Home Berita Nasional Jagung Tumbuh, Harapan Masyarakat Subur – Aksi Ketahanan Pangan Satgas 312

Jagung Tumbuh, Harapan Masyarakat Subur – Aksi Ketahanan Pangan Satgas 312

Merauke – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Pos Rawabiru Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 312/KH bersama masyarakat Kampung Rawabiru melaksanakan kegiatan menabur bibit jagung di lahan perkebunan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat untuk menciptakan kemandirian pangan di wilayah perbatasan, Minggu (13/9/2025).

Selain menabur bibit, para prajurit bersama warga juga bergotong royong membersihkan lahan dari rumput liar. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan jagung dapat berlangsung optimal tanpa gangguan gulma yang dapat menghambat produktivitas tanaman.

Tidak hanya membersihkan, kegiatan dilanjutkan dengan penyiraman tanaman sesuai kebutuhan. Penyiraman ini bertujuan untuk menjaga kelembapan tanah sehingga bibit dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang maksimal.

Kegiatan ketahanan pangan ini disambut antusias oleh masyarakat Kampung Rawabiru. Semangat kebersamaan dan gotong royong terasa kuat, menjadi bukti bahwa masyarakat dan prajurit TNI dapat bekerja sama untuk kepentingan bersama.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lahan pertanian, menghindari hama, dan merawat tanaman agar ketahanan pangan di wilayah perbatasan tetap terjaga. Sinergi yang terjalin juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. (Pen Satgas Yonif 312/KH)

Previous articleBhabinsa Koramil 0824/15 “Ngopi Bareng ” Dengan Jurnalis Jember Barat
Next articleKolaborasi TNI, Guru, dan Siswa dalam Karya Bakti di SD Negeri Persiapan Amupkim
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.