Home Berita Nasional BGN Diharapkan Perbaiki Tata Kelola dan Disiplin

BGN Diharapkan Perbaiki Tata Kelola dan Disiplin

Sumbawanews.com,- Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari Komisi IX DPR. Wakil Ketua Komisi IX Yahya Zaini menilai keputusan ini tepat, mengingat Nanik dikenal sebagai sosok yang aktif turun ke lapangan dan memahami kompleksitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, DPR memberikan tiga catatan krusial sebagai syarat agar BGN bisa bangkit dari berbagai skandal dan kegagalan tata kelola di bawah kepemimpinan sebelumnya.

Pertama, Komisi IX menekankan perlunya perbaikan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Selama ini, penggunaan dana MBG yang mencapai Rp36,6 triliun kerap menjadi sorotan akibat indikasi penyimpangan, termasuk dugaan jual beli titik dapur dan penyaluran makanan tidak sesuai standar. DPR meminta sistem pengelolaan keuangan di BGN direvisi secara menyeluruh, dengan mekanisme audit internal yang independen dan terbuka.

Kedua, penegakan disiplin operasional menjadi prioritas kedua. Dengan latar belakang Nanik yang sering melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah, DPR berharap ia mampu memastikan standar operasional prosedur (SOP) MBG diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah. Hal ini penting menyusul insiden keracunan makanan di Cianjur dan laporan pegawai BGN yang kantorannya digeledah oleh jaksa karena dugaan korupsi.

Ketiga, Komisi IX menuntut perkuatan koordinasi lintas sektor. BGN tidak bisa bekerja sendiri. DPR meminta Nanik membangun sinergi erat dengan Kementerian Pendidikan, Kesehatan, Dinas Sosial, hingga pemerintah daerah untuk memastikan distribusi, pemantauan, dan evaluasi MBG berjalan terintegrasi dan terukur. “Harapan saya, di bawah kepemimpinan baru, tidak ada lagi kasus keracunan,” tegas Yahya, politikus Golkar yang juga anggota Komisi IX.

Pergantian pimpinan ini resmi diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada 2 Juni 2026 di Istana Kepresidenan. Nanik menggantikan Dadan Hindayana, yang dinilai gagal mengendalikan sistem MBG yang kian rapuh. Bersamaan dengan itu, Presiden Prabowo juga mengganti dua wakil kepala BGN: Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung digantikan oleh Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal Trenggono. Perombakan ini merupakan hasil evaluasi selama satu setengah tahun yang melibatkan masukan dari masyarakat penerima manfaat dan kementerian terkait.

Dengan reputasi Nanik yang dikenal bersih dan dekat dengan lapangan, banyak pihak berharap ia mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap MBG—program yang seharusnya menjadi jembatan nutrisi bagi jutaan anak sekolah di pelosok, bukan sumber kontroversi.

Previous articleKPK Tangkap Kepala Imigrasi dan Belasan Orang di Jakbar
Next articleKPK Sedang Selidiki Jaringan Suap Imigrasi
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik