Brussels, sumbawanews.com – Perdana Menteri Spayol, Pedro Sánchez dalam menghadiri pertemuan informal Dewan Eropa untuk membahas hubungan transatlantik sehubungan dengan situasi di Greenland dan implikasinya bagi Uni Eropa, Kamis (22/01) menyampaikan keputusan pemerintah Spanyol untuk tidak berpartisipasi dengan Dewan Perdamaian Gaza. keputusan ini mencerminkan komitmen konsisten Spanyol terhadap tatanan multilateral, hukum internasional, dan sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca Juga: Menlu 8 Negara Termasuk Indonesia Sambut Undangan Dewan Perdamaian Trump
“Jangan kita lupakan, masa depan Palestina secara keseluruhan harus ditentukan oleh rakyat Palestina, dan masa depan keberadaan mereka yang damai dan aman bersama Israel juga harus ditentukan secara mendasar oleh Israel dan Palestina, dalam proses dialog yang menerapkan solusi dua negara ,” tegasnya.
Selain itu, Pedro Sánchez juga menekankan, Eropa harus secara realistis menghadapi situasi internasional saat ini. Dengan demikian, perlunya Uni Eropa untuk memperkuat diri secara internal di bidang ekonomi, teknologi, politik, sosial, dan juga militer.
“Eropa menginginkan dunia yang didasarkan pada aturan yang jelas dan penghormatan terhadap hukum internasional, dan oleh karena itu bukan pada sikap tunduk,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa Eropa harus mempersiapkan diri dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi diri dari ancaman atau upaya pemaksaan apa pun.
Ia menyoroti dukungan tegas untuk Denmark dan rakyat Greenland pada pertemuan Dewan Eropa ini, serta penolakannya terhadap setiap upaya untuk mengkomodifikasi wilayah atau nasib rakyatnya.
Ia juga menekankan persatuan dan tekad Uni Eropa, yang memiliki instrumen yang diperlukan untuk menanggapi situasi pemaksaan dan telah memaksa pemerintahan AS untuk mempertimbangkan kembali posisinya.
Demikian pula, Uni Eropa bertekad untuk memperkuat kedaulatannya dan memperdalam integrasinya. Bagi Spanyol, penting untuk mempercepat integrasi ekonomi dengan menyelesaikan pasar tunggal, memperluas aliansi perdagangan—dimulai dengan penerapan sementara perjanjian dengan Mercosur—memperkuat kohesi sosial dan pertahanan Eropa, sambil bergerak menuju angkatan bersenjata Eropa.
Ditegaskan, Spanyol terus menganggap agenda positif antara Uni Eropa dan Amerika Serikat, yang didasarkan pada dialog dan saling menghormati, sebagai hal yang “mungkin dan diinginkan”. (Using)















