Home Berita Internasional Warga Rusia Dicokok di Bandara Vietnam, Ancaman Hukuman 20 Tahun

Warga Rusia Dicokok di Bandara Vietnam, Ancaman Hukuman 20 Tahun

Sumbawanews.com,- Hanoi – Seorang warga negara Rusia ditangkap di Bandara Internasional Kota Ho Chi Minh setelah diduga mencuri koper milik penumpang asing dari ban berjalan bagasi. Pria bernama Alexander Gorb itu kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun berdasarkan undang-undang pidana Vietnam, yang menghukum pencurian barang berharga dengan hukuman berjenjang tergantung nilai kerugian.

Menurut Konsul Jenderal Rusia di Ho Chi Minh, Timur Sadykov, Gorb diduga menjalankan pola yang terstruktur: tiba dari Thailand tanpa membawa barang bawaan, lalu memilih koper bermerek dari antrean bagasi yang sedang berputar. Modus ini dilakukan berulang kali, membuat otoritas bandara curiga dan akhirnya menangkapnya lewat rekaman kamera pengawas.

Pihak kedutaan Rusia menyatakan sedang berkoordinasi erat dengan otoritas Vietnam untuk memastikan hak-hak hukum Gorb terlindungi, termasuk akses terhadap pengacara dan proses persidangan yang adil. Namun, hukuman yang dihadapinya tidak main-main—Vietnam memberlakukan hukuman minimal tiga tahun penjara untuk pencurian dengan nilai kerugian signifikan, dan hukuman maksimal bisa mencapai dua dekade jika barang yang dicuri bernilai tinggi atau tindakannya bersifat terorganisasi.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa korban pencurian adalah seorang wisatawan asing yang baru tiba dari penerbangan internasional. Koper yang hilang berisi barang-barang pribadi bernilai tinggi, termasuk perangkat elektronik dan dokumen penting. Meski belum diungkap secara resmi, sumber keamanan bandara mengindikasikan bahwa Gorb sengaja memilih koper dengan merek premium, menandakan ia mengenali nilai barang dan merencanakan aksinya dengan cermat.

Insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan wisatawan internasional yang sering melintasi bandara Vietnam, terutama karena negara itu menjadi destinasi populer bagi turis dari Asia, Eropa, dan Rusia. Otoritas bandara pun dikabarkan akan memperketat pengawasan di zona pengambilan bagasi, termasuk menambah jumlah kamera dan personel keamanan yang berpatroli secara acak.

Gorb kini ditahan sambil menunggu proses penyidikan lebih lanjut. Jika terbukti bersalah, ia akan menjadi salah satu kasus pencurian bagasi paling serius yang pernah tercatat di Vietnam—sekaligus peringatan keras bagi siapa pun yang menganggap bandara sebagai tempat mudah untuk beraksi.

Previous articleTerduga Pembunuh Warga Korea di Bekasi Ditangkap
Next articleTNI Dilibatkan Berantas Begal, DPR Ingatkan Supremasi Sipil
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik