Genewa, sumbawanews.com – Organisasi Kesehatan Dunia (The World Health Organization/WHO), Senin (09/03) memandang, Kerusakan pada fasilitas perminyakan di Iran berisiko mencemari makanan, air, dan udara – bahaya yang dapat berdampak buruk pada kesehatan, terutama pada anak-anak, orang lanjut usia, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya.
Baca Juga: Gaza Diteror Kelaparan dan Wabah Penyakit, WHO: Ini Harus Dihentikan, Segera Gencatan Senjata
“Hujan yang mengandung minyak dilaporkan turun di beberapa bagian negara,” katanya.
Disebutkan, Di Lebanon, sembilan petugas kesehatan tewas sejak 28 Februari dan 16 lainnya terluka. Selain itu, 43 pusat layanan kesehatan primer dan 5 rumah sakit telah ditutup karena perintah evakuasi.
WHO memantau situasi di Iran, Lebanon, Irak, dan semua negara yang terdampak dengan cermat serta mendukung otoritas lokal untuk menjaga agar sistem kesehatan tetap berjalan, melindungi masyarakat, dan mengurangi risiko kesehatan.
“Saya mendesak semua pihak untuk meredakan ketegangan dan mencegah risiko lebih lanjut terhadap kesehatan masyarakat, dampak pada fasilitas dan pekerja kesehatan, serta perluasan konflik lebih lanjut di seluruh wilayah,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, juga mengatakan, kedamaian selalu merupakan obat terbaik. (Using)















