Home Berita Nasional Upacara Pancasila di Kemlu, 162 Personel Amankan Presiden dan Wakilnya

Upacara Pancasila di Kemlu, 162 Personel Amankan Presiden dan Wakilnya

Sumbawanews.com,- Kepolisian mengerahkan 162 personel gabungan untuk mengamankan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berlangsung tertib di tengah pengamanan ketat yang melibatkan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Senen.

Apel gelar pasukan digelar pukul 07.21 WIB di pintu belakang kantor Kemlu, Jalan Taman Pejambon, sebagai bagian dari persiapan akhir. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan bahwa pengamanan kegiatan kenegaraan harus dilakukan secara optimal. “Seluruh personel wajib waspada, memantau situasi secara dinamis, dan menjaga ketertiban tanpa mengganggu kedaulatan upacara,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pengamanan ditempatkan di titik-titik strategis sekitar kawasan Gedung Pancasila, dengan fokus utama pada perlindungan terhadap tamu negara dan kelancaran prosesi. Petugas juga siap menghadapi potensi aksi unjuk rasa di sekitar lokasi. “Jika ada massa yang mendekat, pendekatan humanis menjadi prioritas. Kami tidak menginginkan gesekan yang bisa mengganggu momen sakral ini,” tambah Reynold.

Sementara itu, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pukul 10.00 WIB, saat upacara dimulai. Dua ruas jalan utama—Jalan Lapangan Banteng Barat menuju Taman Pejambon dan jalur dari Kawasan Kwini ke Taman Pejambon—dialihkan menuju Jalan Lapangan Banteng Selatan, lalu ke Jalan Doktor Wahidin. Petugas lalu lintas dikerahkan untuk mengarahkan kendaraan dan menghindari kemacetan di sekitar Monas dan kawasan pusat pemerintahan.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, mengonfirmasi bahwa upacara tingkat pusat berlangsung tepat pukul 10.00 WIB di Lapangan Gedung Pancasila. Selain dihadiri pejabat negara, upacara juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube, Facebook, dan Instagram BPIP, serta televisi nasional, memungkinkan masyarakat luas mengikuti secara daring.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi dan rencana logistik yang matang, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momen reflektif yang aman, bermartabat, dan inklusif—sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi negara.

Previous articleAS Larang Ekspor Chip AI ke Perusahaan China di Luar Tiongkok
Next articleDemokrasi Mundur, PDIP Ingatkan Pancasila sebagai Fondasi
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik