Sumbawanews.com,- Sebagai wujud kepedulian Babinsa yang berada di wilayah kepulauan, tentunya mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk selalu memantau kondisi masyarakat yang ada di wilayah binaannya.
Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1709-01/Yapsel Serda Mujianto kali ini, tampak menyambangi kediaman salah satu warga binaannya yang sedang melakukan pembibitan rumput laut di Kampung Sarawandori II, Distrik Kosiwo Kab. Kepulauan Yapen, Minggu (18/04/2021).
Babinsa Serda Mujianto menjelaskan kehadirannya, merupakan salah satu bentuk dukungannya kepada salah satu warganya yang berprofesi sebagai petani rumput laut.
“Ini sangat bagus karena pembudidayaan rumput laut ini sangatlah mudah, biayanya pun murah, serta perawatan yang mudah pula, dengan lahan yang tak begitu luas, namun hasilnya pun sangat memuaskan,” jelas Babinsa.
Serda Mujianto menambahkan bahwa dengan adanya usaha pembudidayaan rumput laut ini, tentunya dapat membawa keuntungan bagi para petani, sehingga mereka yang juga berprofesi sebagai nelayan ini, tak selalu bergantung dengan hasil ikan dilaut, tetapi mendapatkan pemasukan dari budidaya rumput laut ini.
“Dengan bantuannya dalam melakukan pembibitan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi petani dalam membudidayakan rumput laut, sehingga hasilnya lebih banyak lagi dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Yosep Takanyuai sebagai petani rumput laut terlihat tersenyum lebar, turut memberikan apresiasinya kepada Babinsa.
“Kami sekeluarga sangat tersanjung atas kehadiran bapak Babinsa untuk membantu kami dalam pembibitan rumput laut ini, terima kasih telah mendukung kami, semoga Tuhan selalu memberkatimu dalam tugas dan juga memberkati segala usaha yang kita lakukan,” ucapnya. (Pendam XVII/Cenderawasih).
Belu NTT – Upaya untuk mendorong pemenuhan kebutuhan pangan dibidang pertanian di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY menyerahkan bantuan dua unit mesin air untuk memompa air dari sumber air ke lahan pertanian masyarakat Desa Dafala Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Demikian disampaikan Wadansatgas Pamtas Mayor Inf Aditya Nugraha, S.IP., saat menyerahkan dua unit mesin pompa air kepada Kepala Desa Dafala Leonardus Kahi di Kantor Desa Dafala, Senin (19/4/2021).
Dijelaskannya, bantuan dua mesin pompa air ini merupakan tahap awal dan sesuai rencana, Satgas akan membantu mesin pompa air sebanyak empat unit.
“In syaa Allah sisanya dua lagi akan diserahkan bulan depan (Mei,red),” ujar Wadansatgas.
Aditya Nugraha juga berharap agar mesin pompa air ini dapat digunakan untuk membantu para petani sehingga lahannya bisa digarap dan ditanami sesuai kondisi tanah.
Sedangkan Kades Dafala Leonardhus Kehi mengucapkan terimakasih atas dukungan Satgas Pamtas kepada masyarakat Dafala khususnya para petani holtikultura.
“Ini merupakan dukungan yang luar biasa untuk para petani holtikultura dalam upaya pemenuhan air untuk lahan, ini sangat bermanfaat dalam mendukung budidaya tanaman holtikultura,” tutupnya.
Terlihat dilokasi acara ikut mendampingi Dankipur III Kapten Inf Lutfi Sulthoni, Pasiter Satgas Kapten Inf Ali Murtono, Sekdes dan masyarakat setempat.
(Silas Papare). Komandan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi bertindak selaku Pimpinan Apel dalam Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam di Lanud Silas Papare. Apel ini dilaksanakan dengan tujuan memastikan kesiapsiagaan personel, peralatan, perlengkapan serta Posko Penanggulangan Bencana Alam di Lanud Silas Papare, Senin (19/4).
Danlanud Silas Papare dalam sambutannya menyampaikan bahwa Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Kasau melalui Asops Kasau tentang kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana yg terjadi.
“Untuk itu, Lanud Silas Papare membentuk Posko Penanggulangan Bencana Alam yang nantinya kita akan bahu-membahu dan saling berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperkuat Posko tersebut,” jelas Marsma Budhi.
Lebih lanjut Danlanud menambahkan bahwa dengan dibentuknya Posko Penanggulanan Bencana Alam ini, harapan saya dari pihak Kantor SAR Jayapura dapat merefresh dan melengkapi pengetahuan tentang pencarian dan penyelamatan kepada personel Lanud Silas Papare, karena saya yakin dari pihak SAR yang mengikuti perkembangan informasi dan prediksi bencana alam dalam waktu terakhir.
“Saya berharap Posko yang kita bentuk ini, tidak hanya menjadi pajangan semata, namun diisi dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam penanggulangan bencana,” tegas Danlanud. (***)
sumbawanews.com,- Program vaksin Nusantara bukan program dari TNI. Namun demikian sesuai dengan sikap pemerintah terkait berbagai bentuk inovasi dalam negeri seperti vaksin dan obat-obatan untuk penanggulangan Covid-19, maka TNI akan selalu mendukungnya dengan catatan telah memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P. didampingi Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H., Waka RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI dr. Lukman Ma’ruf, Sp.BS., M.Kes., M.H., Diryankes RSPAD Gatot Soebroto Brigjen TNI dr. Nyoto Widyoastoro, Sp.Pd-KHOM., Wakapuskesad Brigjen TNI dr. Agung Hermawanto, Sp.KJ., Kadiskesal Laksma TNI dr. Agus Guntoro, Sp.BS., Kadiskesau Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto Iskanto, M.Sc., Sp.BS (K), Sp.KP. dan Waka Babinkum TNI Brigjen TNI W. Indrajit, S.H., M.H. saat konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).
Kapuspen TNI menjelaskan bahwa terkait berbagai bentuk inovasi tersebut, ada tiga kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPOM yang harus dipenuhi yaitu keamanan, etifikasi dan kelayakannya. Selain itu juga perlu pengurusan perizinan kerja sama antara TNI dengan berbagai pihak dan penggunaan fasilitas kesehatan dan tenaga ahli kesehatan atau peneliti. “Mekanisme kerja sama akan diatur sebagai dasar hukum atau legal standing dan tanpa mengganggu tugas-tugas kedinasan atau tugas pokok satuan,” ujar Kapuspen TNI.
Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan bahwa TNI telah berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki baik Personel TNI maupun Alutsista dan prasarana lainnya seperti pemanfaatan Rumah Sakit TNI di seluruh Indonesia, sebagai Vaksinator dan tracer.
Pada kesempatan yang sama, Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H. menyampaikan bahwa TNI dalam inovasi vaksin betul-betul memberikan dukungan dan tentunya harus menjunjung tinggi kaidah keilmuan yang baik dan tahapan-tahapan dari suatu inovasi termasuk dalam tahapan penelitian. “Kesehatan TNI mempunyai aturan dalam hal kerja sama antara lingkup nasional maupun internasional dan ini sudah tertuang di suatu keputusan Panglima TNI,” ujarnya.
“Kerja sama bisa dilakukan sesuai dengan fase-fase dari suatu penelitian, kalau kita lihat penelitian ini terutama dalam uji klinis ada beberapa fase mulai dari fase 1, 2, 3 dan 4. Dimana fase-fase tertentu bisa dilakukan dengan suatu multi center study,” jelas Kapuskes TNI. (Ahm)
(Papua). Asep Saputra (50 th) salah satu warga Kampung Yokatapa yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjual bakso keliling di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, menjadi korban pembacokan yang dilakukan dua orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (18/4/2021).
Komandan Kodim (Dandim) 1705 Nabire Letkol Inf Benny Wahyudi menjelaskan bahwa pembacokan terjadi sekitar pukul 14.30 WIT, saat Asep Saputra yang kelahiran Brebes itu berjualan bakso dengan motornya di depan kantor BPD Sugapa. “Pelaku dua orang dan melarikan diri setelah melakukan pembacokan itu. Aparat saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Dandim, Senin (19/4/2021).
Akibat bacokan itu, Asep mengalami luka sobek pundak kiri, dada kanan, pinggang kiri dan tangan kanan. Saat ini Asep telah di evakuasi ke RSUD Nabire. “Korban sudah berada di RSUD Nabire dan ditangani tim medis di rumah sakit tersebut,” ujar Dandim.
Aksi kekerasan ini, menambah daftar perbuatan biadab yang dilakukan KKB dimana sebelumnya telah membunuh dua orang guru dan satu pelajar serta membakar fasilitas pendidikan berupa sekolah dan perumahan guru.
Menanggapi hal ini, pada Minggu (18/4/2021) kemarin, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Syaifullah Tamliha berharap Kepolisian Republik Indonesia menindak tegas aksi KKB di Papua. Bahkan dirinya meminta pihak kepolisian agar KKB didefinisikan sebagai teroris seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. “Saya berharap pihak kepolisian segera menindak tegas aksi tersebut dan menetapkan bahwa organisasi KKB sebagai pelaku terorisme,” katanya.
Menurut Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini, aksi KKB yang telah menebar teror dengan membunuh dan merusak serta melakukan kekerasan, telah termasuk dalam definisi terorisme pada dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tersebut. “Dalam menentukan sebuah kelompok masuk dalam kategori teroris atau tidak, kita jangan sampai hanya terjebak dengan aksi motif ideologi pada kelompok radikal atau agama saja,” ujarnya.
Tamliha mengatakan bahwa aparat keamanan, baik Polri maupun TNI harus menindak kelompok KKB secara tegas dan tanpa kompromi. Ia mengatakan bahkan sudah saatnya TNI memperkuat pasukan dengan menambah jumlah personel. “Untuk menumpas KKB yang sangat meresahkan masyarakat tersebut,” pungkas Tamliha. (**)
(Jayapura). Mengajarkan kerapian kepada masyarakat perbatasan, prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Koya Koso memberikan layanan pangkas rambut keliling gratis kepada warga Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani, S.H., M.Tr.(Han) dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Minggu (18/04/2021).
Dansatgas mengatakan bahwa kehadiran prajurit TNI di perbatasan negara tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan saja. Namun prajurit TNI juga turut berkontribusi untuk dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat, melalui kegiatan pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan sosial lainnya. “Salah satu kegiatan yang digagas oleh Satgas Pamtas Yonif 131/Brs adalah peduli dan menanamkan jiwa kerapian kepada masyarakat,” ujarnya.
“Braja Pangkas, adalah layanan pangkas rambut keliling gratis yang dilaksanakan oleh semua personel jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 131/Brs, yang dibuat untuk membantu masyarakat. Seperti halnya yang dilaksanakan di Kampung Koya Koso yang tidak mempunyai fasilitas pangkas rambut,” ungkap Dansatgas.
Menurut Dansatgas, selama ini untuk pangkas rambut, masyarakat harus ke kota dengan jarak yang cukup jauh dan mengeluarkan biaya yang mahal. “Namun dengan adanya pelayanan pangkas keliling gratis dari Satgas Yonif 131/Brs, warga tidak susah lagi harus jauh-jauh dan ini bisa mengurangi biaya,” ujarnya.
Danpos Koya Koso, Letda Inf Eri Hermawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian personel Pos Koya Koso Satgas Pamtas Yonif 131/Brs, untuk menanamkan jiwa kerapian sejak dini dan membantu kesulitan masyarakat atas keterbatasan tenaga dan alat pangkas serta biaya yang relatih mahal untuk pangkas rambut.
Salah satu warga Tinus (35 th) mengatakan kami sangat terbantu dengan adanya pangkas gratis ini, karena kami tidak lagi harus jauh-jauh lagi ke kota dan tidak mengeluarkan biaya. (Bdr)
(Bengkayang-Kalbar). Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas terhadap pendidikan anak-anak di perbatasan RI-Malaysia, personel Satgas gotong royong dengan warga membangun dan mengecat WC Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bukit Henderson di Desa Jagoi, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar, Sabtu 17 April 2021.
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilisnya di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (18/4/2021), menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut empat orang personel Satgas dipimpin Serka Indra terjun langsung membantu pembuatan dan pengecatan WC PAUD Bukit Henderson.
“Keikutsertaan personel Satgas dalam membantu pembangunan WC tersebut sebagai wujud kepedulian Satgas terhadap fasilitas pendidikan di perbatasan,” ujarnya.
“Semoga dengan adanya WC baru ini nantinya mereka semakin nyaman dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di PAUD ini,” tambah Dansatgas.
Sementara itu, Bapak Maikel Rocki Lawuntu selaku penanggung jawab pembangunan PAUD Bukit Henderson mewakili warga Desa Jagoi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas yang telah membantu pembangunan ruang belajar PAUD Yakyu.
Semoga dengan fasilitas yang semakin bagus dan lengkap, untuk lebih mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar disini. “Sekali lagi kami ucapkan terimakasih, semoga Tuhan memberkati bapak Satgas dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.(Bdr)
Sumbawanews.com,- Kedok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini berpura-pura memperjuangkan masyarakat Papua terkuak. Kebohongannya terbongkar oleh kelakuan aslinya. KKB tidak hanya ingin melumpuhkan dunia pendidikan, tetapi juga melecehkan adat Papua.
Niatnya untuk melumpuhkan dunia pendidikan berlanjut. Setelah membunuh 2 guru, membakar 3 sekolah dan membunuh pelajar, KKB kembali membakar 3 rumah guru dan bangunan SD Inpres Klambet di kampung Dambet Distrik Beoga, Sabtu, (17/4/2021).
Setelah sempat menyalahkan TNI yang dilibatkan sebagai guru di sekolah-sekolah Papua dan menuduh guru dan pelajar yang dibunuhnya sebagai mata-mata aparat keamanan, KKB kembali membakar sekolah.
Selain itu, mereka juga melecehkan adat setempat dengan membakar rumah kepala suku wilayah Dambet a.n. bapak Bener Murib.
“Diduga dilakukan oleh kelompok Beoga Arodikala yang ikut Lagakek Telenggen,” ujar Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi, melalui keterangan tertulis, Minggu (18/4/2021).
Sementara itu, Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa juga mengkonfirmasi insiden pembakaran oleh front bersenjata OPM yang selama ini disebut sebagai KKB. “Benar, KKB telah membakar SD Inpres Klambet dan rumah kepala suku wilayah Dambet kampung Dambet distrik Beoga Sabtu, (17/4/2021). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, walaupun sempat ada gangguan tembakan kepada aparat gabungan TNI Polri saat menuju ke lokasi kejadian,” tambahnya.
Mengulang pernyataannya, Kolomel Suriastawa mengatakan bahwa fakta ini makin menunjukkan bahwa seluruh front OPM sedang frustasi dan makin membongkar kedoknya sendiri bahwa selama ini merekalah biang kerok dan sumber masalah di Papua.
Front bersenjatanya frustasi karena selain posisinya makin terjepit dengan tindakan pengamanan aparat gabungan TNI Polri, jalur ilegal senjata dan munisinya terbongkar, sumber dana dari hasil pemerasan kepada pejabat daerah dan masyarakat juga terbongkar. Kebohongannya yang sering disebar di media sosial juga terbongkar.
Front politiknya juga frustasi karena di dalam negeri upaya penolakan Otsus gagal dan di luar negeri tidak ada dukungan resmi dari dunia internasional terhadap aksi terorisme front bersenjata OPM. Propagandanya melalui media online dan media sosial tidak direspon dunia internasional.
Front klandestinnya juga frustasi karena peran dan permainan “dua kaki” nya sudah diketahui banyak pihak. Propaganda melalui media oleh jurnalis dan tokoh media sosial juga sudah terdeteksi.
Kolonel Suriastawa menambahkan, pasca penembakan guru, mereka ingin memunculkan propaganda pembenaran bahwa itu mereka lakukan karena TNI dilibatkan sebagai tenaga pengajar dan doktrinasi, sehingga guru adalah mata-mata aparat keamanan. “Faktanya, TNI dilibatkan sebagai pengajar di sekolah-sekolah karena banyak guru yang takut mengajar, khususnya guru pendatang akibat teror dari front bersenjata OPM dan tidak jarang merenggut nyawa seperti terjadi minggu lalu,” katanya.
“Peran TNI sebagai tenaga pengajar juga berlaku didaerah lain khususnya daerah terpencil, pulau terluar dan perbatasan. Karena keterbatasan tenaga pengajar itulah Kementerian pendidikan membuat MoU dengan TNI,” jelasnya.
Kapen Kogabwilhan III ini juga menyampaikan bahwa dari analisa media sosial, propaganda yang menyalahkan TNI dan seolah membenarkan penembakan terhadap guru terlihat jelas terkoordinir, masif dan serentak. “Aktornya ya itu-itu saja dan dibantu jurnalis yang punya akses ke media. Redaksionalnya mirip, waktunya juga hampir bersamaan. Mirip kerjanya buzzer,” ujarnya.
“Sebenarnya bukan hanya isu ini. Selama ini seperti itulah kerjaan mereka, tergantung momen yang diusung. Pengalihan isu ini sengaja dibuat untuk menutupi fakta bahwa mereka tidak ingin masyarakat Papua berpendidikan dan maju, agar kebohongannya tidak diketahui masyarakat luas,” tambahnya.
Aksi teror terbaru KKB ini tentu sangat memperihatinkan khususnya bagi dunia pendidikan di Papua. Diperlukan langkah nyata pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini agar tidak berlarut dan tidak menambah panjang daftar korban baik aparat keamanan maupun masyarakat yang tidak berdosa. (**)
(Sanggau-Kalbar). Bentuk Kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadhan 1442 H, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas berbagi berkah Ramadhan dengan membagikan sembako kepada warga masyarakat binaan tepatnya di Dusun Segumun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Kalbar, Sabtu (17/4/2021).
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa Dusun Segumun adalah salah satu dusun yang menjadi wilayah binaan dari Pos Segumun Satgas Yonif 642. “Pemberian sembako ini juga salah satu wujud kita untuk lebih mempererat tali persaudaraan antara TNI dengan warga masyarakat disini,” ujarnya.
“Kegiatan pemberian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan tersebut dipimpin oleh Danpos Segumun, Letda Inf R.A Sagala, yang merupakan bagian dari kepedulian Satgas terhadap warga binaan di sekitar pos,” kata Dansatgas.
Sementara itu, Danpos Segumun Letda Inf R.A Sagala mengungkapkan bahwa paket sembako tersebut berisi beras, mie instan, minyak dan telur. Danpos berharap bantuan sembako yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekitar ditengah pandemi virus corona saat ini.
“Ini semata-mata karena kita turut peduli untuk membantu warga Segumun yang membutuhkan sekaligus berkah di bulan suci Ramadhan 1442 H ini,” ungkap Danpos.
Bapak Ante (63 th) salah satu warga Dusun Segumun yang menerima sembako mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu meringankan beban masyarakat disini. “Kami tidak dapat membalas kebaikan bapak-bapak, semoga kesuksesan dan kelancaran selalu menyertai bapak-bapak TNI dimanapun bertugas,” ucapnya. (Bdr)
(Jayapura-Papua). Sebagai upaya mencegah perkembangbiakan nyamuk yang dapat menyebabkan sakit malaria dan demam berdarah, prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti melaksanakan fogging di Kampung Yomong, Distrik Keerom, Papua, Jumat (16/4/2021).
Kegiatan fogging yang dilakukan oleh personel Satgas Yonif 131/Braja Sakti Pos Skamto dengan melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga Kampung Yomong.
Komandan Pos (Danpos) Skamto Lettu Inf Hery Wahyu mengatakan bahwa TNI dalam hal ini Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti berupaya membantu masyarakat perbatasan dalam mencegah dan menekan angka penyebaran penyakit malaria terlebih dalam musim penghujan saat ini dengan melaksanakan fogging.
“Selain sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit malaria dan demam berdarah, fogging yang dilakukan di rumah-rumah warga ini juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara personel Satgas dengan warga,” tuturnya.
Sementara itu, Ondo Api Kampung Yomong Bapak Antebus Tafor (61 th) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian prajurit TNI Satgas Yonif 131/Braja Sakti yang telah melakukan fogging di kampungnya. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Aliansi mahasiswa BEM Bersatu mengungkap dugaan kuat bahwa salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, memiliki hubungan dekat dengan jaringan politik yang terkait dengan...
Sumbawanews.com,- Advokat Elza Syarief secara resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, Senin (15/6/2026)....
Sumbawanews.com,- Teheran — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Israel tidak bisa berdiri di luar kesepakatan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat....
Sumbawanews.com,- Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Isyana Bagoes Oka, mengatakan pengumuman resmi keikutsertaan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Dewan...