Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta. Mantan Wakil Menteri Pertanian itu menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang baru menjabat 45 hari, dan langsung menegaskan tidak memiliki dapur umum maupun satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menerima dana dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Enggak ada, saya tidak punya SPPG. Saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur,” ujarnya usai pelantikan. Pengangkatannya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026, dan ia akan melepaskan jabatannya di Kementerian Pertanian agar tidak merangkap jabatan.
Sudaryono, yang dikenal sebagai mantan asisten pribadi Prabowo dan Ketua Umum HKTI 2025–2030, mengakui adanya masalah tata kelola dalam program MBG, terutama terkait dugaan korupsi yang melibatkan eks kepala BGN Dadan Hindayana dan sejumlah petinggi lainnya. “Kita sendiri telah menyaksikan bahwa ada pelanggaran dari sisi tata kelola yang tidak transparan,” katanya. Ia menilui tugas barunya sangat berat mengingat anggaran MBG yang besar dan cakupannya yang mencakup seluruh Indonesia.
Nanik Sudaryati Deyang, yang mengumumkan pengunduran dirinya melalui Facebook pada hari yang sama, menyatakan alasan pribadinya untuk fokus pada perawatan jantung. Ia menegaskan MBG bukan program politis, sebagaimana sering dituduhkan, dan menyebut telah mendukung Prabowo selama 14 tahun. Sudaryono, seperti Nanik, juga dikenal sebagai sosok lama di lingkaran Prabowo, yang menjadikan kepercayaan pribadi sebagai fondasi penunjukannya.















