Home Berita Nasional Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Warisan Politik Sukoharjo Tercoreng

Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Warisan Politik Sukoharjo Tercoreng

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan pada Kamis, 9 Juli 2026, terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah. Etik, yang baru saja menjabat periode kedua sejak 2025, menjadi figur penerus kekuasaan politik suaminya, Wardoyo Wijaya, yang memimpin Sukoharjo selama dua periode sebelumnya. Ia diamankan bersama empat orang lainnya dan menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta pada pukul 05.50 WIB. KPK mengonfirmasi perkara ini berkaitan dengan dugaan pemerasan oleh bupati terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Etik Suryani, lahir di Surakarta pada 15 Maret 1963, bukan berasal dari latar belakang politik murni. Ia berkarier selama 27 tahun di Bank Bumi Arta Tbk hingga 2010, sebelum terjun ke dunia publik melalui perannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo saat suaminya menjabat bupati. Ia lulusan sarjana ekonomi dari Universitas Surakarta (2010) dan meraih gelar magister manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa (2018). Pada Pilkada 2020, Etik maju sebagai calon bupati didukung PDIP, menjadi perempuan pertama yang memimpin Sukoharjo setelah mengalahkan pasangan Joko Santosa-Wiwaha Aji. Ia kembali terpilih pada 2024 tanpa lawan, mengamankan masa jabatan 2025–2030.

Kepemimpinannya di Sukoharjo diwarnai fokus pada pelayanan publik, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Namun, seluruh pencapaian itu kini tercoreng oleh OTT yang menjeratnya sebagai tersangka. Saat diperiksa di Polresta Surakarta, Etik tidak memberikan keterangan kepada awak media dan langsung meninggalkan lokasi dengan cepat, naik ke dalam bus pengawalan KPK menuju ibu kota. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai rincian dugaan tindak pidana atau nama-nama lain yang turut terlibat.

Previous articleAustralia Bangun Pusat Rudal Senilai Rp910 Miliar, F-35 Jadi Tulang Punggung Pertahanan Indo-Pasifik
Next articleFebrie Adriansyah Bantah Kaitkan Jampidsus dengan Blackout Listrik