Sumbawanews.com,- Jakarta – Perguruan tinggi mulai meningkatkan edukasi kepada mahasiswa terkait penipuan lowongan kerja (loker) palsu. Salah satu fokusnya adalah cara memverifikasi keaslian e-meterai pada dokumen lamaran kerja.
Banyak mahasiswa yang menjadi korban penipuan dengan modus pemalsuan dokumen resmi. Pelaku sering memanipulasi e-meterai untuk membuat dokumen terlihat sah.
Beberapa kampus telah menyelenggarakan workshop khusus yang mengajarkan cara memeriksa keaslian e-meterai melalui aplikasi resmi milik Ditjen Pajak. Mahasiswa juga diajari mengenali ciri-ciri lowongan kerja mencurigakan.
“Kami ingin mahasiswa lebih kritis sebelum mengirim dokumen penting. Verifikasi e-meterai bisa menjadi langkah awal mengenali dokumen palsu,” ujar salah satu dosen pembimbing karir di universitas negeri Jakarta.
Kasus penipuan loker meningkat signifikan selama dua tahun terakhir, terutama yang menargetkan fresh graduate. Modusnya beragam mulai dari meminta uang administrasi hingga pencurian data pribadi.















