Home Blog Page 2426

Wadanpussenif Kodiklat TNI AD Berikan Arahan Kepada Personel Satgas Pamtas Yonif 742/SWY

Belu NTT – Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Komando Pendidikan dan Latihan (Wadanpussenif Kodiklat) TNI AD Mayor Jenderal TNI Ahmad Daniel Chardin, SE. M.Si., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu, NTT, Jumat (15/10/2021).

Kunjungan kerja tersebut disambut Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro didampingi Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha para Dankipur dan Perwira Staf Satgas Pamtas.

Kesempatan yang baik tersebut dimanfaatkan Wadanpussenif Kodiklat TNI AD untuk memberikan pengarahan kepada personel Satgas Pamtas Yonif 742/SWY di lapangan Mako Satgas.

Mengawali arahannya, Mayjen TNI Ahmad Daniel Chardin bernostalgia dengan para Prajurit Wira Yudha Sejati dengan menceritakan kisahnya pada saat berpangkat Letnan Dua yang pernah berdinas di Yonif 742/SWY selama dua tahun.

“Pada tahun 1992 sampai akhir 1993, setelah saya mengikuti latihan para Komando (Kopassus, red), saya bertugas di Yonif 742/SWY sebagai Danton di Kompi A. Namun karena kekurangan Perwira maka saya diberikan jabatan sebagai Pasi Intel merangkap Pasiops dan Dankima, jadi tiga jabatan rangkap,” kenangnya sambil tersenyum.

Terkait pelaksanaan tugas Satgas Pamtas, Wadanpussenif Kodiklat TNI mengatakan selama 7 bulan kalian penugasan, banyak prestasi yang sudah dilaksanakan diluar tugas pokok sebagai pasukan terdepan penjaga keutuhan dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

Untuk mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, lanjutnya, harus didukung dengan pembinaan teritorial (Binter) kepada masyarakat dengan melakukan silaturahmi, komunikasi dan pendekatan secara kontinyu dengan harapaan keberadaan TNI betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

Beberapa program unggulan untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat agar terus dilakukan dan disempurnakan hingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program tersebut.

Khusus untuk 63 patok yang hilang, mantan Kasdam Iskandar Muda itu meminta agar diberikan tanda sesuai dengan koordinat aslinya baik dengan bendera ataupun penanaman pohon sampai ada perbaikan dari pihak terkait.

Selain itu, Alumnus Akmil 1988 tersebut juga mengingatkan bahwa pasukan infantri merupakan atlet tempur yang harus tanggap, tanggon dan trengginas dengan tetap memanfaatkan waktu luang untuk belajar dan berlatih sehingga menjadi prajurit yang memiliki mental dan fisik yang prima dan siap menyongsong tugas-tugas berikutnya.

Mengakhiri arahannya, Jenderal Bintang Du aitu juga berharap agar para personel pos mendata dan melatih para pemuda pemudi yang berpotensi menjadi TNI baik fisik maupun akademiknya sehingga memunculkan kebanggaan bagi mereka khususnya masyarakat perbatasan.

Usai memberikan pengarahan Wadanpussenif Kodiklat TNI AD bersama rombongan didampingi Dansatgas dan Wadansatgas melihat beberapa program unggulan yang sudah dilaksanakan pos-pos jajaran Satgas Pamtas Yonif 742/SWY seperti mesin perontok jagung, kerajinan bambu, seni gorok-gorok dan lukisan pasir, aquan ponik dan beberapa sample barang bukti hasil penggagalan penyelundupan.

Terlihat dilokasi turut hadir mendampingi Wadanpussenif Kodiklat TNI dan rombongan di Mako Satgas Kasiter Kasrem 161/WS Kolonel Inf Seniman Zega dan Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro.

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Dampingi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD Kunjungi Pos

Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur bersama Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha menerima kunjungan kerja Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Komando Pendidikan dan Latihan (Wadanpussenif Kodiklat) TNI AD Mayor Jenderal TNI Ahmad Daniel Chardin, SE. M.Si., bersama rombongan di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu, NTT, Jumat (15/10/2021).

Namun sebelum berkunjung ke Mako Satgas, Wadanpussenif Kodiklat TNI AD bersama rombongan melaksanakan peninjauan pos jajaran Kipur I di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur diantaranya Pos Motaain, Pos Damar dan Pos Salore serta melihat kondisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

Berkenaan dengan itu, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menyampaikan kunjungan kerja tersebut dilakukan selain untuk melihat secara langsung kondisi pos Satgas Pamtas Sektor Timur, juga untuk memberikan motivasi dan dukungan moril kepada seluruh personel Satgas agar tetap semangat dan siap sedia dalam segala kondisi.

Kita ketahui bersama, lanjut Dansatgas, salah satu fungsi Pussenif Kodiklat TNI AD adalah pembinaan kesenjataan infanteri dan satuan yang sedang melaksanakan Satgas Pamtas di wilayah Sektor Timur yakni dari Batalyon Infanteri 742/SWY yang berkedudukan di Mataram Nusa Tenggara Barat.

“Dari tiga pos yang dikunjungi, beliau memberikan apresiasi dan masukan kepada para Danpos untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat dengan menerapkan komunikasi sosial yang intens hingga masyarakat merasa dekat, akrab dan bahkan seperti keluarga,” ujarnya.

Menurut Bayu Sigit, harapan Wadanpussenif tersebut sudah dilaksanakan sejak awal masuk daerah penugasan di sepanjang perbatasan Kabupaten Belu dengan melakukan berbagai upaya pembinaan teritorial (Binter) baik dibidang pendidikan, kesehatan, pertanian, kerajinan dan lainnya.

“Alhamdulillah metode Binter baik komunikasi sosial, bakti TNI dan pembinaan ketahanan wilayah sudah dan terus kita lakukan dengan harapan eksistensi TNI AD khususnya Satgas Yonif 742/SWY selalu dihati masyarakat perbatasan,” ungkapnya.

Pria kelahiran Bandung itu juga berharap kedekatan dan kebersamaan yang sudah terbangun dengan baik antara personel Satgas dengan masyarakat agar terus dipupuk, dijaga, dibina dan ditingkat sehingga kedekatan dan kebersamaan dalam bingkai silturrahmi tidak pupus oleh purna tugas nantinya.

Usai melaksanakan peninjauan pos, Wadanpussenif Kodiklat TNI AD dan rombongan didampingi Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur bersama Wadansatgas meninggalkan pos dan dilanjutkan menuju Mako Satgas Pamtas Sektor Timur di Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat.

Panglima TNI : Vaksinasi Terbukti Ampuh Lindungi Masyarakat Dari Dampak Terburuk Covid-19

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Anggota Komisi IX DPR Muchammad Nabil Haroen dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau serbuan vaksinasi di Lapangan Thor dan Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/10/2021).

 

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi khusus pelajar (umur 12 tahun keatas) yang dilaksanakan di Lapangan Thor Kota Surabaya, Panglima TNI menyampaikan bahwa vaksinasi terbukti mampu melindungi masyarakat dari dampak terburuk akibat terpapar Covid-19. “Oleh sebab itu akselerasi terus kita lakukan baik di wilayah-wilayah yang capaiannya sudah tinggi,” katanya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi akan terus dilakukan untuk mencapai target 70% disetiap daerah. “Semoga pelaksanaan vaksinasi ini juga berjalan lancar dan kegiatan perekonomian juga akan ikut berjalan, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah tersebut dapat berjalan lancar dengan perlindungan vaksinasi baik dosis satu maupun dosis dua,” harapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menjelaskan bahwa kunjunganya bersama Kapolri dan Kasal ke wilayah Jawa Timur untuk melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi khususnya bagi pelajar yang berusia diatas 12 tahun, para lansia dan kaum difabel.

 

“Vaksinasi khusus bagi pelajar, lansia dan difabel yang dilaksanakan di lapangan Thor  ditargetkan kurang lebih 20.000 dosis vaksin,” jelasnya.

 

Pada kesempatan yang sama Panglima TNI dan Kapolri didampingi Kasal dan Gunernur Jatim melakukan video conference dengan beberapa pejabat Forkopimda di wilayah Jatim, yang diikuti oleh 34 jajaran Kodim dan Polres.

 

Target Vaksinasi yang dilaksanakan di lapangan Thor kota Surabaya sebanyak 20.000 dosis vaksin  untuk diberikan khusus kepada pelajar, lansia dan difabel dengan melibatkan 510 tenaga Vaksinator gabungan TNI-Polri dan Dinkes yang ada di kota Surabaya.

 

Usai meninjau Vaksinasi khusus pelajar, selanjutnya Panglima TNI dan rombongan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis vaksin akan diberikan kepada para pelajar dan warga masyarakat yang tinggal disekitar Bandara Juanda Surabaya dengan melibatkan 124 tenaga vaksinator dari TNI, Polri dan Dinkes.

Temui Adik Jokowi, Korban Penggusuran Smelter AMNT Diminta Audensi Dengan Kapolda NTB

Pertemuan Korban Pembangunan Smelter PT AMNT menemui adik Jokowi di Jakarta

Jakarta, Sumbawanews.com.- Korban Penggusuran pembangunan Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT. AMNT) disarankan untuk beraudensi dengan Kapolda NTB Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H, demikian hasil pertemuan beberapa perwakilan korban pembangunan Smelter PT AMNT usai bertemu dengan adik Presiden RI Jokowi, Pak De Minto di Jakarta, Rabu (13/10/2021) malam.

Menurut Pak De Minto, Kapolda NTB merupakan aparat penegak hukum yang tugasnya melindungi masyarakat dan dalam persoalan pembangunan Smelter ini, Kapolda NTB seharusnya menyambut positif dan mencari jalan keluar jika ada permasalahan dalam pembebasan lahan dikawsan pembangunan smelter tersebut.

“Saya kenal baik dengan beliau, (Muhammad Iqbal, red), dan saya rasa beliau akan membela kepentingan masyarakat yang terdampak pembangunan smelter PT AMNT,” jelas Pak De Minto.

Disamping itu, Pak De Minto meminta korban pembangunan Smelter PT AMNT untuk membuat kronologis yang lebih lengkap terkait permasalahan pembebasan lahan pembangunan smelter PT AMNT.

“Susun semua kronologis yang lengkap dan bisa diserahkan kepada Kapolda NTB, lalu sampaikan juga ke saya. Kita akan pantau bersama sejauhmana tindaklajut dari Polda NTB,” terang Pak De Minto.

Sementara itu salah seorang korban pembangunan Smelter PT AMNT H. Yandri menceritakan kepada Pak De Minto, bahwa selama proses pembebasan lahan di lokasi pembangunan smelter, kebijakan yang digunakan oleh Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggunakan metode premanisme agar masyarakat mau melepaskan tanahnya kepada pihak PT AMNT.

“Selama ini kami tidak berhadapan dengan PT AMNT tapi justru kami berhadapan dengan preman-preman suruhan Pemda KSB, bahkan saya terpaksa harus mengungsi ke Mataram karena tiap hari keluarga diteror,” cerita Yandri di hadapan Pak De Minto.

Diterangkan, para korban pengggusuran pembangunan smelter juga tidak mengetahui dengan siapa mereka melakukan transaksi jual beli, “dalam akta jual beli nama-nama pembeli berbeda-beda dan para korban juga bingung menuntut kemana sisa pembayaran yang sampai setahun masih ada yang belum dibayarkan,” beber Yandri.

Selain menemui adik kandung Presiden Jokowi, Korban pembangunan Smelter PT AMNT juga menemui mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar di Kantor Kontras di daerah Senen Jakarta.

“Kami mendukung upaya teman-teman dari Sumbawa Barat untuk mengangkat masalah ini secara nasional terutama dalam persoalan HAM,” terang Haris dalam pertemuan Kamis (14/10/2021) siang.(sn01)

OJK : Berantas Pinjol Illegal Sampai ke Akarnya

Jakarta, sumbawanews.com – Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, bersama Kepolisian dan Kementerian Koperasi dan UMKM serta Bank Indonesia, telah menadatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Penandatangan tersebut untuk berkolaborasi dalam penegakan hukum terhadap penyedia Pinjaman Online (Pinjol) illegal.

“OJK bersama dengan Kapolri, dan juga kementerian koperasi dan UMKM dan Bank Indonesia, telah menandatangani kesepahaman untuk berkolaborasi dalam penegakkan hukum, dalam memberantas Pinjol illegal ini,” katanya, Kamis (14/10).

Ditegaskan, penegakan hukum terhadap Fintech Pinjaman Online illegal, akan dilakukan terhadap seluruh jenis Fintech pinjaman online illegal. Baik yang dikembangkan melalui system koperasi, maupun melalui system pembayaran maupun system pembiayaan.

Ia menghimbau masyarakat, agar memilih fintech legal yang terdaftar. “Kami menghimbau kepada masyarakat, kalau mau meminjam secara online, pilihlah fintech yang terdaftar. OJK telah menutup fintech yang tidak terdaftar, melalui kerjasama dengan kepolisian, kemenkominfo, dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Dikatakan, OJK akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan upaya pemberantasan produk-produk keuangan illegal. Apabila masyarakat membutuhkan informasi, dapat menghubungi OJK guna mendapatkan pelayanan yang cepat dan informasi lengkap.

“Kedepan, senantiasa akan terus kami lakukan ke seluruh wilayah Indonesia, edukasi kepada masyarakat. Dan juga memberantas produk-produk yang illegal. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas, silahkan mengakses ke OJK melalui 157 supaya masyarakat dapat mendapatkan pelayanan cepat dan informasi lengkap. Semoga upaya kita untuk memberantas Pinjol ini dapat berhasil dengan cepat sampai ke akarnya, atas koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya. (Using)

Lokakarya Laut Cina Selatan Kembali Digelar

Bogor, sumbawanews.com – Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020, Lokakarya Laut China Selatan kembali digelar tanggal 13-14 Oktober 2021. Kegiatan tahun ini adalah Lokakarya ke-30 sejak pertama kali dilaksanakan tahun 1990, dan diikuti oleh 67 peserta dari 11 participating parties di kawasan Laut China Selatan, yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Tiongkok, Chinese Taipei, dan Viet Nam. Demikian dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, membuka Lokakarya dengan menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi di antara participating parties untuk membahas dan mengelola tantangan bersama di kawasan Laut China Selatan. Seperti perubahan iklim dan dampak kenaikan permukaan air laut.

Dalam pertemuan, Teuku Faizasyah selaku Plt. Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri, Kementerian Luar Negeri, menyampaikan, lokakarya merupakan kesempatan mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan. “Perlu terus dikembangkan kebiasaan dialog dan komunikasi sehingga menciptakan ruang untuk mencari solusi atas tantangan bersama di kawasan Laut China Selatan,’ ucapnya.

Prof. Dr. Muh Aris Marfai, M.Sc., Kepala Badan Informasi Geospasial, menekankan pentingnya kerja sama dan pembahasan mengenai perubahan iklim di Laut China Selatan yang memerlukan sinergi antar negara di kawasan tersebut. Isu kenaikan permukaan air karena peningkatan suhu global perlu dihadapi bersama dengan berbagi ilmu dan pengalaman untuk melakukan mitigasi dampak kenaikan muka laut terhadap masyarakat di pesisir.

Dalam peringatan Lokakarya ke-30 ditampilkan perjalanan Lokakarya selama 30 tahun yang telah bekerja sama di bidang perubahan iklim dan lingkungan hidup, ilmu pengatahuan dan teknologi, serta kerja sama ekonomi dan pembangunan. Lokakarya didahului oleh Pertemuan Kelompok Kerja yang membahas studi tentang gelombang dan kenaikan permukaan laut dan dampaknya terhadap lingkungan pesisir di Laut China Selatan.

Selama 2 hari para peserta saling berbagi pengalaman dan membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, antara lain dampak, adaptasi dan kebijakan dalam perubahan iklim termasuk dan dampak kenaikan permukaan laut terhadap masyarakat di pesisir di wilayah Laut China Selatan,. Selain itu, dibahas isu-isu lain seperti ekonomi biru dan sampah laut di Laut China Selatan dan dorongan kerja sama minyak nabati berkesinambungan di Laut China Selatan.

Workshop on Managing Potential Conflicts in the South China Sea pertama kali diselenggarakan pada tanggal 22-24 Januari 1990 di Bali. Sejak saat itu, lokakarya, yang tidak hanya melibatkan pemerintah tetapi juga swasta dan akademisi (1,5 track), secara konsisten menjadi wadah dialog dan kerja sama di berbagai proyek sebagai sarana membangun sikap saling mengerti untuk mencapai tujuan bersama di kawasan Laut China Selatan yang damai, stabil dan sejahtera. (Using)

Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar Kasus Hacking Situs Judi Online di Situs Pemerintah

Jakarta, sumbawanews.com – Dittipidsiber Bareskrim Polri, membongkar penyusupan terhadap sedikitnya 12 situs pemerintah, oleh situs judi online. Penyusupan tersebut diketahui, untuk meningkatkan rating sekaligus untuk mempromosikan situs judi online.

“(Pelaku,red) Mananamkan script atau backlink kepada sedikitnya 55 website atau situs, yang 12 diantaranya adalah situs pemerintah,” kata Kombes Pol Rizki Agung Prakoso, Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim, di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (14/10).

Diungkapkan, dalam kasus tersebut diamankan 2 pelaku berinisial NB dan DI di salah satu apartemen di Jakarta Barat. Dan dari hasil penyelidikan, telah diamankan sedikitnya 19 orang dari praktek perjudian online.

“Kami berhasil mengamankan 2 orang disalah satu apartemen di Jakarta barat. pelaku berinisial NB dan DI. Jadi, pelaku ini melakukan menanamkan script atau backlink disitus-situs yang dituju, dengan tujuan untuk meningkatkan ratting serta mempromosikan situs perjudian online. Kemudian dari hasil pengembangan penyelidikan, kami berhasil mengungkap adanya praktek perjudian melalui website berlokasi di Jakarta utara. Kemarin malam kami berhasil mengamankan 19 yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ungkapnya, juga menambahkan, Para tersangka ditangkap di beberapa lokasi berbeda antara lain Jakarta, Boyolali, Bondowoso hingga Malang.

Disebutkan, terhadap tindakan para tersangka, dijerat dengan pasal 27 ayat(2), Pasal 31 dan Pasal 32 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE. Kemudian Pasal 303 KUHP, serta Pasal 3,4,5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Untuk barang bukti yang kami amankan, ada bebearpa perangkat komputer, dan handphone untuk melakukan sambungan internet dalam melakukan kegiatannya. Kemudian beberapa buku tabungan, kartu ATM, token internet banking dari berbagai bank,” jelasnya. (Using)

Polsek Lape Sita Ratusan Botol Miras

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Rabu malam tadi (13/10/2021) Anggota Polsek Lape yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Lape Iptu Awaluddin S. AP. M.M.Inov melaksanakan razia miras di wilayah hukumnya. Sebab Tidak dapat dipungkiri miras adalah salah satu penyebab terjadinya tindak pidana, kerapkali orang yang kehilangan kesadaran karena miras tidak dapat mengendalikan diri.

Dari operasi, Kapolsek beserta anggota berhasil menyita 254 botol miras. Denhan rincian 77 botol miras jenis arak yg sudah di kemas dalam botol ukuran 600 ml, 63 botol miras jenis berem ukuran 1500 ml dan 114 botol miras jenis berem ukuran 600 ml.

“Miras ini kami sita pada empat lokasi berbeda,” terang Kapolsek yang ditemui usai kegiatan.

Kapolsek menyatakan, kegiatan razia miras terebut tentunya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Sebab, marak terjadi kriminalitas yang dipicu menkonsumsi miras.

“Banyak aksi kejahatan yang terjadi akibat miras, Razia miras akan terus kami gencarkan agar situasi kamtibmas tetap kondusif” tambah kapolsek. (Using)

Pimpinan Coast Guard Lima Negara Temu Daring dengan Kepala Bakamla RI

sumbawanews.com,- Guna membina saling percaya dan kesepahaman diantara coast guard negara di kawasan, Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia, S.Sos., M.M. berdiskusi secara daring dengan para pimpinan coast guard dari lima negara tetangga, Kamis (14/10/2021).

 

Pertemuan terbatas ini dihadiri oleh Commandant of Philippine Coast Guard Vice Admiral Leopoldo V. Laroya, Commandant of Vietnam Coast Guard Lieutenant General Nguyen Van Son, Deputy Director General of Operation Malaysian Maritime Enforcement Agency Vice Admiral Maritime Kamaruszaman Bin Hj Abu Hassan, Commander of Singapore Police Coast Guard Senior Assistant Commisioner Cheang Keng Keong, dan Commanding Office of Marine Police Royal Brunei Police Force Senior Superintendent Haji Muhammad Azrie.

 

Laksdya TNI Aan Kurnia dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan ini sangat penting guna mendorong kesamaan cara pandang dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan dan keselamatan laut di kawasan karena dalam era globalisasi, tantangan yang dihadapi lebih kompleks dan tidak dapat diselesaikan sendiri dengan efektif sehingga membutuhkan kerjasama.

 

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kerja sama antar instansi coast guard dan instansi penegak hukum di laut. “Kerja sama dalam hal pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, pelaksanaan Asean Coast Guard and Maritime Law Enforcement   Agencies Forum (ACF), pertemuan tingkat teknis, dan kerja sama yang disepakati lainnya, diharap dapat disepakati bersama dalam forum ini”, ucap Laksdya TNI Aan Kurnia.

 

Kegiatan juga diisi sesi paparan dari Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla. Overview on Coast Guard’s Martime Cooperation on Southeast Asia, menjadi tajuk paparan dalam pertemuan terbatas tingkat kepala coast guard tersebut.

 

Bukannya tanpa alasan, topik ini dipilih untuk mendorong kembali semangat kebersamaan antar coast guard negara kawasan dalam menghadapi berbagai tantangan maritim. Hal ini dibutuhkan karena posisi negara di kawasan ASEAN yang sangat strategis dan bernilai penting dalam konteks geopolitik negara dunia.

 

Kegiatan diakhiri dengan harapan Laksdya TNI Aan Kurnia untuk dapat bertemu secara langsung dengan para pimpinan coast guard yang hadir. “Jika kondisi pandemi sudah memungkinkan, saya berharap dapat segera bertemu secara langsung untuk membahas beberapa persoalan secara mendalam”, ujarnya.

 

Jajaran Pejabat Bakamla RI turut hadir dalam pertemuan ini, seperti Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han), Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Sandy M. Latief, Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Kolonel Bakamla Maya Veraningsih, S.Sos., M.P.A., dan Kasi Kerja Sama Multilateral dan Organisasi Internasional Letkol Bakamla Fenny Sefhirany, S.S.

Panglima TNI : Ulama dan Umaro Miliki Peran Strategis Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

sumbawanews.com,- Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Umaro harus saling bersatu karena Ulama dan Umaro serta Tokoh Agama memiliki peran sangat strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat berdialog interaktif dengan warga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/10/2021).

 

Turut serta dalam dialog tersebut yaitu Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen, Bupati Banyuwangi Ibu Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Ketua PCNU H. Mohammad Ali Makki Zaini.

 

Di hadapan warga PCNU, Panglima TNI mengatakan bahwa menurut salah satu sumber bahwa Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara ekonomi terbesar nomor empat di dunia. Namun persyaratanya adalah persatuan dan kesatuan harus dijaga, karena stabilitas keamanan juga penting, sumber daya alam dan sumber daya manusia harus disiapkan.

 

“Oleh sebab itu, untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045, sumber daya manusianya harus dijaga jangan sampai ada yang kenal narkoba. Itulah pentingnya Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Umaro untuk menjaga dan menyiapkan sumber daya manusia,” ujarnya.

 

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa baru saja Indonesia mendapatkan cobaan yang sangat berat yaitu pandemi Covid-19, dimana bulan Juli dan Agustus yang sangat berat kasusnya naik yaitu jumlah kematian naik. “Saya dengan bapak Kapolri atas perintah bapak Presiden membantu pemerintah daerah untuk segera mengendalikan Covid-19 dan Alhamdulillah saat ini  Indonesia  trend kasus Covid-19 sudah menurun,” ungkapnya.

 

Menurut Panglima TNI,  Banyuwangi kasus konfirmasi Covid-19 sudah turun dan positifity nya sudah turun di bawah 5% dari ketentuan WHO. Artinya bahwa infeksi yang terjadi di masyarakat itu sudah kecil, kematian juga sudah terus menurun dan juga angka kesembuahan juga naik. Ini semua berkat kebersamaan kita antara Ulama, Tokoh Masyarakat dan Umaro.

 

“Kuncinya adalah kedisiplinan, Sami’na Wa Atho’na. Jadi apa yang harus kita lakukan itu harus benar-benar kita disiplin kami dengar dan kami taat. Untuk melakukan, dan peran-peran dari Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sangatlah penting, dengan cara mematuhi protokol kesehatan 3M, 3T dan sekarang kita melaksanakan vaksinasi,” kata Panglima TNI.

 

Untuk itu, lanjut Panglima TNI bahwa pada kondisi yang bagus ini, mari bersama-sama untuk menyamakan langkah, ritme, untuk menjaga agar tidak terjadi ledakan kasus lagi, karena masih ada ancaman ancaman dari luar sana, ada virus yang namanya Lamda, ada yang namanya Mu. Sehingga kalau datang virus yang lain kita sudah tidak terasa dan kita sudah memiliki kekebalan.

 

“Dengan catatan bahwa kita harus divaksin baik dosis 1 maupun dosis 2 dan terus terang kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Para Ulama, Lintas Agama lainnya atas suksesnya pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banyuwangi ini. Tanpa adanya bantuan bapak-bapak dan ibu sekalian tentunya pelaksanaan vaksinasi, pelaksanaan protokol Kesehatan tidak akan bisa berhasil dan bisa kita rasakan sampai dengan hari ini,” tandasnya.

Berita Terkini

Dishub DKI Rangkul Ojol Pasca Insiden Jaktim

Sumbawanews.com,- Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi memperkuat kerja sama dengan komunitas ojek online untuk menata ulang penertiban parkir liar, menyusul insiden ketegangan di Jakarta...

Revitalisasi 18 Sekolah di Nias, Rp14,23 Miliar Dikucurkan

Sumbawanews.com,- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan program revitalisasi besar-besaran di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, dengan mengalokasikan anggaran Rp14,23 miliar untuk memperbaiki 18...

Spanyol Bertekad Bangkit Lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Atlanta – Dalam situasi kritis di Grup E Piala Dunia 2026, Timnas Spanyol wajib menang melawan Arab Saudi untuk menyelamatkan ambisi juara mereka....

Dari WT President’s Cup Oceania 2026 ke Australia Open : Indonesia Raih Perunggu dan...

PBTI – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M. menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada tim Pelatnas...

Berita Utama