Hendrikus Sumaghai adalah seorang anak Asmat Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, yang berhasil mengejar impiannya sedari kecil.
Hendrikus Sumaghai atau biasa dipanggil Hendrik adalah salah satu dari delapan orang Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) asal pengiriman Provinsi Papua yang telah dinyatakan lulus pada tanggal 29 Juli 2021 untuk mengikuti pendidikan di Akmil Magelang.
Saat ini Hendrik sedang mengikuti Pendidikan Dasar Keprajuritan (Diksarrit) di Akmil Magelang sejak tanggal 1 Agustus 2021 bersama 449 orang Calon Prajurit Taruna Akmil lainnya yang berasal dari seluruh penjuru tanah air dan direncanakan dilantik menjadi Prajurit Taruna pada tanggal 28 Oktober 2021.
Anak pertama dari tiga bersaudara buah hati dari pasangan Yoppy Baransano dan Emerensina Genoveva ini memang bercita-cita untuk menjadi anggota TNI sejak masih kecil.
Pak Yoppy berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Distrik di Kabupaten Asmat yang baru saja diangkat dan demikian juga dengan Ibu Emerensina yang bekerja sebagai PNS Distrik di Kabupaten Asmat.
Keberhasilan Putra Asli Papua ini untuk menjadi seorang anggota TNI khususnya Taruna Akmil menunjukkan bahwa siapa saja bisa meraih cita-citanya asalkan memenuhi semua persyaratan dan lulus dari semua tes yang dilaksanakan.
Hendrik telah dapat menunjukkan bahwa putra Asmat yang berada di Indonesia bagian timur pun dapat menjadi Taruna Akmil bersama dengan putra terbaik Indonesia lainnya.
Calon Prajurit Taruna Hendrikus Sumaghai merupakan bukti nyata bahwa dengan kemauan dan tekad yang kuat siapapun bisa berhasil untuk mengabdikan diri menjadi anggota TNI.
sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali, S.E, M.M., M.Tr. Opsla. yang diwakili oleh Kas Kogabwilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar, S.I.P. menutup Audit Kinerja dari Itjen TNI dengan Pengarah Teknis Laksma TNI Agus Priyatna, S.T., M.M., M.Tr.Ap., C.Fr.A selaku Irops Itjen TNI, bertempat di Ruang Rapat Mako Kogabwilhan I Jl. Letjen M.T. Haryono Km 3,5 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (27/10/2021).
Dalam sambutan Pangkogabwilhan I yang dibacakan oleh Kas Kogabwilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar, S.I.P. menyampaikan terima kasih kepada Irops Itjen TNI Laksma TNI Agus Priyatna,S.T., M.M., M.Tr. Ap., C.Fr.A. tim Irjen TNI atas perhatian dan evaluasi yang disampaikan dengan beberapa hal yang perlu diperbaiki dan disempurnakan oleh Kogabwilhan I dalam melaksanakan kegiatan diantaranya administrasi.
Sementara itu, Irops Itjen TNI Laksma TNI Agus Priyatna, S.T., M.M., M.Tr. Ap., C.Fr.A. mewakili Irjen TNI juga menyampaikan bahwa audit kinerja periode IV tahun 2021 terhadap kinerja Kogabwilhan I berjalan lancar dan tertib, namun masih terdapat beberapa hal yang harus di erbaiki serta disempurnakan demi ketertiban dan kelancaran administrasi di setiap kegiatan.
Kegitan tersebut bagi Kogabwilhan I sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi dan koreksi dalam penyempurnaan organisasi Kogabwilhan I yang baru berjalan selama dua tahun, sebagai bagian dari organisasi di Mabes TNI.
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Saat ini, Stasiun Karantina Kelas I Sumbawa memberi perhatian terhadap pengiriman bibit lewat jasa pengiriman. Sebab beberapa waktu terakhir, marak transaksi dan pemesanan barang secara online.
“Dan sekarang yang harus kita tindaklanjuti, itu adalah pengiriman bibit lewat pengiriman paket kilat. Karena memang sekarang lagi marak, pemesanan online. Apalagi sekarang kiriman-kiriman dalam bentuk benih, itu sangat rawan,” kata Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sumbawa, melalui Kepala Bagian Urusan Teknis, Dwi Rachmanto, di ruang kerjanya Selasa (27/10).
Diungkapkan, benih yang membawa hama penyakit atau virus, akan menyebar dengan cepat bila ditanam. “Karena kalau benih bawa hama penyakit, misalnya virus. Itu bisa jadi, sangat dahsyat juga dampaknya ketika itu dikembangkan, atau ditanam. Kalau sudah dengan hama penyakit, terus sudah masuk. Maka susah untuk dikendalikan. Sama seperti covid ini,” jelasnya.
Ia mengatakan, belum lama ini, sempat dilakukan penahanan terhadap bibit yang dikirim dari luar daerah. Namun dari hasil pemeriksanaan, bibit tersebut negative dari hama penyakit.
“Tapi dari hasil pemeriksaan, alhamdulillah negative. Kalau ketika dia positif, kita lakukan tindakan pemusnahan. Peran kami disitu, bagaima membatasi, melindungi, jangan sampai masuk. Kami terus melakukan komunikasi dengan pihak distributor untuk terus melaporkan, ketika ada pemasukan benih untuk bisa disampaikan ke karantina. Sehingga kami bisa mengawal,” jelasnya.
Dijelaskan, dari 8 pintu keluar-masuk Pulau Sumbawa, Pelabuhan Poto Tano tercatat memiliki intensitas lalu-lintas paling tinggi, kemudian Pelabuhan Badas, dan selanjutnya Pelabuhan Bima. “Untuk volume kegiatan, atau itensitas kegiatan yang paling pintu keluar/masuk ke pulau sumbawa itu, ada di pelabuhan poto tano, kemudian di pelabuhan laut badas. Setelah itu di Pelabuhan Bima. Untuk di poto tano, itu banyak dari pulau Lombok, kemudian sebagian dari Surabaya dan Denpasar yang transit di pulau Lombok. Kalau untuk yang keluar itu ada ke Sulawesi, lewat Pelabuhan Badas dan Bima. kalau yang ke NTT, itu ada di Pelabuhan Laut Sape,” ungkapnya. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sumbawa, melalui Kepala Bagian Urusan Teknis, Dwi Rachmanto mengatakan, dibandingkan tahun 2020, secara umum pengiriman hewan ternak ke luar daerah tahun ini mengalami peningkatan. Meskipun dari sisi frekuensi atau aktivitas pengiriman terbatas.
“Kalau dilihat dari sisi jumlah, kita terjadi peningkatan. Namun dilihat dari sisi frekuensi, ada keterbatasan pergerakan. Dari jumlahnya ada peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena itu tadi pandemic covid-19. Meski pergerakan orang dibatasi, tapi lalulintas ternak ini cukup padat,” ucap dia di ruang kerjanya, Selasa (27/10).
Diungkapkan, setiap tahun, lonjakan pengiriman hewan ternak terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti menjelang Idul Adha. “Biasanya kita di bulan-bulan tertentu menjelang Idul Adha itu banyak keluar, misalnya ke daerah pulau jawa. Kita kontrolnya realtime, lewat aplikasi,” ucapnya.
Selain ternak, lalu lintas pengiriman hasil ternak atau daging konsumsi juga mengalami peningkatan. Dan dalam pengiriman hasil ternak, Stasiun Karantina Kelas I Sumbawa bersama pihak terkait lainnya, melakukan penindakan sesuai dengan tugas dan fungsi karantina sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.
“Kebutuhan untuk daging untuk konsumsi itu luar biasa, ternak juga seperti itu. Namun yang menjadi kendala selama ini ada beberapa persoalan dengan lalu lintas hasil ternak dan ternak itu sendiri. Namun kami di karantina pertanian, tetap konsen menjalankan tugas dan fungsi kami,” tegasnya.
Dikatakan, karantina berkonsentrasi melakukan pengawalan pada sediktinya 8 pintu masuk/keluar Pulau Sumbawa. Namun pintu yang memiliki intensitas lalu-lintas paling tinggi, yakni pelabuhan penyeberangan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
“Yang paling padat kegiatan itu yang berhubungan langsung dengan pulau Lombok, itu di pintu poto tano. Disana kegiatan hampir 1 kali 24 jam.Namun kita dengan tim terpadu kabupaten/kota tetap melakukan upaya koordinasi dan komunikasi, juga dengan teman-teman aparat penegak hukum, TNI-Polri,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, belum lama ini telah dilakukan penolakan terhadap hasil ternak yang tidak memenuhi syarat administrasi lalu-lintas hasil ternak. Dan sebagian dilakukan pemusnahan, karena tidak layak konsumsi.
“Kami tidak melarang untuk dilalulintaskan selama itu memenuhi syarat administrasi. Hampir sebagian besar yang kami tolak kemarin itu, dari sisi administrasinya tidak terpenuhi. Sehingga itu yang kami lakukan penanganan. Kemarin bersama teman-teman dari TNI-Polri, kita melakukan penanganan untuk kita tindaklanjuti. Kemarin kita lakukan penolakan, itu yang kita kawal untuk kembali ke Lombok, ke daerah asalnya. Jadi ada sekitar dua karung yang kita musnahkan karena sudah membusuk,” bebernya.
Sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari produk hasil hewan, Karantina Kelas I Sumbawa terus menjalin sinergi dan komunikasi dengan pihak terkait, baik lembaga/dinas horizontal maupun vertical. Sebab, dengan koordinasi dan komunikasi tersebut, lalu lintas ternak dan hasil ternak dapat dideteksi sedini mungkin.
“Kami selalu berkoordinasi dengan pemda, karena memang ruang gerak kami terbatas pada uu nomor 21 itu. Kita tidak bisa tembus sampai kedalam, sehingga kami terus melakukan koordinasi dengan aparat-aparat yang ada didalam misalnya pelabuhan, ASDP. Informasi itu yang fokus coba bangun, agar lalu lintas ini bisa kami deteksi sedini mungkin. Termasuk teman-teman karantina yang di pengeluaran, dalam hal ini yang ada di Kayangan,” katanya.
Sebab, dengan koordinasi tersebut, akan terbangun hubungan yang saling menguatkan dari kombinasi antara Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019, dengan Perda. “Kemarin juga kita mendapatkan kunjungan dari pemda sumbawa barat, untuk berkoordinasi dengan lalu lintas itu juga, terkait dengan daging, telur. Kami melakukan pengawalan sesuai dengan UU nomor 21, dan pemda ada perdanya. Itu yang kita kawal bersama, dengan dinas terkait, sat pol pp,” sebutnya.
Karantina Pertanian Kelas I Sumbawa, terus melakukan tindakan sesuai dengan SOP, untuk menjamin komoditas yang di lalu-lintaskan, aman untuk dikonsumsi, dan terbebas dari hama penyakit. “Pada prinsipnya yang terus kami kedepankan, yaitu bagaimana membangun komunikasi,” tegasnya. (Using)
Belu NTT – Personel Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur dari satuan Yonif 742/SWY memberikan pelatihan mebeler kepada puluhan masyarakat di Kantor Desa Tulamalae Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Barat, Rabu (27/10/2021).
Pelatihan mebeler tersebut merupakan kerjasama Satgas Pamtas Yonif 742/SWY dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu yang akan dilaksanakan selama 4 hari kedepan.
Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur memberikan apresiasi atas langkah positif Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat.
Selama empat hari, para Prajurit Wira Yudha Sejati akan memberikan pelatihan mebel dari bambu, gorok-gorok, seni lukisan pasir serta pembuatan lampion dari paralon dan kain.
“Empat materi tersebut akan diberikan mulai pagi hingga sore hari,” ujarnya.
Menurut Bayu Sigit, waktu empat hari sangat singkat untuk mempelajari semua materi karena masing-masing memiliki proses yang lumayan rumit. Namun demikian, pihaknya siap meluangkan waktu apabila masih dibutuhkan sehingga hasil yang dicapai lebih maksimal.
“Pelatihan semacam ini memang membutuhkan jiwa seni, kesabaran dan kreativitas tinggi untuk mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu dengan terbatasnya waktu, para peserta bisa mendatangi Mako Satgas untuk belajar lebih banyak lagi tentang kerajinan tangan,” tambahnya.
Sedangkan Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu Erni Ganggas, SH., saat dikonfirmasi via telepon seluler mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas dan jajarannya yang telah memberikan support atau dukungan melalui para prajurit untuk membagikan ketrampilan yang sangat berguna bagi masyarakat perbatasan terutama warga baru.
Dalam pelatihan mebeler ini, kata Erni, bahan-bahannya mudah diperoleh dan bisa juga menggunakan bahan sisa atau bekas seperti bambu untuk pembuatan meja kursi dan lainnya, kayu bekas untuk gorok-gorok, seni lukis pasir menggunakan kayu dan pasir serta kerajinan pembuatan lampion dari kain dan pipa paralon.
“Jadi bahannya mudah didapatkan dan bisa menggunakan sisa bahan atau barang bekas untuk mengurangi biaya,” terangnya.
Kabid Perindustrian juga menjelaskan, pelatihan tersebut sengaja dilakukan selain menambah keterampilan, juga untuk menciptakan lapangan kerja berupa industri rumah tangga guna membantu peningkatan perekonomian dan kesejahteraan keluarga dengan menekuni keterampilan yang sudah diberikan.
“Keterampilan yang sudah diperoleh agar dilatih dan ditekuni sehingga memiliki nilai ekonomis bagi keluarga,” pungkasnya.
Selain di Kantor Desa Tulamalae Kecamatan Atambua Barat, pelatihan mebeler juga akan diberikan kepada masyarakat Desa Tohe Kecamatan Raihat, tepatnya di Rumah Kaur Pembangunan Desa setempat.
(Jayapura). Sebagai wujud perhatian dan bentuk apresiasi, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A secara langsung memberikan piagam penghargaan dan tali asih kepada para atlet yang berasal dari keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih yang telah menyumbangkan medali bagi Prov. Papua pada PON XX tahun 2021 bertempat di Aula Tonny Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Rabu (27/10/2021).
Pangdam XVII/Cenderawasih dalam sambutannya mengatakan bahwa PON XX Papua 2021 secara resmi telah ditutup oleh Wakil Presiden RI pada 15 Oktober lalu. Pesta Olahraga Terbesar di Indonesia tersebut telah menorehkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan Provinsi Papua, sebab kita mampu menyelenggarakan Event Nasional tersebut dengan Aman, Nyaman dan Sukses.
“Selain itu, torehan prestasi yang diberikan oleh Para Atlet Provinsi Papua juga sangat membanggakan dimana Provinsi Papua mendapatkan peringkat ke-4 dari 34 Provinsi di Indonesia, dimana pada PON XIX, Provinsi Papua berada pada peringkat ke-8. Diantara para Atlet tersebut terdapat 16 orang Personel Berprestasi dari Keluarga Besar Kodam XVII/Cenderawasih baik itu Personel Militer, anggota Persit dan keluarga yang ikut menyumbangkan 7 Emas, 4 Perak dan 9 Perunggu bagi Provinsi Papua,” ucap Pangdam.
Selanjutnya Pangdam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa keberhasilan yang sudah dicapai tersebut juga tidak lepas dari dukungan Komandan/Kepala Satuan Jajaran dan seluruh anggota Kodam XVII/Cenderawasih.
Lebih lanjut Pangdam XVII/Cenderawasih juga berharap agar prestasi yang telah diperoleh dapat dipertahankan dan jika memungkinkan untuk ditingkatkan, sehingga ke depan semakin baik lagi serta dengan adanya prestasi ini menunjukkan bahwa anggota Keluarga Besar Kodam XVII/Cenderawasih meskipun berada di Ujung Timur Indonesia mampu berprestasi dalam Even Olahraga Bertaraf Nasional.
“Sebagai ungkapan terima kasih atas jerih payah dan prestasi yang telah diberikan, maka saya akan memberikan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Papua dan mengharumkan nama Kodam XVII/Cenderawasih,” harap Pangdam.
Sementara itu usai memberikan penghargaan dan tali asih Pangdam XVII/Cenderawasih juga memberikan beberapa pesan agar para atlet yang berprestasi untuk jangan berpuas diri, terus meningkatkan prestasi dan kemampuan sehingga ke depannya menjadi lebih baik lagi.
“Gunakan dan manfaatkan apa yang sudah diberikan ini dengan baik serta jangan disalahgunakan dan Kodam XVII/Cenderawasih akan memberikan apresiasi serta prioritas serta kesejahteraan bagi para anggota dan anak-anak KBT yang berprestasi,” tutup Pangdam XVII Cenderawasih.
16 Atlet dari Keluarga Besar Kodam XVII/Cenderawasih yang turut menyumbangkan medali bagi Provinsi Papua pada PON XX terdiri dari 11 orang militer, 1 orang anggota Persit dan 4 orang anak dari anggota militer/PNS Kodam XVII/Cenderawasih.
Setelah kegiatan pemberian piagam penghargaan dilanjutkan dengan kegiatan foto bersama dan ramah tamah dengan tetap mempedomani protokol kesehatan.
Turut hadir dalam acara tersebut Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Wachid Apriliyanto, Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Heru Setyo, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dan Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih lainnya. (Bdr)
(Bakamla RI/Indonesia Coast Guard). Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan apresiaasinya kepada personel dalam kegiatan Apel Bersama. Apel pagi ini diikuti seluruh personel Bakamla RI yang berdinas di Jakarta. Bertempat di Markas Besar (Mabes) Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/10/2021).
Dalam Apel Bersama kali ini, seluruh personel wajib hadir kecuali yang tugas belajar atau dinas luar. Hal ini dimanfaatkan oleh Kepala Bakamla RI untuk menyampaikan secara langsung arahan, penekanan, serta perintah untuk dilaksanakan oleh seluruh personel Bakamla RI. Namun demikian, tidak dipungkiri suasana kekeluargaan juga kental terasa dalam apel pagi ini. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjalin hubungan kerja yang baik antara atasan dengan bawahan, begitu pula sebaliknya.
Dalam sambutannya Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat kerja personel yang berperan dalam membawa Bakamla RI menjadi lebih baik dari hari ke hari dan semakin dikenal oleh publik.
Menurutnya prestasi dan pencapaian kinerja bukan semata-mata hasil orang per orangan, namun merupakan hasil kerja kita bersama. “Personel Bakamla RI harus kompenten dan kolaboratif, kompenten artinya memiliki kapasitas yang handal dalam melaksanakan tugasnya, sedangkan kolaboratif ialah memiliki sikap kerja sama yang baik dengan semua pihak. Maka dari itu seluruh personel Bakamla RI harus meningkatkan kompenten dan dapat bekerja secara kolaboratif.” ujarnya.
Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia juga mengatakan bagi personel Bakamla RI diberikan kesempatan untuk melaksanakan pendidikan baik di dalam maupun luar negeri. “Saat ini Bakamla RI sudah banyak menerima tawaran pendidikan dari stakeholder dalam maupun luar negeri, seperti dari Australia dan Amerika Serikat”, tambahnya.
Pada akhir sambutannya, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia Menyampaikan lima penekanan, antara lain: 1. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME; 2. Tingkatkan kompetensi dan sikap kolaboratif diri dan satuan kerja agar mampu memberikan peran penting terhadap kinerja organisasi; 3. Laksanakan pembenahan sikap, cara kerja dan lingkungan kerja agar dapat menopang upaya untuk mewujudkan kinerja dan akuntabilitas yang ditargetkan; 4. patuhi protokol kesehatan, jaga diri, keluarga dan lingkungan dari resiko penyebaran dan penularan Covid-19; 5. Tingkatkan loyalitas dan profesionalisme sebagai pegawai pemerintah yang memiliki kewajiban untuk menjalankan program-program pemerintah yang telah ditetapkan.
Mengakhiri Apel Bersama, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia mengajak seluruh personel Bakamla RI untuk lesehan sembari sarapan pagi bersama di lapangan apel Mabes Bakamla RI. (Bdr)
sumbawanews.com,- Perang semesta terhadap Covid-19 membutuhkan keseriusan, dedikasi dan koordinasi di antara TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga serta segenap stakeholder lainnya. Oleh karena itu saya berpesan agar para Perwira tetap menjaga semangat persatuan, sinergi, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat memberikan pembekalan akhir Pendidikan kepada para Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimmen Polri Dikreg ke-61 serta Sespimma Angkatan ke-66 di Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021).
Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan, sejarah telah mencatat dan membuktikan bahwa beragam permasalahan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dapat diselesaikan dengan persatuan dan sinergi diantara segenap komponen bangsa. “Kita patut berbangga bahwasanya TNI dan Polri adalah dua institusi yang menjadi ujung tombak sinergi tersebut,” ucapnya.
Menurut Panglima TNI, pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi bangsa Indonesia membutuhkan semangat persatuan dan sinergi agar dampak kesehatan, dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dapat segera pulih.
Panglima TNI menegaskan bahwa dengan organisasi yang solid dan personel yang mumpuni, TNI-Polri diharapkan menjadi penjuru dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh tanah air yang kita cintai bersama. “Tak terkecuali para Perwira dihadapan saya yang akan mengisi jabatan di berbagai level untuk menjadikan Polri sebagai organisasi modern pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus pemersatu bangsa,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI mengucapkan selamat kepada para Perwira yang telah mampu menyelesaikan seluruh tuntutan pendidikan dan juga para Perwira yang telah berhasil meraih prestasi, baik di bidang akademis, kesamaptaan maupun prestasi lainnya. “Selaku Panglima TNI saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para Perwira yang telah mampu menyelesaikan seluruh tuntutan pendidikan,” ujarnya.
Panglima TNI juga menekankan bahwa kepada para Perwira Siswa dari TNI, keberadaan para Perwira diharapkan semakin meningkatkan soliditas di medan penugasan. Gunakan pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh untuk keberhasilan setiap tugas yang dihadapi. “Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pimpinan Polri dan seluruh Sivitas Akademika Lemdiklat Polri yang telah memastikan pendidikan berjalan dengan baik serta atas kerja sama dengan Lembaga Pendidikan TNI yang telah terjalin,” katanya.
Usai memberikan pembekalan kepada Peserta Didik Sespimti, Sespimmen dan Sespimma Polri, Panglima TNI dan Kapolri melakukan penandatanganan prasasti Monumen Garuda Fight 30. Selanjutnya Panglima TNI bersama Kapolri melepas secara simbolis keberangkatan kendaraan yang mengangkut bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan meninjau serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di gedung Pancasila di Lemdiklat Polri.
Sumbawa Barat – Rabu 27/10/2021 Kegiatan Peresmian Pompa Hidran Tahap II Kodam IX/Udayana di Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat di wilayah Kodim 1628/SB sebagai wujud nyata program unggulan Kodam IX/ Udayana sebelumnya telah di laucing pada 9 Juli 2021 rampung seratus persen 12 September 2021 dan hari ini diresmikan Bapak Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin MM., diwakili assisten III sekda pemda Kabupaten Sumbawa Barat Supiarno, S. Pt., Bersama Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST., M. IP serta Forkopimda KSB dalam dalam membantu kesediaan air bersih bagi masyarakat termasuk untuk pengairan lahan pertanian masyarakat guna meningkatkan hasil pertanian
“Kegiatan project pompa hidram adalah bentuk Negara Hadir Untuk Rakyat yang dikemas dalam upaya TNI yakni Kodam IX/Udayana kepada masyarakat yang berada di Bali – Nusra salah satunya di wilayah Kodim 1628/SB dalam mengatasi kesulitan masyarakat akan kebutuhan air bersih dan kebutuhan air untuk lahan pertanian,”
Terkait hal tersebut perwakilan masyarakat Rarak Ronges saudara Ikin tokoh Pemuda Dusun Ronges Desa Rarak Ronges mengucapkan terimakasih dengan Program Pompa Hidran dari TNI Kodim 1628/SB, selama ini puluhan tahun masyarakat kesulitan mendapat air bersih karena jarak kesumber air kali cukup jauh sekitar dua kilometer kadang menggunakan kuda,motor dengan berbagai cara untuk mengakut sampai kerumah masing masih bahkan harus menampung air hujan sehingga dengan adanya air bersih ini masyarakat tidak kesulitan air lagi, kami bersyukur semoga kepedulian bernilai amal bagi bapak bapak TNI, harapnya.
Sedangkan bapak Haji Darmawi Imam Masjid Ronges dan Tokoh masyarakat Rarak Ronges Desa Rarak Ronges menyampaikan hal yang sama mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Bapak Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak yang peduli atas kesulitan kami telah menginisiasi Program Pompa hidran karena selama ini jamaah majsid harus menadah air hujan untuk berwudhu dan sekarang dengan adanya program pompa hydran dari TNI para jamaah tidak perlu lagi bersusah payah lagi cari air wudhu selain itu anak anak tidak kesulitan untuk mandi jika berangkat kesekolah begitu pula dengan ibu dalam memasak dan mencuci serta keperluan lainya karena sekarang air bersih sudah mengali langsung kerumah rumah ke masjid termasuk ke tempat wc umum yang dibangun satu item dengan pembangunan pom hidran oleh pihak Kodim 1628/SB Bersama masyarakat rarak ronges, pungkasnya
Sementara Kades Rarak Ronges “Saya mewakili masyarakat Desa Rarak Ronges Sumbawa Barat mengucapkan banyak terimaksih kepada TNI khususnya Kodim 1628/Sumbawa barat atas kepedulian Bantuan ini merupakan berkah bagi masyarakat kami akan air bersih.kita akan selalu bersenergi dengan setiap kegiatan yang diadakan oleh pihak TNI,” ungkapnya Penuh Semangat.
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Personel Unit Patroli Motor Samapta Polres Sumbawa kembali ciduk seorang remaja yang kedapatan tengah mabuk minuman obat batuk di Jalan Lintas Samota, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, NTB, Selasa (26/10), malam. Kejadian tersebut, merupakan pengamanan kesekian kali dalam kasus yang sama.
Kasat Samapta Iptu Mulyadi SH., saat dkonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos. menyampaikan, kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait adanya remaja yang mabuk-mabukan di area taman jalan lintas samota. “Atas laporan tersebut, petugas kemudian menindaklajuti dan saat tiba dilokasi mendapati seorang remaja yang tengah mabuk mengkonsumsi minuman komix” teragnya.
Setelah diamankan remaja tersebut di berikan himbauan tegas dan tindakan disiplin agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dan petugas kemuian menyita minuman dan meminta remaja tersebut untuk pulang ke rumah.
Diungkapkan Kasi Humas, Patroli itu sendiri menyasar terhadap aksi kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor, maupun gangguan lainnya. “Termasuk Gangguan Keamanan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas), dan penerapan protokol kesehatan, dalam hal ini untuk mencegah kerumunan, serta terhadap aktifitas yang tidak perlu,” imbuhnya. (Using)
Sumbawanews.com,- Di kedalaman lebih dari 1.200 meter di Samudra Pasifik, sekelompok peneliti berhasil merekam keberadaan hiu goblin—makhluk legendaris yang jarang terlihat manusia. Rekaman ini,...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Presiden Joko Widodo dikabarkan meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk terus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Pimpinan Blueray Cargo, John Field, dituntut hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp300 juta oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi...
Sumbawanews.com,- Forum Masyarakat Jember Maju menggelar aksi damai di halaman kantor DPRD Jember, Sabtu, 20 Juni 2026, dengan mengerahkan sekitar 11 ribu massa yang...