Tokyo, sumbawanews.com – Kantor Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan, Pada Jumat sore, 23 Januari 2026, sebuah pesawat pengumpul intelijen Rusia (IL-20) dipastikan telah tiba dari daratan utama, melakukan perjalanan ke arah barat daya di atas Laut Jepang, kemudian mengubah haluan di lepas pantai Prefektur Kyoto dan menuju ke arah barat laut menuju daratan utama.
Baca Juga: Tiongkok Minta Negara Kawasan Waspadai Kerjasama Militer AS-Jepang
Sebagai respons, Pasukan Pertahanan Udara Utara Angkatan Udara Bela Diri Jepang dan jet tempur lainnya dikerahkan untuk merespon.
Selain itu, Pada hari Rabu, 21 Januari 2026, dua pesawat pembom Tu-95 Rusia dan dua jet tempur terbang di atas Laut Jepang, dan jet tempur dari Pasukan Pertahanan Udara Pusat Angkatan Udara Bela Diri Jepang dan pasukan lainnya dikerahkan untuk merespons.
Untuk melindungi wilayah, perairan teritorial, dan wilayah udara Jepang secara tegas, Kementerian Pertahanan dan Angkatan Udara Bela Diri akan mengambil semua tindakan yang memungkinkan untuk memastikan kewaspadaan dan pengawasan, dan akan mengambil semua tindakan yang memungkinkan terhadap pelanggaran wilayah udara sesuai dengan hukum internasional dan Undang-Undang Angkatan Udara Bela Diri. (Using)











