Sumbawanews.com,- Jakarta – Gol tunggal Harry Kane dan Jude Bellingham membawa Inggris menang 2-0 atas Panama dalam laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, sekaligus mengamankan posisi pertama Grup L dengan tujuh poin. Kemenangan ini mengantarkan Tiga Singa ke babak 32 besar, di mana mereka akan menghadapi Kongo DR pada 1 Juli mendatang.
Namun, momen paling berdampak bukan hanya pada papan klasemen, melainkan pada ucapan sang bintang muda, Jude Bellingham. Setelah pertandingan, gelandang Real Madrid itu secara tegas menyatakan bahwa Harry Kane adalah pemain terbaik Inggris sepanjang sejarah.
“Saya sudah bermain bersamanya selama empat atau lima tahun terakhir, terutama sejak Qatar. Menjadi bagian dari tim yang dipimpin olehnya adalah kehormatan besar,” kata Bellingham dalam wawancara eksklusif dengan ITV. “Bagi saya, dia bukan sekadar striker hebat—dia adalah yang terbaik yang pernah memakai jersey Inggris. Lebih dari siapa pun. Tidak ada yang bisa diragukan lagi.”
Kane, yang kini berusia 31 tahun dan masih menjadi ujung tombak timnas Inggris, telah mencetak tiga gol dalam tiga laga di Piala Dunia 2026. Dengan total 82 gol untuk tim nasional di semua kompetisi, ia memperkuat posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Inggris. Di Piala Dunia sendiri, gol-golnya di tahun 2018, 2022, dan 2026 telah mengantarkannya menjadi top skor sepanjang sejarah timnas Inggris di ajang tersebut—melebihi catatan legenda seperti Bobby Charlton dan Wayne Rooney.
Konsistensi Kane yang tak tergoyahkan, bahkan di usia yang dianggap mulai memasuki fase akhir karier, menjadi sorotan utama Bellingham. “Dia tidak hanya mencetak gol—dia mengubah permainan. Bahkan ketika tidak menyentuh bola, dia menciptakan ruang, menarik perhatian lawan, dan membuat rekan-rekannya lebih bebas. Itu yang membuatnya luar biasa.”
Kane sendiri, yang kini bermain untuk Bayern Munich, belum pernah memenangi gelar besar bersama tim nasional Inggris—sejak trofi Piala Dunia 1966. Namun, dengan performanya yang terus membara di usia 31 tahun, ia kini menjadi harapan terbesar Inggris untuk mengakhiri 60 tahun puasa gelar di kompetisi utama.
Dengan Bellingham sebagai mesin penggerak di lini tengah dan Kane sebagai ujung tombak yang tak pernah lelah, kombinasi ini menjadi fondasi utama ambisi Inggris meraih gelar juara di Piala Dunia 2026. Dan jika sejarah mencatat, mungkin tak hanya trofi yang akan diukir—tapi juga pengakuan resmi bahwa Harry Kane adalah yang terhebat.















