Sumbawanews.com,- Sebanyak 29 pelajar dari Jakarta mengikuti program pembinaan di Citeureup, Bogor, setelah terjaring dalam aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR pada 27 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung dari 5 hingga 14 September 2026, diselenggarakan di Standby Force TNI atas inisiatif Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya, dengan kolaborasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas PPAPP, dan Kementerian Pertahanan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam aksi demonstrasi belum dapat dipastikan, namun semua peserta adalah anak di bawah umur yang sempat berada di Polda setelah kejadian. Program ini fokus pada pendidikan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan pembinaan humanis, dengan melibatkan orang tua dan mendapat persetujuan mereka sebelum peserta dikirim ke lokasi pembinaan.















