Home Berita Nasional Inggris Rotasi Starter, Hadapi Ghana di Boston

Inggris Rotasi Starter, Hadapi Ghana di Boston

Sumbawanews.com,- Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, melakukan dua perubahan strategis dalam susunan pemain utama saat menghadapi Ghana dalam laga krusial Grup L Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat. Pertandingan yang berlangsung Rabu (24/6/2026) waktu setempat menjadi penentu langkah kedua tim menuju putaran final di Amerika Utara.

Tuchel memilih mempercayai Marc Guehi dan Djed Spence sebagai bek tengah dan bek kanan, menggantikan John Stones dan Nico O’Reilly yang duduk di bangku cadangan. Meski mengubah dua posisi, Tuchel tetap mempertahankan formasi andalannya, 4-2-3-1, dengan fokus pada keseimbangan antara pertahanan dan serangan cepat.

Di bawah mistar gawang, Jordan Pickford kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama. Di belakangnya, lini belakang diisi oleh Reece James di kiri, Ezri Konsa sebagai bek kiri tengah, Marc Guehi di kanan tengah, dan Djed Spence sebagai bek kanan. Di tengah lapangan, Elliot Anderson dan Declan Rice berperan sebagai penghubung sekaligus penjaga kestabilan, mengatur tempo permainan dan menghentikan serangan lawan.

Trio ofensif yang mengawal Harry Kane — kapten sekaligus ujung tombak tim — terdiri dari Noni Madueke di sayap kiri, Jude Bellingham di posisi sayap kanan, dan Anthony Gordon sebagai playmaker kreatif di belakang striker. Kane, yang kembali memegang ban kapten, menjadi tumpuan utama dalam segala aspek serangan, baik dalam umpan silang maupun tembakan jarak dekat.

Di sisi lain, Ghana merespons dengan perubahan signifikan. Pelatih Carlos Queiroz mempercayakan Benjamin Asare sebagai penjaga gawang pengganti Lawrence Ati-Zigi yang cedera. Kembalinya Thomas Partey ke lini tengah menjadi angin segar bagi The Black Stars. Bersama Caleb Yirenkyi dan Kwasi Sibo, Partey diharapkan mampu menekan permainan Inggris dan membangun serangan dari tengah.

Ghana menurunkan formasi 4-3-3 dengan andalan kecepatan dan intensitas tinggi di lini depan. Trio Antoine Semenyo, Inaki Williams, dan Jordan Ayew menjadi ancaman utama bagi pertahanan Inggris, dengan tugas utama memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap dan memanfaatkan umpan lambung dari tengah.

Dengan kedua tim sama-sama membutuhkan tiga poin untuk memperkuat posisi di klasemen, pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dan penuh tekanan. Kemenangan bukan sekadar soal poin, tapi juga psikologis menjelang laga-laga penentu di fase berikutnya. Inggris berusaha mempertahankan dominasi, sementara Ghana siap membuktikan bahwa mereka bukan tim yang bisa diabaikan di panggung dunia.

Previous articleRonaldo Cetak Brace, Portugal Hajar Uzbekistan 5-0
Next articleAdhyaksa FC Resmi Bertransformasi Jadi Kalteng FC
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik