Sumbawanews.com,- Pertandingan sengit antara Timnas Indonesia dan Vietnam akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin, 3 Agustus 2026 malam WIB, dalam lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan benturan sejarah: kedua tim telah bertemu 13 kali sejak era Piala Tiger, dengan catatan head-to-head yang seimbang dan penuh dinamika. Meski Indonesia kalah 0-2 di semifinal leg kedua Piala AFF 2023 dan 0-1 di fase grup 2024, skuad Garuda memiliki fondasi psikologis kuat berkat sejumlah kemenangan signifikan di masa lalu, termasuk kemenangan 3-2 di semifinal 2000 dan 3-0 pada fase grup 2004.
Sejarah pertemuan keduanya dimulai pada Piala Tiger 1996, ketika Indonesia bermain imbang 1-1 di fase grup, sebelum kalah 3-2 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Dalam rentang 2000 hingga 2021, Timnas Indonesia mencatat tiga kemenangan atas Vietnam: 3-2 pada semifinal 2000, 3-0 pada fase grup 2004, dan 2-1 di semifinal leg pertama 2016. Sementara itu, enam pertandingan berakhir imbang, termasuk hasil 2-2 pada fase grup 2002, 2007, 2014, dan semifinal leg kedua 2016, serta 0-0 pada fase grup 2021 dan semifinal leg pertama 2023. Vietnam berhasil menang dua kali dalam dua pertemuan terakhir, yakni 2-0 di semifinal leg kedua 2023 dan 1-0 di fase grup 2024.
Namun, di luar Piala AFF, Timnas Indonesia justru menunjukkan kemajuan signifikan dalam dua tahun terakhir. Di ajang Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia, Garuda mampu menundukkan Vietnam dengan kekuatan penuh, menjadi bukti bahwa tren terakhir di Piala AFF tidak mencerminkan realitas kekuatan sebenarnya. Hal ini menjadi dasar kepercayaan diri bagi pelatih John Herdman menjelang laga penentu di hadapan puluhan ribu suporter di Pakansari. Dengan reputasi pertemuan yang panjang, seimbang, dan penuh kejutan, Timnas Indonesia tak perlu takut — mereka justru punya alasan kuat untuk percaya diri.















