Sumbawanews.com,- Lionel Messi menghadapi keputusan penting tentang masa depannya bersama Timnas Argentina setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 pada 19 Juli 2026 di New York/New Jersey Stadium. Gol tunggal Ferran Torres menjadi penentu kemenangan Spanyol dan mengakhiri mimpi Argentina meraih gelar. Di usia 39 tahun, Messi kini berada di penghujung karier internasionalnya, dengan kemungkinan tampil di Copa America 2028 saat berusia 41 tahun dan Piala Dunia 2030 di usia 43 tahun menjadi skenario yang semakin sulit diwujudkan.
Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Chiqui Tapia, menegaskan bahwa keputusan untuk tetap bermain atau pensiun sepenuhnya menjadi pilihan pribadi Messi. “Ini murni keputusan pribadi. Kami harus membiarkannya tenang dan memberinya ruang. Itu adalah Piala Dunia yang luar biasa, kami sangat menikmatinya dan kami bangga. Saya akan mengingat setiap pelukan setelah pertandingan karena, bagi saya, ini bersifat pribadi. Ini mencerminkan rasa sayang dan hubungan yang kami miliki,” ujar Tapia.
Messi sebelumnya pernah mengumumkan pensiun dari tim nasional pada 2016 setelah kalah dari Chile di final Copa America, namun kembali membela Albiceleste setelah dibujuk oleh banyak pihak. Kini, dengan segala pencapaian dan beban emosional yang ia tanggung, publik dan manajemen sepak bola Argentina menunggu keputusan sang legenda dengan penuh penghormatan.















