Home Berita Olah Raga Inggris Bertaruh Juara Grup Lawan Panama di Piala Dunia 2026

Inggris Bertaruh Juara Grup Lawan Panama di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris akan menentukan nasibnya di fase grup Piala Dunia 2026 saat menghadapi Panama di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 04.00 WIB. Laga pamungkas Grup L ini bukan sekadar bentuk formalitas—The Three Lions berambisi meraih kemenangan penuh untuk memastikan posisi teratas, sekaligus menghindari risiko tersingkir akibat hasil pertandingan lain.

Meski hasil imbang sudah cukup untuk lolos ke babak 32 besar, Harry Kane dan kawan-kawan tak ingin puas hanya dengan poin satu. Kemenangan 3-0 atau lebih atas Panama akan mengamankan gelar juara grup, selama Ghana tidak mengalahkan Kroasia dengan selisih dua gol atau lebih. Kondisi ini membuat laga melawan Panama menjadi momen strategis sekaligus ujian mental bagi skuad asuhan Thomas Tuchel.

Pertandingan sebelumnya melawan Ghana berakhir tanpa gol, meski Inggris menguasai bola hingga 78,8%—rekor tertinggi dalam sejarah Piala Dunia untuk satu pertandingan tanpa mencetak gol. Ketidakmampuan mengeksekusi peluang menjadi sorotan utama, dan Tuchel diprediksi akan melakukan perubahan taktis. Reece James absen karena cedera hamstring, sementara Declan Rice masih dalam pemantauan kondisi.

Di sisi lain, Panama datang tanpa tekanan. Skuad asuhan Thomas Christiansen sudah dipastikan tersingkir setelah kalah dari Ghana dan Kroasia, serta belum pernah mencetak gol sama sekali di turnamen ini. Absennya Adalberto Carrasquilla, gelandang kunci mereka, memperlemah lini tengah, namun pertahanan berformasi 5-4-1 yang disiplin tetap menjadi senjata utama mereka. Panama diperkirakan akan kembali menerapkan taktik low block, memadatkan pertahanan dan menunggu kesalahan lawan.

Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi Inggris untuk menunjukkan kedalaman skuad dan ketajaman serangan di level tertinggi. Bagi Panama, ini adalah momen untuk menutup keikutsertaan pertama mereka sejak 2018 dengan harga diri—meski tanpa kemenangan, mereka telah membuktikan ketahanan dan semangat juang.

Dengan stadion penuh penonton dan atmosfer penuh emosi, pertandingan ini bukan hanya soal poin, tapi soal kebanggaan—bagi tim raksasa yang ingin membuktikan diri, dan bagi tim kecil yang ingin meninggalkan jejak.

Previous articleMees Hilgers Terancam Dipecat Usai Mangkir dari Latihan FC Twente
Next articleIran Gagal Lolos karena Gol Dianulir, Rezaeian: Kami Tak Punya Keberuntungan