Sumbawanews.com,- Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan XLSmart sebagai pemenang lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada 2026. Operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu akan memanfaatkan dua pita frekuensi tersebut untuk memperluas jangkauan sinyal dan meningkatkan kapasitas jaringan 4G serta 5G di seluruh Nusantara.
Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menyatakan alokasi spektrum ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah yang akan segera ditindaklanjuti dengan penggelaran infrastruktur di lapangan. “Alokasi spektrum baru akan kami manfaatkan untuk menghadirkan jaringan yang semakin luas, andal, dan berkualitas. Kami ingin memastikan masyarakat, pelaku usaha, hingga fasilitas publik dapat menikmati internet yang lebih cepat dan stabil,” ujarnya.
Frekuensi 700 MHz, yang memiliki karakter sinyal rendah, akan digunakan untuk menjangkau wilayah pedesaan dan terpencil karena kemampuannya menembus bangunan dan menjangkau area luas. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz yang bersifat frekuensi tinggi akan fokus pada area perkotaan dan pusat keramaian untuk meningkatkan kapasitas trafik data serta menjadi fondasi utama pengembangan layanan 5G yang lebih cepat dan stabil.
Penambahan spektrum ini juga mempercepat integrasi pasca-merger antara XL Axiata dan Smartfren, memungkinkan optimalisasi efisiensi jaringan dan pengalaman konektivitas yang lebih konsisten bagi pelanggan. XLSmart kini berkoordinasi dengan Komdigi untuk memulai tahapan implementasi teknis dan memastikan seluruh komitmen pembangunan infrastruktur terpenuhi tepat waktu.















