juara lomba desain grafis taman kota. Saya bersaing dengan orang normal pada umumnya,” katanya.

Belum lama ini, pria yang juga pengajar di salah satu sekolah luar biasa ini juga mampu mengantar siswanya juara dalam lomba desain dan menggambar.

Itu sebabnya, mereka menempatkan harapan di pundak pasangan SALAM sebagai pemimpin yang memberi ruang kreativitas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dalam pembangunan daerah.

Di tempat yang sama, Tim Pemanangan Pasangan SALAM H Ruslan Turmuzi menegaskan, inti Kota Ramah Disabiltias yang hendak dihadirkan pasangan SALAM adalah memastikan seluruh akses kebutuhan para penyandang disabilitas terpenuhi oleh pemerintah. Tak kecuali akses pelayanan dasar seperti pendidian dan kesehatan.

Karena itu, kata anggota DPRD NTB ini, orientasi pembangunan dari pasangan SALAM akan benar-benar memerhatikan hal tersebut. Di antaranya menghadirkan akses bagi penyandang disabilitas pada fasilitas-fasilitas umum milik pemerintah.

Nantinya juga kata Ruslan, informasi pembangunan dari pemerintah juga akan memperhatikan kebutuhan mereka. Misalnya dengan menggunakan penerjemah atau narahubung. Dengan begitu, para penyandang disabilitas di Kota Mataram juga bisa mengakses informasi penting dari pemerintah seperti warga Kota Mataram lainnya.

Satgas Yonif 125 Gandeng MJC Bagikan Bingkisan dan Pakaian Untuk Anak-Anak Kampung Kondo

(Merauke).   Wujud kepedulian terhadap warga sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW menggandeng Merauke Jeep Community (MJC) bagikan bingkisan dan pakaian layak pakai kepada anak-anak di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (23/11/2020).

 

Selanjutnya dikatakan bahwa pembagian bingkisan dan pakaian layak pakai tersebut terselenggara atas kerja sama personel Satgas Pos Kondo dengan MJC yang diketuai Bapak H. Suroso (52 th).  “Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kepada sesama yang membutuhkan sekaligus mewujudkan hubungan yang harmonis,” ujarnya.

 

Dijelaskan Dansatgas bahwa sebagian bingkisan dan pakaian layak pakai diserahkan secara simbolis, sedangkan sisanya dibagikan anggota Satgas dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah warga (door to door).  “Bersinergi untuk membantu sesama seperti ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan kepada warga perbatasan, terutama bagi anak-anak,” tandasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta menyampaikan sangat mengapresiasi atas kerja sama dan partisipasi MJC yang tulus berbagi dengan warga Kampung Kondo. “Menyaksikan keceriaan wajah anak-anak saat menerima bingkisan dan pakaian layak pakai, kami pun turut merasakan kebahagiaan mereka,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Kampung Kondo Elisa Banggu  (47 th) mewakili warganya mengucapkan terima kasih kepada Satgas dan MJC atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada anak-anak di kampungnya.  “Bantuan ini sungguh berarti bagi kami dan membuat anak-anak senang. Terima kasih atas kepedulian dan bantuannya,” ucapnya. (Bdr)

 

Tokoh Masyarakat Papua Yanto Eluay Berharap Pangdam Baru Tegas Terhadap Pengacau Keamanan

Sumbawanews.com,- Jabatan Panglima Kodam Cenderawasih beralih dari Mayjen TNI Herman Asaribab kepada Mayjen TNI Ignatius Yogo Triono. Pergantian pucuk pimpinan militer di Papua tersebut diharapkan meningkatkan sinergitas dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di daerah.

“Pangdam yang baru harus menjaga kedamaian serta persatuan dan kesatuan di Papua. Bapak Mayjen TNI Ignatius Yogo Triono, harus tegas terhadap kelompok-kelompok garis keras yang mengganggu stabilitas umum dan kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” kata Ketua Umum Presidium Putra Putri Pejuang Pepera Papua (P5) Yanto Eluay, di Papua, Minggu (22/11/2020).

“Kami berharap bapak Pangdam yang baru lebih tegas menjaga kedaulatan bangsa di Papua ini, ada pihak-pihak atau kelompok yang masih terus membuat kekacauan, dari sisi politik mereka selalu mengganggu stabilitas keamanan,” jelas Yanto Eluay.

Eluay juga mengapresiasi penunjukkan Asaribab sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Dia menilai promosi jabatan tersebut merupakan sebuah kebanggaan, karena belum pernah ada putra asli Papua menduduki posisi di TNI AD setinggi Asaribab.

“Promosi jabatan ini (penunjukan Asaribab sebagai Wakil KSAD) merupakan kebanggaan bagi masyarakat asli Papua. Kepercayaan itu tentu menjadi motivasi bagi putra-putri Papua dalam mengembangkan karier (masing-masing),” ujar putra tokoh karismatik Papua Theys Eluay tersebut.

Penunjukan Asaribab sebagai Wakil KSAD dan Yogo sebagai Panglima Kodam Cenderawasih berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/911/XI/2020, tertanggal 18 November 2020. Ada sebanyak 36 personel TNI menduduki jabatan baru.

Atas promosi tersebut, Herman Asaribab pun mendapat kenaikan pangkat, sehingga menjadi Letnan Jenderal TNI. Dia tercatat sebagai alumnus pertama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Angkatan 1988 berpangkat Letnan Jenderal. “Suatu kebanggaan bagi masyarakat Papua,” tegas Yanto Eluay.

Adapun Yogo sebelumnya merupakan Komandan Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat. Promosi jabatan merupakan penghargaan pemimpin TNI kepada prajurit yang berkinerja dan berprestasi menonjol.****

Pangkogabwilhan I Terima Bantuan 50.000 Masker dari Pjs. Gubernur Kepri

Sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M. menerima kunjungan Pjs. Gubernur Kepri Dr. H. Bahtiar Baharuddin di ruang kerja Pangkogabwilhan I Jalan M.T.Haryono km 3,5 Tanjung Pinang, Senin (23/11/2020).

Kegiatan kunjungan PJs. Gubernur Kepri selain bersilaturahmi juga berdiskusi membahas berbagai permasalahan khususnya penanganan Covid-19 di Kepulauan Riau. sekaligus memberikan bantuan 50.000 masker kepada Kogabwilhan I yang diterima langsung oleh Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I.N.G. Ariawan yang didampingi Asops Kas Kogabwilhan I Laksma TNI Aryantio Condro Wibowo, Ir. Kogabwilhan I Laksma TNI Sri Gunanto, Aspotwil Kas Kogabwilhan I Brigjen TNI Rafael Granada Baay.

Sedangkan Pjs. Gubernur Kepri didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Moch. Bisri S.KM., M.Kes., Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Kepri Junaidi, Kabag Protokol Provinsi Kepri Aludin Andi.

Pada kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan I mengajak agar aparat pemerintah dan masyarakat dapat bekerjasama dalam mengatasi pandemi Covid-19 sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pemda Provinsi Kepri atas bantuan yang telah diberikan.

Demikian pula Pjs. Gubernur Kepri Dr. H. Bahtiar Baharuddin juga menyampaikan bahwa dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kepri tidak bisa hanya melibatkan Pemda saja, namun butuh dukungan dari aparat TNI Khususnya Kogabwilhan I yang selama ini telah berperan serta dalam penanganan wabah Covid-19 mulai dari P. Natuna, P. Sebaru, RSD wisma Atlet Kemayoran Jakarta, dan RSKI Pulau Galang Batam.

Berita Terkini

Hasto PDIP Resmi Jadi Dosen Tetap di Universitas Bung Karno

Sumbawanews.com,- Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto resmi diangkat sebagai dosen tetap di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta. Pengangkatan itu diumumkan Hasto usai menyampaikan kuliah...

Reddit Kini Izinkan Pengguna Unggah Video di Komentar

Sumbawanews.com,- Reddit meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyisipkan video langsung di kolom komentar, memperkaya cara berinteraksi di platform tersebut. Sebelumnya, pengguna hanya bisa...

Johannesburg Terkejut, 12 Tewas dalam Penembakan Massal

Sumbawanews.com,- Jakarta – Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden penembakan brutal yang terjadi di permukiman kumuh Cleveland, Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026). Kejadian yang...

Senator Cruz dan Wyden Ajukan RUU untuk Melindungi Kebebasan Bicara dari Tekanan Pemerintah

Sumbawanews.com,- Sebuah undang-undang bipartisan yang baru diajukan di Senat Amerika Serikat memberi warga negara hak untuk menggugat pejabat pemerintah yang mencoba memaksa platform media...

Mantan Ketua Ombudsman Ditetapkan Tersangka Suap Nikel Rp4,8 M

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Hery Susanto, mantan Ketua Ombudsman RI, sebagai tersangka dalam kasus suap terkait tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara periode...

Berita Utama