Home Blog Page 2430

Kapolres Sumbawa Instruksikan Penertiban Knalpot Racing

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pada hari-hari tertentu, Polres Sumbawa melaksanakan penertiban kendaraan roda dua berknalpot Racing yang tidak sesuai standar. Penertiban dilakukan untuk menciptakan kondusifitas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Suara motor dengan knalpot semacam ini dinilai sangat mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat”, ujar Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK. di ruang kerjanya, jumat kemarin (8/10).

Dikatakan AKBP Esty, penertiban kendaraan knalpot racing masih menerapkan sistem hunting. Meskipun nyaris seluruh wilayah di sumbawa rata-rata banyak kendaraan yang menggunakan knalpot Brong (Racing) yang sangat mengganggu ketertiban umum, ketertiban sosial, keamanan serta meresahkan masyarakat.

Dikatakan, Pada beberapa ruas jalan yang disinyalir dijadikan lokasi kebut-kebutan seperti Ruas Jalan Garuda dan Jalan Samota. Dan kepolisian tetap melaksanakan penertiban dan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakam knalpot tidak standar.

“Motor berknalpot brong ini tetap ditahan dalam jangka waktu beberapa hari. Penertiban kendaraan brong ini tidak hanya menciptakan kondusifitas masyarakat, tetapi juga menekan angka kecelakaan lalu lintas”, katanya.

Secara terpisah, Kasat Lantas, Iptu Samsul Hilal SH, menegaskan sejauh ini terdapat puluhan sepeda motor yang diamankan karena menggunakan knalpot racing, dominan pengendaran dari kalangan remaja.

“Nanti ada saatnya dilaksanakan press release untuk pemusnahan barang bukti knalpot racing”

Dikatakan, Saat pengambilan motor nantinya, masing-masing pemilik kendaraan harus membawa surat surat resmi sebagai bukti kepemilikan. Serta kelengkapan teknis kendaraan dan knalpot racing disita.

“terhadap anak dibawah umur yang belum memiliki SIM wajib didampingi oleh orang tuanya untuk diedukasi dan diberikan pemahaman supaya tidak lagi memasang knalpot bising yang sangat mengganggu kenyaman warga,” tutup Kasat Lantas. (Using)

Terduga Pelaku Penganiayaan Hingga Korban Tewas di Lunyuk Ditangkap

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sabtu Malam (9/10) Polres Sumbawa berhasil meringkus FR, lelaki (25 Tahun) asal Desa Lunyuk Rea, yang diduga sebagai pelaku Penganiayaan. Penangkapan dilakukan selang 4 jam setelah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dan Sebelum diringkus FR sempat melarikan diri.

“Penganiayaan tersebut terjadi di kedai milik korban tepatnya di Dusun Nusa Bakti Desa Lunyuk Ode Kecamatan Lunyuk. “Penganiayaan terjadi pukul 21.00 wita, Setelah melakukan penganiayaan pelaku sempat melarikan diri dan berhasil diringkus oleh Tim Puma pada pukul 00.30 Wita,” kata Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK. yang didampingi oleh Kasat Reskrim dan Kasi Humas Polres Sumbawa.

Kapolres membeberkan, Korban bernama H. Abu Berusia 55 Tahun yang merupakan pemilik kedai kopi. Berawal dari kedatangan pelaku bersama teman-teman ke kedai kopi milik H. Abu. “Dan disitu bertemu dengan pacar baru dari mantan pacar pelaku. sehinga timbul api cemburu dan terjadi keributan,” jelasnya Kapolres.

Kemudian, H. Abu selaku pemilik kedai mencoba untuk melerai. Namun pelaku tidak terima lalu meminta temannya untuk mengambil parang. “Setelah mendapatkan parang pelaku langsung menyerang korban sehingga korban mengalami 2 luka serius yaitu di bagian leher dan tangan,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menerangkan, korban sempat dilarikan ke puskesmas lunyuk. Namun meski sempat mendapatkan perawatan namun nyawa korban tidak tertolong.

Adapun pasal yang akan di persangkakan kepada pelaku yaitu 338 KUHP Pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 Tahun dan Pasal 351 Ayat (3) Penganiayaan Mengakibatkan Meninggal Dunia dengan ancaman hukuman penjara 7 Tahun. (Using)

Belajar Toleransi dari Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja di Lingkungan SMA Pradita Dirgantara

Sumbawanews. Com, – Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja dan gedung daycare di area Skadron Pendidikan 401 (Skadik-401) yang lokasinya berdampingan dengan area SMA Pradita Dirgantara, Jumat, (8/10/2021).
 
“Saya berharap, nantinya 90 siswa Katolik dan Kristen Protestan semakin nyaman ketika beribadah. Kalau dulunya menggunakan ruangan khusus yang disediakan sekolah, sekarang dibangunkan gereja. Ibadah jadi semakin tenang dan khidmat,” ungkap Ny. Nanny.
 
Pembangunan gereja ini, menurut Ny. Nanny, adalah bukti bahwa SMA Pradita Dirgantara membuka ruang seluas-luasnya untuk siswa, guru, dan staf yang memiliki keyakinan berbeda-beda. Hal ini juga bukti toleransi Yasarini dan SMA Pradita Dirgantara kepada setiap pemeluk agama.
 
Selain dibangun gereja, di atas lahan seluas 5 ribu meter persegi ini akan didirikan sebuah daycare untuk anak berusia 0-5 tahun. Gedung daycare ini nantinya juga memiliki fasilitas lengkap mulai dari ruang anak utama, perpustakaan, ruang budaya, rumah pohon, sampai area pelatihan tertib lalu lintas seluas 430 meter persegi.
 
Masih di area yang sama, akan didirikan juga area outbond seluas 200 meter persegi. Pembangunan daycare dengan fasilitas cukup lengkap ini tentunya jadi kabar baik untuk guru/staf SMA Pradita Dirgantara dan jajaran Skadik-401 yang saat ini memiliki anak kecil dan membutuhkan dukungan daycare.
 
Sementara itu Direktur Pengembangan SMA Pradita Dirgantara, Dwi Agus Yuliantoro juga mengungkapkan terima kasih kepada Yasarini, khususnya kepada Ketua Umum Yasarini, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang terus memberikan dukungan tanpa henti untuk SMA Pradita Dirgantara.
 
“Kami, civitas akademik sungguh mengucapkan terima kasih atas dukungan Ibu Ketum yang selama ini tak pernah lelah memberikan support untuk SMA Pradita Dirgantara. Pembangunan gereja dan daycare ini bukti toleransi dan kasih sayang beliau ke semua pihak di sekolah ini,” ujar Dwi.

Menteri Trenggono – Teten Perkuat Sinergi Majukan Nelayan Tradisional dan UMKM

Jakarta, sumbawanews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki, sepakat memperkuat sinergi untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan Indonesia melalui pengembangan peran koperasi dan usaha, di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta Pusat, Jumat (8/10). Antara lain dengan dukungan pinjaman modal bagi pelaku usaha bidang perikanan melalui program dana bergulir dan pengembangan atau pembentukan koperasi-koperasi nelayan tradisional.

“Goalnya adalah bagaimana masyarakat kita sejahtera,” ujar Menteri Trenggono.

Disebutkan, Salah satu wujud sinergi yang dimaksud adalah dukungan pinjaman modal bagi pelaku usaha bidang perikanan melalui program dana bergulir yang dikelola oleh Kemenkop UKM. Baik untuk usaha bidang perikanan tangkap, budidaya, pemasaran, hingga pengolahan hasil perikanan. Terlebih KKP akan mengembangkan kampung budidaya dan kampung nelayan tradisional sebagai upaya penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat.

Menteri Trenggono meyakini, Dukungan pinjaman modal usaha selain dari BLU LPMUKP yang selama ini digulirkan KKP, dapat mendorong pengembangan usaha perikanan yang dijalankan masyarakat. “Sudah banyak contoh sukses kelompok pembudidaya yang maju berkat dukungan pinjaman modal. Dari yang tadinya hanya beberapa kepala keluarga yang menjadi anggota, setelah dibantu, jadi lebih banyak. Pendapatan mereka meningkat, aset kelompok juga bertambah. Contohnya ada di Semin untuk budidaya lele, dan Sambas untuk budidaya udang,” urai Trenggono.

Sinergi lainnya, berupa pengembangan atau pembentukan koperasi-koperasi nelayan tradisional sebagai penyokong implementasi kebijakan penangkapan terukur yang rencananya diterapkan pada awal tahun 2022. Kebijakan penangkapan terukur merupakan bagian dari program terobosan KKP hingga 2024.

Dijelaskan, Melalui kebijakan penangkapan terukur, KKP akan membagi wilayah penangkapan dalam tiga zona, yaitu zona industri, zona nelayan tradisional dan zona spawning and nursery ground. Kemudian jumlah tangkapan akan diatur dengan sistem kuota, sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar dunia.

“Saya berharap nelayan-nelayan tradisional ini dibentuk dalam koperasi-koperasi, supaya pembagian kuota, pendampingan, dan pengawasannya lebih optimal. Komunikasi kita dengan masyarakat nelayan jauh lebih mudah,” tambah Menteri Trenggono.

Di tempat yang sama, Menkop dan UKM Teten Masduki menyambut baik penguatan sinergi antara KKP dan kementeriannya. Pihaknya siap menyokong pelaku usaha bidang perikanan di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang. (Using)

SMA Pradita Dirgantara Sepakati Kerja Sama dengan Meikei High School Jepang

Sumbawanews. Com, – Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) dan Meikei High School Jepang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) secara daring, Kamis, (7/10/2021). Kerja sama ini akan fokus pada join research, pertukaran pelajar/guru, (sister school), dan short course untuk guru-guru science SMA Pradita Dirgantara (SMA PD) dan Meikei High School. Perjanjian ini akan membuka peluang baru di bidang pengembangan akademik serta kesempatan baru untuk belajar di luar negeri bagi kedua institusi.
Ketua Umum Yasarini, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa kerja sama ini adalah bukti keseriusannya untuk menjadikan SMA PD banyak terlibat di level internasional. Kerja sama ini, menurut Ny. Nanny juga memegang peranan penting untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang, khususnya untuk kolaborasi pendidikan dan hubungan bilateral.
“Jika ada siswa dari Jepang, apalagi dari sama-sama sekolah IB, SMA PD sangat terbuka untuk menerimanya. Ini semua tentu demi kebaikan anak-anak kita dan karena itulah hari ini kita tandatangani kerja sama dengan Meikei” ungkap Ny. Nanny.
Sementara itu Kepala Sekolah Meikei High School, Jun Miyazaki mengungkapkan bahwa pihaknya tidak sabar untuk menindaklanjuti kerja sama dengan  SMA PD, khususnya program pertukaran pelajar/guru antar kedua sekolah.
“Pandemi Covid-19 ini menjadikan banyak penyesuaian program di sekolah kami, salah satunya kerja sama dengan SMA PD ini. Saya sendiri sangat mengapresiasi MoU ini dan tidak sabar untuk bisa segera merealisasikannya,” ujar Miyazaki.
Kerja sama antara SMA PD dan Meikei High School ini akan berlangsung selama 5 tahun, berlaku sejak MoU diteken. Selama masa MoU, antara SMA PD dan Meikei akan mengirimkan minimal satu siswa untuk program pertukaran pelajar pada tiap tahunnya. Selain pertukaran pelajar, kedua belah pihak juga bisa mengirimkan guru untuk terlibat langsung di proses pembelajaran sekolah masing-masing.

KPK Lantik Dua Pegawai Selesai Tugas Belajar Jadi ASN

Jakarta, sumbawanews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil kepada dua orang pegawai yang telah menyelesaikan masa tugas belajarnya. Pegawai yang dilantik tersebut telah mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan susulan yang digelar pada 20 – 22 September 2021 dengan hasil dinyatakan Memenuhi Syarat untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kesempatan susulan ini diberikan karena pada saat KPK menyelenggarakan tes secara serempak, kedua pegawai sedang melaksanakan tugas belajar di luar negeri. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, dengan saksi Direktur Penyelidikan Endar Priantoro dan Plt. Kepala Biro SDM Yonathan Deme Tangdilintin.

Pada upcara pelantikan yang digelar di Gedung Merah Putih KPK tersebut, Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa menaruh harapan besar kepada para pegawai agar dapat melaksanakan tugas pemberantasan korupsi secara produktif. “Setiap PNS dituntut untuk memiliki produktivitas kerja yang terus meningkat, senantiasa bersiap diri menghadapi kompetisi dengan terus mengembangkan kompetensi, serta mampu mengikuti perubahan dan perkembangan zaman,“ pesan Cahya.

Dua Pegawai yang dilantik merupakan pegawai yang bertugas di Direktorat Gratifikasi dan Direktorat Penyelidikan. Setelah dilakukan pelantikan ASN, pegawai yang bertugas di Direktorat Penyelidikan dilakukan pelantikan sebagai Penyelidik oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto.

Pelantikan pegawai KPK menjadi ASN merupakan rangkaian proses alih status pegawai KPK menajdi ASN sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 yang menyatakan bahwa pegawai KPK adalah Aparatur Sipil Negara.

Menutup amanatnya, Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa berpesan agar seluruh pekerjaan kita haruslah dikerjakan dengan baik dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi pemberantasan korupsi. (Using)

Sofyan A. Djalil: Perlu Kerja Sama Semua Pihak dalam Wujudkan Komitmen Presiden Selesaikan Konflik Agraria

Jakarta, sumbawanews.com – Pemerintah terus membuat terobosan kebijakan dan berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik agraria. Hal ini guna mewujudkan Reforma Agraria, serta memberikan kepastian terhadap ketersediaan ruang hidup yang adil bagi masyarakat. Demikian disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional yang bertemakan “Peran Komisi Yudisial Dalam Mengawasi Silang Sengkarut Kasus Pertanahan di Pengadilan” di Kantor Komisi Yudisial, Jakarta, Kamis (07/10).

Sofyan A. Djalil mengatakan, keseriusan pemerintah dalam memberantas mafia tanah, merupakan wujud komitmen Presiden Republik Indonesia dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta kepastian hukum atas tanah masyarakat Indonesia. “Presiden akan membereskan berbagai praktik mafia tanah yang ingin merebut hak rakyat. Tidak akan kompromi sama sekali terhadap mafia tanah ini,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Sofyan A. Djalil menegaskan, pemerintah terus berupaya memerangi mafia tanah dengan menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum guna mendeteksi para mafia tanah. “Dalam hal ini Kementerian ATR/BPN terus menjalin kerja sama dengan penegak hukum. Bersama Polri kita ambil tindakan terhadap praktik yang bisa kita cegah.

Kemudian dengan Mahkamah Agung (MA), kita punya komunikasi yang bagus, serta dengan Komisi Yudisial (KY) yang juga berperan penting terkait pemantauan hakim yang kongkalikong memenangkan mafia dalam gugatan terkait pertanahan. Kalau ada indikasi mafia tanah kita akan minta perhatian KY,” ucapnya.

Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Mukti Fajar Nur Dewata, memandang perlu ada sinergi bersama dalam mengatasi permasalahan mafia tanah. “Dalam memberantas mafia tanah, harus ada sinergi bersama yang melibatkan seluruh mitra kerja penegak hukum. Selain penegak hukum, sinergi dengan pemerintah, lembaga-lembaga negara, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, media, dan masyarakat luas untuk memberantas mafia tanah dengan efektif. Mafia tanah ini cenderung sangat sistematis, terorganisir, dan para mafia mengerjakannya dari hulu ke hilir,” kata Mukti Fajar Nur Dewata.

Dalam menjalankan komitmen tersebut, Mukti Fajar mengatakan bahwa Komisi Yudisial menaruh perhatian atas kasus-kasus tersebut dengan mengambil langkah dan upaya yang sesuai dengan kewenangan lembaga. “Komisi Yudisial melakukan pengawasan dalam persidangan kasus-kasus tanah, yang terindikasi sebagai bagian dari kejahatan mafia tanah tersebut,” katanya.

Hadir juga sebagai pembicara, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Pada kesempatan ini, Mahfud MD meminta KY untuk melakukan pengawasan terhadap hakim yang menangani perkara-perkara di bidang pertanahan. “Komisi Yudisial yang diberi mandat konstitusional sebagai pengawas eksternal bagi hakim, tentu memiliki peran strategis melawan mafia tanah yang beroperasi di ranah pengadilan,” ujar Mahfud MD.

Ia mengatakan bersama MA, Komisi Yudisial dapat memastikan bahwa lembaga pengadilan dapat berfungsi secara optimal dengan melakukan pengawasan terhadap pemeriksaan perkara agar tidak ada mafia tanah. “Hal itu agar transparan dan adil, serta tidak ditunggangi oleh mafia tanah dan mafia peradilan. Saya merekomendasikan kepada KY dan MA untuk membangun kerja sama dan kemitraan strategis, dalam melakukan pemetaan terhadap kasus-kasus pertanahan yang berproses di pengadilan untuk mengurai modus operandi dan praktik mafia tanah,” tutupnya.

Hadir juga sebagai pembicara, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Sunarto; Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investasi Komisi Yudisial RI, Sukma Violetta; Pakar Hukum Agraria UGM, Maria S.W. Sumardjono; Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria, Dewi Sartika. (Using)

Tanpa Dokumen Resmi, Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Amankan 23 Ekor Kuda Yang Masuk ke Indonesia

Belu NTT – Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY mengamankan empat ekor hewan ternak dari Timor Leste yang akan diselundupkan ke Indonesia di Desa Ekin Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (8/10/2021).

Hewan ternak jenis kuda tersebut diamankan personel Pos Lakmars Kipur II yang sedang melaksanakan patroli rutin di jalur tikus sekitar desa setempat.

Berkenaan dengan itu, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat menyampaikan penggagalan aksi penyelundupan ini sudah sering dilakukan oleh anggota Satgas yang dipimpinnya, namun kali ini bentuk barangnya berbeda dan tidak seperti biasanya seperti pakaian, Sembako, barang elektronik dan lainnya melainkan jenis hewan ternak.

“Alhamdulillah hari ini anggota Satgas Sektor Timur kembali menggagalkan aksi penyelundupan yang dilakukan oknum warga kita, namun jenisnya berbeda yakni hewan ternak kuda,” ungkapnya.

Penggagalan penyelundupan hewan ternak jenis kuda ini sebelumnya sudah pernah dilakukan sebanyak dua kali ditempat yang berbeda.

“Hari ini ada 4 ekor, sebelumnya di Pos yang sama sebanyak 13 ekor dan di Pos Kewar sebanyak 6 ekor, jadi keseluruhannya 23 ekor,” papar Bayu Sigit.

Dijelaskannya, hewan ternak tersebut diamankan personel pos selain melewati jalan tikus juga tidak dilengkapi dokumen resmi yang dikeluarkan oleh instansi terkait sesuai prosedur sehingga hewan ternak beserta kendaraan yang digunakan langsung diamankan di Mako Satgas untuk dilaporkan dan diserahkan kepada instansi berwenang dalam rangka proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Alumnus Akmil 2003 itu juga mengingatkan kembali terutama terhadap oknum pelaku penyelundupan ataupun yang akan mencoba-coba untuk melakukan hal yang sama agar segera dihentikan karena dampaknya akan kembali dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

Selain itu, ia juga meminta kepada para Prajurit Wira Yudha Sejati sebagai pasukan terdepan penjaga kedaulatan dan keutuhan negara di wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Belu untuk terus aktif melaksanakan patroli dan tidak ragu dalam mengambil tindakan secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan harapan dapat mencegah dan meminimalisasi tindak ilegal baik pelintas batas maupun aksi penyelundupan.

Pemerintah Akan Terus Replikasi Model Rehabilitasi Mangrove di Provinsi Lain

Badung, sumbawanews.com – Hutan mangrove di Provinsi Bali yang dibangun sejak tahun 2003 merupakan tempat percontohan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove yang dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pariwisata, dan penguatan perekonomian. Sehingga pemerintah akan terus melakukan replikasi model rehabilitasi mangrove tersebut di provinsi lainnya.

“Ini akan terus kita lakukan di kawasan-kawasan pesisir untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove kita dan juga untuk mengantisipasi dan memitigasi dari perubahan iklim dunia yang terus dan akan terjadi,” ujar Presiden dalam keterangannya saat meninjau hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/10).

Presiden berharap penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai dapat memperbaiki kualitas lingkungan, baik di pesisir maupun di daerah pantai. “Melalui penanaman mangrove ini kita harapkan bisa mengurangi energi gelombang, bisa melindungi pantai dari abrasi, juga bisa menghambat intrusi air,” tambahnya.

Selain itu, Kepala Negara juga berharap rehabilitasi mangrove dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui produksi hasil laut. “Kita harapkan ada peningkatan dari baik produksi ikan maupun hasil laut lainnya, utamanya kepiting yang cocok untuk mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” lanjut Presiden, juga menuturkan, hutan mangrove tersebut akan menjadi salah satu tempat yang akan ditampilkan kepada para pemimpin negara saat pelaksaan G20 tahun depan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmaja, Wakil Menteri LHK Alue Dohong, dan Gubernur Bali Wayan Koster. (Setpres/Using)

Personel TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Dukung Program Posyandu

Belu NTT – Personel Pos Motaain Kipur I Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur membantu Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya kepada Balita dan ibu hamil di Dusun Halibada Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/10/2021).

Terlihat masyarakat antusias mengikuti beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Posyandu dari Puskesmas Silawan seperti penimbangan Balita, pemberian imunisasi dan pengecekan ibu hamil oleh bidan.

Berkenaan dengan itu, Danpos Silawan Serda Suwandi yang ikut langsung membantu Posyandu mengatakan kegiatan Posyandu rutin dilaksanakan setiap bulan dan pihaknya senantiasa ikut didalamnya.

Hal itu menurutnya sebagai upaya pos sebagai pasukan terdepan Satgas Pamtas untuk membackup kegiatan-kegiatan masyarakat yang bersifat positif terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Jadi tidak hanya dalam program Posyandu, namun juga tim kesehatan tetap berusaha memberikan pelayanan kesehatan secara gratis sesuai kemampuan pos. Bisa dengan langsung mendatangi rumah warga yang sakit atau kadang juga mereka yang datang ke pos,” jelas Suwandi.

Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat menyampaikan Satgas Pamtas yang dipimpinnya selalu siap memberikan bantuan kepada masyarakat terutama pelayanan di bidang kesehatan baik di pos maupun Mako dengan harapan visi misi Pemerintah Daerah dibidang kesehatan dapat terwujud.

“Kami punya dokter yang sudah berpengalaman dibantu puluhan tenaga kesehatan yang siap membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat perbatasan,” terangnya

Pelayanan kesehatan itu juga, sambung Bayu Sigit, sebagai salah satu upaya untuk terus mempererat hubungan silaturahmi dengan tetap berada ditengah-tengah masyarakat sehingga tercipta hubungan komunikasi yang baik antara pos dan masyarakat.

“Jika ini sudah dilakukan, insyaa Allah setiap perkembangan situasi yang ada di wilayah yang berkaitan dengan keamanan dan lainnya akan cepat kita diketahui dari masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkini

Jeremy Doku Pilih Kelahiran Anak Ketimbang Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Pemain sayap Timnas Belgia dan Manchester City, Jeremy Doku, menjadi pusat perdebatan setelah mengungkapkan niatnya untuk tidak bergabung dengan tim di babak perempat...

El Nino Super Tidak Terjadi Tahun Ini, Tapi Ancaman 2028 Mengintai

Sumbawanews.com,- BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan bahwa fenomena El Nino pada 2026 tidak akan mencapai intensitas ekstrem seperti “Godzilla El Nino” pada...

1.163 Gempa Susulan Guncang Sigi Pascagempa M6,7

Sumbawanews.com,- Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, masih berguncang oleh rangkaian gempa susulan yang luar biasa intens pasca gempa dahsyat berkekuatan M6,7 pada 16 Juni lalu....

Tim Kejagung Tangkap Buronan Kasus Batu Bara

Sumbawanews.com,- Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung, bersama Kejaksaan Negeri Tangerang dan Banjarmasin, berhasil menangkap Richard Arief Muljadi, buronan kasus penipuan...

Berita Utama