Sumbawanews.com,- Brasil berhasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 2-1 atas Jepang dalam laga sengit di Houston Stadium, Selasa (30/6) dini hari WIB. Kemenangan ini dipastikan oleh gol penentu Gabriel Martinelli di menit ke-96, menyusul blunder Ao Tanaka yang memicu serangan balik mematikan.
Awal laga berjalan keras dari sisi Jepang. Kaishu Sano membawa Samurai Biru unggul di menit ke-29 lewat tembakan akurat dari luar kotak penalti. Brasil terlihat kesulitan mengendalikan ritme, hingga Casemiro menyamakan kedudukan di menit ke-56 setelah memanfaatkan umpan silang dari Bruno Guimarães.
Dengan skor 1-1, kedua tim saling menekan hingga memasuki injury time babak kedua. Di menit keenam tambahan waktu, kesalahan klasik Ao Tanaka di pertahanan sendiri memungkinkan Bruno Guimarães merebut bola dan segera mengirim umpan terobosan ke sisi kanan. Martinelli, yang sejak awal menjadi ancaman konstan, melesat tanpa lawan dan menyelesaikannya dengan tembakan halus ke sudut kanan gawang Zion Suzuki.
Gol itu menjadi yang kelima Martinelli untuk timnas Brasil sejak debutnya pada 2022, sekaligus yang paling berarti. Ia menjadi pahlawan di momen paling krusial, mengakhiri ketegangan dan mengantarkan Samba ke babak berikutnya.
“Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan kebahagiaan ini,” ujar Martinelli usai laga dalam wawancara eksklusif dengan Caze TV. “Melihat rakyat Brasil menangis bahagia, saya hanya bisa berterima kasih. Beberapa hari lalu saya menendang tiang gawang. Saya tahu kesempatan akan datang lagi—dan syukurlah, kali ini saya tidak melewatkannya.”
Brasil, yang kini memimpin klasemen Grup C dengan tujuh poin, akan menghadapi pemenang laga antara Pantai Gading dan Norwegia di babak 16 besar. Pertandingan itu berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin (6/7) pukul 03.00 WIB.
Pelatih Carlo Ancelotti, yang kembali memperlihatkan kepiawaian dalam mengatur permainan tim, memuji ketahanan mental skuadnya. “Ini bukan kemenangan karena keberuntungan. Ini karena kerja keras, kepercayaan, dan keberanian untuk tetap tenang di tengah tekanan,” katanya.
Sementara itu, Jepang yang tampil sangat kompak sepanjang laga harus menelan kekecewaan setelah gagal melangkah lebih jauh. Meski unggul dalam penguasaan bola dan menciptakan peluang, mereka kehilangan fokus di detik-detik terakhir—sebuah kesalahan yang mahal harganya.
Dengan kemenangan ini, Brasil melanjutkan tradisi tak terkalahkan di babak 32 besar sejak 1998. Martinelli, yang kini menjadi andalan di lini depan, bukan hanya membawa timnya maju—tapi juga menegaskan dirinya sebagai sosok yang lahir di saat yang tepat.















