Home Berita Olah Raga Iran Gagal Lolos karena Gol Dianulir, Rezaeian: Kami Tak Punya Keberuntungan

Iran Gagal Lolos karena Gol Dianulir, Rezaeian: Kami Tak Punya Keberuntungan

Sumbawanews.com,- Timnas Iran harus menelan kekecewaan berat setelah gol penyeimbang Shoja Khalilzadeh pada menit ke-93 melawan Mesir dianulir VAR karena offside, membuat laga berakhir imbang 1-1. Hasil ini memutus asa Iran untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, meski performa tim Melli secara keseluruhan tak bisa disangsikan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Seattle, Sabtu (27/6/2026), Iran tampil dominan sepanjang 90 menit. Ramin Rezaeian, bek senior sekaligus pencetak gol penyeimbang, dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Namun, usai pertandingan, ia tak bisa menyembunyikan kekecewaan mendalam. “Saya lelah, sungguh. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan sepak bola kami di Iran, karena kami sama sekali tidak memiliki keberuntungan. Tim kami pantas memenangkan pertandingan. Pada akhirnya kami hanya bisa meminta maaf kepada rakyat Iran karena mereka pantas mendapatkan lebih banyak kebahagiaan,” ujar Rezaeian, dikutip dari The National.

Gol yang seharusnya menjadi penentu kemenangan itu menjadi simbol dari serangkaian kejadian yang tak berpihak pada Iran di turnamen ini. Dari keputusan wasit yang kontroversial hingga minimnya dukungan internasional, para pemain dan fans merasa tim mereka dibiarkan sendirian di tengah tekanan besar. Kapten Mehdi Taremi sebelumnya juga menyuarakan ketidakadilan yang mereka alami, menuding FIFA tidak netral dan membiarkan Iran berjuang tanpa bantuan.

Kekalahan ini bukan hanya soal poin, tapi juga soal hati. Dengan hasil ini, Iran gagal melaju ke fase gugur, padahal mereka menjadi satu-satunya tim di Grup C yang mencetak lebih dari satu gol dan memiliki rasio serangan tertinggi. Pemain-pemainnya berlari hingga napas terakhir, tetapi takdir sepertinya berkata lain.

Di ruang ganti, pesan pelatih tetap sederhana: “Bermain jujur adalah jiwa sepak bola.” Namun, bagi ribuan fans di Teheran yang menunggu di depan layar—dengan harapan yang terus membara—kejujuran saja ternyata belum cukup.

Previous articleInggris Bertaruh Juara Grup Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Next articleKorea Selatan Masih Punya Harapan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026