Home Blog Page 2526

Ciptakan Stabilitas Keamanan, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bangun Pos Kamling di Ujung Batas RI-PNG

Sumbawanews.com,- Dalam upaya menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kotis bersama masyarakat membangun Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Kampung Launching Skouw, Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (24/01/2021).

Menurut Dansatgas, Kampung Launching Skouw merupakan Kampung yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea yang lokasinya berdekatan dengan Pos Lintas Batas Negara Skouw. “Dengan demikian di Kampung ini perlu dibangun Pos Kamling guna menjamin stabilitas keamanan untuk menghindari kegiatan ilegal yang dilakukan baik WNI maupun warga PNG yang tidak resmi berada disini,” katanya.

Selaku Komandan Pos Kotis Lettu Inf Yahmin juga mengungkapkan akan pentingnya pembangunan Pos Kamling di wilayah tersebut. “Berkaitan dengan belum dibukanya gerbang batas negara yang disebabkan Pandemi Covid-19 ini, banyak kita dapati pelintas batas ilegal,” ujarnya.

“Dengan adanya Pos Kamling ini diharapkan dapat meminimalisir bahkan menghapuskan kegiatan ilegal di seputaran wilayah perbatasan RI-PNG ini,” ucap Lettu Yahmin.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Kampung Launching Bapak Bernard (62). Ia berharap Pos Kamling ini dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan juga didukung oleh perangkat lain yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG. “Semoga Pos ini berfungsi sebagai pengganti sementara dari Pos Lintas Batas Negara, jadi jika kedapatan ada orang PNG yang masuk di Kampung ini tanpa surat kita harus tegas mengembalikan mereka ke Negaranya,” harapnya.

“Saya juga berharap berbagai instansi yang berada di Perbatasan ini turut membantu dalam operasional seperti Pos Satgas, Pos Polisi, Pos Imigrasi dan Instansi lainnya,” tambah Bernard.

Tingkatkan Disiplin Masyarakat dan Anggota, Propam Polda NTB Bersama POM Tiga Matra, Gelar Razia Tempat Hiburan

MATARAM – Gabungan Aparat TNI-POLRI menggelar operasi Penegakkan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) ke sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (23/1/2021).

Dalam operasi Gaktibplin ini, para pengunjung tempat hiburan malam diperiksa identitasnya. Aparat TNI-POLRI juga menghimbau agar para pengunjung dan manajemen tempat hiburan malam tetap mematuhi protocol kesehatan.

Menurut Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polisi Daerah Nusa Tenggara Barat (Kabid Propam Polda NTB), Kombes Pol Awan Hariono, S.IK, M.H, operasi ini memiliki dua tujuan. Pertama untuk memberikan himbauan para pengunjung dan pengelola tempat hiburan malam agar tetap mematuhi protocol kesehatan. Dan kedua untuk menegakkan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktibplin) aparat TNI-POLRI di tempat hiburan malam.

“Ini gabungan dari Propam Polda NTB DandenPOM dari POM AU dan dari POM AL, kita melaksanakan operasi Gaktibplin, jadi sasaran kita yang pertama adalah menyampaikan himbauan kepada masyarakat tetap mengedepankan protocol kesehatan pada saat di tempat hiburan, yang kedua sasaran kita anggota TNI dan POLRI yang berada di tempat hiburan malam.” Ujarnya.

Ia menuturkan bahwa operasi Gaktibplin ini bakal terus dilaksanakan seminggu sekali. Ia berharap dengan adanya operasi ini, masyarakat NTB yang berkunjung ke tempat hiburan malam tetap mengedepankan protocol kesehatan. Dan bagi Aparat TNI-POLRI yang kedapatan berada di tempat hiburan malam, bakal diproses di Institusi masing-masing.

“Kegiatan seperti ini akan kita laksanakan secara kontinyu, tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan juga mendisiplinkan anggota TNI-POLRI untuk lebih baik kedepannya,” terangnya.

Razia ini dilaksanakan di Bidari Hotel Mataram, Djembank Hotel, dan Kingsman Resto and Lounge. Dan merupakan razia perdana yang dipimpin oleh Kombes Pol Awan Hariono semenjak dilantik sebagai Kabidpropam Polda NTB 4 Januari lalu.

Implementasi Gotong Royong, Babinsa dan Warga Bahu Membahu Buat Pondasi Rumah Masyarakat

Sumbawanews.com,- Rumah mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, rumah menjadi tempat tinggal atau hunian manusia agar selalu terlindungi dari segala bentuk cuaca.

Melihat aktifitas masyarakat di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 1708/BU-Posramil Warsa Sertu Hasan bersama masyarakat binaan bergotong-royong dalam Pembuatan Pondasi Rumah Masyarakat di Kampung Karuiberik, Distrik Warsa, Kab. Biak Numfor, Papua, Sabtu (23/01/2021).

Sertu Hasan mengungkapkan, pembuatan pondasi ini bermula saat Babinsa mendengar keluhan dari warga setempat, dikarenakan proses pembuatan pondasi ini terhambat karena kurangnya tenaga untuk membantu dalam pembuatan pondasi tersebut. “Dengan bermodalkan nekat dan jiwa gotong-royong, Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembuatan pondasi tersebut,” imbuhnya.

Selaku pemilik rumah Bapak Eren Orboi, mengucapkan terima kasih yang sebesarnya bagi Babinsa, dikarenakan pembuatan pondasi yang tadinya terhambat dapat terlaksana dengan cepat hingga selesai. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Olah Singkong Jadi Gethuk Goreng, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso membantu meningkatkan ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG dengan mengolah singkong menjadi makanan tradisional Jawa Tengah berupa Gethuk Goreng yang di lakukannya di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (23/01/2021).

Munurut Dansatgas, kegiatan yang dilakukan oleh Pos Mosso pimpinan Letda inf Hary Bagus dalam mengajarkan masyarakat mengolah singkong menjadi Gethuk Goreng, dapat membantu meningkatkan perekonomian di Kampung Mosso. “Awalnya, beberapa anggota Pos Mosso melakukan anjangsana di kediaman Mama Agustina Nutafua (55) sekaligus membantu panen Singkong di kebun miliknya,” katanya.

“Kemudian salah satu anggota Pos Mosso bernama Praka Taufik menyarankan agar hasil panen singkong tersebut sebagian diolah menjadi makanan khas dari daerahnya Banyumas, Jawa Tengah yaitu Gethuk Goreng. Karena tidak pernah melakukan hal itu Mama Agustina meminta agar Praka Taufik mengajarkan cara membuat Gethuk Goreng tersebut,” ungkap Dansatgas.

Seperti diketahui bahwa pembuatan Gethuk Goreng terbilang cukup mudah, dimana singkong yang telah dikupas lalu direbus selama 30 menit ke dalam panci. Setelah itu singkong ditumbuk hingga halus dicampur dengan gula merah secukupnya yang diisi di dalam Gethuk Goreng tersebut. Langkah terakhir sebelum masuk di penggorengan ialah dengan membentuknya sesuai ukuran yang dikehendaki.

Dari Hasil percobaan tersebut, Mama Agustina mengakui bahwa Gethuk Goreng yang diolah bersama Satgas sangat lezat dan ia yakin warga lainnya di Kampung Mosso akan menyukai makanan baru ini.

“Saya ingin menjadikan ini sebagai usaha baru saya. Saya juga berterima kasih kepada anak-anak Satgas Pos Mosso yang telah membantu mengajarkan saya membuat Gethuk Goreng ini,” tutur senang Mama Agustina.

Harga Gethuk Goreng itu sendiri yang ditawarkan oleh Mama Agustina seharga Rp. 5.000,- kepada masyarakat Kampung Mosso dimana pada satu bungkus nya terdapat 4 buah Gethuk Goreng siap santap.

BPOM: Isu BPA dalam Kemasan ada yang Sengaja ‘Menggoreng’

Sumbawanews.com-Jakarta-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengendus ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggoreng isu yang mengatakan bahwa bisphenol A (BPA) yang ada dalam kemasan makanan dan minuman berbahaya bagi kesehatan. BPOM kembali menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan hingga saat ini, kadar BPA dalam kemasan itu jauh dan sangat jauh di bawah batas maksimal yang diijinkan.

“Kok terus digoreng-goreng ya? Tidak habis pikir saya,” ucap Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM, Ema Setyawati, Sabtu (23/1), saat dimintai pendapatnya soal adanya pemberitaan yang disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (PJPKL) Roso Daras yang masih menyatakan BPA dalam salah satu kemasan minuman itu berbahaya bagi kesehatan bayi dan ibu hamil. Ema juga mengakui hingga saat ini belum pernah menerima surat dari PJPKL .

Lucunya, ketika ditelusuri menggunakan mesin pencarian Google, PJPKL ini tidak pernah dikenal sebelumnya. Tidak jelas sekretariatnya di mana dan anggotanya siapa saja. Tidak tercatat di Dewan Pers maupun AJI. Anehnya, AJPKL ini dalam ‘mendadak’ berubah menjadi Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (PJPKL). Sementara itu, Roso Daras, Ketum PJPKL, juga tidak memiliki rekam jejak sebagai wartawan kesehatan ataupun lingkungan. Roso Daras dikenal sebagai penulis buku tentang Soekarno.

Ema menyampaikan agar masyarakat perlu membaca apa yang sudah disampaikan BPOM melalui akun Instagram (IG) resmi BPOM RI di @bpom_ri mengenai kemasan galon AMDK. “Sudah ada penjelasan kami, bahkan di IG BPOM juga sudah ada, bahwa sampai saat ini, berdasarkan hasil pengawasan kami, kadar BPA jauh…sangat jauh dari batas maksimal,” ucapnya dikutip dari www.sinarharapan.net.

Pada IG BPOM RI dalam tulisan berjudul “Mengenal Kemasan Galon AMDK”, dijelaskan bahwa kemasan galon AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) di peredaran terbuat dari polimer berupa plastik polikarbonat (PC) atau polietilen tereftalat (PET). Polimer ini bersifat inert atau stabil.

Untuk memastikan keamanan dari kemasan pangan yang beredar, Badan POM menerbitkan Peraturan Kepala Badan POM No.20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Hasil pengawasan Badan POM terhadap kemasan galon AMDK menunjukkan migrasi BPA di bawah 0,01 bpj (batas aman 0,6 bpj).

“Beberapa penelitian internasional menunjukkan bahwa penggunaan berulang galon AMDK polikarbonat tidak meningkatkan migrasi BPA, sehingga tetap aman digunakan,” tulis BPOM dalam IG-nya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pun sudah memasukkan berita-berita yang menyatakan BPA berbahaya untuk kesehatan ke dalam kategori berita tidak benar alias hoax. Hal itu dilakukan karena telah mendapat penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menegaskan bahwa kemasan produk berbahan BPA yang berdar di pasaran aman untuk dikonsumsi.

“Kita merujuk kepada pernyataan BPOM sebagai lembaga yang berwenang yang telah menyampaikan bahwa kemasan yang mengandung BPA untuk produk makanan dan minuman telah melalui uji laboratorium dan aman untuk digunakan,” ujar Plt Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

Sebelumnya, isu BPA ini juga digoreng dengan memelintir pendapat beberapa dokter dan pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Namun, setelah dikonfirmasi kepada mereka, para dokter dan YLKI membantah pernah menyampaikan BPA dalam kemasan minuman berbahaya.

Direktur Klinik Dian Perdana Medika, Jawa Tengah, dr. Dian Kristiani misalnya. Pernyataannya soal BPA pernah dipelintir hingga membuat keresahan di masyarakat. Dia membantahnya dengan mengatakan, “Saya tidak pernah menyampaikan bahwa mikropartikel plastik BPA itu yang ada di dalam galon guna ulang,” ujarnya Selasa (29/12), saat dimintakan klarifikasinya soal pernyataannya di media yang pelintir seolah-olah dia mengatakan bahwa galon guna ulang itu berbahaya untuk kesehatan karena mengandung BPA.

Hal serupa juga dialami dua dokter dari Rumah Sakit Mayapada, yaitu dr. Daulika Yusna, SpA selaku Dokter Spesialis Anak Neonatologist dan dr. Darrell Fernando, SpOG selaku Dokter Spesialis Kandungan saat menjadi narasumbner dalam sebuah webinar. Saat itu diberitakan seolah-olah kedua dokter itu menyatakan bahwa kadar BPA yang ada dalam kemasan galon guna ulang berbahaya untuk kesehatan. Setelah dikonfirmasi mengenai pernyataannya, melalui bagian media & komunikasi Rumah Sakit Mayapada, Dewi, yang sekaligus menjadi jurubicara para dokter, juga membantahnya.

“Semua yang ditulis di PPT (bahan materi webinar) dan perkataan yang keluar dari dokter kami sudah sesuai kaidah dan tidak pernah menyinggung soal galon guna ulang. Saya juga hadir dalam webinar itu untuk mendampingi dua dokter Mayapada yang menjadi pembicara saat itu. Jadi saya juga dengar talkshow-nya,” ujarnya.

Staf Peneliti YLKI, Nataliya Kurniati, sangat menyayangkan adanya pemberitaan di sejumlah media yang dianggapnya telah mencatut nama YLKI untuk sebuah pemberitaan yang tidak ada hubungannya dengan apa yang telah disampaikannya soal BPA ini. Dia hanya mengingatkan agar masyarakat itu tidak asal menggunakan packaging atau produk kemasan tanpa mereka tahu resikonya apa. “Artinya, kemasan yang harus dipilih itu harus yang mengikuti aturan-aturan agar kualitas packaging atau makanannnya itu sesuai dengan standar keamanan untuk masyarakat Indonesia atau yang ber-SNI,” katanya.

“Saya menyayangkan dan heran kok beritanya seperti itu. Beritanya tidak nyambung gitu, kok dihubung-hubungkan dengan galon guna ulang. Saya tidak pernah mengatakan itu. Jadi seperti mencatut nama YLKI,” ucapnya setelah membaca berita terkait.

Bersama Warga, Satgas Yonif 125/SMB Gotong-Royong Bangun Rumah di Kampung Toray

(Merauke). Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB bersama warga bergotong-royong membantu pembangunan rumah layak huni di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (23/1/2021).

 

Diungkapkan Dansatgas, sasaran kegiatan gotong-royong kali ini adalah membantu pembangunan rumah layak huni milik bapak Kornelis Baywalter (52 th). “Lima orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Eliezer Theopilus Tarigan bahu-membahu bersama warga membantu pembangunan rumah tersebut,” ujarnya.

 

Selain menjaga wilayah perbatasan RI-PNG tetap kondusif, Satgas Yonif 125/SMB yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW juga gencar melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan teritorial di berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

 

“Satgas selalu siap untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat dengan terjun langsung, melalui kegiatan seperti ini juga diharapkan bisa meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan antara Satgas dengan warga perbatasan,” kata Dansatgas.

 

Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menuturkan bahwa pembangunan rumah layak huni ini merupakan bantuan dari pemerintah untuk warga yang kurang mampu.

 

“Semoga kehadiran Satgas dalam kerja bakti ini dapat membantu mempercepat pembangunan rumah bapak Kornelis Baywalter, sehingga impiannya bersama keluarga untuk memiliki rumah layak huni segera terkabul,” ungkapnya.

 

Sementara itu, bapak Kornelis Baywalter  mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 125/SMB, khususnya Pos Toray yang turut membantu pembangunan rumah miliknya. “Kami sekeluarga sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dan keikhlasan bapak-bapak Satgas. Semoga kebaikan bapak sekalian mendapatkan imbalan dari Yang Maha Kuasa,” ucapnya. (Bdr)

Koramil Jajaran Kodim 1628/SB Gotong Royong Bersama Komponen Masyarakat Di Wilayahnya

Sumbawa Barat – Koramil Jajaran Kodim 1628/SB hadir bersama masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial dan Karya bakti ( Penanam pohon, perbaikan jembatan putus), seperti yang dilaksanakan Anggota Koramil 1628- 01/Taliwang Dan Koramil 1628-05/Jereweh, diwilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP., dalam keterangan tertulisnya di Sumbawa Barat, Sabtu (23/1/2021).

Dijelaskan Dandim, melihat kondisi yang ada di Jalan usaha Tani jalur penghubung antara desa Goa menuju Pantai Sawe Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut lokasi jalan terputus / terkikis sebelumnya terdapat Saluran Air ( Gorong – Gorong ) namun akibat derasnya luapan air pada saat hujan deras sehingga badan jalan terputus dan tidak dapat dilalui menggunakan kendaraan.

Perangkat Desa bersama anggota Koramil 05/Jereweh , Babinkamtibmas serta Masyarakat Goa bahu membahu melaksanakan karya bakti dalam membuat jembatan penghubung dari kayu untuk dapat dilalui kendaraan masyarakat yang melintas, Jelas Dandim

Sementara itu di Koramil 1628-01/Taliwang didua tempat melaksanakan kegiatan bakti sosial menanam pohon di lokasi kelompok darwis gelumpang Farm di Desa murah dan kelompok darwis danau lebo taliwang kabupaten sumbawa barat, Pungkas Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan wujud kepedulian dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dengan terus mengelorakan semangat bergotong-royong dengan memperkuat tali silaturahiim serta koordinasi lintas sektoral antar steakholder terkait di wilayah dengan demikian segala pekerjaan insyaAllah setiap pekerjaan dapat lebih mudah dan cepat, “ ujar Dandim.

“Dalam kondisi seperti sekarang ini, kami mengimbau kepada kita semua, juga seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstim maupun berbagai kemungkinan bencana alam yang terjadi, segera laporkan kepada aparat pemerintah terdekat bila terjadi musibah, termasuk kita manfaatkan musim hujan ini untuk menanam pohon dilahan lahan yang tandus agar dapat tumbuh dengan baik, karena akan banyak manfaat bagi kepentingan masyarakat baik dalam menjaga kelestarian alam, juga dalam mencegah banjir serta tanah longsor “ harapnya.

Dalam setiap kegiatan, Dandim juga mengimbau kepada personelnya maupun masyarakat untuk tetap mempedomani dan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Bersinergi, Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Polisi dan Aparat Pemerintah Bagikan Sembako Bagi Warga Dusun Kinda

(Bengkayang-Kalbar).  Mantapkan sinergitas bersama Polisi dan Aparat Pemerintah Desa Sentabeng, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas terjun langsung dalam pembagian bantuan sembako bagi warga wilayah perbatasan yang terdampak banjir di Dusun Kinda, Desa Sentabeng, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Jumat (22/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, mengungkapkan bahwa tiga orang personel Satgas dari Pos Sentabeng dipimpin Sertu Zanuar Rusli, ikut membantu pemerintah setempat agar pembagian bantuan sembako di Dusun Kinda dapat berjalan dengan lancar dan aman.

 

“Inilah wujud kebersamaan Satgas dengan pemerintah setempat agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya.

 

Menurut Dansatgas, kesempatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan keakraban dan hubungan yang harmonis antara Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan Aparat Pemerintahan dan seluruh warga.

 

Selanjutnya dikatakan bahwa bantuan sembako dari pemerintah tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir dengan cara mendatangi secara langsung ke rumah-rumah warga. “Semoga dengan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban warga,” tutupnya.

 

Di tempat terpisah, Bapak Sujiyanto selaku Kepala Desa, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang sudah berkenan hadir ikut membantu proses pembagian bantuan sembako kepada warganya, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

 

“Kepedulian dan partisipasinya sangat membantu kami. Kiranya ke depannya juga Satgas selalu hadir dan ada untuk kami warga perbatasan,” ucapnya.(Bdr)

Alumni AAU 2006 Kirim Bantuan 1,8 Ton Untuk Korban Bencana Alam di Sulbar dan Kalsel

Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 2006 melakukan aksi peduli sesama terhadap para korban bencana gempa bumi yang mengguncang Mamuju-Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan, dengan turut serta berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk para korban.

 

Alumni AAU Angkatan 2006 atau yang dikenal Punggawa Dirgantara Pasha menyalurkan bantuan sebanyak 1,8 ton berupa makanan, minuman, obat-obatan, masker serta kebutuhan lainnya yang dipusatkan di Lanud Iswahyudi Magetan Jawa Timur.

 

Ketua Angkatan AAU 2006 Mayor Pnb Martono, Sabtu (23/1/2021) menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sebagai prajurit TNI AU terhadap sesama dan merupakan aksi kemanusiaan.

 

Menurutnya, sebagai tentara yang berasal dari rahim rakyat, AAU Angkatan 2006 memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat khusunya yang menjadi korban gempa Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

 

“Ketika musibah gempa bumi menimpa saudara kita, sudah saatnya bagi kami sebagai prajurit TNI bersama komponen bangsa lainnya bersama-sama membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini,” ungkapnya.

 

Mayor Pnb Martono juga mengatakan bahwa AAU Angkatan 2006 tidak hanya memberikan bantuan logistik kepada korban bencana alam gempa bumi  di Sulbar dan banjir di Kalsel, namun ada beberapa personel yang terjun langsung melakukan evakuasi dan membantu korban di lokasi bencana tersebut.

 

“Salah satu personel yang terjun langsung dalam aksi cepat tanggap bencana tersebut adalah Mayor Pas Irrie selaku Dansatgas Paskhas yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengevakuasi dan melakukan pendistribusian bantuan logistik,” ucapnya.

 

Disamping melakukan pendistribusian logistik, beberapa Alumni AAU 2006 juga dilibatkan dalam menyiagakan pasukan pengendali pangkalan agar Bandara Tempa Padang Sulawesi Barat dapat beroperasional dengan baik untuk menerima bantuan logistik yang datang. “Selain Mayor Pas Irrie ada juga Mayor Nav Nanang Afandik yang juga turut membantu kelancaran pengiriman bantuan logistik menuju daerah bencana,” kata Ketua Punggawa Dirgantara Pasha.

 

“Tak banyak yang dapat kami berikan, semoga dapat menjadi bagian berkah dalam membantu meringankan kesulitan yang dialami para korban bencana,” tutupnya (*)

Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko Resmikan PLTMH Karya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 516/CY

(Merauke). Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku Komandan Komando  Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 174 Merauke didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 174/ATW Ny. Reny Bangun Nawoko beserta rombongan mengunjungi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha (Yonif Mekanis 516/CY).

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) hasil karya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY di Kampung Tetop, Distrik Inyandit, Kab. Boven Digoel, Papua, Kamis (21/1/2021).

 

Perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan serta medan yang sulit dan berlumpur tidak mengurangi semangat Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan untuk menuju ke lokasi PLTMH.

 

Saat rombongan tiba di Pos Tetop Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan disambut gembira dengan tari-tarian adat Suku Mandobo oleh masyarakat Kampung Tetop, sebagai wujud rasa syukur yang selama ini kampungnya gelap gulita di malam hari menjadi terang benderang.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian PLTMH hasil karya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY serta tatap muka dengan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Aparat Kampung Tetop.

 

Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa upaya dan gagasan yang dibuat oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang serta cinta kasih TNI AD kepada masyarakat Kampung Tetop.

 

“Apa yang sudah dibuat oleh prajurit TNI yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini, yang dapat menerangi perumahan Kampung Tetop sebanyak 52 kepala keluarga, anak-anak sekolah dapat belajar di malam hari, supaya dirawat dan dijaga dengan baik serta tetap patuhi protokol kesehatan covid-19,” ujar Danrem.

 

Brigjen TNI Bangun Nawoko juga mengatakan, “Saya sebagai Danrem Merauke selalu menekankan kepada prajurit TNI yang bertugas di Tanah Papua khususnya di wilayah Korem 174/ATW, agar prajurit  dalam mengemban tugas untuk membangun Papua dengan hati yang tulus serta selalu mencintai masyarakat khususnya orang asli Papua,”.

 

Turut hadir pada peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro diantaranya Bupati Kabupaten Boven Digoel, Kepala Seksi Logistik Korem 174/ATW Merauke, Dandim 1711/Boven Digoel dan Komandan Yonif Mekanis 516/CY.(Bdr)

Berita Terkini

Wajah Baru Lapas: Dari Hukuman ke Pemulihan

Sumbawanews.com,- Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Irjen (Purn) Mashudi, mengungkapkan transformasi mendasar dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. Kini, lembaga pemasyarakatan tidak...

Fortuner Dikepung Massa, Ternyata Pelaku Narkoba

Sumbawanews.com,- Tangerang — Sebuah mobil Fortuner putih menjadi pusat kerusuhan di kawasan Puri Beta, Ciledug, Tangerang, pada Jumat malam, setelah dikeroyok ratusan warga yang...

AS-Iran Capai Kesepakatan Rahasia, Trump Marah

Sumbawanews.com,- TEHERAN – Beredar dokumen rahasia berisi 14 poin kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang diklaim telah disepakati dalam pembicaraan intensif di balik...

Presiden Prabowo Dicibir, Padahal Programnya Sentuh Rakyat Bawah

Sumbawanews.com,- Ketika kebijakan-kebijakan besar mulai menyentuh lapisan paling bawah masyarakat, justru serangan politik dan narasi negatif semakin gencar menghampiri Presiden Prabowo Subianto. Bukan tanpa...

Bos Motor Listrik Temui Pejabat BGN Sebelum Dapat Proyek

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung mengungkap bahwa Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono, melakukan pertemuan langsung dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),...

Berita Utama