Glasgow, sumbawanews.com – Di hari ketiga Conference of the Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Korea Selatan Han Jeoung-ae, Rabu (3/11). Pertemuan kedua Mentri, untuk membicarakan berbagai hal, termasuk penguatan kerjasama infrastruktur.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Korea Selatan atas dukungannya untuk memperkuat kerja sama infrastruktur, termasuk ahli bendungan yang dirasakan sangat membantu,” kata Menteri Basuki.
Selain itu, juga dibicarakan Kerja sama terkait pengembangan infrastruktur berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK/ICT). Khususnya teknologi Advanced Hydrologic Measurement dan Pilot Project Smart Water Management Denpasar.
Menteri Basuki juga menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Korea Selatan akhir tahun ini untuk melihat beberapa proyek smart city, di antaranya Smart Village di Eco Delta City, Songdo City dan Sejong City. “Saya tertarik untuk mempelajari bagaimana kota-kota baru itu dibangun dari awal, bagaimana konsep kota pintar dapat diimplementasikan,” ujarnya.
Menteri Basuki menyatakan, Kementerian PUPR ingin banyak mempelajari pengalaman Korea tersebut sehubungan dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Dan rencananya untuk pengembangan pemanfaatan bendungan untuk sumber energi terbarukan, seperti pemanfaatan tenaga hidro dan pemasangan panel surya di bendungan untuk menghasilkan energi listrik. (Using)
Abu Dhabi, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo tiba di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada Rabu siang, 3 November 2021. Presiden disambut langsung Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Penyambutan berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban. Usai berbincang-bincang, Pangeran Mohamed bin Zayed (MBZ) mempersilakan Presiden Jokowi memasuki ruangan istana.
Tampak setelah itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis juga memasuki ruang pertemuan di dalam istana.
Sebelum memulai pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan Pangeran MBZ berfoto bersama terlebih dahulu.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Putra Mahkota Abu Dhabi didampingi oleh Sheikh Tahnoun bin Zayed Al-Nahyan (National Security Advisor), Sheikh Khalid bin Mohamed bin Zayed Al-Nahyan (Chairman of Abu Dhabi Executive Office), Sheikh Hamdan bin Mohamed Al-Nahyan, Suhail Al Mazrouei (Menteri Energi dan Infrastruktur PEA), Amb. Abdulla Al Dhaheri (Duta Besar PEA untuk RI), Waleed Al Mohaeri (Deputy Group CEO Mubadala), dan Mohammed Hassan Al Suwaidi (CEO ADQ). (Setpres/using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Personel Polsek Batulanteh Polres Sumbawa bersama RPH Batulanteh, unsur TNI dan Instansi terkait lainnya melaksanakan patroli gabungan pencegahan kebakaran hutan dan perambahan lahan, Rabu (03/11). Patroli tersebut di laksanakan dengan berjalan kaki.
Dalam patroli tersebut, Personel gabungan dibagi menjadi 2 tim. Tim 1 menuju lokasi kemitraan dan perambahan di bagian selatan, serta Tim 2 menuju lokasi kemitraan dan perambahan bagian Utara.
Kapolsek Batulanteh Iptu Jakun melalui Kasi Humas Polres Sumbawa menyampaikan patroli gabungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan RPH Batulanteh Bersama unsur TNI POLRI dan Instansi terkait lainnya yang bertujuan untuk mencegah perambahan hutan dan pembakaran lahan yang dilakukan oleh kelompok Kemitraan Buin Sekedit dan masyarakat.
“Bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau, mengawasi dan meminimalisir kemungkinan terjadinya Karhutla, Dilokasi tidak ada ditemukannya aktivitas masyarakat yang membakar lahan maupun merusak hutan,” Ucapnya.
Disamping itu, personel gabungan juga mensosialisasikan kepada masyarakat yang ditemui untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan. “Kami juga mengharapkan peran serta aktif masyarakat untuk bekerjasama dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan cara tidak membuka lahan dengan cara membakar, maupun merusak hutan ” Tambahnya. (Using)
(Papua). Dalam menjaga situasi keamanan didaerah yang dianggap rawan agar tetap kondusif, banyak hal yang dapat dilakukan seperti yang dilaksanakan oleh personel Yonif RK 751/VJS diantaranya dengan menggelar patroli simpatik.
Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P dalam rilis tertulisnya, Kamis (4/11/2021).
Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh personel satgas merupakan kegiatan rutinas dalam usaha menjaga wilayah penugasan agar tetap aman. “Dalam patrol simpatik tersebut personel Yonif 751 sambil membagikan makanan berupa nasi bungkus kepada warga yang dianggap membutuhkan,” ujarnya.
“Saya selaku Dansatgas selalu mengingatkan kepada prajurit Yonif 751 agar selalu tetap melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan saat akan melaksankan tugas pengamanan daerah rawan,” ungkapnya.
Dansatgas berharap dengan kegiatan tersebut selain dapat tetap menjaga keamanan juga dapat merebut hati rakyat. (Pen Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS)
(Merauke). Danrem 174/ATW Merauke selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa untuk keberhasilan melaksanakan tugas di Papua hanya satu kuncinya yaitu keberanian. Keberanian yang dimaksud adalah keberanian prajurit untuk mencintai, melindungi, membantu dan menjaga harkat dan martabat orang Papua.
Hal ini disampaikan Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko saat memimpin langsung upacara serah terima Satgas Operasi Pamtas RI-PNG Sektor Selatan dari Satgas Yonif 122/Tombak Sakti dan Yonif 611/Awang Long kepada Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro dan Yonif 123/Rajawali, dilanjutkan pembentangan bendera raksasa Merah Putih oleh gabungan ratusan prajurit jajaran Korem 174/ATW dan Catam PK TNI AD TA. 2021 sebagai simbol untuk tetap mencintai NKRI dan Merah Putih bertempat di lapangan Makorem, Jalan Poros Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua, Rabu (03/11/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Merauke, Danlantamal Xl Merauke, Danlanud J.A. Dimara Merauke, unsur Forkopimda, para pejabat instansi terkait dan para tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.
Usai serah terima Satgas Pamtas RI-PNG dilanjutkan pembekalan kepada perwakilan Satgas Pamtas RI-PNG baru Yonif 410/Alugoro dan Yonif 123/Rajawali, bertempat di Aula L.B Moerdani Makorem 174/ATW.
Dalam amanatnya Dankolakops Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan ucapan terimakasih kepada Yonif 122/Tombak Sakti dan Yonif 611/Awang Long. “Kalian adalah Para Kesatria hebat, kalian Prajurit Sejati, karena kalian sudah memegang janji bahwa kehadiran kalian hanya untuk membantu melindungi, mencintai dan menjaga harkat dan martabat Papua,” ungkapnya.
“Selama 9 bulan kalian sudah melaluinya, saya berterimakasih sekali, karena tidak ada satu pun prajurit yang menyakiti hati rakyat Papua, kami disini menaruh rasa hormat untuk melepas kalian,” kata Brigjen TNI Bangun Nawoko.
Selanjutnya Danrem mengatakan bahwa para prajurit sudah buktikan itu di Tanah Papua, dan mampu menjaga kehormatan Tunggul Bendera Perang. “Tunggul kalian kawal Bendera Perang, kalian kawal Tunggul, kalian naik ke kapal dan setibanya di home base saya ucapkan selamat dan salam hormat untuk keluarga kalian, sampaikan salam hormat dari saya selaku Komandan Korem 174/ATW,” ujarnya.
Brigjen TNI Bangun Nawoko juga menyampaikan bahwa untuk Satuan Tugas Yonif 123/Rajawali dan Yonif 410/Alugoro yang akan melaksanakan tugas 9 bulan kedepan telah mendapatkan pembekalan langsung dari Dankolakops baik secara langsung maupun secara virtual.
Dankolakops memberikan kata kunci bahwa untuk kesuksesan melaksanakan tugas di Papua kepada semua prajurit. Apabila ingin berhasil dalam tugas operasi Pamtas di Papua hanya cuma satu syarat prajuritku, yaitu keberanian sehingga kalian akan direstui oleh leluhur yang ada di tanah Papua dan keberanian itu adalah kalian harus berani mencintai, melindungi, membantu dan menjaga harkat dan martabat orang Papua.
“Itu syarat untuk kalian bisa berhasil tugas di Papua ini, saya selaku Komandan Korem 174/ATW menyampaikan selamat bertugas untuk Yonif 123/Rajawali dan Yonif 410/ Alugoro, Selamat bertugas dan sukses,” pungkasnya.
Disela acara tersebut dilaksanakan penandatanganan naskah serah terima Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan dilanjutkan laporan serta dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dari Pangdam XVII/Cenderawasih dan Plakat dari Dankolakops Korem 174 Merauke yang diserahkan langsung oleh Brigjen TNI Bangun Nawoko kepada Dansatgas Yonif 611/Awang Long dan Dansatgas Yonif 122/Tombak Sakti. (Bdr)
SUMBAWA – Desa Pamanto, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, NTB berikhtiar untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat, mengembangkan potensi komiditi sarang burung walet.
Komitmen serius pemerintah Desa Pamanto itu ditunjukkan dengan membangun pusat budidaya burung walet yang pengelolaannya nantinya melibatkan kelompok masyarakat setempat.
Peresmian pusat budidaya sarang burung walet di Desa Pamanto digelar Rabu 3 November 2021, dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan ST, Camat Empang, pejabat dari Pemkab Sumbawa, unsur Muspicam Empang, para tokoh agama dan masyarakat.
Kepala Desa Pamanto, Kades H Iman Ikraman mengatakan, peresmian pusat budidaya sarang burung walet ini dilakukan sebagai tekad Desa sertempat dalam mengikuti dan mewujudkan arahan dari Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan terkait dua sektor unggulan pemerintah pusat yaitu Sarang Burung Walet dan Porang.
“Potensi sarang burung walet di Pamanto cukup bagus, sehingga Pemdes Pamanto pun menginisiasi budidaya burung walet ini. Ini komitmen kami mendukung pemerintah pusat,” kata H Iman Ikraman di sela kegiatan peresmian bangunan sarang burung walet, Rabu ( 3/11 )
Pembangunan pusat budidaya sarang burung walet di Desa Pamanto dialokasikan dari APBDes 2020. Sementara tanah lokasi bangunan sarang burung Walet Desa Pamanto diwakafkan oleh Ketua PKK Desa Pamanto, Hj Ema Yuniarti kepada dua Masjid desa.
“Dengan begitu, dua masjid di desa ini juga akan mendapatkan hasil dari keuntungan sarang burung walet 20% dan ke PADes 80%. Kita libatkan masyarakat dalam pengelolaannya,” ujarnya.
Menurut Iman Ikraman, hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemdes Pamanto untuk berinovasi mengembangkan potensi Desa yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin tunjukkan bahwa Desa Mandiri itu nggak hanya sebatas wacana dan slogan belaka. Inovasi adalah suatu keniscyaan kalau mau sejahtera. Kami juga merasa bahagia dan haru ketika Pemerintah Pusat juga akan mengembangkan Sarang Burung Walet sebagai Produk Andalan,” tukasnya.
Ia mengatakan, untuk jangka panjang nantinya Desa Pamanto tak hanya bangga dengan produksi kerupuk atom, masin dan komoditas lainnya tetapi juga memiliki produk baru sebagai triggernya yaitu Sarang Burut Walet.
“Kami optimistis Pamanto akan jadi salah satu role model desa mandiri, walau mungkin harus menunggu beberapa tahun lagi. Mungkin butuh waktu yang tidak sebentar, akan tetapi dengan kerja bersama, tekad yang keras dan pantang menyerah, Inshaa Allah Pamanto akan menjelma jadi desa yang menjadi kekuatan bagi desa-desa lainnya,” ujar Iman.
Iman menambahkan, dengan hadirnya pusat budidaya sarang burung walet akan banyak pembangunan yang bisa dikerjakan tanpa menggunakan Dana Desa.
“Kami sudah merencanakan bahwa Pembangunan Masjid akan kami ambil dari hasil sarang burut walet ini, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan Gratis bagi masyarakat yang kurang mampu akan jadi kenyataan,” katanya optimis.
Seperti diketahui, secara nasional pemerintah sudah menetapkan sarangburung walet sebagai salah satu komoditi andalan Indonesia.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, Indonesia memiliki peluang besar dari sarang burung walet yang memiliki nilai cukup besar. Apalagi saat ini Indonesia menjadi produser utama sarang burung walet.
Pada Mei 2021 lalu Pemerintah RI dan Pemerintah China juga sudah membangun komitmen bersama. China akan membeli sarang burung walet dari Indonesia senilai Rp 16 triliun setiap tahun.
Menurut Kades Pamanto, H Iman Ikaraman, program pemerintah pusat ini harus diejawantahkan di daerah, termasuk di NTB ini.
“Sehingga kita berikhtiar agar Pamanto bisa menjadi Desa penyumbang produksi sarang burung walet nantinya,” ujarnya.
Berdasarkan catatan, selain inovasi sarang burung walet, kebrakan inovasi Kades Iman Ikraman selama tiga tahun menjabat sudah berhasil menoreh sejumlah prestasi bagi Desa Pamanto.
Seperti menjadi Desa Terbaik tingkat Kabupaten Sumbawa atas pengelolaan dana desa tahun anggaran 2019, dan terpilih menjadi Desa Sehat 2020.
Dalam tiga tahun masa jabatannya, Iman Ikaraman juga sudah berhasil menuntaskan persoalan dasar masyarakat, di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bukti nyatanya bahwa infrastruktur di Desa tersebut sudah bisa dibilang mantap 100 persen.
“Alhamdulillah, apa yang dilakukan di Desa Pamanto ini semuanya mendapat dukungan masyarakat. Keberhasilan yang ada merupakan kerja kolektif Pemdes, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan juga masyarakat kami semuanya,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan ST mengapresiasi inovasi Desa Pamanto sebagai Desa yang mewujudkan Program Andalan dari pemerintah pusat.
“Pemerintah pusat serius mewujudkan sarang burung walet dan porang sebagai sektor andalan. Dan Desa Pamanto ini menyambutnya dengan kerja, langsung action. Tidak hanya sibuk bernarasi soal kemandirian namun mewujudkannya dengan sangat cepat dan apik,” kata Johan Rosihan
Johan mengatakan, dirinya akan menyampaikan kabar baik ini langsung kepda Menteri Pertanian, nantinya.
“Kita akan bangga menyampaikan ke pemerintah pusat bahwa ada Desa di NTB yaitu Desa Pamanto yang sudah memulai program sarang burung walet ini sebagai pesan bahwa Sumbawa sudah mewujudkan keinginan pak Jokowi,” ujarnya bangga.
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Menerapkan konsep “Vaksin Berbasis Desa” dinilai cukup efektif dalam upaya percepatan laju vaksinasi. Dengan melaksanakan konsep tersebut antusias masyarakat cukup tinggi mengikuti vaksin. hal ini dikatakan Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK saat ditemui di sela – sela melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi warga yang berlangsung di Aula Kantor Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, Rabu (3/11/21).
Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK. didampingi Kadikes Sumbawa Junaedi S.Si, A. Pt, M.Si dan Kades Jorok Rusman Akang menegaskan, rata rata desa di kabupaten sumbawa telah mencapai 38 persen. Dan ada beberapa desa tang telah melebihi 40 persen angka vaksinasi. karena itu, untuk dapat menurunkan level sebagai syarat sesuai Permendagri dari level 3 ke level 2 maka dilakukan upaya percepatan vaksinasi berbasis desa.
“Semua desa melaksanakan vaksinasi namun secara bertahap lantaran keterbatasan droping vaksin di kabupaten sumbawa”, tegas AKBP Esty.
Diakui Kapolres, dari pantauan selama ini di beberapa desa yang didatanginya terlihat masyarakat sangat antusias mengikuti vaksin yang penerapannya menggunakan konsep “Vaksinasi Berbasis Desa”. Yakni mendekatkan pelayanan vaksin kepada warga sehingga masyarakat antusias dan berbondong-bondong mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi.
Ditegaskan Kapolres, saat ini Kabupaten Sumbawa masih dalam level 3 karena angka vaksinasi madih dibawah angka 40 persen. karena itu, Kapolres mengajak seluruh masyarakat kabupaten sumbawa untuk vaksinasi dalam upaya membentuk kekebalan tubuh, membentuk kekebalan sosial, dan menjaga diri sendiri jika terpapar covid tidak mengalami gejalah yang berat.
“terbukti sekarang angka terpapar covid menurun karena gencarnya atau massifnya vaksinasi,” tegas Kapolres Sumbawa. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Upaya pemerintah Desa Jorok untuk percepatan vaksinasi bagi warga setempat melebihi target. beberapa kali pelaksanaan vaksinasi telah dilaksanakan di desa jorok maupun di PKM Unter Iwes, antusias warga setempat cukup tinggi dalam mendapatkan vaksin.
untuk ke sekian kaliannya, pemerintah Desa Jorok kembali melaksanakan vaksinasi massal pada rabu (3/11/2021) bertempat di aula Kantor Desa setempat. dari kegiatan tersebut, sebanyak 141 warga mendapat vaksin jenis Sinovac tahap pertama. hingga saat ini, tercatat sekitar 77,8 persen warga desa jorok sudah tervaksi, artinya telah melebihi target pemerintah yang ditetapkan sebesar 70 persen.
dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi tersebut, melibatkan Tim Vaksinator dari PKM unter Iwes dibantu Tim Vaksinator Polres Sumbawa, dan Mahasiswsi Fakuktas Kedokteran UNSA.
kegiatan ini turut dihadiri kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK, Kadikes Junaedi S.Si, A.Pt, M.Si, Camat Unter Iwes Evi Supiati S.STP M.Si, Kasi Humas AKP Sumardi S.Sos, Kapolsek Kota Iptu Eko Riyono SH beserta personil, Danramil Kota Kapten Inf. Abidin, Kades Jorok Rusman Akang beserta seluruh Staf, Babinsa Sertu Ramli dan Bhabinkamtibmas Desa Jorok Bripka Dodi Rawandi, Kordinator Rumah Zakat NTB Repi S, SP.
Kepala Desa Jorok Rusman Akang yang dikonfirmasi mengaku bahwa kegatan ini merupakan upaya pemerintah desa jorok bersama tiga pilar, yakni Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk mempercepat laju vaksinasi bagi warganya.
“kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yeng telah membantu terlaksananya vaksinasi ini. ini adalah kerja keras semua pihak sehingga warga desa jorok sehingga sampai saat ini sudah mencapai 77,8 persen warga kami tervaksin”, ujar Kades Roman.
di tempat yang sama, Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK menegaskan, rata rata desa di kabupaten sumbawa telah mencapai 38 persen, dan ada beberapa desa tang telah melebihi 40 persen angka vaksinasi. karena itu, untuk dapat menurunkan level sebagai syarat sesuai Permendagri dari level 3 ke level 2 maka dilakukan upaya percepatan vaksinasi berbasis desa, tukas AKBP Esty.
ditegaskan Kapolres Sumbawa, kebetulan Desa jorok ini adalah salah satu desa yang masuk nominasi dalam Lomba Kampung Sehat digelar oleh Polda NTB Tingkat Propinsi. salah satu indikatornya adalah Herd Imunity 70 persen dari jumlah penduduk yang ada di desa sudah tervaksin.
“vaksinasi hari ini menjadi upaya pencapaian 70 persen herd imunity,” tegas Kapolres.
meski demikian, bukan berarti desa desa lain tidak melaksanakan vaksin, karena ini dilaksanakan secara bertahap lantaran keterbatasan droping vaksin di kabupaten sumbawa,” kata AKBP Esty. (Using)
Glasgow, sumbawanews.com – Indonesia sangat kuat dengan komitmen dalam penanganan isu perubahan iklim. Keseriusan Indonesia untuk urusan penanganan isu perubahan iklim ini, tergambar pada inisiasi “Indonesia FoLU Net-Sink 2030”. Komitmen ini merupakan pencanangan pencapaian penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya. Suatu kondisi dimana tingkat serapan sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi sektor terkait pada tahun 2030. Presiden Jokowi juga telah menyampaikan target Indonesia untuk mencapai Net-Zero Emission pada tahun 2060 atau sedapat-dapatnya lebih awal.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan, hal-hal penegasan yang perlu disampaikan kepada publik terkait komitmen tersebut. Salah satunya yaitu bahwa zero deforestation tidak sama dengan carbon neutral untuk sektor kehutanan, sebagaimana ditegaskan Menteri Siti saat briefing Delegasi RI pada 26 Oktober di Jakarta.
“Untuk tahun 2030 dengan segala kebijakan sektor kehutanan yang ada, sejak pemerintahan Presiden Jokowi tahun 2014 akhir hingga sekarang sedang terus berlangsung dan dengan penyempurnaan secara terus menerus, kita memperbaiki tata kelola kehutanan. Hasil-hasilnya selama 6 tahun terakhir juga dirasakan dan akan terus kita tingkatkan,” kata Menteri Siti sebagaimana mempertegas hal-hal yang disampaikan oleh Presiden Jokowi pada World Leaders Summit (WLS) on Forest and Land Use di Glasgow Selasa, (02/11).
Menteri Siti menegaskan harus jelas bahwa zero deforestation atau sama sekali tidak boleh ada penebangan dan bahkan satu pohon jatuh di halaman rumah itu bisa disebut deforestasi. “Apakah seperti itu.Tentu saja tidak,” tegasnya.
Diungkapkan, Dalam hal individual activities, swasta misalnya, hal tersebut bisa saja dianut. Sebab mekanistik, teknis dan satu persatu langkah kerja bisnis misalnya dengan RKU atau rencana kerja usahanya yang bisa dirinci satu persatu dalam rencana kerja teknik tahunan RKT.
Namun jika negara apalagi negara besar seperti Indonesia, dengan puluhan ribu desa di dalam dan di sekitar hutan, tidak bisa secara linier idikenakan kepada kepentingan secara nasional dan negara Indonesia. Sebab Indonesia sedang sangat giat membangun dan merasakan pembangunan secara besar-besaran itu.
“Kita menganut carbon net sink. Kita mengurangi seminimal mungkin deforestasi dan terus melakukan reforestasi, melakukan perbaikan, pemulihan lingkungan,” ujarnya.
Sehingga secara tata pemerintahan, saat ini Indonesia tidak bisa menganut zero deforestation karena kita sedang giat membangun. Dalam arti zero deforestatik sebagaimana dimaksud oleh Menteri Goldsmith dari UK. “Indonesia bertanggung jawab membangun, namun tentu saja dengan kaidah-kaidah pelaksanaan dalam nilai-nilai sustainability. Ini tidak sama dengan bahwa tidak boleh membangun sama sekali karena tidak boleh menyentuh hutan. Tidak bisa secara linier diartikan demikian,” jelasnya.
UK dan RI saat ini memimpin FACT secara bersama untuk dapat dicapai produksi pertanian dan komoditi yang sustainable. Tentu Indonesia mendukung langkah tersebut karena tentang sustainabilitas juga dimandatkan dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33. Oleh karenanya, dalam interaksi dan dukungan kerja bersama negara sahabat, Menteri Siti meminta setiap langkah kerja sama harus secara detail dilakukan dan harus ada dengan Working Group yang jelas, dan kredibel.
“Sekali lagi, FoLU Net Carbon Sink tidak sama dengan Zero Deforestation sepeti yang dimaksudkan oleh UK. Karena setiap negara memiliki masalah-masalah kunci sendiri dan dinaungi Undang-Undang Dasar untuk melindungi rakyatnya. Arahan Bapak Presiden kepada saya sangat jelas bahwa kita menjanjikan yang bisa kita kerjakan, tidak boleh hanya retorika, karena kita bertanggung jawab pada masyarakat kita sendiri sebagaimana dijamin dalam UUD 1945,” kata Menteri Siti.
Hal tersebut juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar yang terus berinteraksi bersama Menteri LHK dan Wakil Menteri LHK dalam tim kerja, meski dalam cara kerja jarak jauh Jakarta-Glasgow.
“Bagaimana mungkin sudah ada keputusan-keputusan sementara negosiasi saja sedang berlangsung dan masih sampai dengan tanggal 12 November,” demikian Wamenlu Mahendra menambahkan. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pendidikan tentang lingkungan hidup, akan diupayakan untuk masuk ke kurikulum sekolah. Untuk memberikan pemahaman dan membangun karakter, kebiasaan seta budaya sejak dini kepada anak didik.
“Bagaimana edukasi-edukasi, termasuk kemarin kita sudah diskusikan ada yang namanya pendidikan lingkungan di sekolah-sekolah, satu jam saja,” kata Syafruddin Nur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) di Ruang kerjanya, Rabu (03/11).
Sehingga generasi mendatang, dapat memahami arti penting lingkungan hidup. “Jadi prinsipnya adalah, bagaimana membangun karakter, membangun kebiasaan, agar menjadi budaya lebih dini kepada anak-cucu kita. Agar mereka memahami, arti pentingnya lingkungan hidup,” ucapnya.
Diungkapkan, wacana dan upaya memasukkan pendidikan lingkungan ke kurikulum sekolah seiring dengan ide yang disampaikan oleh Dosen Universitas Brawijaya dalam pertemuan belum lama ini. “Kebetulan waktu itu ada dosen universitas brawijaya, yang melemparkan konsep itu. Ini seperti jadi gayung-bersambut dengan kita pemerintah sumbawa ini,” jelasnya.
Selama ini, telah dilakukan berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan. “Ada lomba kebersihan lingkungan, dan lain-lain. Tapi itu belum cukup. Kita upayakan paling tidak masuk dalam kurikulum, atau ada pelajaran pendidikan lingkungan. satu jam saja, untuk pendidikan lingkungan. jadi semua aspek lingkungan hidup dibicarakan didalam mata pelajaran itu. Ada teori dan praktek,” ujarnya. (Using)
Sumbawanews.com,- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar merancang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 secara berbeda sesuai tahap perkembangan...
Sumbawanews.com,- Londres – Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris sejak Juli 2024, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tertinggi pemerintahan pada Senin malam, menyusul tekanan politik...
Sumbawanews.com,- London – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pemimpin Partai Buruh dan posisinya sebagai kepala pemerintahan, dalam...
Sumbawanews.com,- Amerika Serikat — Lamine Yamal, remaja berusia 18 tahun 343 hari, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia setelah mencetak gol pembuka dalam kemenangan...