Home Berita Nasional Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Kemayoran

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Kemayoran

Sumbawanews.com,- Diduga berasal dari korsleting listrik, kebakaran hebat melanda permukiman padat di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (1/6). Api yang membara selama tujuh jam menghanguskan 250 bangunan semi permanen, mengakibatkan 300 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan setidaknya 500 jiwa terdampak.

Kejadian bermula sekitar pukul 21.00 WIB, saat api pertama kali menyala dari dua rumah di belakang kediaman seorang pengurus RW. Warga berupaya memadamkan api dengan tiga alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan-bangunan sekitar yang berdempetan dan terbuat dari bahan mudah terbakar. Kondisi jalan sempit dan padatnya permukiman memperparah upaya pemadaman.

Pemadam kebakaran mengerahkan 35 unit mobil dan 175 personel untuk menangani kebakaran yang baru benar-benar padam pukul 04.15 WIB. Sebanyak 200 personel kepolisian juga diterjunkan untuk membantu evakuasi barang-barang warga dan menjaga keamanan di sekitar lokasi.

Tiga warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat kebakaran. Dua di antaranya, Puput dan Dika, dirawat di RS Hermina Kemayoran, sementara satu korban lain, Suparno, dirujuk ke RSCM. Sebelumnya, sempat dilaporkan enam warga mengalami sesak napas akibat asap tebal, namun kondisi mereka kini dalam pemantauan medis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan bahwa korsleting listrik masih menjadi dugaan kuat penyebab kebakaran, namun penyelidikan teknis masih berlangsung untuk memastikan akar masalahnya. “Kami tidak menutup kemungkinan faktor lain, tapi dari saksi dan pola penyebaran api, korsleting listrik paling masuk akal,” ujarnya.

Kawasan Kebon Kosong, yang dikenal sebagai permukiman padat dengan infrastruktur listrik usang, kembali menjadi sorotan setelah kebakaran serupa terjadi beberapa tahun lalu. Warga dan aktivis sosial mendesak pemerintah segera melakukan revitalisasi jaringan listrik dan penataan ulang permukiman, mengingat risiko kebakaran di kawasan ini terus mengancam nyawa dan harta benda ribuan keluarga.

Saat ini, ratusan korban kebakaran mengungsi di posko sementara yang didirikan di dekat lokasi kejadian. Bantuan logistik, pakaian, dan perlengkapan dasar mulai mengalir dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi sosial. Namun, kebutuhan akan tempat tinggal sementara yang layak masih menjadi tantangan besar di tengah musim hujan yang mulai mengintai.

Previous articlePrabowo Lakukan Diplomasi Nyata, Bukan Sekadar Gagah-gagahan
Next articleKenya Setujui Fasilitas Karantina Ebola atas Permintaan Trump
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik