Sumbawanews.com,- Toronto Stadium menjadi saksi pertarungan sengit antara Timnas Portugal dan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat, 3 Juli 2026, pukul 07.00 WIB. Dalam laga ke-10 antara kedua tim, Portugal menang 2-1 berkat gol dari Joao Felix dan Bruno Fernandes, sementara Kroasia membalas lewat gol Josko Gvardiol. Hasil ini memastikan Selecao das Quinas melangkah ke babak 16 besar, sementara Vatreni harus tersingkir meski tampil gigih.
Portugal, yang finis kedua di Grup K dengan lima poin dari dua seri dan satu menang, tampil lebih percaya diri sejak menit awal. Joao Felix membuka skor pada menit ke-33 setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Bernardo Silva. Kroasia yang sempat tertinggal bangkit pada menit ke-65 lewat tendangan bebas Gvardiol yang menggetarkan gawang Diogo Costa. Namun, di menit ke-82, Bruno Fernandes menutup kemenangan Portugal dengan tendangan voli dari luar kotak penalti setelah umpan silang dari Rafael Leao.
Kroasia, yang mengakhiri fase grup sebagai runner-up Grup L dengan enam poin, menunjukkan ketahanan khas mereka di tengah lapangan. Luka Modric dan Mateo Kovacic terus mengendalikan ritme permainan, namun serangan mereka kerap terhenti oleh pertahanan rapat Portugal. Meski mencetak lima gol dalam tiga pertandingan fase grup—dari lima pemain berbeda—mereka gagal menembus lini belakang yang disiplin dan terorganisir.
Prediksi sebelum laga yang menempatkan Portugal sebagai unggulan dengan peluang menang 56,2% terbukti akurat. Supercomputer Opta dan oddschecker memang memperkirakan skor 2-1 sebagai hasil paling mungkin, dengan Cristiano Ronaldo menjadi favorit pencetak gol pertama—meski ia tidak mencetak gol dalam laga ini, ia tetap menjadi pengatur serangan utama dan memberikan assist penting.
Susunan pemain Portugal yang diisi oleh nama-nama berpengalaman seperti Fernandes, Felix, dan Cancelo, serta pemain muda seperti Joao Neves, menunjukkan keseimbangan generasi yang menjadi kunci keberhasilan tim asuhan Roberto Martinez. Sementara itu, Kroasia yang diperkuat Modric di usia 39 tahun tetap menunjukkan kelasnya, namun kurangnya kedalaman lini serang menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Portugal.
Dengan kemenangan ini, Portugal melanjutkan tren positif mereka di Piala Dunia 2026, sementara Kroasia harus mengakhiri perjalanan mereka dengan rasa bangga, meski gagal melangkah lebih jauh.















