Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa dibawah pimpinan Iptu Malaungi, SH.MH., Selasa (14/12) berhasil meringkus MR , lelaki 46 Tahun Asal Dusun Tarusa Kecamatan Buer. MR diringkus pada salah satu warung kopi di Desa Tarusa Kecamatan Buer saat sedang menunggu pembeli.
Dari tangan MR kepolisian berhasil manyita narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat bruto 11,43 gram. selain sabu sabu polisi juga mengamankan 2 buah handphone dan uang tunai senilai Rp. 1.100.000.
“Kami meringkus MR ketika sedang menunggu pembeli, saat dilakukan penggeledahan kami mendapatkan 1 poket sabu-sabu di bawah kursi tempat duduk MR, 1 poket di belakang kursi dan 1 poket lagi di buang MR ke selokan air di dekat warung, kami menyita 3 poket Narkoba dengan total berat 11,43 gram.” beber Kasar Narkoba.
“Saat ini MR sedang dalam proses penyidikan untuk mempertanggung jawabkan kepemilikan barang haram tersebut, Kami akan mendalami dari mana asal sabu-sabu dan kemana saja di perjual belikan. Ia disangkakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang -Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika” tambahnya. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Saat ini, Inovasi – Program kerjsama Kemendikbud dan Pemprov NTB bekerjasama dengan pemerintah Australia dan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidik (LPTK) tengah melakukan penelitian diberbagai daerah di Kabupaten Sumbawa. Untuk mengetahui jenis kebutuhan dan perbedaan karakter masing-masing daerah, untuk melakukan pendekatan penerapan pendidikan karakter.
“Saat ini mitra, Inovasi dan LPTK sedang melakukan sedang melakukan pilot project di 5 titik, dengan variasi kondisi. Ada yang di pesisir, kemudian daerah terjauh, tertinggal, kemudian di sekitar kota. Untuk melihat jenis kebutuhan, dan perbedaan karakter masing-masing, pendekatan kearifan lokal masing-masing, untuk mengarah kepada pedoman inti,” kata Sudarli, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, di ruang kerjanya Rabu (14/12).
Dijelaskan, saat ini Kabupaten Sumbawa telah memiliki payung hukum penerapan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, yakni Perbup Nomor 33 tahun 2021. “Kemudian kami di dinas, ketika Perbup ini ditetapkan, maka wajib hukumnya kami jalankan. Kami membuat surat edaran untuk membreakdown isi Perbup untuk dijalankan oleh sekolah,” jelasnya.
Disebutkan, beberapa sekolah telah melounching program penerapan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, seperti gerakan Sabtu budaya. Sehingga di hari Sabtu, minimal diberikan dua jam pelajaran untuk pendidikan karakter.
“Kebetulan beberapa sekolah ini sudah melounching beberapa kegiatan, yang dilounching oleh ibu wabup di beberapa sekolah. Diantaranya, itu gerakan sabtu budaya. Untuk melestarikan budaya, nilai-nilai budaya. Itu diberikan minimal dua jam pelajaran di hari sabtu. Tapi kalau kemudian itu bisa diatur antara senin hingga jum`at, kami memberikan ruang kepada satuan pendidikan, asalkan itu tidak mempengaruhi yang sudah,” jelasnya.
Dijelaskan, pelaksanaan sabtu budaya, dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan kedaerahan, seperti kesenian daerah dan permainan rakyat. Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan kembali menumbuhkan nilai kecakapan, ketangkasan, disiplin, menghargai aturan, dan kerjasama.
“Kegiatannya banyak, bisa jadi dalam bentuk lawas, permainan rakyat, itu kita kembalikan. Bukan hanya pelestariannya, tapi lebih kepada nilai-nilai karakter yang ada didalam itu,” ucapnya.
Selain itu, juga memberikan ruang kepada seluruh siswa untuk berprestasi selain dengan nilai akademik di dalam ruang kelas. Sehingga siswa dapat menemukan jati diri dan perestasi melalui jalur seni, olahraga dan lainnya.
“Jadi ada ruang dengan Sabtu budaya ini. Yang paling penting dalam pendidikan karakter ini, adalah memasukkan nilai pendidikan dalam empat hal, antara lain penguatan nilai karakter dalam bidang agama. misalnya ada 15 menit untuk literasi al-quran, bagi agama lain menyesuaikan, agar tidak ada diskriminasi agama disitu. Semua punya hak yang sama,” jelasnya.
Kemudian pendidikan karakter yang berhubungan dengan diri sendiri untuk melahirkan dan optimalisasi kemampuan diri, seperti kemandirian, kepemimpinan dan lainnya. “Dalam Itu semua, kita turunkan dari profil (Pelajar) Pancasila yang enam itu. Bagaimana gotong royong, kreatifitas, berfikir kritis dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan pendidikan karakter ini, anak-anak sumbawa bisa membangun Indonesia, bisa berbuat untuk dunia. Sehingga sumbawa bisa melahirkan genarasi yang luar biasa,” tuturnya. (Using)
(Merauke). Korem 174/Anim Ti Waninggap melaksanakan Doa Bersama dalam dangka Hari Juang TNI AD ke-76 Tahun 2021, bertempat di Masjid At Taqwa dan Ruang Rekreasi Korem 174/ATW, Jalan Poros Tanah Miring, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua. Rabu (15/12/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 174/ATW Kolonel Kav Hamim Tohari, M.A beserta para Kasi Korem 174/ATW serta seluruh personel Makorem.
Kegiatan Doa Bersama yang dilaksanakan dalam rangka Hari Juang TNI AD ini juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Korem 174/ATW guna mendoakan para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mendoakan TNI AD, khususnya Satuan Korem 174/ATW beserta jajarannya agar selalu dalam lindungan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa serta keselamatan seluruh personel dan keluarga agar senantiasa diberi kesehatan dan kesuksesan serta dijauhkan dari marabahaya dan bencana.
Peringatan Hari Juang TNI AD ke-76 tahun 2021 ini berlangsung dengan tetap berpedoman dengan Protokol Kesehatan Covid-19.
Acara Doa Bersama di Makorem 174/ATW di gelar di dua tempat yaitu bagi yang beragama Islam bertempat di Masjid At Taqwa Makorem dan di Ruang Rekreasi Makorem bagi anggota yang beragama Non Muslim.
Lombok Timur – Untuk mempererat hubungan komunikasi dan sinergitas TNI dengan media, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said, SH., hari ini menggelar coffee morning dengan sejumlah awak media di Kafe Bale Langgak Makodim 1615/Lotim jalan Prof. M. Yamin Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Rabu (15/12/2021).
Acara yang digelar dengan sederhana tersebut dihadiri Sekda Lombok Timur Drs. HM. Juaini Taofik, M.Ap., Wakapolres Lotim, Kepala Bakesbangpoldagri Lotim Muhammad Isa, dan puluhan awak media baik dari media online, media cetak dan media elektronik wilayah Lombok Timur.
Pada kesempatan itu, Dandim 1615/Lotim menyampaikan tentang kondisi global dan strategis yang berkaitan dengan proxi war dengan memanfaatkan pihak ketiga untuk melemahkan dan menghancurkan suatu bangsa.
Untuk itu, ia mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara melalui tulisan yang dapat mengedukasi masyarakat agar memahami berbagai ancaman yang datang dari luar.
Dijelaskannya, ada beberapa ancaman yang harus diantisipasi bersama diantaranya ancaman pelanggaran batas wilayah, separatisme, radikalisme dan terorisme, ancaman cyber, wabah penyakit, narkoba dan lainnya.
Mantan Danyonif Mekanis 741/GN itu juga mengajak insan pers untuk bertukar informasi tentang berbagai persoalan yang ada dan mencari solusi yang bersifat konstruktif sehingga semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.
Sebelumnya, Sekda Lotim HM. Juaini Taofik memberikan apresiasi acara coffee morning yang diselenggarakan Kodim 1615/Lotim sebagai salah satu upaya untuk menjalin silaturrahmi dan meningkatkan sinergitas dengan awak media.
Menurutnya, menyatukan kontek informasi yang disampaikan kepada khalayak sangat penting karena semua akan disajikan oleh media. Terkait dengan keterbukaan informasi, Pemerintah Daerah Lombok Timur pada tahun 2020 meraih rangking 6 dan pada tahun ini meraih rangking 3 di NTB.
Juaini berharap agar kedepan sinergitas Forkopimda dengan media lebih erat dan lebih produktif lagi dalam menyajikan berbagai informasi dan berita dalam upaya membangun daerah yang lebih aman dan maju.
(Keerom). Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC berkerjasama dengan Puskesmas Towe Hitam, memberikan pelayanan kesehatan Posyandu kepada anak-anak dan Balita perbatasan papua tepatnya di Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, Kabupaten Keerom.
Komandan Satgas Yonif 126/KC Letkol Inf Dwi Widodo S.H., M. Han mengatakan bahwa kegiatan Posyandu di perbatasan Papua merupakan upaya untuk memudahkan masyarakat di perbatasan dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu (15/12/2021).
“Sebagai generasi penerus bangsa kelak, bayi dan balita masyarakat di perbatasan Papua saat ini harus senantiasa dijaga. Melalui Posyandu, Satgas Yonif 126/KC akan senantiasa membantu masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan,” ujar Dansatgas.
Di tempat lain, Danpos Towe Hitam menyatakan bahwa tim yang diturunkan sejumlah 6 orang dan dalam kegiatan tersebut, Tim Kesehatan Satgas Yonif 126/KC membagikan vitamin dan suplemen makanan bagi sang ibu, kemudian untuk anak-anak diberikan vitamin A serta imunisasi DPT.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Towe Hitam dr. Antoni mengatakan, kehadiran personel kesehatan Satgas Yonif 126/KC sangat membantu Puskesmas dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu, dikarenakan tenaga kesehatan yang tersedia di Puskesmas masih terbatas.
“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih atas ketulusan personel Satgas Yonif 126/KC yang selalu siaga 24 jam membantu Puskesmas baik dalam kegiatan Posyandu maupun dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tegas Kepala Puskesmas. (Bdr)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Harga barang kebutuhan berdasarkan pemantauan harga yang dilakukan oleh Dinas Koperiasi UKM Peindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa tertanggal 13 Desember 2021, secara umum relative stabil. Namun beberapa komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi UKM Peindustrian dan Perdagangan Kabupaten, melalui Kasi Bapokting, Helmi Al Atas, Selasa (14/12).
Barang kebutuhan pokok hasil pertanian, beras premium mengalami kanaikan harga sebesar 3,6 persen dari Rp 55 ribu menjadi Rp 57 ribu per 5 kilogram. Sedangkan beras lainnya stabil, seperti medium Rp 50 ribu per 5 kilogram, dan beras tanpa merk Rp 9 ribu per kilogram.
Kemudian harga cabe kriting naik 12,5 persen dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Dan cabe besar naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram, atau sekitar 40 persen. Sedangkan cabe rawit tetap pada harga Rp 60 ribu per kilogram.
Sedangkan pada barang kebutuhan pokok hasil peternakan dan perikanan, harga ikan air tawar (nila) turun 16,6 persen, dari Rp 30 ribu menjadi 25 ribu per kilogram. Sedangkan lainnya masih tetap, seperti daging sapi Rp 120 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp 40 ribu per kilogram. Telor ayam ras Rp 1.800 per butir, dan ikan laut (kakap) Rp 55 ribu per kilogram.
Dan pada barang kebutuhan pokok hasil industry seperti gula, minyak goreng dan terigu masih tetap. Demikian juga pada harga barang jenis barang penting seperti benih pertanian, pupuk serta bahan bangunan. (Using)
Temanggung, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya dengan meninjau lumbung pangan _(food estate)_ dan melakukan penanaman bawang merah bersama para petani dan masyarakat di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Selasa, 14 Desember 2021. Presiden berharap agar produktivitas dan pendapatan para petani dapat terus meningkat.
“Kita harapkan dengan produktivitas yang makin baik, intervensi di bibit, diharapkan pendapatan _(income)_ dari petani akan meningkat dan ini akan saya lihat setelah panen,” ujar Presiden di lokasi penanaman.
Selanjutnya, Kepala Negara memastikan bahwa para petani yang menanam bawang di lahan seluas 339 hektare tersebut betul-betul mendapatkan keuntungan. Presiden menambahkan, para petani juga akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Pertanian.
“Kita dapat memastikan kalau nanti panen sudah terjadi, berarti per hektare mendapatkan berapa ton, kemudian ongkos diproduksinya berapa sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” ucap Kepala Negara.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya menyiapkan penyalur _(offtaker)_ yang akan membeli sehingga kepastian harga dari bawang merah tersebut dapat terjamin.
“Paling penting juga disiapkan _off taker_ yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada dan harga yang ada tidak dipermainkan oleh para tengkulak,” tuturnya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penanaman bawang bersama tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.
Presiden Telepon Mendag
Seusai melakukan penanaman bawang merah bersama masyarakat dan petani di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung pada Selasa, 14 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk melakukan dialog dengan para petani. Dialog Presiden dengan para petani dilakukan di sebuah saung dengan suasana santai dan penuh keakraban.
Pada dialog tersebut, Kepala Negara menerima keluhan para petani yang enggan menanam bawang putih karena harganya turun yang disebabkan oleh masuknya impor bawang putih pada saat panen. Seketika itu juga Presiden langsung menelepon Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
“Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu,” ucap Presiden kepada Menteri Perdagangan melalui sambungan telepon.
Menteri Perdagangan pun langsung merespons keluhan tersebut dan akan mengirimkan tim untuk mengecek. “Saya akan kirim tim untuk mengecek, Bapak,” jawab Mendag.
Turut mendampingi Presiden dalam dialog tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq. (Setpres/Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebagai tindaklanjut upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Sumbawa, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, berencana untuk melakukan tes urine terhadap wartawan. Sebelumnya diketahui, BNNK telah melakukan hal serupa diberbagai kalangan termasuk ASN dan Anggota DPRD Sumbawa.
“Kita akan upayakan anggarkan tahun depan. Agar teman-teman wartawan di tes urine,” Fery Priyanto, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, dalam konfrensi pers di BNNK Sumbawa, Selasa (14/12).
Dijelaskan, tes urin telah dilakukan selama 2021, terhadap berbagai lembaga dan instansi, seperti lingkungan pendidikan, pemerintah, swasta dan masyarakat umum. Termasuk kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, beserta pegawai di secretariat DPRD Sumbawa, dengan hasil seluruhnya negatif.
“Sedangkan tes urine di lingkungan pendidikan sekali, pemerintah 257 orang, swasta 337 orang, dan masarkat 26. Jadi total 661 orang. Terakhir kami laksanakan di DPRD sumbawa terhadap secretariat dewan dan seluruh anggota DPRD sumbawa. dan hasilnya, syukur alhamdulillah tidak ada yang terpapar narkoba,” jelasnya.
Dijelaskan, saat ini BNNK Sumbawa mempunyai program untuk merekrut beberapa lembaga untuk menjadi penggiat, guna menyampaikan informasi tentang Pencegahan Pemberatasan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Baik lingkungan pemerintah, swasta dan masayarakat.
“Di instansi pemerintah 25 penggiat, itu 25 OPD. Swasta 26 orang, lingkungan pndididkan 30 orang penggiat, lembaga masyarakat 30 penggiat. Jadi total seluruhnya 111 penggiat,” sebut Fery.
Ditegaskan, BNN fokus menyelamatkan generasi bangsa yang belum terpapar narkoba. “Bagaimana kita menyelamatkan genarasi bangsa yang belum kena atau belum terpapar oleh narkoba. karena yang sudah kena, sudah terpapar tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dipulihkan,” jelasnya.
Sehingga seluruh pihak, diharapkan bersatu untuk menjaga daerah, dan genarasi penerus. Terutama dengan potensi bonus demografi yang akan melanda Indonesia tahun 2045 mendatang.
“Sehingga bagaimana kita semua bersatu padu menjaga daerah kita ini, menjaga generasi bangsa, karena 2045 akan menjadi negara yang menjadi bonus demografi. Sehingga Indonesia berpotensi menjadi negara maju urutan ketiga di asia. Sehingga harus waspada, agar pada 2045 nanti kita tidak krisis genarasi,” ujar dia. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) telah melakukan penilaian di sumbawa, sebagai Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan). Penilaian tersebut, dilakukan kepada dua kabupaten/kota di NTB, yang lainnya adalah Kota Mataram.
“Kami telah dinilai oleh tim pusat mengenai Kotan, kota tanggap ancaman narkoba. Sebagaimana sih kepedulian masyarakat itu atau pemerintah daerah terhadap ancaman narkoba. kemarin sudah ada penilaian,” kata Fery Priyanto, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, dalam konfrensi pers di BNNK Sumbawa, Selasa (14/12).
Ditegaskan, saat ini seluruh instansi pemerintah hingga ke tingkat desa, telah mengeloarakan “War on Drug”. Sehingga diharapkan, secara perlahan akan menurunkan angka prevalensi perdaradan gelap narkoba.
“Tahun ini syukur alhamdulillah dengan dukungan pemda kita menjadi kota tanggap. Sehingga nanti kedepannya, kalau semua sudah tanggap, lambat laun peredaran gelap narkoba akan menurun. Minimal kita bisa menurunkan angka prevalinsi peredaran gelap narkoba,” katanya.
Diungkapkan, Pemda Sumbawa memberikan dukungan terhadap kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), terlebih dengan adanya Inpres nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.
Selain itu, BNNK Sumbawa dengan koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kabupaten Sumbawa mendukung lahirnya Peraturan Daerah Nomor 2019 tahun 2018. Dan ditindaklanjuti dengan keluarnya Paraturan Bupati Sumbawa Tahun 2021 untuk memperkuat dan memfokuskan kegiatan P4GN.
“Baru-baru ini ditanda tangani oleh Pak Bupati Sumbawa. Sehingga setiap lembaga daerah atau OPD mempunyai anggaran P4GN. Jadi minimal nanti, setiap OPD melaksanakan tes urine,” jelasnya. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Analisa dan evaluasi terkait Percepatan Vaksinasi di Wilayah Kabupaten Sumbawa digelar Polres Sumbawa pagi tadi (14/12) bertempat diruang rapat utama Polres Sumbawa, dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK dan diikuti oleh seluruh PJU Polres Sumbawa serta Para Kapolsek Jajaran.
Kapolres Sumbawa memaparkan bahwa saat ini Kabupaten Sumbawa sudah menginjak angka 68% untuk pelaksanaan vaksinasi Dosis 1, masih dibutuhkan 4.731 sasaran guna mencapai angka 70% yang harus di capai dalam 2 hari, karna ditargetkan pada tanggal 15 Desember mendatang vaksinasi sudah harus mencapai 70%, terkait hal tersebut Kapolres meminta seluruh jajaran agar lebih optimal lagi dalam mendukung percepatan Vaksinasi ini terutama para Kapolsek beserta jajaran.
Kapolres meminta rencana kegiatan harus dimatangkan “Rencana kegiatan sangatlah penting, sasaran harus jelas dan telah dipersiapkan agar ke esokan harinya tidak kelabakan. Jika ada kendala di lapangan silahkan langsung tuangkan dalam Laporan, sehingga kita dapat mencari jalan keluarnya bersama-sama.” ungkap Kapolres saat analisa dn evaluasi berlangsung.
“Anev ini dilaksanakan guna memecahkan kendala-kendala yang terjadi dilapangan, Herd Immunity harus segera terbentuk di Kabupaten Sumbawa, Kami menargetkan 2 hari lagi harus sudah 70%. Ini butuh kerja keras bersama untuk membebaskan Kabupaten Sumbawa dari ancaman virus covid-19.” Singkat Kapolres yang ditemui usai kegiatan.
Kapolres berharap pelaksanaan analisa dan evaluasi ini dapat menjawab permasalahan yang ada dilapangan sehingga herd immunity dapat segera terbentuk. (Using)
Sumbawanews.com,- Pemasangan sejumlah baliho ucapan selamat ulang tahun kepada mantan Presiden Joko Widodo di sejumlah titik strategis Kota Solo menuai kecaman dari Partai Gerindra....
Sumbawanews.com,- Kapal latih KRI Bima Suci resmi bersandar di Dejima Pier, Nagasaki, Jepang, dalam misi diplomasi maritim yang memperdalam hubungan strategis antara Indonesia dan...
Sumbawanews.com,- Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kekhawatiran mendalam terhadap kemungkinan kebijakan pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump yang dinilai...
Sumbawanews.com,- Lionel Messi kini hanya butuh empat gol lagi untuk menyamai total torehan gol Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia—sebuah pencapaian yang semakin dekat...