Doha, sumbawanews.com – Sumber terpercaya, Kamis (14/01) menyebutkan, Amerika Serikat mulai melakukan Evakuasi pesawat militer Angkatan Udara AS dari Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Evakuasi sebagai persiapan serangan terhadap Iran, dengan arus tetap setidaknya 6 pesawat tanker pengisian bahan bakar udara KC-135R/T “Stratotanker” terlihat meninggalkan pangkalan di Qatar.
Selain AS, Inggris juga disebut melalui hal yang sama.
Baca Juga: Sebut Demonstran Disusupi Terorisme, Araghchi Nyatakan Iran Siap Jika AS Mencoba Opsi Tindakan Militer
Saat ini juga, NOTAM (Notice to Airmen/Pemberitahuan kepada Penerbang) disebut baru saja dikeluarkan oleh Iran yang menutup wilayah udara untuk semua penerbangan kecuali penerbangan internasional ke/dari Iran dengan izin. Notam ini berlaku selama lebih dari 2 jam.
Penerbangan IndiGo dengan nomor 6E1808 kini menjadi pesawat penumpang non-Iran terakhir yang berada di wilayah udara Iran.
Tampaknya pesawat Boeing 777 milik Silk Way West Airlines ini ditolak masuk ke Iran dalam perjalanan menuju Baku. Penerbangan antara Erbil dan Baku sering kali melewati wilayah udara Iran.
Otoritas Jerman juga disebut telah mengeluarkan NOTAM baru yang memperingatkan maskapai penerbangan Jerman untuk tidak memasuki wilayah udara Iran. Lufthansa dijadwalkan untuk melanjutkan penerbangan ke Teheran pada hari Jumat. (Using)















