Home Berita Olah Raga Julian Nagelsmann Tetap Bertahan sebagai Pelatih Timnas Jerman

Julian Nagelsmann Tetap Bertahan sebagai Pelatih Timnas Jerman

Sumbawanews.com,- Boston – Julian Nagelsmann menegaskan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Jerman, meski timnya harus tersingkir dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026 oleh Paraguay. Kekalahan 1-2 yang memalukan itu mengakhiri ambisi Jerman untuk meraih gelar ketiga, sekaligus menjadi kegagalan terburuk sejak dua edisi sebelumnya hanya mampu lolos dari fase grup.

Dalam situasi di mana tekanan publik dan media semakin menggila—dengan banyak pihak menuntut pergantian pelatih—Nagelsmann justru memilih bertahan. Ia menegaskan komitmennya terhadap kontrak yang masih berlaku hingga 2028, dan siap memperbaiki semua kelemahan yang terungkap di turnamen ini.

“Saya bukan tipe orang yang lari dari tanggung jawab,” kata Nagelsmann dalam wawancara eksklusif dengan *The Guardian*. “Ini bukan kali pertama tim besar mengalami kegagalan, dan saya tahu bahwa perbaikan tidak terjadi dalam semalam. Jika DFB masih percaya pada saya, maka saya akan tetap di sini.”

Ia menolak anggapan bahwa kekalahan melawan Paraguay—tim yang kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun—adalah bukti ketidakmampuan dirinya. “Kami punya banyak pemain berkualitas, tapi sepak bola bukan soal daftar nama di formasi. Ini soal kohesi, tekad, dan keputusan di momen kritis. Semuanya perlu dievaluasi, bukan dijadikan alasan untuk mengganti pelatih.”

Nagelsmann juga menyinggung bahwa keputusan besar seperti ini tidak bisa diambil dalam hitungan menit setelah laga berakhir. “Federasi tidak akan datang ke saya dua menit setelah kekalahan dan bilang, ‘Kami ingin Anda tetap.’ Mereka sudah bicara jujur. Mereka menenangkan saya. Dan saya menghargai itu.”

Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 menandai kemerosotan signifikan dari kejayaan masa lalu. Tim yang pernah menjadi raksasa eropa dengan taktik disiplin dan kekuatan mental kini terlihat kewalahan menghadapi lawan yang lebih lincah dan penuh semangat. Nagelsmann mengakui bahwa Jerman “bukan lagi tim kelas dunia seperti dulu,” tetapi ia yakin fondasi yang ada masih bisa dibangun ulang.

Dengan Euro 2028 menjadi target utama berikutnya, pelatih berusia 38 tahun itu berjanji akan membangun tim yang lebih tangguh, lebih kohesif, dan lebih berani. “Kami akan belajar dari kekalahan ini. Bukan untuk menyalahkan, tapi untuk bangkit.”

Sementara itu, spekulasi soal penggantinya—termasuk nama-nama seperti Jürgen Klopp—terus bermunculan. Namun, hingga kini, DFB belum memberi sinyal apapun selain dukungan implisit terhadap Nagelsmann.

Dengan komitmen yang jelas dan mentalitas yang tak goyah, sang pelatih mungkin sedang memulai misi paling berat sekaligus paling penting dalam karirnya: mengembalikan kejayaan Jerman bukan hanya dengan pemain, tapi dengan keyakinan.

Previous articleGabriel Mutombo, Bek Termahal Liga Thailand yang Kini Melengkapi Persib
Next articleIndonesia Tuan Rumah Kongres Global Minim Emisi Karbon