Home Berita Nasional Gunung Lewotobi Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1 Kilometer

Gunung Lewotobi Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1 Kilometer

Sumbawanews.com,- Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, meletus pada Selasa (2/6) pukul 07.47 WITA, menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi satu kilometer di atas puncak. Erupsi yang tercatat oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki itu memuntahkan abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, bergerak ke arah barat daya dan barat.

Ketua PPGA, Herman Yosef Mboro, mengonfirmasi bahwa letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 11 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 28 detik. Puncak gunung yang berada di ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut itu kini berada pada status siaga (Level III), sebagaimana yang telah dinyatakan sebelumnya oleh PVMBG.

Masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta untuk tidak memasuki radius lima kilometer dari pusat erupsi. Pihak berwenang juga mengingatkan potensi bahaya banjir lahar hujan di sepanjang sungai-sungai yang berhulu di lereng Lewotobi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Hujan lebat yang mengikuti erupsi berpotensi menggerus material vulkanik dan memicu aliran lumpur berbahaya.

Herman menekankan pentingnya perlindungan diri bagi warga yang terpapar hujan abu. “Gunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mencegah gangguan pernapasan akibat partikel halus abu vulkanik,” ujarnya. Pernyataan ini menyusul pengalaman sebelumnya ketika erupsi serupa pada April 2026 sempat menutup sementara Bandara Frans Seda di Maumere.

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang termasuk dalam kompleks vulkanik aktif di Pulau Flores, telah menjadi fokus pemantauan intensif sejak 2020. Status siaga yang masih berlaku menandakan bahwa ancaman erupsi lanjutan masih tinggi. Pemantauan terus dilakukan secara real-time oleh petugas di pos pengamatan yang berlokasi di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang.

Pemerintah daerah dan BPBD setempat dikabarkan telah mengantisipasi kemungkinan evakuasi jika aktivitas vulkanik meningkat. Sementara itu, warga di sekitar lereng gunung diminta tetap tenang namun waspada, mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait.

Previous articleGaza Jadi Kunci Gencatan Senjata, Iran Tegaskan Garis Merah
Next articleIran Hentikan Negosiasi, Trump: Saya Tak Peduli
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik