Beirut, sumbawanews.com – Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Senin (26/01) menyatakan tidak bisa tinggal diam menghadapi ancaman Trump atau ancaman siapa pun terhadap Imam Khamenei, dan wajib mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melawan ancaman ini.
Baca Juga: Bantah Lakukan Penyerangan, Hizbullah: Dalih Lanjutkan Serang Lebanon
Menurutnya, ketika Trump mengancam Imam Khamenei, sebenarnya ia mengancam puluhan juta orang yang mengikutinya. “Adalah tugas kita untuk menanggapi ancaman ini dengan segala cara dan kesiapan, karena serangan terhadap Imam Khamenei sama dengan upaya untuk merusak stabilitas dan posisi kawasan dan dunia,” katanya.
Dikatakan, Hizbullah bertanggung jawab untuk melawan ancaman ini dan memandangnya sebagai ancaman bagi diri kita sendiri. Dan Hizbullah memiliki hak penuh untuk mengambil tindakan apa pun yang kita anggap perlu untuk menghadapinya.
“Jika terjadi serangan terhadap Iran, kami berkewajiban dan bertekad untuk membela diri dan akan memilih respons kami sendiri,” tegasnya. (Using)















