Home Blog Page 2517

Tangis Haru Warnai Pelantikan 1.000 Bintara Otsus Orang Asli Papua 

(Magelang).  Tangis haru keluarga mewarnai pelantikan Pendidikan Pertama Bintara Prajurit Karier TNI AD Program Otonomi Khusus Putra dan Putri Asli Papua Pria TA 2020 di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021). Pendidikan pertama ini resmi ditutup oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto.

 

Sebanyak 1.000 putra dan putri terbaik Papua ini telah menjalani pendidikan selama 20 minggu dimulai sejak 4 November 2020 hingga 23 Maret 2021, dengan menyelesaikan semua materi dasar keprajuritan.

 

1.000 putra dan putri asal Papua tersebut menjalani Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Otonomi Khusus (Otsus) Orang Asli Papua (OAP) Kodam XVIII/Kasuari 2020.  Pria 960 terbagi di 4 Rindam jajaran TNI Angkatan Darat, Rindam III/Siliwangi 330 orang, Rindam IV/Diponegoro 240 orang, Rindam V/Brawijaya 260 orang, Rindam Jaya 130 orang dan 40 Wanita di Pusdik Kowad Bandung.

 

Dalam pendidikan di Rindam IV/Diponegoro ini terpilih sebagai lulusan terbaik adalah Serda Andry Kaoci putra dari Sem Kaoci yang berprofesi sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Prajurit dengan nomor siswa 200002 tersebut berasal dari Waisai, Raja Ampat, Papua Barat.

 

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro mengatakan bahwa pendidikan ini telah berjalan dengan lancar tertib tanpa hambatan sesuai dengan kurikulum pendidikan dilingkungan TNI AD. “Kalian telah digembleng serta dibekali oleh para pelatih dan pengajar dalam kawah Candradimuka dengan berbagai materi dasar keprajuritan berupa pengetahuan dasar kemiliteran, keterampilan keprajuritan, mental kejuangan,” ujarnya.

 

Pangdam menekankan kepada para mantan prajurit siswa agar dapat menjadi Bintara yang tanggap, tanggon dan trengginas, berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta dapat melaksanakan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mulai hari ini kalian bukan lagi berstatus sebagai siswa, melainkan kalian adalah seorang prajurit yang terikat dengan norma dan aturan keprajuritan. Oleh karena itu kalian harus menjaga sikap dan perilaku dalam hidup bermasyarakat,” tegas Pangdam.

 

Ibu Yoana orang tua salah satu dari mantan siswa yang datang jauh-jauh dari Papua khusus untuk menghadiri pelantikan putranya, dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan rasa syukurnya. “Terima kasih kepada Pemerintah dan TNI yang telah memberikan kesempatan kepada putra saya dididik untuk menjadi prajurit TNI, ini suatu kebanggaan bagi kami sekeluarga dan juga masyarakat Papua,” ucapnya.

 

Sebagai informasi, penerimaan Caba PK TNI AD Otsus OAP pria dan wanita ini berbeda dengan penerimaan Bintara TNI AD reguler seperti biasanya. Program ini merupakan kerjasama TNI AD yang diwakili Kodam XVIII/Kasuari dengan pemerintah provinsi.

 

Pemerintah Provinsi Papua Barat, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putrinya melalui sumber pembiayaan dari anggaran Otonomi Khusus Provinsi Papua Barat, yang diberikan oleh pemerintah pusat dan telah disetujui oleh Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, beberapa waktu lalu. (***)

 

TNI Apresiasi Tenaga Kesehatan dan Relawan Atas Dedikasinya Melawan Covid-19

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia melalui Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H., selaku Koordinator Rumah Sakit Darurat Penanganan (RSDC) Covid-19 memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh tenaga kesehatan dan para relawan atas dedikasinya dalam perjuangan melawan Covid-19 selama ini.

 

“Perjuangan ini belum berakhir, kita masih berjuang,” kata Kapuskes TNI pada acara Momentum Satu Tahun Perjuangan Melawan Covid-19, bertempat di Tower 3 RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (23/3/2021) malam.

 

Kapuskes TNI mengungkapkan bahwa setahun sudah  berdirinya RSDC Covid-19 dan setahun juga tenaga kesehatan dari TNI, Polri serta para relawan memberikan kontribusi dan pelayanan kepada penyintas atau penderita Covid-19. “Dengan semangat pantang pulang sebelum Covid tumbang, para tenaga kesehatan dan relawan menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya.

 

Kapuskes TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia yang telah memberikan fasilitas berupa RSDC Covid-19, sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pasien penderita Covid-19. “Tanpa kegigihan dari Pemerintah Indonesia serta kegigihan dari Satgas Covid-19, Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 ini tidak akan optimal di dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H., menerima  penghargaan Rekor MURI permainan angklung pertama dengan peserta para tenaga kesehatan, relawan dan penyintas Covid-19 dengan jumlah peserta 1.500 personel. “Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh tenaga kesehatan dan para relawan Covid-19, berjuanglah, berjuanglah, berjuanglah dan berikan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Penghargan rekor MURI tersebut diberikan oleh Awan Rahargo selaku Senior Manager MURI. “Ini merupakan permainan angklung terbanyak di Indonesia bahkan dunia,” katanya. (Ahm)

Prajurit Yonif 763/SBA Bantu Korban Longsor di Kampung Bintuni Papua

sumbawanews.com,- Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 763/SBA Brigif 26/GP Kodam XVIII/Kasuari dengan cepat membantu korban longsor akibat hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Teluk Bintuni, Papua, Selasa (23/3/2021).

 

Danyonif 763/SBA Letkol Inf M. Horison Ramadhan mendapat informasi dari salah satu warga komplek Kalikodok bapak Laode bahwa rumahnya hampir tertimbun tanah akibat longsor. Berdasarkan informasi tersebut Danyonif memerintahkan anggotanya untuk membantu rumah yang terkena longsor.

 

“Beruntung tidak terdapat korban jiwa, namun terjadi kerusakan dan kerugian material yang cukup besar pada belakang rumah bapak Laode,” ujar Letkol Inf Horison Ramadhan

 

Letkol Inf Horison Ramadhan mengatakan sejumlah satu peleton Prajurit Yonif 763/SBA membantu keluarga korban mengevakuasi barang-barang dan membersihkan lumpur yang menutupi hampir seluruh bagian rumah.

 

Sementara itu, bapak Laode Jais Inrawanto mengucapkan terima kasih kepada Batalyon Infanteri 763/SBA atas bantuan yang diberikan berupa tenaga. “Kalau tidak ada Prajurit Yonif 763 saya sendiri tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan kondisi rumah saya saat ini,” ucapnya.

 

“Saya sendiri merasa sangat terbantu sekali dengan kehadiran Yonif 763/SBA di Kabupaten Teluk Bintuni ini, kehadiran mereka disini sangat membantu kami masyarakat yang ada di Kabupaten Bintuni, khususnya untuk saya dan warga yang berada di sekitaran sini,” jelas Laode. (Pen Yonif 763/SBA)

 

Bantu Petani, Personel Satgas Pamtas Sektor Timur Bahu Membahu Bangun Saluran Irigasi

Belu NTT – Satgas Pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste Pos Turiskain Kipur II melaksanakan gotong royong pembuatan saluran irigasi untuk mengairi sawah di Desa Maumutin dan Desa Tohe Kecamatan Reihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/3/2021).

Gotong royong yang dipimpin langsung Dankipur II Kapten Inf Mahfud bersama anggota dan puluhan masyarakat setempat antusias membuat saluran irigasi dengan mengambil air dari aliran sungai di dekat Pos Turiskain.

“Gotong royong pembuatan saluran air ini dilakukan mulai kemarin untuk mengairi sawah penduduk yang ada di dua desa,” kata Mahfud.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan air persawahan, para petani bersama anggota pos bahu membahu membuat saluran air dengan harapan sawah atau lahan mereka bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

“Kebetulan saluran air sungai yang digunakan terletak disamping Pos yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste sehingga kami bersama anggota turut membantu masyarakat untuk untuk membuat saluran irigasi dengan menggali tanah bebatuan sepanjang 400 meter,” terangnya.

“Hari ini salurannya sudah kelar dan langsung bisa digunakan oleh masyarakat untuk mengalirkan air ke sawahnya,” imbuhnya.

Kapten Mahfud juga menyampaikan keberadaan posnya selain untuk menjaga wilayah perbatasan juga untuk membantu masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Ajak Danpos Jajaran Manfaatkan Lahan Kosong

Belu NTT – Selain melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur juga tidak mau ketinggalan dalam membantu pemerintah di bidang pertanian khususnya swasembada pangan.

Hal itu dikatakan Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela memantau pembongkaran tanah di lahan belakang Mako Satgas Pamtas Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Selasa (23/3/2021).

Pembongkaran tanah bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Belu menggunakan traktor untuk mempermudah proses pengolahan tanah hingga siap untuk ditanami.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai upaya Satgas Pamtas mendukung program pemerintah khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

“Rencana lahan ini akan kita tanami berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan dapur. In syaa Allah jika ini berhasil, maka hasilnya dapat kita bagikan kepada masyarakat disekitar Mako,” ungkap Bayu Sigit.

Selain lahan dibelakang Mako, Alumnus Akmil 2003 itu juga akan memanfaatkan lahan disebelah barat piketan Mako Satgas untuk diolah dan ditanami jenis tanaman yang sama seperti cabe, terong, timun, kacang panjang dan jenis sayur-sayuran lainnya juga disiapkan untuk kandang ternak ayam.

Ia juga menginstruksikan kepada pos jajaran untuk menyiapkan lahan khusus disekitar Pos untuk berkebun sehingga waktu-waktu luang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.

Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti Hibur Anak-Anak Papua Dengan Atraksi Sulap

(Papua).  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti Pos Koya Kosso menghibur anak-anak di SD Negeri 14 Kampung Koya, Distrik Abepura, Jayapura, Papua, dengan atraksi sulap. Atraksi ini ditampilkan langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Koya Kosso Letda Inf Ery Hermawan, Selasa (23/3/2021).

 

Saat ditemui di akhir kegiatan, Danpos Koya Kosso Letda Inf Ery Hermawan menuturkan bahwa atraksi sulap yang ditampilkan adalah mengubah warna air teh menjadi air putih dan membengkokkan sendok logam hanya dengan tiupan.

 

“Puji Tuhan anak-anak sangat antusias dan terhibur dengan atraksi yang kami lakukan, kami juga sangat bahagia melihat anak-anak bergembira dengan kegiatan yang kami laksanakan,” ungkapnya.

 

Letda Inf Ery Hermawan juga mengatakan bahwa usai atraksi sulap, anggota Pos Koya Kosso mengajarkan tentang pentingnya wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SD Negeri 14 Kampung Koya Koso.

 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti Pos Koya Koso untuk menciptakan rasa cinta kepada tanah air dan kelak bisa menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan cerdas.

 

“Kita membantu mengajar untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar dengan memberikan materi Pancasila dan Bela Negara kepada anak-anak,” ujarnya.

 

Yolenta salah satu guru SD Negeri 14 Koya Kosa mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas hiburan dan bantuan mengajar kepada anak didiknya yang di lakukan Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti. “Kami berharap kegiatan mulia ini dapat terus dilanjutkan,” ucapnya. (Bdr)

Usai Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama, Danrem 162/WB Apresiasi Jiwa Besar Tokoh NW NTB

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mendampingi Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumhan RI Cahyo Rahardian Mushar melaksanakan mediasi kepada pimpinan NW Pancor TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi dan NW Anjani KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., Senin (22/3/2021).

Proses mediasi yang berlangsung sampai dini hari itu adalah dalam rangka menyelesaikan konflik internal yang terjadi antara kedua organisasi Nahdlatul Wathan (NW) tersebut.

Menurut Danrem 162/WB, kehadiran mereka di kediaman petinggi kedua tokoh NW tersebut disambut baik dengan tangan terbuka dan lapang dada, selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pertemuan hari ini Selasa 23 Maret 2021.

“Sesuai kesepakatan antara kami dengan kedua tokoh NW tersebut di tempat yang berbeda, sepakat untuk mengadakan pertemuan, dan hari ini mereka sudah menandatangani nota kesepakatan bersama di Hotel Astoria Mataram yang disaksikan langsung Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumham, para stakeholder NTB, baik pimpinan TNI Polri, dan Kejati NTB,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam nota kesepakatan bersama tersebut, terdapat tujuh point kesepakatan salah satunya mengenai penggunaan lambang NW.

“RTGB. KH. Lalu Gede Muhammad Zainudin Atsani yang bertindak sebagai Pengurus Besar NW selaku pihak pertama menggunakan lambang NW sesuai dengan sertifikat merk nomor pendaftaran IDM000588697 dan lambang bendera sesuai dengan sertifikat merk nomor pendaftaran IDM000589043, sedangkan pihak kedua TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majdi menggunakan lambang yang berbeda,” paparnya.

Selain itu, lanjut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu, kedua belah pihak juga sepakat akan selalu menjaga hubungan baik, saling menghormati dan mengakui legalitas dan keabsahan masing-masing dalam membangun, meningkatkan, mengasuh dan mengembangkan kerjasama sebagai pengurus besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam mewujudkan cita-cita TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pendiri organisasi perkumpulan NW.

“Ini yang patut kita apresiasi, nilai-nilai keagamaan dan jiwa besar para pihak sehingga semuanya bisa berdamai dengan baik tanpa harus ada yang merasa kalah ataupun menang,” ujar Rizal Ramdhani.

“Mari kita hormati dan laksanakan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama dan ditandatangani sehingga perkembangan NW kedepan lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menerbitkan SK kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) hasil Muktamar XIV di Mataram tahun 2019 yang sah atas perkumpulan Nahdlatul Wathan berdasarkan Keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agug dengan SK nomor AHU 0001269.AH.0108 Tahun 2020, tertanggal 30 November 2020.

Stakeholder di NTB Upayakan Islah NW Pancor dan NW Anjani

Mataram – Stakeholder di NTB terus berupaya menyelesaikan konflik organisasi terbesar di NTB yakni Nahdlatul Wathon (NW) antara NW Pancor dan NW Anjani. Sejak kemarin, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mendampingi Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumhan RI Cahyo Rahardian Mushar melaksanakan mediasi kepada kedua belah pihak baik kepada pimpinan NW Pancor TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi maupun NW Anjani KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., Senin (22/3/2021).

Menurut Danrem 162/WB, Kemenkumham RI sengaja datang ke Lombok NTB untuk mendamaikan kedua belah pihak mengingat NW merupakan organisasi terbesar di NTB dengan cabangnya sudah tersebar di beberapa provinsi.

“Kami menginginkan keduanya islah untuk kepentingan umat dan kondusifitas wilayah khususnya NTB, sehingga Kemenkumham bersama kami (Danrem 162/WB dan Kapolda NTB) mendatangi kedua tokoh NW di kediamannya hingga pagi (hari ini, red),” terangnya.

Kehadirannya di kediaman petinggi kedua tokoh NW tersebut menurutnya, disambut baik dengan tangan terbuka dan lapang dada walaupun ada beberapa draf yang sudah disiapkan sebelumnya harus dilakukan perubahan, namun keduanya sepakat untuk melakukan pertemuan hari ini.

“Sesuai kesepakatan antara kami dengan kedua tokoh di tempat yang berbeda akan mengadakan pertemuan hari ini di Hotel Astoria untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada tentunya dengan tangan terbuka dan kebesaran jiwa sehingga semuanya selesai dan tidak ada lagi permasalahan di belakang hari,” papar Ahmad Rizal.

Dijelaskannya, dalam permasalahan tersebut, ia bersama Kapolda NTB memiliki tanggung jawab moral untuk mendamaikan kedua belah pihak. Oleh sebab itu, begitu menjabat sebagai Danrem di NTB langsung melakukan dialog dengan kedua belah pihak untuk sama-sama menahan diri dengan harapan umat tidak terpecah belah, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara dengan baik.

“Insyaa Allah semoga hari ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik internal dengan tidak melihat siapa yang menang dan kalah dalam putusan PK di MA tahun 2020 sehingga nama besar NW baik di tingkat nasional maupun internasional tetap harum dan patut dibanggakan oleh masyarakat NTB,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menerbitkan SK kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) hasil Muktamar XIV di Mataram tahun 2019 yang sah atas perkumpulan Nahdlatul Wathan berdasarkan Keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agug dengan SK nomor AHU 0001269.AH.0108 Tahun 2020, tertanggal 30 November 2020.

Mantan Wapres Jusuf Kalla Kunjungi Lombok, Ini Penekanan Danrem 162/WB

Mataram – Dalam rangka kunjungan mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Dr. Drs. Muhammad Jusuf Kalla di NTB, Korem 162/WB melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan yang dipimpin Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB, Senin (22/3/2021).

Sesuai jadwal, kunjungan Dr. Drs Muhammad Jusuf Kalla direncanakan pada Selasa (23/3) besok dalam rangka pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia wilayah NTB di Hotel Grand Legi Mataram dan peletakan batu pertama pembangunan Kantor PMI Provinsi NTB.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB dalam amanatnya menyampaikan, apel gelar pasukan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman selama kunjungan Bapak H. Muhammad Yusuf Kalla di Lombok khususnya tempat acara maupun route yang akan dilalui mulai dari Bandara hingga di tempat acara.

Dalam pelaksanaannya, lanjut orang nomor satu di Korem 162/WB itu, harus benar-benar sesuai dengan prosedur tetap pengamanan VVIP, koordinasi melekat antar bagian maupun instansi serta laksanakan tugas pengamanan dengan tulus dan ikhlas sehingga bernilai ibadah.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menekankan, seluruh rangkaian kegiatan harus sesuai protokol kesehatan. Para personel pengamanan juga wajib terbebas dari Covid-19.

“Laksanakan tes rafid antigen sebelum melaksanakan Pam VVIP dengan harapan personel pengaman betul-betul bersih dari virus corona,” pungkasnya.

Apel gelar pasukan juga dihadiri Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, Karoops Polda NTB Kombes Pol Imam, Dandim 1606/Lobar Kol Arm Gunawan, Kadisops Lanud ZAM Mayor Lek Agoro, para Kasi Kasrem162/WB, Dandenpom IX/2 Mataram, Dirlantas Polda NTB serta undangan lainnya.

TMMD Kodim 1711/BVD Gelar Penyuluhan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme

(Boven Digoel). Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-110 Tahun 2021 Kodim 1711/BVD melaksanakan kegiatan non fisik dengan menggelar penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme kepada masyarakat, bertempat di Balai Kampung Wanggom, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Selasa (23/3/2021).

 

Bintara Administrasi Staf Teritorial Kodim 1711/BVD Sertu Hadi selaku narasumber menyampaikan bahwa bahaya terorisme dan paham radikalisme ini sangat perlu disosialisasikan kepada masyarakat, mengingat dampak negatif yang ditimbulkannya sangat besar terhadap persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Lebih lanjut Sertu Hadi mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya cegah dini terhadap kepentingan pihak-pihak berseberangan dengan NKRI yang ingin memprovokasi ataupun mempengaruhi masyarakat.  “Kita semua mempunyai peran dalam menangkal semua aksi yang bertentangan dengan Pancasila serta yang dapat merongrong NKRI,” ujarnya.

 

“Oleh karenanya, kami (TNI) melalui program non fisik TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD menghimbau dan mengajak Bapak, Ibu dan Saudara sekalian untuk membentengi diri dan keluarga dari paham menyimpang tersebut guna menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” tutup Sertu Hadi.

 

Di tempat terpisah, Pratu Mar Apriantus Liufeto salah satu anggota TNI AL dari Yonmarhanlan XI, Lantamal XI, yang saat ini ikut tergabung dalam Satgas TMMD Kodim 1711/BVD memberikan pelajaran kepada siswa-siswi SD YPPK, Kampung Kawagit, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel.

 

Pratu Mar Apriantus Liufeto mengisi proses belajar mengajar siswa-siswi SD YPPK Kawagit dengan memberikan pelajaran membaca, berhitung dan menulis. “Saya memperkenalkan huruf dan angka terlebih dahulu kepada anak-anak dengan harapan kedepan mereka dapat menghubungkan huruf-huruf dan lebih lancar dalam membaca serta menulis,” jelasnya.

 

“Saya juga berpesan kepada masyarakat setempat untuk lebih memperhatikan pendidikan anak-anaknya, karena merekalah nantinya generasi penerus yang akan membangun Kampung ini dimasa yang akan datang,” tutupnya. (Bdr)

Berita Terkini

Iran-AS Sepakat Damai, Israel Tetap Bertahan di Lebanon

Sumbawanews.com,- Meski Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang membuka jalan bagi penarikan pasukan dari kawasan konflik, Israel menegaskan tidak akan mengosongkan...

Judul: Jutaan Lagu Terpakai untuk Latih AI, Taylor Swift hingga Bad Bunny Ikut

Sumbawanews.com,- Investigasi mendalam oleh The Atlantic mengungkap bahwa jutaan lagu berhak cipta—termasuk karya superstar global seperti Taylor Swift dan Bad Bunny—telah digunakan tanpa izin...

Kyiv Diguncang Serangan Rudal, Asap Tebal Menyelimuti Kota

Sumbawanews.com,- Serangan udara beruntun meluluhlantakkan ibu kota Ukraina, Kyiv, pada dini hari Senin (15/6). Rudal dan drone milik Rusia menghantam sejumlah gedung apartemen di...

Fox Kuasai Roku, Penguasa TV Streaming Dunia

Sumbawanews.com,- Fox Corporation resmi mengakuisisi Roku senilai $22 miliar dalam kesepakatan yang akan mengubah peta kekuasaan industri streaming global. Dengan basis pengguna lebih dari...

TCL A65K Soundbar: Kompak, Cerdas, dan Harga Terjangkau

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya soundbar berukuran besar dan harga selangit, TCL A65K hadir sebagai solusi cerdas bagi penghuni apartemen atau ruang terbatas yang tetap...

Berita Utama