Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Belanda, Ronald Koeman, resmi meletakkan jabatannya setelah timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan itu diumumkan satu hari setelah De Oranje kalah dalam adu penalti melawan Maroko di Estadio Monterrey, Meksiko, pada Selasa, 30 Juni 2026.
Koeman, yang berusia 63 tahun, memutuskan tidak memperpanjang kontraknya yang akan berakhir setelah turnamen. Pengunduran dirinya disampaikan secara resmi melalui pernyataan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), yang menyebut keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab pribadi sang pelatih atas kegagalan tim di panggung terbesar sepak bola dunia.
Sebelumnya, Belanda tampil sangat meyakinkan di fase grup. Mereka unggul sebagai juara Grup F setelah menghancurkan Swedia 5-1, menunjukkan potensi besar untuk melangkah jauh. Namun, di babak gugur, lini serang yang sebelumnya mematikan tiba-tiba kehilangan nyala saat menghadapi pertahanan kaku dan disiplin Maroko. Setelah bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu, Belanda runtuh dalam adu penalti, mengakhiri mimpi mereka lebih awal dari yang diprediksi.
Ini adalah masa jabatan kedua Koeman sebagai pelatih tim nasional. Sebelumnya, ia menangani De Oranje dari Februari 2018 hingga Agustus 2020, sebelum hengkang untuk menangani Barcelona. Kini, dengan keputusannya mundur, ia menutup babak penting dalam karier kepelatihannya di kancah internasional.
KNVB menyampaikan apresiasi atas dedikasi Koeman selama dua periode kepemimpinannya, dan menyatakan bahwa proses pencarian pelatih baru akan segera dimulai. Sementara itu, publik Belanda pun memproses kekecewaan itu dengan campuran kekecewaan dan penghargaan—mengenang sosok yang pernah membawa timnya ke final Euro 2020 dan membawa generasi emas seperti Dusan Tadic, Matthijs de Ligt, dan Cody Gakpo ke level tertinggi.
Dengan mundurnya Koeman, sekaligus pensiunnya Manuel Neuer dari timnas Jerman, Piala Dunia 2026 menandai akhir era bagi dua legenda sepak bola Eropa yang gagal meraih mahkota terakhir di karier mereka.















