Sumbawanews.com,- Real Madrid menolak dua permintaan transfer dari Manchester United pada bursa musim panas ini, dengan menolak melepas penyerang Brasil Endrick dan gelandang Prancis Aurélien Tchouameni. Kedua pemain itu dianggap kunci dalam rencana jangka panjang Los Blancos, sehingga bahkan tawaran pinjaman untuk Endrick pun ditolak tegas. Keputusan ini memaksa Setan Merah mencari alternatif lain setelah upaya mendatangkan dua pemain inti Real Madrid gagal total.
Endrick, yang baru berusia 20 tahun, telah mencetak empat gol di semua kompetisi musim ini, termasuk brace yang membantu Real Madrid melaju ke perempat final Copa del Rey melawan Celta Vigo. Meski Roma dan Aston Villa juga tertarik, pemain asal Brasil memilih bertahan di Santiago Bernabeu setelah menunjukkan perkembangan signifikan selama pramusim—terutama dalam permainan tanpa bola dan kemampuan merebut bola di sepertiga akhir lapangan. Pelatih Jose Mourinho pun memberikan apresiasi tinggi terhadap potensinya, sehingga Real Madrid memutuskan tidak melepaskannya, bahkan meski telah menambahkan opsi baru di lini depan.
Sebelumnya, Manchester United juga mengincar Aurelien Tchouameni sebagai pengganti Casemiro, namun Real Madrid menutup rapat pintu transfernya. Klub ibu kota Spanyol bahkan memperpanjang kontrak Tchouameni setelah gagal merekrut Rodri, memperkuat posisinya sebagai tulang punggung lini tengah. Kedua penolakan ini menunjukkan pola konsisten dari Real Madrid: tidak melepaskan pemain yang dianggap bagian dari proyek masa depan, terlepas dari tawaran besar dari klub-klub top Eropa.
Evaluasi terhadap peran Endrick di Real Madrid akan dilakukan kembali pada Januari 2026. Jika menit bermainnya tetap terbatas, peluang bagi Manchester United dan klub lain untuk kembali mendekat bisa terbuka. Namun hingga saat ini, Real Madrid tetap memegang kendali penuh atas masa depan sang penyerang muda, sementara Manchester United harus menunggu dan mencari solusi lain di pasar transfer.















