Sumbawanews.com,- Ladan dan Laleh Bijani, kembar siam asal Iran, meninggal dunia pada 8 Juli 2003 setelah menjalani operasi pemisahan selama 53 jam di Rumah Sakit Raffles, Singapura. Keduanya, yang berusia 29 tahun, memilih menjalani prosedur berisiko tinggi meski peluang berhasil hanya 50 persen, karena ingin hidup sebagai individu terpisah. Operasi yang melibatkan 28 dokter dan 100 asisten ini merupakan yang pertama kali dilakukan pada kembar siam dewasa. Setelah terpisah, Ladan meninggal 30 menit setelah operasi selesai akibat gangguan sirkulasi darah; Laleh menyusul 90 menit kemudian. Kedua saudari itu dikenal sebagai tokoh nasional Iran berkat prestasi akademik mereka di bidang hukum, dan sebelum operasi, mereka menulis surat kepada pendukung: “Kami berdua memilih untuk memulai ini semua, dan kami berharap operasi kami bisa membawa kemudahan dan memberikan kesempatan agar kami bisa hidup sebagai dua orang yang berbeda.”















