Sumbawanews.com,- Sabah FK menjadi klub pertama dari Azerbaijan yang lolos ke Liga Champions UEFA, menyusul kemenangan agregat 6-4 atas Hapoel Be’er Sheva FC dalam laga kualifikasi. Klub yang berdiri pada 2017 itu mencatatkan debut pertamanya di panggung Eropa tertinggi, sekaligus mengangkat nama pelatihnya, Valdas Dambrauskas, yang punya kisah tak biasa di balik kesuksesannya.
Dambrauskas, pelatih asal Lithuania, pernah bukan pemain profesional. Pada 2002, saat berusia 25 tahun, ia mengikuti kuis televisi populer “Who Wants to Be a Millionaire?” dan menang 4.000 Lithuanian Litai—setara sekitar Rp23 juta—meski gagal meraih hadiah utama setelah salah menjawab pertanyaan tentang negara dengan surat kabar harian terbanyak. Uang kemenangan itu ia gunakan untuk pindah ke Inggris, melanjutkan studi Ilmu Keolahragaan dan Kepelatihan di London Metropolitan University, lalu memulai karier kepelatihan di akademi Fulham, Manchester United, dan Brentford. Ia kemudian menangani Kingsbury London Tigers sebagai pelatih senior pertamanya, sebelum memimpin tim-tim nasional di Lithuania, Bulgaria, dan Kroasia, hingga akhirnya bergabung dengan Sabah FK pada 2025. Sejauh ini, ia telah mengoleksi 12 trofi dalam karier kepelatihannya.
Kini, dengan Sabah FK yang tampil di Liga Champions, Dambrauskas berada di puncak karier yang dimulai dari sebuah kuis televisi sederhana—dan dunia sepak bola Eropa pun mulai memperhatikan.















