Home Berita Nasional Presiden Prabowo Shalat Idul Adha Bersama Diaspora di Paris

Presiden Prabowo Shalat Idul Adha Bersama Diaspora di Paris

Sumbawanews.com,- Di tengah heningnya pagi di ibu kota Prancis, ribuan warga Indonesia yang menetap di Paris berkumpul di Wisma Indonesia, menunggu kedatangan sosok yang tak hanya menjadi pemimpin negara, tapi juga saudara seiman di tanah perantauan. Presiden Prabowo Subianto tiba sekitar pukul 08.40 waktu setempat, disambut alunan takbir yang menggema, mengawali ibadah Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Shalat berjamaah dipimpin oleh Fakhruddin Arrozi, seorang dosen dari Universitas Muhammadiyah Lamongan yang kini menetap di Eropa, dan lulusan Magister Universitas Islam Internasional Islamabad. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan bahwa kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan perang melawan ego—“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak kita, tapi menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah SWT.” Pesan itu menggema di antara jamaah yang terdiri dari mahasiswa, pekerja migran, diplomat, hingga keluarga yang telah bertahun-tahun menetap di Prancis.

Tanpa jarak, Presiden turut bergabung dalam saf terdepan, mengikuti gerakan shalat dengan tenang. Usai ibadah, ia menyapa satu per satu jamaah, menyalami tangan-tangan yang bergetar karena haru, mengajak berbincang singkat, dan menatap mata-mata yang sejak pagi menanti kehadirannya. Di ruang tamu Wisma Indonesia, suasana berubah menjadi jamuan keluarga besar: makan bersama, tawa, dan cerita tentang rindu tanah air mengalir bebas di antara hidangan nasi haji dan daging kurban yang baru saja disembelih.

Kehadiran Presiden di tengah diaspora bukan sekadar simbol. Ini adalah pengakuan bahwa identitas kebangsaan dan keislaman tidak terpisah, bahkan di ujung bumi sekalipun. Di Paris, di bawah langit Eropa yang dingin, Idul Adha menjadi jembatan—antara Indonesia dan dunia, antara rindu dan kebersamaan, antara pemimpin dan rakyatnya yang jauh, tapi tak pernah terlupakan.

Momen ini mengingatkan: di mana pun umat Islam berada, kurban adalah panggilan untuk berbagi—bukan hanya daging, tapi juga kepedulian, kehadiran, dan cinta tanpa batas.

Previous articlePabrik Vape Etomidate Digulung di Townhouse Jakbar
Next article**Iduladha 1447 H: Khidmat dan Keberagaman di Dunia Islam**
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik