Home Berita Daerah Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Ajak Danpos Jajaran Manfaatkan Lahan Kosong

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Ajak Danpos Jajaran Manfaatkan Lahan Kosong

Belu NTT – Selain melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur juga tidak mau ketinggalan dalam membantu pemerintah di bidang pertanian khususnya swasembada pangan.

Hal itu dikatakan Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela memantau pembongkaran tanah di lahan belakang Mako Satgas Pamtas Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Selasa (23/3/2021).

Pembongkaran tanah bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Belu menggunakan traktor untuk mempermudah proses pengolahan tanah hingga siap untuk ditanami.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai upaya Satgas Pamtas mendukung program pemerintah khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

“Rencana lahan ini akan kita tanami berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan dapur. In syaa Allah jika ini berhasil, maka hasilnya dapat kita bagikan kepada masyarakat disekitar Mako,” ungkap Bayu Sigit.

Selain lahan dibelakang Mako, Alumnus Akmil 2003 itu juga akan memanfaatkan lahan disebelah barat piketan Mako Satgas untuk diolah dan ditanami jenis tanaman yang sama seperti cabe, terong, timun, kacang panjang dan jenis sayur-sayuran lainnya juga disiapkan untuk kandang ternak ayam.

Ia juga menginstruksikan kepada pos jajaran untuk menyiapkan lahan khusus disekitar Pos untuk berkebun sehingga waktu-waktu luang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.

Previous articleSatgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti Hibur Anak-Anak Papua Dengan Atraksi Sulap
Next articleBantu Petani, Personel Satgas Pamtas Sektor Timur Bahu Membahu Bangun Saluran Irigasi
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.