Home Blog Page 2431

IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa Laksanakan Bakti Sosial

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pandemi covid 19 berdampak serius terhadap seluruh lini kehidupan baik itu kesehatan, sosial maupun ekonomi masyarakat salah satu hal yang terdampak adalah para lansia dan disabilitas yang mengalami kesulitan di dalam beraktivitas serta pelaku usaha kecil Menengah. Terhadap persoalan ini Ikatan Istri Wakil Rakyat (IISWARA) DPRD kabupaten Sumbawa mengejawantahkan kepeduliannya kepada para lansia dan stabilitas maupun kelompok pelaku ekonomi di Kabupaten Sumbawa melalui kegiatan bakti sosial kepada Lansia, penyandang disabilitas dan Pelaku Usaha UMKM.

Ketua IISWARA dr Selvie Abdul Rafiq menyampaikan, bantuan kepada Lansia dan penyandang disabilitas kami lakukan dengan cara menjumpai langsung ke rumah rumah mereka atau Door-to-door, “Ini merupakan salah satu upaya IISWARA hadir bagi masyarakat,” ucap dr. Selvie Abdul Rafiq.

Dijelaskan, Untuk penyalurannya, sementara dimulai dari Dapil I, dan akan berlanjut secara bertahap hingga seluruh kecamatan di Sumbawa. Yakni Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Moyo Hilir, dan Kecamatan Moyo Utara.

Diungkapkan, pemberian sembako untuk pemenuhan kebutuhan merupakan salah satu realisasi kegiatan dana hibah IISWARA. Bantuan mencakup 10 kilogram beras, 2 kilogram gula, 2 liter minyak, serta 1 kaleng susu.

Disebutkan, Data penerima bantuan, berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan/atau Kartu Keluarga (KK) didapatkan lewat Data Desa, kerja sama dengan Dinas Sosial. Termasuk pula dari hasil terjun langsung ke masyarakat oleh IISWARA.

“mendatangi langsung kediaman warga, baik lansia maupun penyandang disabilitas,” jelasnya.

Turut hadir di antaranya dr. Selvie Abdul Rafiq selaku ketua IISWARA, Ibu Sudarti Drs. Mohamad Ansori selaku Wakil Ketua I, Ibu Zulzilawati Syamsul Fikri AR. S.Ag., M.Si selaku Wakil Ketua II, Ibu Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, S.AP selaku Wakil Ketua III, Ibu Sahari Banuan Achmad Fachry, SH sebagai Sekretaris II, Ibu Susilawati Hamzah Abdullah Sebagai Bendahara Umum, Ibu Tri Lestari Edy Syah Riansah, SE selaku Bendahara Bidang, dan lima anggota: Ibu Sisilia Sulasni Ridwan, SP; Ibu Nurkema Edy Syaripuddin; Ibu Firda Ayu Sakinah Gahtan Hanu Cakita; Ibu Handayani Adizul Syahabuddin, SP., M.Si; serta Ibu Arie Dahminar Muhammad Yamin, SE., M.Si. (Ruf)

Kementerian ATR/BPN Fokus Penyelesaian Sengketa dan Konflik untuk Menciptakan Kepastian Hukum Bidang Pertanahan

Jakarta, sumbawanews.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya untuk mengurangi kasus sengketa dan konflik, seperti yang dilakukan Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (Ditjen PSKP) dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan kepada instansi pemerintah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait, Rabu (06/10). Sebab, Masalah pertanahan menjadi hal yang sangat diperhatikan, baik oleh pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat secara umum.

Menteri ATR/ Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, dalam membuka kegiatan sosialisasi secara daring menegaskan, Kementerian ATR/BPN akan menyelesaikan setiap kasus pertanahan untuk menciptakan kepastian hukum dalam bidang pertanahan. “Bukan banyaknya yang menjadi masalah, tetapi sengketa dan kasus pertanahan ini satupun harus kita upayakan untuk selesaikan. Tujuan akhirnya tentu kita menciptakan kepastian hukum dalam bidang pertanahan,” ujar Sofyan A. Djalil.

Ia melanjutkan, akar permasalahan sengketa dan konflik pertanahan bisa bersumber dari internal dan eksternal Kementerian ATR/BPN. “Yang internal BPN terus kita perbaiki, bapak dan ibu sekalian. Saya akan terus bekerja dengan semua, Dirjen, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor Pertanahan, dan seluruh insan BPN supaya sama-sama kita cegah, jangan sampai masalah konflik atau sengketa yang terjadi karena kesalahan internal BPN,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.

Selain memperbaiki kesalahan dan kekeliruan, Sofyan A. Djalil juga menindak oknum Kementerian ATR/BPN yang secara sengaja menyebabkan terjadinya kasus pertanahan. “Kalau ada kesalahan kita perbaiki, ada kekeliruan kita perbaiki, tetapi kalau ada kesengajaan tentu ini tidak akan bisa kita tolerir. Kita telah dan akan terus melakukan tindakan disiplin kepada oknum-oknum BPN yang secara sengaja ada mens rea yang menyebabkan terjadi sengketa dan konflik pertanahan,” tuturnya.

Sofyan A. Djalil mengungkapkan, mengenai sengketa dan konflik pertanahan yang terjadi karena internal maupun eksternal misalnya hal-hal yang dilakukan para kriminal atau yang disebut dengan mafia tanah, penyelesaiannya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak di pusat dan daerah.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini akan menemukan rumusan sumber masalah yang nantinya dapat mencegah terjadinya sengketa dan konflik pertanahan. “Kalau ini bisa kita lakukan saya yakin kepastian hukum dalam bidang pertanahan akan jauh lebih meningkat. Akhirnya kalau ini terjadi, maka seluruh anggota masyarakat diuntungkan, ekonomi diuntungkan, dan pertumbuhan ekonomi diuntungkan, penciptaan lapangan kerja yang sangat diinginkan oleh pemerintah dan seluruh bangsa akan dapat kita laksanakan. Tolong didiskusikan dan dicari hal-hal yang paling utama, beberapa isu saja yang kemudian perlu elaborasi lebih lanjut. Kalau ini bisa kita lakukan, maka Insya Allah kasus sengketa dan konflik pertanahan akan dapat kita kurangi,” tutupnya.

Adapun kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian ATR/BPN, jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan, serta perwakilan pemerintah daerah secara daring dan luring di Hotel Melia Purosani, D.I. Yogyakarta. Hadir langsung memberikan pengarahan, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra; Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah dan Ruang, Hary Sudwijanto; dan Direktur Jenderal PSKP, R.B. Agus Widjayanto sebagai pemateri. (Using)

BPKAD Catat 288 Sertifikat Belum Terbit dari Pengajuan 921 Aset

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa, melalui Kepala Bidang Aset, Ishak Rahman menyebutkan, berdasarkan data tertanggal 7 Oktober 2021 tercatat, dari sebanyak 921 bidang yang diajukan, dan sebanyak 228 aset belum diterbitkan sertifikat oleh Badan Pertanahan Sumbawa (BPN). Jumlah tersebut berdasarkan data dari pengajuan permohonan sertifikat tanah aset Pemda Sumbawa sejak 2004 hingga 2021.

Pada 2004, Pemda Sumbawa mengajukan permohonan terhadap 67 bidang aset dan terbit sebanyak 50 sertifikat, atau 17 bidang aset belum terbit. Tahun 2005, dari pengajuan sebanyak 12 bidang dan terbit sebanyak 8 bidang (4 belum terbit). Pada 2006, diajukan 25 bidang dan terbit 17 bidang (8 belum terbit).

Kemudian 2007, diajukan 89 bidang dan terbit 72 sertifikat (17 belum terbit). Pada (Memorandum of Understanding/MoU) 2008, diajukan permohonan untuk 14 bidang dan terbit 9 bidang (5 belum terbit). Kemudian MoU 2009, diajukan 50 bidang dan terbit 29 bidang (21 belum terbit).

Selanjutnya Mou 2010, diajukan sebanyak 26 bidang dan terbit 8 sertifikat (18 belum terbit). Mou 2011, diajukan 49 bidang, dan diterbitkan 34 sertifikat (15 belum terbit). Mou 2012, diajukan 76 bidang dan terbit 72 sertifikat (4 belum terbit), dan Pada MoU 2013, diajukan 63 bidang dan terbit 53 sertifikat (5 belum terbit).

Pendaftaran 2014, diajukan 1 bidang dan terbit 1 sertifikat. Pendaftara 2015, diajukan 152 bidang dan terbit 134 bidang (18 belum terbit). Pendaftaran 2016, diajukan 36 dan terbit 36 sertifikat. Pendaftaran 2017 diajukan 15 bidang dan terbit 14 sertifikat (1 belum terbit).

Kemudian pendaftaran 2018, diajukan 133 bidang dan terbit 53 sertifikat (80 belum terbit). Pendaftaran 2019, diajukan 93 bidang dan terbit 33 sertifikat (60 belum terbit). Pendaftaran 2020, diajukan 16 bidang dan terbit 5 sertifikat (11 belum terbit). Dan pendaftaran 2021, diajukan 4 bidang dan belum ada yang diterbitkan. (Using)

 

Pemda Sumbawa Terus Sertifikasi Aset

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Untuk melindungi aset dari klaim pihak lain, baik berupa tanah maupun tanah dan bangunan, Pemda Sumbawa melakukan berbagai upaya. Tercatat sejak tahun 2004, Pemda Sumbawa terus bergerak untuk merbitkan dan menertibkan aset.

“Banyak sudah aset-aset kita yang kita sertifikatkan. Cuma memang kendalanya, kadang-kadang penerbitan sertifikatnya yang cukup lama. Sejak 2004 kita sudah mulai mengajukan penerbitan sertifikat,” kata Ishak Rahman, Kepala Bidang Aset Badan, Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Kamis (07/10).

Selain itu, aset-aset Pemda Sumbawa juga didaftarkan dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). “Supaya tidak ada klaim mengklaim, kita lakukan pengamanan dengan dimasukkan dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) namanya, juga sertifikat itu,” ungkapnya.

Dijelaskan, hingga saat ini, juga kerap muncul klaim atau gugatan terhadap aset Pemda Sumbawa. Namun klaim dan gugatan yang muncul, dominan diselesaikan dengan cara musyawarah.

“Ada saja klaim mengkalim aset itu, banyak. Cuma kita selesaikan dengan musyawarah. Kita ungumpul, yang menggugat dan tergugat, untuk kita bicarakan bagaimana solusi terbaiknya,” jelasnya.

Sedangkan terkait keberadaan dan kondisi aset, berupa bangunan kantor, SKPD bersangkutan berkwajiban untuk melakukan pengkajian, perencanaan dan penganggaran. “SKPD yang menganggap belum layak, memiliki kewajiban untuk menganggarkan dan sebagainya, kaitan dengan bagaimana (fisik kantor) menjadi layak,” ungkapnya.

Diungkapkan, beberapa bangunan aset atau SKPD telah dilakukan rehab. Dan beberapa lainnya, perlu pemikiran bersama untuk melakukan kajian tentang posisi dan hal teknis lainnya.

“Beberapa sudah direhab, kan sudah jadi bagus. Walaupun memang ada beberapa yang perlu pemikiran dimana posisi yang layak, sekedar kajian. Kan kita belum tahu. Yang logis, strategis, yang layak, kan kita belum tahu. Tapi menurut saya, semua yang ada selama ini sudah layak,” ujarnya.

Seperti Diskominfotik, dipersilahkan untuk melakukan perencanaan terkait posisi. Sebab sejauh ini, aset tanah Pemda Sumbawa yang berada di dalam Kota Sumbawa Besar, tidak ada yang dianggap cukup luas untuk bangunan kantor.

“Mamang Kominfo itu lokasinya kecil. Sekarang kalau kita menawarkan kepada kominfo, kira-kira dimana lokasinya. Kan kita tahu sendiri, kalau didalam kota ini kan lokasi tanah pemda tidak ada yang cukup luas untuk itu. Istilahnya sekarang, silahkan kominfo berfikir, berdiskusi, kira-kira lokasi yang layak itu dimana. Kalau itu bukan tanah atau aset, terus itu adalah milik pribadi dan swasta yang mau dilepas. Mungkin kita bisa upayakan itu. Intinya adalah kita dari aset ini, silahkan saja SKPD merencanakan. Karena kewajiban kita dari aset ini, adalah melindungi aset,” ungkapnya.

Disebutkan, seluruh bangunan SKPD telah diasuransikan sebagai langkah untuk melindungi dari situasi yang tidak diharapkan. “Semua bangunan SKPD itu kita asuransikan. Kalau misalnya ada gangguan yang tidak kita harapkan, seperti kebakaran, gempa bumi dan lainnya. Maka terlindungi dengan asuransi itu,” katanya. (Using)

Disita Sedikitnya 35 Bungkus Rokok dan 508 Kemasan Tembakau Iris Tanpa Cukai

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sedikitnya 35 bungkus rokok bermerk dan 508 kemasan tembakau Iris bermerk dan tanpa merk yang tidak memiliki cukai diamankan tim operasi gabungan, disita dari beberapa tempat di Kabupaten Sumbawa. Hasil temuan dan sitaan tersebut, selanjutnya diserahkan kepada Kantor Bea Cukai Sumbawa sebagai barang bukti.

“Ini hasil operasi di beberapa titik bersama Bea Cukai, Kepolisian, Kejaksanaan, Kodim dan sebagainya. Yang meliputi seluruh kecamatan,” kata Sahabuddin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Kabupaten Sumbawa di ruang kerjanya, Kamis (07/10).

Disebutkan, sebelum melakukan penyitaan melalui operasi gabungan, telah dilakukan sosialisasi terhadap para pedagang. Baik pengecer, pemilik kios, pemilik toko di zona barat, zona timur, zona selatan, dan zona tengah. Sebab peredaran rokok dan tembakau iris tanpa cukai, melanggar undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai.

“Sebelumnya kami sudah lakukan sosialisasi terhadap para pedagang, pengecer, maupun toko-toko yang sekiranya mereka menjual rokok atau tembakau. Itu kita lakukan di kantor kecamatan. Walaupun belum semua kita lakukan, tapi paling tidak kami sudah lakukan di masing-masing zona. Timur, Barat, Tengah, Selatan, sudah kami lakukan. Mana rokok yang boleh dan tidak boleh dijual. Tentunya yang tidak boleh dijual adalah yang tidak memilki cukai. Termasuk tembakau yang dijual dalam bentuk irisan itu, harus memiliki cukai,” ujarnya.

Dijelaskan, barang bukti tembakau irisan dan rokok kemasan hasil sitaan diserahan ke kantor bea cukai sebagai barang bukti. “Yang tidak, kami amankan untuk selanjutnya kami serahkan sebagai barang bukti ke Bea Cukai. Dan satu saat, kami akan melakukan pemusnahan terhadap rokok dan tembakau (barang bukti) yang kami temukan tidak memiliki cukai,” ucapnya, juga menegaskan, selama beberapa bulan kedepan tetap akan dilakukan monitoring dan operasi gabungan penertibang rokok dan tembakau tanpa cukai.

Dijelaskan, sebanyak 35 bungkus rokok bermerk dan 508 kemasan tembakau Iris bermerk dan tanpa merk tanpa cukai diamankan dari sedikitnya lima operasi gabungan. Yakni dalam operasi pertama berhasil diamankan sebanyak 33 bungkus rokok merk “SG”, 1 bungkus rokok merk “LU” dan 1 bungkus rokok merk “MD”. Dan dalam oporasi kedua, berhasil diamankan esbanyak 13 kemasan tembakau iris merk “SE” isi 15 gram. Operasi ketiga diamankan sebanyak 179 tembakau iris merk “KL” isi 20 gram.

Sedangkan operasi keempat, diaankan 8 kemasan tembakau iris merek “MN” isi 20 gram. Dan 2 kemasan tembakau iris tanpa merk, isi 20 gram.

Dan dalam operasi kelima, disita tembakau iris merk “KL” isi 20 gram dari sedikitnya 8 tempat. Yakni masing-masing 28 kemasan, 15 kemasan, 10 kemasan, dan 21 kemasan. Kemudian 22 kemasan, 10 kemasan, 189 kemasan dan 20 kemasan. (Using)

Saksikan Lomba Layar PON XX Secara Langsung, Pangdam XVII/Cenderawasih Beri Dukungan Kepada Atlet Papua

(Jayapura). Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A menyaksikan secara langsung Cabang Olahraga Layar PON XX di Pantai Hamadi, Jayapura, Rabu (06/10/2021).

 

Kajasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Asep Supriyanto saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kedatangan Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih di Venue Layar adalah untuk melihat secara langsung perlombaan layar dan memberikan dukungan kepada para Atlet yang bertanding.

 

“Kedatangan Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih di Venue Layar menunjukkan bahwa di samping mendukung pengamanan, akomodasi dan transportasi dalam PON XX, Kodam XVII/Cenderawasih juga mendukung moril dan semangat para atlet PON khususnya atlet Papua untuk memperoleh prestasi yang membanggakan,” ucap Kajasdam.

 

Selanjutnya diterangkan oleh Kolonel Asep bahwa Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih juga berkesempatan memberikan medali kepada para atlet layar yang mendapatkan juara.

 

Dalam perlombaan Layar di Kelas Optimist Putra, atlet Papua memperoleh medali emas, atlet Kalimantan Timur mendapatkan perak dan atlet Kepulauan Riau mendapatkan perunggu.

 

Pada Lomba Layar hari ini tim Papua memperoleh 3 medali terdiri dari 2 medali emas dan 1 medali perak sehingga menambah jumlah perolehan medali sementara bagi Kontingen Papua dalam PON XX 2021. (Bdr)

Pangdam XVII/Cenderawasih Resmikan Pusat Kuliner Di Sentani

(Jayapura). Sebuah pusat kuliner resmi hadir di pinggiran Danau Sentani tepatnya di Kampung Sereh Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Pusat kuliner yang diberi nama sesuai nama bahasa asli Kampung Sereh Tua, yaitu Hele’yo tersebut diresmikan secara langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. Kamis (07/10/2021).

 

Hadir dalam peresmian, Letjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Monardo secara virtual, Bupati Jayapura Bapak Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, anggota MRP Ny. Dorlince Mehue, tokoh adat, tokoh masyarakat setempat dan sejumlah pejabat di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih.

 

Letjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Monardo dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual mengungkapkan bahwa program ini sebenarnya adalah program yang sudah cukup lama direncanakan yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Papua khususnya yang berada di wilayah Sentani.

 

“Program ini tercetus Pasca Banjir Bandang di Kabupaten Jayapura pada tahun 2019 yang menyebabkan lebih kurang 100 orang meninggal dunia. Saya dengan sejumlah pengusaha mempunyai gagasan untuk meningkatkan kembali perekonomian bagi masyarakat yang terdampak,” jelas mantan Kepala BNPB.

 

Lebih lanjut ditambahkan bahwa diharapkan dengan program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Sereh dan selain itu dapat juga digunakan sebagai tempat destinasi wisata apalagi saat ini PON XX masih berlangsung di Papua.

 

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa berdirinya pusat kuliner The Hele’yo merupakan salah satu wujud implementasi dari 8 Wajib TNI yang diantaranya adalah membantu kesulitan masyarakat yang berada di sekelilingnya. Selain itu disampaikan juga bahwa program tersebut merupakan inisiasi dari Bapak Letjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Monardo.

 

“Saya dapat sampaikan bahwa Pusat Kuliner The Hele’yo sebagai _one stop shooping_, dimana pengunjung yang datang selain berwisata melihat Danau Sentani yang indah, dapat juga berwisata kuliner dan berbelanja kerajinan tangan masyarakat Papua yang berada di dalam satu lokasi,” jelas Pangdam.

 

Dalam kesempatan yang sama Bupati Jayapura menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian Letjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Munardo dan Pangdam XVII/Cenderawasih atas bantuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Sereh.

 

“Dengan pendekatan seperti ini saya yakin bisa mempercepat kesejahteraan dan menciptakan kedamaian di Papua. Selain itu Pemda Kab. Jayapura juga telah bekerjasama dengan Kodam XVII/Cenderawasih, di bidang perkebunan dan juga bidang pendidikan, khususnya sekolah sepak bola, namun terkendala karena situasi Covid-19 dan kesibukan mempersiapkan pelaksanaan PON XX,” kata Bupati Jayapura.

 

Selanjutnya ditambahkan bahwa dengan dibangunnya tempat tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi pilot project untuk TNI, masyarakat dan Pemerintah Daerah khususnya di Prov. Papua.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dorlince Mehue yang mewakili Ondofolo Kampung Sereh mengungkapkan bahwa Kampung Sereh yang bahasa aslinya disebut Hele’yo adalah kampung yang mempunyai nilai sejarah luar biasa. Hele’yo mempunyai arti tempat wadah air dan makanan yang berasal dari tanah liat. Ny Dorlince juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian yang begitu besar kepada masyarakat Papua khususnya masyarakat Kampung Sereh.

 

“Mewakili Ondofolo dan atas nama seluruh masyarakat adat Kampung Sereh mengucap syukur dan terimakasih kepada Bapak Letjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Monardo, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Bupati Jayapura atas pembangunan Pusat Kuliner The Hele’yo,” ungkapnya.

 

Dalam acara peresmian tersebut juga dilaksanakan penandatanganan penyerahan Pusat Kuliner The Hele’yo dari Pangdam XVII/Cenderawasih kepada Bapak Yanto Eluay yang diwakili oleh istri beliau Ibu Yolanda Eluay.

Di akhir kegiatan dilaksanakan pemberian bantuan paket sembako dan perlengkapan sekolah yang diserahkan secara langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono M.A dan Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono kepada perwakilan masyarakat Kampung Sereh.

Turut hadir Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Wachid Apriliyanto, Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Heru Setyo, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dan pejabat Kodam XVII/Cenderawasih lainnya.

Bank Indonesia : Dukungan Pada UMKM Jadi Rp 122 Triliun di 2021

Jakarta, sumbawanews.com – Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah terus mendukung sektor UMKM agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Dukungan tersebut dilaksanakan melalui 3 pilar kebijakan, yaitu korporatisasi, kapasitas, dan pembiayaan. Demikian disampaikan DG Dody Budi Waluyo, dalam Bali Jagadhita Culture Week 2021, Rabu (06/10)
Dody melanjutkan, salah satu upaya BI, melalui ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021. “dimana capaian yang dihasilkan meliputi komitmen temu bisnis senilai Rp207 miliar, omzet penjualan Rp28 miliar, dan dihadiri oleh pengunjung sebanyak 65 ribu orang,” ucapnya.

Dijelaskan, Realisasi dukungan bagi UMKM oleh Pemerintah pada tahun 2020 telah mencapai Rp112 triliun, menyentuh lebih dari 30 juta pelaku UMKM. Untuk tahun 2021, dukungan tersebut ditingkatkan menjadi sebesar Rp122 triliun, dengan harapan momentum pemulihan terus terjaga.

Di samping upaya-upaya tersebut, BI juga melakukan dukungan untuk UMKM melalui kebijakan lainnya. Antara lain kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, promosi internasional, serta penyediaan fasilitas pembiayaan kredit. (Using)

Danrem 162/WB Hadiri Sosialisasi Doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi TA.2021 Melalui Vicon

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri kegiatan Sosialisasi Doktrin TNI Angkatan Darat (TNI AD) “Kartika Eka Paksi” Tahun Anggaran 2021 melalui Video Conference (Vicon) di Ruang Rapat Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Kamis (7/10/2021).

Sosialisasi Doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi TA. 2021 dibuka Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Pribadi Jatmiko (mewakili Pangdam IX/Udayana) di Aula Makodam IX/Udayana Denpasar, dihadiri para Perwira Staf Ahli serta para Asisten Kodam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, Tim Sosialisasi Kodiklat Angkatan Darat dan peserta Sosialisasi.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dalam sambutannya dibacakan oleh Brigjen TNI Pribadi Jatmiko menyampaikan, Kartika Eka Paksi (KEP) merupakan doktrin tertinggi di lingkungan TNI AD dalam merumuskan kebijakan di bidang pembinaan postur TNI AD agar dapat digunakan dalam melaksanakan operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Yang menjadi landasan dalam penyusunan doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi, yaitu tuntutan tugas yang semakin Kompleks, diantaranya perkembangan lingkungan strategis khususnya pergeseran paradigma ancaman ilmu pengetahuan dan teknologi, Perubahan tantangan tugas TNI AD serta peraturan Perundang-Undangan.

Doktrin Kartika Eka Paksi ini merujuk kepada doktrin TNI Tri Dharma Eka Karma karena mampu mengoptimalkan peran tugas dan fungsi TNI AD sesuai amanat Undang-Undang, sekaligus menjadi pedoman bagi doktrin pada strata operasional dan taktis di lingkungan TNI AD.

“Sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada seluruh personil TNI AD tentang Doktrin Kartika Eka Paksi yang baru saja disahkan,” terang Maruli Simanjuntak.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada para peserta agar menyimak dengan sungguh-sungguh, agar mengerti dan memahami semua materi yang disampaikan oleh tim sosialisasi, sehingga doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi ini dapat diimplementasikan di satuan masing-masing dengan baik dan benar.

Terlihat juga hadir mendampingi Danrem 162/WB di ruang rapat Makorem 162/WB dalam kegiatan tersebut diantaranya Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Kasiren Korem 162/WB dan para Kasi Kasrem 162/WB serta Dan/Ka Satuan Dinas Jawatan jajaran Korem 162/WB.

Panglima TNI Dampingi Presiden Pada Upacara Penetapan Komponen Cadangan

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada upacara penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021 yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,  Kamis (7/10/2021).

 

Selanjutnya Presiden RI Joko Widodo secara resmi menetapkan Komponen Cadangan Tentara Nasional Indonesia. “Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, pada hari ini Kamis tanggal 7 Oktober Tahun 2021, pembentukan komponen cadangan tahun 2021 secara resmi saya nyatakan ditetapkan,” ucapnya.

 

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendaftar secara sukarela untuk menjadi pasukan komponen cadangan. “Saya menyampaikan terima kasih kepada saudara-saudara yang telah mendaftar secara sukarela, telah mengikuti proses seleksi dan pelatihan dasar kemiliteran secara sukarela. Dan hari ini saudara-saudara ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan,” ungkapnya.

 

Menurut Presiden Joko Widodo, komponen cadangan ini merupakan bagian dari sistem pertahanan Indonesia yang bersifat semesta yakni dengan melibatkan masyarakat. “Kita punya putra-putri yang tidak kalah kemampuannya di bidang sains dan teknologi. Ilmuwan-ilmuwan kita, insinyur-insinyur kita sedang melakukan penelitian dan pengembangan diberbagai bidang strategis, pembangunan frigate buatan Indonesia, termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara dan pertahanan laut serta dalam pembangunan kapal selam Indonesia,” katanya.

 

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa komponen cadangan tidak boleh digunakan untuk hal lain kecuali kepentingan pertahanan dan kepentingan Negara. “Komcad TNI hanya bergerak saat darurat militer atau perang. Pasukan komponen cadangan bergerak atas perintah Presiden dengan persetujuan DPR dan di bawah kendali Panglima TNI. Artinya tidak ada anggota komponen cadangan yang melakukan kegiatan mandiri,” tegasnya.

 

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo mengingatkan para anggota Komcad hanya aktif saat mengikuti pelatihan dan mobilisasi untuk mendukung komponen utama yakni TNI. “Setelah penetapan ini, saudara-saudara kembali ke profesi masing-masing, namun anggota komponen cadangan harus selalu siaga jika dipanggil Negara,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melaporkan 3.103 anggota Komcad TNI yang hari ini dikukuhkan terdiri dari Rindam Jaya 500 orang, Rindam III/Siliwangi 500 orang, Rindam IV/Diponegoro 500 orang. Kemudian, Rindam V/Brawijaya 500 orang, Rindam XII/Tanjungpura 499 orang, dan Universitas Pertahanan 604 orang. Pembentukan komponen cadangan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Berita Terkini

Perampok Minimarket di Bekasi Ditangkap Usai Beraksi

Sumbawanews.com,- Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial MS, pelaku perampokan di sebuah minimarket di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam (14/8/2023). Aksi kejahatan...

Portugal Siap Tanggapi Gelombang Kritik atas Ronaldo

Sumbawanews.com,- Di tengah tekanan media dan sorotan global, Timnas Portugal telah mempersiapkan diri menghadapi serangan kritik yang menyasar Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026....

Serangan DDoS di Indonesia Melonjak 62%, Mayoritas Tuntut Tebusan

Sumbawanews.com,- Jakarta – Serangan siber berbasis DDoS (Distributed Denial of Service) terhadap organisasi di Indonesia mengalami lonjakan tajam hingga 62% pada kuartal pertama 2026...

Italia Buka Kembali Kedutaan di Teheran Usai Damai AS-Iran

Sumbawanews.com,- Italia resmi membuka kembali kedutaannya di Teheran pada Jumat, 19 Juni 2026, menyusul perkembangan diplomatik signifikan antara Amerika Serikat dan Iran. Keputusan ini...

Berita Utama